do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Kamis, 07 April 2011

Faktor membuat keputusan


Membuat keputusan di dalam usaha atau bisnis adalah pekerjaan yang tidak mudah. Di dalam membuat keputusan, seorang wirausaha perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keputusan yang diambilnya.
1) Faktor orang
Dalam membuat keputusan, perlu diperhatikan dan dipertimbangkan orang-orang yang akan merasakan masalah, sebagai akibat dari adanya keputusan tersebut.

2) Faktor psychologis
Dalam membuat keputusan, seorang wirausaha perlu memperhatikan dan mempertimbangkan faktor psychologis, baik yang terasa maupun yang tidak terasa, seperti emosional, pikiran, perasaan, kekecewaan, maupun pengaruh kejiwaan lainnya.

3) Faktor fisik
Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental. Maka dari itu, di dalam membuat keputusan, perlu ditransferkan ke arah tindakan fisik.

4) Faktor sasaran
Di dalam membuat keputusan, seorang Wirausaha harus memperhatikan dan mendorong arah usaha atau bisnis dalam rangka pencapaian sasaran yang sudah ditetapkan.

5) Faktor waktu.
Di dalam membuat keputusan, waktu yang efektif dan efisien harus cukup untuk menganalisis data-data dan permasalahannya.

6) Faktor pelaksanaan
Faktor pelaksanaan merupakan follow-up dari setiap keputusan yang diambil. Selanjutnya, perlu diingat pula bahwa setiap keputusan akan menimbulkan suatu rangkaian tindakan di dalam membuat keputusan.
Pembuatan keputusan dalam kehidupan bisnis, tidaklah begitu mudah. Setiap alternatif di dalam faktor pembuatan keputusan yang ditujukan agar semua pihak merasa puas, sudah tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Namun, seorang Wirausaha yang berpengalaman harus mempunyai keberanian dalam membuat dan mengambil suatu keputusan yang tepat, cermat, dan cepat.

Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/1943993-faktor-membuat-keputusan/#ixzz1vAPuVFGc

Rabu, 06 April 2011

Jadikan Ijazah Sarjana untuk Agunan Usaha

Untuk menambah jumlah pengusaha pemula, pemerintah meluncurkan program pinjaman lunak bagi para lulusan sarjana strata 1 (S-l). Melalui program yang disebut Wirausaha Baru (VVUB) ini, lulusan perguruan tinggi yang berminat menjadi pengusaha bisa menggunakan ijazahnya sebagai jaminan untuk mendapat kucuran modal.

“Saya percaya lulusan S-l punya kemampuan yang bisa diandalkan. Saya mengajak saudara bisa menjadi pengusaha pemula. Buatlah bisnis mikro, bisnis kelompok, atau pilihan yang terbaik adalah koperasi. Apabila layak, ajukan proposal pada bank, dan cukup selembar ijazah sebagai jaminannya,” tutur Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan dalam paparannya di hadapan sekitar 2.000 sarjana se-Jawa Tengah, Rabu (23/12),
di Semarang.

Menkop melanjutkan, kendati jaminan hanya berupa selembar ijazah, pihaknya percaya para sarjana bakal memenuhi kewajiban pelunasannya secara tertib. Pasalnya, ijazah merupakan sebuah ikat-an moral yang sangat berharga bagi seorang lulusan perguruan tinggi. “Kewajiban dan bunga (bank) jangan dianggap sebagai halangan, melainkan tantangan bagi anak muda,” imbuhnya lagi. Adapun, dana yang dipinjamkan kepada para lulusan perguruan tinggi itu telah digulirkan pada 10 Desember 2009 lalu di Jakarta. Menurut Menkop, dana tersebut diambil dari dana yang tersedia di Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)-KUMKM dan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam pengguliran program pertama, pihaknya menargetkan minimal lahir 1.000 VVUB di setiap provinsi besar, sedangkan di provinsi kecil sebanyak 500 WIB.Agar program ini berjalan mulus, pada setiap Dinas Koperasi setempat akan dibentuk desk konsultasi pembiayaan dan pengembangan usaha.Dengan demikian, setiap lulusan perguruan tinggi yang terjaring di setiap provinsi bakal diberi pelatihan kewirausahaan selama dua hari. Baru selanjutnya mereka diberi modal awal usaha.Mengenai besarnya modal awal yang diberikan, tergantung proposal usaha yang disampaikan kepada Kementerian Koperasi dan UKM.(Tlc/E-1) Syarief Hasan Menteri Koperasi dan UKM

Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/1987579-jadikan-ijazah-sarjana-untuk-agunan/#ixzz1vAQBtPMJ

Selasa, 05 April 2011

Hubungan Kewirausahaan Dan Kemampuan Manajerial

Seorang wirausaha memiliki ciri inisiatif, memiliki tanggung jawab atau wewenang dan berpandangan kedepan. Kewirausahaan adalah seseorang yang memiliki tindakan kreatif yang membangun nilai dari sesuatu yang tidak nampak sebelumnya.
Belum banyak pendapat yang mengatakan bahwa ada hubungan erat antara kapasitas manajemen yang dimiliki oleh seseorang dengan kewirausahaannya. Dua hal tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda dalam menjalankan suatu perusahaan. Hoselits mengatakan bahwa ada perbedaan besar antara kegiatan manajerial dan kewirausahaan. Kedua kegiatan tersebut tidak memiliki peranan yang berbeda akan tetapi memiliki motivasi yang berbeda bahkan mereka mungkin mempunyai jenis kepribadian yang berbeda.

Kapasitas manajemen berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen seperti perencanaan, pembuatan anggaran, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan-kegiatan perusahaaan. Kegiatan manajemen lebih bersifat formal, ilmiah dan karenanya bersifat lebih umum. Manajemen lebih berupa alat dan tehnik berdasarkan pertimbangan dan uji coba rasional yang ditujukan untuk cara-cara penyelesaian masalah yang benar-benar serupa pada berbagai situasi bisnis.
Sementara itu kewirausahaan merupakan kegiatan seseorang yang lebih fleksibel, lebih bersifat informal, lebih menekankan intuisi daripada kajian ilmiah dalam mengambil keputusan. Wirausaha yang berhasil biasanya bersifat mandiri, cerdik dan kompetitif. Dalam membuat agenda bisnis sering kali tidak mempertimbangkan pelaku-pelaku lain sehingga ketika perusahaan menjadi besar dan kompleks, seorang wirausaha sulit mengendalikan kegiatan bisnisnya tanpa bersentuhan dengan aspek manajemen.

Kapasitas manajemen yang penuh sangat didukung oleh aspek personal yang kuat dan memadai. Proses pengambilan keputusan seseorang yang menyangkut aspek perencanaan, implementasi dan pengendalian akan sangat ditentukan oleh latar biografi seseorang, kemampuan kecakapannya dalam berbisnis dan keinginan dan motivasi yang kuat. Faktor-faktor tersebut sangat banyak ditentukan oleh lingkungan fisik dan likungan kelembagaan dimana seseorang tersebut tinggal dan dibesarkan. Faktor-faktor inilah yang membentuk kewirusahaan seseorang. Dengan kata lain, kewirausahaan yang dimiliki seseorang mempengaruhi seseorang didalam mengabil keputusan bisnisnya

Sumber:http://id.shvoong.com/business-management/business-ideas-and-opportunities/2051392-hubungan-kewirausahaan-dan-kemampuan-manajerial/#ixzz1vAQQPXhH

Senin, 04 April 2011

PENELITIAN PASAR


Penelitian pasar adalah suatu proses sistematis yang dilakukan untuk mengumpulkan data, mencatat, mengolah, dan menganalisis data/informasi yang berkaitan dengan pemasaran produk/jasa.
Penelitian pasar dilakukan, seperti prosedur proses penelitian ilmiah lainya, yaitu mulai mengumpulkan data, mengolah data, menganalisis, dan menarik kesimpulan.
Tujuan penelitian pasar adalah mengumpulkan informasi untuk pengambilan keputusan. Wirausaha selalu membutuhkan informasi dan pengetahuan tentang pasar mereka. Penelitian pasar dapat membuat keputusan pemasaran yang lebih baik. Penelitian pasar dapat membantu kita untuk menemukan pasar yang menguntungkan, memilih produk yang dapat dijual, menentukan perubahan dalam perilaku konsumen, meningkatkan teknik-teknik pemasaran, dan merencanakan sasaran-sasaran yang realistis.

Perusahaan yang sudah besar mungkin dapat mengangkat tenaga ahli pemasaran untuk melakukan penelitian pasar atau menyewa konsultan penelitian pasar. Tetapi, untuk usaha perorangan yang masih relatif kecil, wirausaha mungkin tidak dapat menggaji seorang ahli pemasaran. Meskipun demikian, wirausaha tetap harus dapat mengetahui pelanggan dan mampu mempelajari apa yang disukai dan tidak disukai serta pola konsumsi mereka yang selalu berubah-ubah .
Penelitian pasar menyediakan data dan informasi pasar yang dibutuhkan wirausaha untuk mengurangi resiko, mengurangi persoalan dan masalah potensial pada usaha anda saat ini, mengenal peluang pasar yang baru, memperoleh informasi, dan fakta tentang usaha untuk dimanfaatkan dalam membuat keputusan serta rencana tindak yang lebih nyata.

Sumber:http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/1944004-penelitian-pasar/#ixzz1vAQdGHme

Minggu, 03 April 2011

Keahlian kewirausahaan yang harus anda miliki untuk kesuksesan bisnis




Apakah sekarang anda memutuskan untuk meninggalkan profesi anda sebagai karyawan dan mulai membangun bisnis anda sendiri sebagai seorang wirausaha? Apakah anda ingin bekerja kapan pun anda mau tanpa ada pengawasan dari atasan? Kemungkinan untuk itu sangat terbuka lebar ketika anda sudah jenuh dengan rutinitas anda sebagai karyawan. Pengalaman anda bertahun-tahun sebagai karyawan bisa sangat berguna dalam membangun bisnis anda sendiri. Semua pengalaman itu setidaknya meningkatkan peluang sukses anda. Tapi apakah anda memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk sukses menjadi pengusaha?

Dunia bisnis sekarang ini sangat kompetitif. Oleh karena itu anda membutuhkan keahlian khusus agar dapat sukses sebagai seorang pengusaha. Sebagai seorang pengusaha, anda perlu untuk memiliki keahlian organisasional dan keahlian manajemen yang akan membawa bisnis anda kepada kesuksesan. Tapi lebih daripada itu, anda harus memiliki hasrat yang kuat untuk sukses. Suatu gairah dan semangat kerja yang tinggi.

Berikut ini adalah beberapa keahlian wirausaha yang perlu anda miliki untuk kesuksesan bisnis anda:

1. Jadilah seorang generalis
Anda tidak harus menguasai satu bidang secara tuntas, tapi anda harus cukup fleksibel untuk mengetahui setiap aspek dari dasar-dasar bisnis dan bagaimana setiap hal saling berhubungan satu sama lain. Diantara keahlian wirausaha lainnya, keahlian jenis ini memberi anda suatu kapasitas untuk mampu melihat bagaimana hal-hal saling berkaitan dan memampukan anda untuk menjalankan bisnis secara keseluruhan. Jadi, anda harus mengetahui sedikit dari semua hal, bukan mengetahui banyak dari hanya satu hal saja.

2. Kemampuan manajerial dan kemampuan administratif
Kebanyakan bisnis besar mempekerjakan ratusan dan bahkan ribuan karyawan dengan spesialisasi mereka masing-masing. Lupakan dulu hal tersebut jika anda memulai bisnis dari nol seperti kebanyakan pengusaha sukses memulai bisnis mereka. Bahkan menyewa seorang asisten adalah cukup mahal bagi anda yang baru memulai bisnis. Jadi dasar keahlian wirausaha yang perlu anda miliki pertama kali adalah keahlian administratif untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran harian anda. Selain itu, anda memerlukan keahlian manajerial untuk mengendalikan setiap situasi yang terjadi ketika anda mulai menjalankan bisnis anda. Misalnya melayani keluhan pelanggan melalui telepon sebagai bagian dari peran anda sebagai customer service.

3. Keahlian perencanaan
Perencanaan adalah keahlian penting yang harus anda miliki sebagai seorang pengusaha. Diantaranya adalah mengelola manajemen waktu anda sehingga waktu anda tidak terbuang percuma ketika banyak hal yang harus anda selesaikan. Keahlian perencanaan akan memastikan anda memiliki, bukan hanya ide mengenai apa yang telah anda capai hari ini, tapi juga memastikan bahwa anda berpegang teguh pada rencana anda. Hal yang paling sulit mungkin adalah banyaknya tugas yang harus anda selesaikan setiap hari. Kemampuan untuk menyelesaikan banyak hal adalah suatu keharusan bagi seorang pengusaha agar dapat mencapai hasil yang memuaskan.



4. Keahlian manajemen keuangan
Saat anda memutuskan untuk menjalankan bisnis bukan hanya sebagai suatu sarana mewujudkan keinginan anda menjadi seorang pengusaha tapi juga untuk mendapatkan sejumlah uang, anda harus mengasah keahlian manajemen keuangan anda. Salah satu keahlian penting yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha adalah kemampuan untuk mengelola keuangan anda agar anda mempunyai cukup uang untuk membiayai bisnis anda dan memperoleh sisanya sebagai keuntungan anda.

5. Keahlian berinteraksi dengan manusia
Mendirikan suatu bisnis akan mewajibkan anda untuk berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai macam latar belakang. Ini adalah suatu keahlian bisnis yang akan memungkinkan bisnis anda semakin berkembang dan semakin sukses. Setiap pengusaha sukses mempunyai keahlian yang cukup baik dalam hal berinteraksi dengan manusia, dan jika tidak memiliki keahlian tersebut, mereka mempekerjakan orang lain untuk melakukannya. Anda akan selalu berhubungan dengan manusia dalam setiap tahap dari perkembangan bisnis anda. Jadi pastikan anda memiliki ketertarikan terhadap orang lain dan bagaimana cara mereka bekerja.

Keahlian kewirausahaan tersebut adalah kemampuan yang akan mensukseskan atau menggagalkan bisnis anda. Memiliki keahlian ini sejak dari awal akan mengurangi rintangan anda dalam memulai karir baru sebagai seorang pengusaha. Menggunakan keahlian-keahlian tersebut secara strategis akan memastikan bisnis anda tetap bertahan dalam berbagai macam situasi.

Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/management/2231190-keahlian-kewirausahaan-yang-harus-anda/#ixzz1vOkOXKIv

Sabtu, 02 April 2011

Memulai Usaha Seperti Membangun Bahtera Nabi Nuh

Menjadi wirausaha di negeri ini mungkin menjadi dlangka. Negeri ini sangat minus dengan penusaha yang jumlahnya tidak sampai setengah persen. Padahal ukuran ideal untuk negara maju harus memiliki setidaknya 2%. 
Orang menganggap gila bagi orang yang memulai usaha dan meninggalkan pekerjaan tetapnya. Zaman sekarang ini ketika seorang berjuang untuk mendapat pekerjaan namun melepaskan pekerjaan. Apalagi sampai meninggalkan status PNS yang mendapatkan jaminan hari tua. 
Orang-orang dekat kita pasti akan mencegah jika kita memilih untuk berusaha daripada bekerja. Kadang orang tua juga tidak memberikan batuan usaha karena takut anaknya memilih akan berusaha. Sebenarnya ini adalah rasa sayang mereka agar kita menjadi aman dengan berusaha yang belum tentu ada hasilnya. 
Sebaliknya tidak semua orang bermaksud baik dengan usaha kita. Ada yang dengki dan iri dan ingin kita hancur. Mereka melakukan segala cara untuk menghalangi usaha kita. Kadang mereka menghina kita dan mencemoooh kita. Mereka katakan tidak mungkin karena mereka ingin kita sama agar tidak mau berusaha. 
Kita tentu pernah mendengar kisah Nabi Nuh 'alaihissalam ketika ia memulai membuat bahtera. Kaummnya sendiri banyak yang mencemoohnya karena dianggap gila. Bahkan mereka mengotori bahtera Nabi Nuh. Karena pertolongan Allah jua lah Bahtera Nabi Nuh menjadi. 
Tentu kita tidak bisa menyamakan diri kita dengan Nabi Nuh. Tetapi jika kita mau berusaha dan kita berada di jalan yang benar harus maju dan yakin. Teguhlah walaupun kita tidak mungkin seteguh Nabi Nuh 'alaihissalam Semakin banyak cemohan berarti kita berada di jalan yang benar. Jangan lupa untuk meminta kepada Allah SWT karena IA-lah pemilik seluruh alam ini. Jangan takabur dengan kemampuan diri, bantuan teman, serta lainnya.
Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/business-ideas-and-opportunities/2259924-memulai-usaha-seperti-membangun-bahtera/#ixzz1vOkkQESd


Jumat, 01 April 2011

Mandiri atau Tidak Ketergantungan


Mandiri atau Tidak KetergantunganSesuai dengan inti dari jiwa kewirausahaan yaitu kemampuan untuk menciptakan seuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melaui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup, maka seorang wirausaha harus mempunyai kemampuan kreatif didalam mengembangkangkan ide dan pikiranya terutama didalam menciptakan peluang usaha didalam dirinya, dia dapat mandiri menjalankan usaha yang digelutinya tanpa harus bergantung pada orang lain, seorang wirausaha harus dituntut untuk selalu menciptakan hal yang baru dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber yang ada disekitarnya, mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, danmenemukan cara baru untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.
Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/1941925-mandiri-atau-tidak-ketergantungan/#ixzz1vOkwrYnm