Membangun
bisnis
Anda ingin memulai bisnis sendiri? ingin memulai usaha dan membangun bisnis
sendiri? atau masih bingung, ingin menjadi wirausaha (entrepreneur) tapi
bingung mau terjun di bisnis apa? coba simak tips berikut mengenai bagaimana
memulai bisnis atau usaha sendiri.
Saat akan memulai bisnis, mungkin bagi para pebisnis pemula seperti saya,
seringkali seseorang masih bingung dengan berbagai hal, misalnya bisnis apa ya
yang cocok dengan saya? sedangkan saya hanya punya modal 5 juta atau bahkan
saya tidak punya modal sama sekali? apa saya sudah siap untuk berbisnis?
peluangnya bagaimana? resikonya bagaimana? dan berbagai pertanyaan lain yang
terpikir saat akan memulai atau membangun bisnis.
Bagi Anda yang masih baru akan memulai atau sedang memulai, coba simak beberapa
hal yang perlu diperhatikan dalam membangun bisnis sendiri.
1. Mulailah dari Mimpi Anda
Mulailah dengan sebuah mimpi Anda. Seperti pada artikel sebelumnya, cara kaya
ala donald trump, kiat sukses donald trump dimulai dari mimpi.
Semua berawal dari sebuah mimpi. A dream is where it all started. Pemimpilah
yang selalu menciptakan dan membuat sebuah inovasi produk, cara pelayanan,
jasa, ataupun idea yang dapat dijual dengan sukses. Para pemimpi tidak mengenal
batas dan keterikatan, tak mengenal kata ‘tidak bisa’ ataupun ‘tidak mungkin’.
2. Percaya (Belief)
Percayalah bahwa Anda mampu untuk meraih kesuksesan. Seperti kata Andrie Wongso
“Sukses adalah hak saya”. Dengan memiliki kepercayaan yang besar terhadap
kesuksesan yang dapat Anda raih, Anda akan bergerak semakin ringan dan mampu
menerjang segala rintangan.
3. Mulailah dari hal yang Anda sukai
Saat akan memulai usaha, pilihlah produk atau jasa yang akan Anda hasilkan
sesuai dengan bidang yang Anda sukai (Passion). Dengan demikian Anda akan
mencintai produk atau jasa Anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan
sebuah keyakinan pada pelanggan dan membuat kerja keras terasa lebih ringan.
Anda akan selalu antusias dan gigih untuk melalui masa-masa sulit.
Selain itu, Anda akan memiliki totalitas dalam berusaha, Anda akan mencurahkan
semua sumber daya yang Anda miliki (waktu, energi, pikiran) untuk memulai
bisnis Anda dan membangunnya menjadi usaha yang berhasil.
4. Pelajari Dasar-dasar Bisnis
Pelajarilah Dasar-dasar Bisnis, misalnya *BUY LOW, SELL HIGH, PAY LATE, COLLECT
EARLY*: Tidak akan ada kesuksesan tanpa ada sebuah pengetahuan dasar untuk
berbisnis yang baik. Learning by doing, turut terjun langsung dalam bisnis
minimal 1 sampai 2 tahun membuat Anda akan mengetahui dasar-dasar usaha yang
akan membantu kita menuju jalan kesuksesan.
5. Berani Mengambil Resiko
Ambillah resiko. Pepatah bijak mengatakan “The Giant that u will be able to
achieve is directly proportional to the risk taken“.
Resiko selalu ada di setiap bisnis, berani mengambil resiko yang diperhitungkan
merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan
proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Sebuah resiko yang
diperhitungkan dengan cermat akan memberikan kemungkinan berhasil lebih tinggi.
6.
Carilah “Guru” Bisnis dan Minta Nasehat
Carilah “guru” atau mentor bisnis sesuai dengan bidang bisnis yang akan Anda
geluti. Mintalah nasehat darinya, tapi tetaplah ikuti kata hati Anda. Ask the
experts but follow your hearts.
Dalam mencari guru, mungkin Anda tidak bisa secara langsung meminta mentoring
secara langsung kepada orang yang Anda anggap guru di dibidang Anda, tapi Anda
tetap bisa “mentoring” secara tidak langsung misalnya mengikuti seminar,
workshop, diskusi, atau membaca buku, web, blog, dari orang yang Anda anggap
guru.
Para Pengusaha selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir
selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan indera ke enam-nya.
Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual merupakan kunci sukses saat memulai
usaha. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan
akan membantu mengambangkan usaha pada fase itu.
7. Work Hard & Work Smart
Kerja keras dan Kerja Smart. Ethos Kerja keras sering dianggap sebagai mimpi
kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat
dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics.
Pengusaha sejati tidak pernah lepas dari bisnisnya, pada saat tidurpun otaknya
bekerja dan berpikir akan bisnisnya.
8. Bangunlah Network
Bangunlah jaringan, bertemanlah sebanyak banyaknya. Pada harga dan kualitas
yang sama, orang akan lebih memilih membeli dari orang yang telah dikenal, pada
harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari orang yang telah dikenal.
Teman (network) Anda akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat,
membantu menolong pada masa sulit.
9. Berani Menghadapi Kegagalan
Berani menghadapi kegagalan. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk
menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama
kegagalan itu tidak membuat kita “mati”. Setiap usaha selalu akan mempunyai
resiko kegagalan dan bila mana itu sampai terjadi, bersiaplah dan hadapilah!.
Meminjam istilah Tung DW, “tidak ada kegagalan, yang ada adalah proses
belajar”. Pengusaha sejati adalah pengusaha yang mampu bangkit dari
kegagalan-kegagalannya dan mampu mengubahnya menjadi kemenangan.
10. Action Now
Mulailah sekarang juga.
Sumber:http://id.shvoong.com/business-management/1927039-10-langkah-membangun-bisnis-sendiri/#ixzz1vA8fVzb5