do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Senin, 01 Februari 2016

30 MACAM-MACAM SOFTWARE



30 MACAM-MACAM SOFTWARE

 

1.  A-PDF Creator
Gambar
A-PDF Creator adalah sebuah utilitas, cepat terjangkau untuk memungkinkan Anda untuk membuat dokumen PDF dengan kualitas profesional hanya klik “Cetak” menggunakan A-PDF printer Pencipta dalam aplikasi Microsoft Windows. Tujuannya adalah untuk memungkinkan pengguna untuk pertukaran dokumen elektronik mudah, terlepas dari lingkungan di mana ia awalnya diciptakan. Hal ini juga membantu perusahaan untuk mempublikasikan laporan, rencana pemasaran, daftar harga, kontrak, dan dokumen lain dalam format dokumen elektronik portabel.

2. Microsoft Excel
Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi nama barang, jumlah barang dan perkiraan harga barang.

3.  Microsoft Word
Gambar
Microsoft Word adalah sebuah program aplikasi untuk pengolahan data yang yang biasa digunakan untuk membuat laporan, membuat dokumen berbentuk surat kabar, membuat label surat, membuat table pada dokumen, dan lan-lain.


4.  Microsoft PowerPoint
http://youpresent.co.uk/wp-content/uploads/2013/10/PowerPoint_2007_256x256.png
Microsoft PowerPoint adalah nama dari proprietary komersial program presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft . Secara resmi diluncurkan pada 22 Mei 1990 sebagai bagian dari Microsoft Office suite, dan berjalan pada Microsoft Windows dan Apple ’s Mac OS Xsistem operasi.

5. AutoCAD
AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia.

6.  McAfee Stinger
.Gambar
McAfee Stinger mendeteksi dan menghapus lazim Palsu Siaga malware dan ancaman diidentifikasi dalam “Daftar Virus” bagian dari aplikasi Stinger.

7. Adobe Reader
Gambar
Adobe Reader adalah perangkat lunak gratis yang memungkinkan setiap orang dari para profesional bisnis untuk pengguna rumah untuk mudah dan terpercaya melihat, mencetak, dan mencari file PDF menggunakan berbagai platform dan perangkat.


8.  Windows Internet Explorer
Gambar
Windows Internet Explorer(dulu dikenal sebagai Microsoft Internet Explorer, disingkat IE atau MSIE) adalah sebuah peramban web danperangkat lunak tak bebas yang gratis dari Microsoft, dan disertakan dalam setiap rilis sistem operasi Microsoft Windows sejak 1995. Pada mulanya, Internet Explorer dirilis sebagai bagian dari paket Plus! for Windows 95 (Inggris) pada saat itu.

9.  PowerDVD
Gambar
Dengan hanya menggunakan satu antarmuka yang sederhana, PowerDVD Copy, perangkat lunak menyalin DVD mudah digunakan, menyederhanakan proses penyalinan, yang memungkinkan akses langsung ke semua fungsi. Pengguna cukup memilih sumber konten, tujuan, dan klik Copy – itu sederhana itu. Dengan PowerDVD Copy, konten dapat secara otomatis menyusut ke ukuran disk tujuan dan juga kompatibel dengan berbagai perangkat lunak DVD burner memastikan bahwa pengguna dapat membuat salinan disk yang sempurna.

10.  Microsoft Outlook
Gambar
Microsoft Outlook atau Microsoft Office Outlook adalah sebuah program personal information manager dari Microsoft, dan bagian dari suite Microsoft Office . Walaupun biasanya hanya digunakan untuk mengirim dan membaca surat-e, program ini juga memiliki fungsi kalender, jadwal kerja, catatan, dan jurnal. Bila digunakan bersama dengan Microsoft Exchange Server, Outlook dapat menyediakan akses kotak surat, kalender, dan jadwal bersama.

11.  Microsoft Acces
Gambar
Microsoft Access adalah suatu program aplikasi basis data komputer relasional yang digunakan untuk merancang, membuat dan mengolah berbagai jenis data dengan kapasitas yang besar.Aplikasi ini menggunakan mesin basis dataMicrosoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.


12.  Google Chrome
Gambar
Google Chrome adalah sebuah peramban web sumber terbuka yang dikembangkan oleh Google dengan menggunakan mesin renderingWebKit. Proyek sumber terbukanya sendiri dinamakan Chromium.

13.  Macromedia FreeHand
Gambar
Macromedia FreeHandadalah aplikasi komputer untuk membuat grafik vektor 2 dimensi (penggunaan lambang geometris seperti titik, garis, lengkungan dan poligon untuk merepresentasikan gambar, dikenal dengan pemodelan geometris) diorientasikan untuk pasar pemasaran desktop professional. Telah tersedia untuk Microsoft Windows dan Mac OS X.

14.   Adobe Illustrator
Gambar
Adobe Illustrator sendiri adalah Grafik vektor adalah gambar grafik komputer yang disusun berdasarkan bentuk-bentuk geometri sederhana dengan persamaan-persamaan matematis.

15.   AVG antivirus
Gambar
AVG adalah program antivirus yang dibuat oleh AVG Technologies. Sebelum bernama AVG Technologies, perusahaan ini bernama Grisoft. Revisi AVG Anti-Virus saat ini adalah versi 9.0.xxx dan sejak versi ke-10, program ini lebih menonjolkan tahun rilis daripada versinya, misalnya untuk versi 10 bernama AVG Anti-Virus 2011.
Keunikan AVG dari antivirus lain ialah LinkScanner. Guna LinkScanner adalah men-scan tautan pranala saat menjelajah di dunia maya. Link Scanner berfungsi dengan baik pada peramban Mozilla Firefox dan Internet Explorer. Selain itu, kelebihan dari AVG adalah tersedianya fitur Anti-Rootkit.


16.  XAMPP
Gambar
Kepanjangan dari XAMPP yaiut Apache, PHP, MySQL danphpMyAdmin. XAMPP merupakan tool yang menyediakan paket perangkat lunak kedalam satu buah paket. Dengan menginstall XAMPP maka tidak perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP dan MySQL secara manual. XAMPP akan menginstalasi dan mengkonfigurasikannya secara otomatis untuk anda atau auto konfigurasi. Software XAMPP versi ini terdiri atas:
a.       Apache versi 2.0.54   
b.      MySQL versi 4.1.12  
c.       PHP versi 5.0.4          
d.      phpMyAdminversi 2.6.2-p11 dan lain-lain

17.  SPSS dan FOX PRO
Gambar
SPSS dan FOX PRO adalahsebuahaplikasipemogramanuntukmembuatsebuah program berbasis data.

18.  WinRAR
Gambar
Secara ringkas, pengertian atau definisi WinRAR adalah aplikasi untuk mengkompres dan mengekstrak data (file/folder). WinRAR adalah aplikasi pembuat arsip RAR pada Windows versi 32-bit dan 64-bit. WinRAR sebuah software yang sangat bagus yang membolehkan pengguna untuk membuat, menangani dan mengontrol file berkas. WinRAR tersedia untuk beberapa sistem operasi, diantanya: Windows, Linux, FreeBSD, DOS, OS2, MacOS X.

19.  Corel Draw 
Gambar
Corel Draw (gaya CorelDRAW) adalah editor grafis vektor yang dikembangkan dan dipasarkan oleh Corel Corporation of Ottawa , Kanada . Itu juga merupakan nama Corel Graphics Suite, yang bundel CorelDraw dengan editor gambar bitmap, Corel PhotoPaint , dan program grafis lainnya yang berhubungan (lihat di bawah). Versi terbaru ditunjuk X6 (setara dengan versi 16), dan dirilis pada Maret 2012.
20.  VISIO
Gambar
Pengertian Microsoft Visio 2010 (diucapkan / vɪzi.oʊ / VIZ-zee-oh), (sebelumnya dikenal sebagai Microsoft Office Visio), adalah sebuah program diagram komersialuntuk Microsoft Windows yang menggunakangrafikvektoruntukmembuat diagram.

21.  SMADAV
Gambar
Smadav adalah antivirus untuk proteksi tambahan komputer Anda, proteksi total USB Flashdisk, dan pembersihan tuntas virus yang menyebarluas.

22.  NERO
Gambar
Nero BurnLite 10.0.10600 merupakan software gratis yang bisaandaunduh, berguna untuk membakar atau mengcopy data yang adapadakomputerandakedalamsebuah CD.

23.  WINAMP
Gambar
WinAmp 5.541 adalahsebuah freeware gratis yang mempunyai fungsi dasar untuk memutar music dan video. Akan tetapi, dengan plug-in yang tepat kita bias mengubah player music WinAmp menjadi program multiguna untuk bertukar musik di Internet, meng-copy CD, mengoperasikan TV, dan pekerjaan lainnya. Takada yang tak mungkin, dan semuanya gratis.


24.  TuneUp Utilities
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwMkQncArWAX98V6B0f_52L0GmpQdU0fWbG9Y4lvYFFXB9MN3MrYyyR-SLgfBKkkc00Dpx42oQeQlpGvcmWsYy2FC3t7wuFJqzWaD4Uh68jJpgisV4zkmFO_RDQOV3Bryv30dGBSDpSOtD/s200/tuneup_utilities_2010.jpeg
Fungsi TuneUp Utilities adalah memperbaiki sistem inti dari software computer yaitu sistem operasi. Untuk Windows XP, registry program dan program yang telah disimpan pada sistem operasi terkadang tidak bersih dibuang.

25.  CCleaner
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMtuIDlWABGLu6bIEH1bdVsfTBBCcqbO7-6aKggmJcrvbQ093qhJF40ylgGCQ63ZMPB_6PNnwYePo1KIQPx2GEVvSZm73JOJVBz9YRpsACxxyHgaGfNwZ72V1dBKG0R5seIdTTGA6UMHVs/s1600/CCleaner-Business-Edition.png
Fungsi Ccleaner pada komputer untuk membantu memaksimalkan kinerja komputer atau laptop agar tidak lemot. Seperti yang kita ketahui bahwa setelah menggunakan komputer atau laptop seperti browsing internet, bermain game, dan lain-lain akan meninggalkan cache atau file sampah.

26.  Adobe Photoshop
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJBoqblJa-a0af9U-1N4ZsU6rZZG6NKblfhkEpIaF3dIwxJuCNkyLiUuFJ7Nm5Yo7gohHDe_XEUmB27ma8kvvizwrfv8CNAlSQterhwbwLL9GYT0ZPDvCI-2_RQHB51y5AmAMnLiRC0RU/s1600/cara+penggunaan+aplikasi+photoshop.png
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems.

27.  Picasa
http://www.anneahira.com/images/picasa.jpg
Picasa adalah perangkat lunak aplikasi untuk meninjau, mengelola, dan mengedit gambar digital, termasuk di dalamnya fitur sosial media terintegrasi.


28.  Internet Download Manager (IDM)
http://www.kutembak.com/wp-content/uploads/2013/06/internetdownloadmanager2528idm2529terbaru.jpg?w=205
Internet Download Manager atau IDM merupakan salah satu aplikasi yang digunakan untuk proses download melalui internet. Aplikasi dengan rating tinggi ini dapat mengunduh file secara cepat membutuhkan koneksi internet lancar. Aplikasi IDM juga memiliki fitur yang digunakan untuk membantu proses download para pengguna.

29.  Netscape Navigator
Netscape merupakan program browser internet yang sangat terkenal. Hal yang menarik dari browser ini, kita dapat menampilkan data-data multimedia pada web dengan cepat dan mudah karena kemudahan dalam penggunaanya.

30.  Rekso Translator
http://manuaisescolares.net/wp-content/uploads/2015/04/Download-Gratis-Rekso-Translator-5-Full-Version-2015.jpg
Rekso Translator adalah aplikasi penerjemah dari bahasa Inggris ke Indonesia atau sebaliknya. Fungsi dan kemampuan aplikasi ini sama dengan Google Translate, hanya saja cara kerjanya berbeda. Rekso Translator dapat dijalankan secara offline atau tidak memerlukan koneksi internet untuk menjalankan tugasnya.

PERCAKAPAN TENTANG MEMINTA DAN MEMBERI PENDAPAT BAKSO



PERCAKAPAN TENTANG MEMINTA DAN MEMBERI PENDAPAT BAKSO


Ani : what do you think about this meat ball?
: apa yang kamu fikirkan tentang bakso ini?
David  : I think that this meat ball very delicious.
     :saya fikir bahwa bakso ini enak.
Ani      : where do you buy it?
     : dimana kamu membelinya?
David  : I buy it in front of my school.
     : aku membelinya di depan sekolahanku.
Ani      : what do you think about his income?
    : apa yang kamu fikirkan tentang pendapatannya?
David  : Ithink, he can get income Rp.1.000.000,00 every day.
    : saya pikir, dia bisa memperoleh pendapatan Rp.1.000.000,00 setiap hari.
Ani      : Wow, fantastic.
    : wow, luar biasa.

TEORI PERSPEKTIF KONTINGENSI



TEORI PERSPEKTIF KONTINGENSI


Teori kontingensi yang mula diperkenalkan oleh Lawrence dan Lorsch (1967) dan kemudiannya diguna pakai oleh Kast dan Rosenzweig (1973) yang menyatakan bahawa tiada satu cara yang terbaik untuk mencapai dan perlu sepadan dengan faktor organisasi dan persekitaran untuk memperoleh prestasi yang baik bagi sesebuah organisasi. Xiao et al., (1997) menjelaskan bahawa perspektif kontingensi adalah setanding (analogous) dengan teori kontingensi bagi organisasi. Walau bagaimanapun, tiada tanpa kritikan tersendiri Schoonhoven, 1981), teori ini kelihatan sebagai penggabungan dan kerangka kerja umum, dan menduduki kedudukan yang penting di kalangan teori organisasi moden (Ford et al., 1988). Xiao et al., (1997) menyatakan bahawa perspektif kontingensi mempunyai prinsip umum termasuklah: (1) tiada satu cara yang terbaik untuk mengurus (Galbraith, 1973), (2) walau apa cara pun pengurusan, ianya tidak sama keberkesanannya (Galbraith, 1973), dan (3) cara terbaik untuk mengurus bergantung kepada keadaan persekitaran sesebuah organisasi (Galbraith, 1973; Lawrence dan Lorsh, 1967; Scott, 1987). Dalam konteks perakaunan, teori kontingensi adalah berasaskan premis bahawa secara umumnya tiada satu sistem perakaunan yang sesuai diaplikasikan secara saksama kepada semua organisasi dalam sebarang keadaan (Rayburn dan Rayburn, 1991). Teori kontingensi merupakan suatu teori yang sesuai diguna pakai dalam kajian yang berkaitan reka bentuk, perancangan, prestasi dan kelakuan organisasi serta kajian yang berkaitan pengurusan strategik (Sari et al., 2006). Tambahan lagi, menurut teori ini keberkesanan organisasi merupakan hasil daripada kesesuaian atau kepadanan antara ciri-ciri organisasi, seperti struktur organisasi dengan faktor faktor kontingensi yang menggambarkan persekitaran sesebuah organisasi (Donaldson, 2000). Struktur kontingensi berkemungkinan menyediakan pendekatan yang lebih holistik untuk membina sistem perakaunan pengurusan (Rayburn dan Rayburn, 1991). Rayburn dan Rayburn
(1991) menjelaskan lagi bahawa teori kontingensi mencadangkan bahawa pemilihan pihak pengurusan bagi sistem perakaunan dalaman adalah bergantung kepada perbezaan desakan sesuatu entiti. Pemboleh ubah kontingensi yang sering digunakan dalam bidang ini (Gordon dan Miller, 1976; Hayes, 1977; Waterhouse dan Tiessen, 1978) ialah atribut organisasi, persekitaran, teknologi dan cara pembuatan keputusan. Chenhall (2003) menyatakan pemboleh ubah kontingensi yang terkandung dalam penyelidikan berasaskan kontingensi berkenaan sistem kawalan pengurusan terdiri daripada persekitaran, teknologi, saiz, struktur, strategi dan budaya tempatan. Dalam konteks sistem maklumat, Weill dan Olson (1989) menyimpulkan bahawa penyelidikan daalam bidang Sistem Maklumat Pengurusan (Management Information Systems @ MIS) mempunyai pemboleh ubah kontingensi, iaitu: strategi, struktur, saiz, persekitaran, teknologi, tugas dan karakter individu. Manakala, Tosi dan Slocum (1984) pula menyatakan menjadi satu kelaziman pendekatan kontingensi merupakan cadangan bahawa prestasi adalah
padan atau sesuai dengan beberapa faktor, iaitu: struktur, warga, teknologi, strategi dan budaya.
Terdapat kesepakatan pemboleh ubah kontingensi yang digunakan di antara penyelidikpenyelidik di dalam bidang sistem perakaunan pengurusan, sistem maklumat perakaunan dan perakaunan pengurusan (Tosi dan Slocum, 1984; Weill dan Olson, 1989; Rayburn dan Rayburn, 1991; Chenhall, 2003), iaitu: persekitaran dan teknologi. Manakala, pemboleh ubah lain yang sering digunakan di kalangan para penyelidik sebagai tambahan kepada pemboleh ubah kontingensi iaitu: struktur (Tosi dan Slocum, 1984; Weill dan Olson, 1989; Chenhall, 2003); strategi (Tosi dan Slocum, 1984; Weill dan Olson, 1989; Chenhall, 2003); saiz
(Chenhall, 2003; Weill dan Olson, 1989); budaya (Chenhall, 2003; Tosi dan Slocum, 1984); karakter individu ( Weill dan Olson, 1989); tugas (Weill dan Olson, 1989); bangsa (Tosi dan Slocum, 1984); atribut organisasi (Rayburn dan Rayburn, 1991); dan cara pembuatan keputusan (Rayburn dan Rayburn, 1991). Thomas (1991) menjelaskan bahawa teori kontingensi menjadi penting sebagai medium bagi menerangkan perbezaan dalam struktur organisasi. Pemilihan pihak pengurusan bagi praktis pelaporan kewangan korporat adalah bergantung kepada perbezaan desakan sesebuah entiti (Thomas, 1991). Thomas (1986) menyatakan reka bentuk organisasi bergantung kepada ketidakpastian persekitaran, teknologi dan saiz organisasi. Thomas (1991) menjelaskan lagi bahawa terdapat empat pemboleh ubah kontingensi yang memberi kesan kepada sistem pelaporan kewangan korporat iaitu: sosial, persekitaran, ciri syarikat atau atribut organisasi, dan ciri pengguna dan sumber maklumat yang lain. Sepertimana Thomas (1991), Xiao et al., (1996) menyatakan terdapat beberapa faktor kontingensi yang membentuk organisasi. Antaranya ialah: persekitaran perniagaan, teknologi, saiz, strategi pelaporan dan budaya. Faktor kontingensi ialah pemboleh ubah yang membezakan hubungan antara penggunaan teknologi maklumat dengan pelaporan kewangan korporat dan boleh digunakan untuk menggambarkan arah aliran dan darjah hubungan sebab akibat (Xiao et al., 1996) iaitu: persekitaran perniagaan, ciri organisasi, politik, sosial, ekonomi dan teknologi. Justeru, pemboleh ubah kontingensi yang berpengaruh dalam pemilihan pihak pengurusan dalam pelaporan kewangan korporat (Thomas, 1991; Xiao et al., 1996) ialah persekitaran dan ciri syarikat. Oleh yang demikian, dapat disimpulkan di sini bahawa penulis menjangkakan bahawa pemboleh ubah kontingensi yang berpengaruh dalam pelaporan maklumat korporat ialah persekitaran, teknologi dan strategi pelaporan.

Model kontingensi sistem pelaporan kewangan korporat
Sepertimana yang dibincangkan sebelum ini, Thomas (1991) menyatakan bahawa terdapat empat pemboleh ubah kontingensi yang memberi kesan kepada sistem pelaporan kewangan korporat, iaitu: (1) sosial, (2) persekitaran, (3) ciri syarikat atau atribut organisasi, dan (4) ciri pengguna dan sumber maklumat yang lain. Menurut Thomas (1991), pemboleh ubah sosial merujuk kepada keputusan yang menyumbang kepada perbezaan atau persamaan praktis pelaporan di sesebuah negara adalah disebabkan oleh sistem ekonomi, perundangan dan politik sesebuah negara. Ketiga-tiga sistem ini turut mempengaruhi sistem pelaporan syarikat. Bagi negara yang dikawal oleh kerajaan, sistem pelaporannya adalah seragam bertujuan untuk memperuntukkan sumber melalui perancangan dan kawalan pusat. Ini adalah berbeza dengan negara yang mengamalkan sistem ekonomi campuran. Hasil kajian Barrett (1976) melaporkan bahawa terdapat perbezaan yang signifikan dari segi maklumat yang dilaporkan dalam laporan
tahunan antara syarikat di United Kingdom dan Amerika Syarikat serta negara-negara lain seperti Perancis, Switzerland dan Jepun. Thomas (1991) menjelaskan bahawa pemboleh ubah persekitaran terdiri daripada tiga dimensi stable-dynamic, dimensi homogeneous-heterogeneous dan dimensi hostility. Dimensi stabledynamic merujuk kepada kestabilan dan jangkaan terhadap citarasa pengguna dan tindakanpesaing (contohnya keluaran baru) dan sejauhmana perubahan teknologi dan sumber penawaran. Dimensi homogeneous-heterogeneous merujuk pasaran yang berbeza bagi produk. Apabila heterogeneous meningkat (terdapat pelbagai pasaran), sistem perakaunan yang diamalkan perlu diselaraskan dengan subsegmen persekitaran, dan maklumat yang dilaporkan dibahagikan mengikut pasaran bagi membolehkan pelabur menilai sumbangan setiap pasaran. Contoh pelaporan bagi dimensi ini ialah pelaporan bersegmen. Dimensi hostility pula merujuk kepada persaingan pasaran bagi produk dan ancaman kekurangan sumber disebabkan oleh mogok yang mana syarikat akan kurang melaporkan maklumat untuk mengelak pesaing mengambil peluang daripada maklumat yang dilaporkan. Pemboleh ubah ciri-ciri syarikat diterangkan dalam bentuk sumber-sumber yang dimiliki oleh syarikat dan bagaimana ianya diuruskan (Thomas, 1991). Thomas (1991) mengenal pasti lima ciri syarikat iaitu struktur organisasi, saiz, intensif modal, keumpilan dan struktur pemilikan. Malahan, beliau menjelaskan lagi iaitu pemboleh ubah ciri-ciri pengguna merujuk kepada perbezaan keutamaan terhadap maklumat, kebolehan memproses maklumat, gaya pembuatan keputusan dan keperibadian pembuat keputusan itu sendiri. Thomas (1991) juga menyatakan bahawa terdapat empat ciri pengguna iaitu model keputusan pengguna, cara pembuatan keputusan, ciri kognitif, dan tanggapan pengguna terhadap perakaunan dan lain-lain sumber maklumat. Pemboleh ubah yang dibincangkan dalam model sepertimana dicadangkan oleh Thomas (1991) mempengaruhi sistem pelaporan kewangan korporat dari segi:

(1)    Pelaporan, pengkelasan, persembahan, penilaian dan keperluan pengukuran bagi sesebuah negara. Pelaporan maklumat akan dipengaruhi oleh corak pembiayaan syarikat, sistem ekonomi negara berkaitan pemilikan serta pengeluaran dan bagaimana maklumat perakaunan digunakan dalam perancangan dan kawalan, dan sebagainya
(2)    .Kekerapan pelaporan (amaun maklumat yang dilaporkan dalam laporan intern tahunan berbeza), kaedah pengukuran (contoh: pengukuran kewangan atau bukan kewangan), kaedah peruntukan kos (contoh: belanja atau dipermodalkan, tempoh perlunasan dan sebagainya), elemen masa (contoh ramalan), darjah agregat dan decentralisasi (contoh: akaun gabungan dan pelaporan bersegmen). Semua ini dipengaruhi oleh faktor persekitaran dan ciri-ciri syarikat.
(3)    Kaedah pelaporan (penyataan, carta dan diagram), cognitive complexity (contoh boleh bacaan) dan pendedahan laporan bagi tujuan tertentu (contoh simplifiedaccounts). ianya berkaitan dengan ciri pengguna dan sumber maklumat lain.Model kontingensi sistem pelaporan kewangan korporat sepertimana yang dicadangkan olehThomas (1991) sepertimana dipaparkan di Rajah


Faktor kontingensi
Teori kontingensi menyatakan bahawa pemilihan sistem perakaunan dalaman oleh pihak pengurusan bergantung kepada desakan yang berbeza-beza ke atas entiti (Rayburn dan Rayburn, 1991). Malahan, Rayburn dan Rayburn (1991) menyatakan bahawa teori kontingensi berasaskan premis bahawa secara umumnya tiada satu sistem perakaunan yang sesuai diaplikasikan dengan sama rata kepada semua organisasi dalam apa jua keadaan. Zeithaml, et al., (1988) memberi contoh bahawa ahli teori dan penyelidik pengurusan mengenal pasti lebih daripada satu cara untuk mengurus secara efektif, lebih daripada satu strategi untuk memaksimumkan keuntungan dan mengukuhkan kedudukan pasaran, dan lebih daripada satu cara kepimpinan bagi mencapai matlamat organisasi. Tambahan lagi, setiap cara tidak mempunyai keberkesanan yang sama dalam pelbagai keadaan; sesetengah tindakan atau maklum balas organisasi lebih bersesuaian kepada organisasi bergantung kepada keadaan dan persekitaran (Galbraith, 1977). Antara pemboleh ubah kontingensi yang digunakan oleh penyelidik (Gordon dan Miller, 1976; Hayes, 1977, Waterhouse dan Tiessen, 1978) ialah attribut berorganisasi, persekitaran dan teknologi, dan cara pembuatan keputusan. Manakala, faktor kontingensi ialah pemboleh ubah yang membezakan hubungan antara penggunaan teknologi maklumat dengan pelaporan kewangan korporat dan boleh digunakan untuk menggambarkan arah aliran dan darjah hubungan sebab akibat (Xiao et al., 1996) iaitu persekitaran perniagaan, ciri organisasi, politik, sosial, ekonomi dan teknologi. Malahan, Waterhouse dan Tiessen (1978) menegaskan bahawa pada dasarnya teori kontingensi keberkesanan struktur organisasi berbeza dengan faktor konteks berkenaan organisasi seperti teknologi dan persekitaran. Dalam artikel ini, faktor kontingensi yang berkemungkinan dijangka mempengaruhi tahap PKMI ialah persekitaran, teknologi dan strategi pelaporan