do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Jumat, 02 Oktober 2009

cara pembuatan gula aren

BAB I
PENDAHULUAN
Aren atau enau (Arrenga pinnata Merr) adalah salah satu keluarga palma yang memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi dan dapat tumbuh subur di wilayah tropis seperti Indonesia. Tanaman aren bisa tumbuh pada segala macam kondisi tanah, baik tanah berlempung, berkapur maupun berpasir. Namun pohon aren tidak tahan pada tanah yang kadar asamnya terlalu tinggi. Di Indonesia, tanaman aren dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal pada tanah yang memiliki ketinggian di atas 1.200 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara rata-rata 250 celcius. Di luar itu, pohon aren masih dapat tumbuh namun kurang optimal dalam berproduksi.  Pohon aren memiliki potensi ekonomi yang tinggi karena hampir semua bagiannya dapat memberikan keuntungan finansial. Buahnya dapat dibuat kolang-kaling yang digemari oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Daunnya dapat digunakan sebagai bahan kerajinan tangan dan bisa juga sebagai atap, sedangkan akarnya dapat dijadikan bahan obat-obatan. Dari batangnya dapat diperoleh ijuk dan lidi yang memiliki nilai ekonomis. Selain itu, batang usia muda dapat diambil sagunya, sedangkan pada usia tua dapat dipakai sebagai bahan furnitur. Namun dari semua produk aren, nira aren yang berasal dari lengan bunga jantan sebagai bahan untuk produksi gula aren adalah yang paling besar nilai ekonomisnya. Dalam gambar pohon industri, berikut adalah beberapa produk turunan dari aren yang berpotensi untuk dikembangkan.

BAB II
PEMBAHASAN
CARA MEMBUAT GULA MERAH
Tanaman Aren (Arenga pinnata) punya banyak kegunaan, persis pohon kelapa. Dengan masa tanam hingga berbuah selama 8-10 tahun, pada setiap pohon aren jantan dapat menghasilkan nira sebanyak 15 liter, dimana 10 liternya bisa menjadi 1 kg gula aren. Tidak berhenti sampai disitu, sebagaimana tanaman singkong, sorgum, ubi jalar, jagung, dan jarak pagar, nira aren dapat menjadi 1.3 liter bioethanol. Tentu kita tahu bahwa bioethanol adalah salah satu jenis bahan bakar /sumber energi terbarukan.
Pohon Aren
Selain gunanya sebagai bahan bakar, kandungan gizi gula aren ternyata juga cukup baik. Dibandingkan gula tebu, gula aren memiliki nilai indeks glikemik yang lebih rendah yaitu sebesar 35 sedangkan pada gula pasir indeks glikemiknya sebesar 58.

Sebagai informasi, Indeks Glisemik (Glychemic Index) adalah skala atau angka yang diberikan pada makanan tertentu berdasarkan seberapa besar makanan tersebut meningkatkan kadar gula darahnya, skala yang digunakan adalah 0-100. Indeks glikemik disebut rendah jika berada di skala kurang dari 50, indeks glikemik sedang jika nilainya 50-70 dan indeks glikemik tinggi jika angkanya di atas 70.  Para ahli mengungkapkan nilai indeks glikemik yang lebih rendah ini membuat gula aren lebih aman dikonsumsi dan tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang signifikan, sehingga bisa membahayakan tubuh terutama bagi penderita diabetes. Serta semakin gelap warna gula, maka kadar nutrisinya cenderung lebih banyak. Selain kandungan gulanya yang lebih sedikit, gula aren juga diketahui mengandung senyawa-senyawa lain yang bermanfaat sepertithiamine, riboflavin, asam askorbat, protein dan juga vitamin C. Bahkan ada yang menjamin bahwa tanaman aren dapat mengobati batu ginjal, sariawan, dan ruam kulit. Adapun komposisi senyawa-senyawa tsb dalam setiap 100 gram gula aren, saya belum menemukannya di artikel yang saya baca. Lain kali, tulisan ini akan saya perbarui agar lebih lengkap.  Gula Aren Tradisional Pada umumnya masyarakat desa jladri memproduksi gula merah,mungkin ini adalah suatu produktifitasnya masyarakat desa jladri.jladri merupakan salah satu desa penghasil gula merah ter banyak,tengkulak gula merah dari berbagai daerah seperti solo,madiun,pati,surabaya dan kota kota besar lainnya semua berdatangan ke desa jladri untuk membeli gula merah.
Disini saya akan sedikit menerangkan bagaimana cara membuat gula merah ala jladri.sebelum kita memulai membuat gula merah,kita harus mengerti istilah istilah dan alat yang akan di gunakan dalam membuat gula merah ala jladri,diantranya seperti..:
1.Wajan (Tempat untuk memasak gula merah)
2.Kebuk (Alat yang terbuat dari kayu untuk mengaduk gula merah)
3.Etok etok (Alat yang terbuat dari batok kelapa untuk menuangkan gula yang sudah matang,tapi belum kering ke dalam cetakan gula merah)
4.Papan cetakan (Untuk mencetak gula merah)
5.Plastik (Untuk melapisi catekan supaya tidak nempel ke cetakan)
6.Saringan (Untuk menyaring sajeng/nira yang akan di masak)
7.Kayu bakar (Untuk emasak)
8.Air sajeng/nira (Bahan baku gula merah)
9.Pawon (Tempat untuk meletakan wajan dan nyalanya api)
10.Semengka (Proses sajeng/nira muali matang dan jadi gula)
11.Kitit (Proses mengentalkan sajeng/nira yang sudah matang)
Semua peralatan dan istilah istilah sudah di mengerti dan sudah tersedia,semua peralatan dan bahan sekarang baru mulai proses membuat gula merh ala jladri.
1.Nyalakan dulu kayubakar,kalo sudah nyala diamkan saja dulu.
2.Letakan wajan di atas pawon,lalu,
3.Persiapkan sajeng/nira untuk di masukan ke dalam wajan dan jangan lupa di saring terlebih dahulu.
4.Sajeng/nira di masak sampai mendidih dan sampai semengka.
5.Setelah semengka bahan gula merah itu di kasih ampas kelapa,kalo tidak ada ampas boleh di kasih minyak goreng sedikit.gunanya untuk membantu mempercepat pengentalan sajeng/nira.
6.Selama sajeng/nira itu semengka,harus di aduk terus menerus sampai sajeng itu matang.sajeng yang sudah matang dan bisa di turunkan dari pawon ciri cirinya :
a.Gelembung gelembung sajeng mulai sedikit/jarang.
b.Warna sajeng kuning ke coklat coklatan
c.Sajeng sudah mulai kekel/kental
7. Setelah sajeng itu matang,di aduk terus dan di kitit,sambil di kitit tepi wajan di kasih gula pasir sedikit,gunanya untuk tular supaya gulanya cepat kering.
8.Setelah itu baru gula itu di cetak menggunakan cetakan,cetakan ini biasanya ada yang menggunakan potongan bambu yang kecil lubangnya sesuai kinginan,ada juga yang menggunakan papan yang di bikin cowakan cowakan seperti mangkok,tapi kalo yang ini harus di dasari dengan plasti supaya dalam pengambilan waktu gula sudah kering mudah.
9.Setelah gula sudah di cetak di diamkan beberapa menit,kalo gula itu sudah keras baru gula itu di lepas dari cetakan.
10.Proses pendinginan,sebelum gula merah di simpan terlebih dahulu gula merah itu di dinginkan,supaya dalam penyimpanan tidak leleh/lembek.
Proses pembuatan gula merah ala jladri sudah selesai
Perlu di ingat beberapa hal untuk menghasilkan gula merah yang bagus :
1.Sajeng/nira jangan yang sudah basi,ciri cirinya :warna sajeng sudah berubah dan baunya lain.
2.Api untuk memasak harus kontinyu,jangan sebentar sebantar mati,itu juga mempengaruhi hasil gula
3.Pemakaian bahan pengawet sesuai dengan label yang tertera pada bungkus bahan pengawet itu sendiri.
4.Menghentikan pemasakan harus benar benar di pahami,banyak para pembikit gula merah gagal karena hal tersebut.
Lakukan proses pembuatan gula merah dengan teliti dan kejelian.biasanya para pemula sering mengalami kegagalan karena kurang memperhatikan ke 4 hal di atas.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Secara nasional gula aren berpotensi menjadi salah satu komoditas substitusi gula pasir andalan di dalam negeri di samping dapat berperan untuk menekan ketergantungan terhadap impor gula.


Kamis, 01 Oktober 2009

proses pembuatan yoghurt

Yoghurt merupakan salah satu olahan susu yang diproses melalui proses fermentasi dengan penambahan kultur organisme yang baik, salah satunya yaitu bakteri asam laktat. Di pasaran yoghurt terbagi dalam dua jenis, yang pertama adalah yoghurt plain yaitu yoghurt tanpa rasa tambahan dan yang kedua adalah drink yoghurt yaitu yoghurt plain yang oleh produsen telah ditambahkan perasa tambahan buah-buahan seperti rasa strawberry, jeruk ataupun leci .

Kelebihan Yoghurt :
Bila di nilai dari kandungan gizinya, yoghurt tidaklah kalah dengan  susu pada umumnya. Hal ini karena bahan dasar yoghurt adalah susu, bahkan ada beberapa kelebihan yoghurt yang tidak dimiliki oleh susu murni yaitu :
  1. Sangat cocok dikonsumsi oleh orang yang sensitif dengan susu (yang ditandai dengan diare) karena laktosa yang terkandung pada susu biasa sudah disederhanakan dalam proses fermentasi  yoghurt.
  2. Bila dikonsumsi secara rutin bahkan mampu menghambat kadar kolestrol dalam darah karena yoghurt mengandung bakteri lactobasillus. Lactobasillus berfungsi menghambat pembentukan kolestrol dalam darah kita yang berasal dari makanan yang kita makan seperti jeroan atau daging.
  3. Meningkatkan daya tahan tubuh kita karena yoghurt mengandung banyak bakteri baik sehingga secara otomatis dapat menyeimbangkan bakteri jahat yang terdapat dalam susu kita.
Cara Pembuatan Yoghurt yang Benar
Walaupun terlihat sulit, pembuatan yoghurt sebenarnya sangat sederhana. Alat-alat yang kita butuhkan tidaklah terlalu rumit, seperti panci berukuran kira-kira 40 cm, sendok pengaduk, toples kaca dengan tutup. Semua peralatan ini dapat diperoleh dengan mudah dipasar-pasar atau pusat pembelanjaan seperti Carrefour. Bahan utama yang dibutuhkan untuk pembuatan yoghurt hanyalah susu. Susu ini dapat berupa susu cair langsung tetapi yang perlu diperhatikan susu yang digunakan harus susu putih.
Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Siapkan susu yang sudah dicairkan dengan air matang sebanyak 1 liter lalu tambahkan susu krim sebanyak 15%.
  2. Masak dengan api kecil sambil diaduk terus selama 30 menit tetapi jangan sampai mendidih. Hal ini hanya bertujuan untuk menguapkan air sehingga nantinya akan terbentuk gumpalan atau solid yoghurt.
  3. Jika sudah, solid yoghurt lalu diangkat dan didinginkan kira-kira sampai hangat-hangat kuku baru kemudian ditambahkan bibit yoghurt sebanyak 2 – 5% dari jumlah yoghurt yang sudah mengental tadi. Bibit yoghurt memang tidak dijual di pasaran secara bebas tetapi dapat anda peroleh disalah satu toko. Atau secara sederhananya kita dapat menggunakan yogurt yang plain (tanpa rasa tambahan), tanpa gula dan tanpa aroma sebagai bibit yoghurt.
  4. Diamkan selama 24 jam dalam wadah tertutup untuk menghasilkan rasa asam dan bentuk yang kental .
  5. Semakin tinggi total solidnya maka cairan bening yang tersisa semakin sedikit, dan yoghurt yang dihasilkan semakin bagus. Solid yoghurt yang belum diberikan tambahan rasa ini dapat juga dijadikan bibit yoghurt untuk pembuatan selanjutnya.
  6. Setelah berbentuk yoghurt dapat ditambahkan sirup atau gula bagi yang tidak kuat asamnya, bahkan bisa ditambahkan dengan perasa tambahan makanan seperti rasa jeruk, strawberry dan leci yang dapat kita peroleh di apotek-apotek. Yoghurt dapat disajikan tidak hanya sebagai minuman, tetapi juga dapat disajikan bersama salad buah sebagai sausnya ataupun sebagai bahan campuran es buah.
  7. Yoghurt yang sudah jadi dapat ditempatkan di wadah plastik ataupun kaca. Kalaupun kita ingin menggunakan wadah plastik sebaiknya yang agak tebal, akan tetapi bila ingin menyimpan yoghurt untuk waktu yang lebih lama sebaiknya menggunakan wadah kaca.
Kebersihan merupakan hal yang harus sangat kita perhatikan, sehingga sebaiknya semua alat yang digunakan direbus terlebih dahulu dalam air mendidih selama 5-10 menit. Apabila kebersihan tidak dijaga dapat mengakibatkan yoghurt tidak jadi, dengan ciri-ciri tidak berasam walaupun berbentuk solid, di permukaan solid ditumbuhi jamur yang berbentuk bintik-bintik hitam dan berbau asam yang sangat tajam.
Untuk yoghurt yang kita buat sendiri sebaiknya paling lama  penyimpanannya selama 1 minggu.
Selain masalah kebersihan, masalah penyimpanan yoghurt juga perlu untuk diperhatikan.
Ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu :
  1. Yoghurt tidak boleh terkena sinar matahari.
  2. Tidak boleh ditaruh dalam suhu ruangan, harus disimpan dalam suhu dingin/kulkas tetapi juga tidak boleh diletakkan dalam freezer. Yoghurt tidak boleh disimpan dalam freezer karena bahan dasar yoghurt yang berupa susu dapat pecah dan justru itu akan merusak yoghurt.
Tips Memilih Yogurt
Bila anda tidak sempat membuat dan ingin membeli yogurt di pasaran maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
  1. Pilihlah yoghurt yang kental.
  2. Pilihlah yoghurt yang disimpan di suhu dingin jangan yang di luar karena biasanya sudah disterilkan lagi sehingga mikroorganismenya sudah tidak ada.
  3. Dicermati labelnya yang plain yoghurt atau yang drink yoghurt disesuaikan dengan kebutuhan kita.
  4. Dicermati tanggal kadaluarsanya.

Kamis, 03 September 2009

Tips membahagiakan diri sendiri


Anda bisa membahagiakan diri sendiri dengan strategi yang disarikan SELF dari buku The Nine Rooms of Happiness: Loving Yourself, Finding Your Purpose and Getting Over Life's Imperfections, karangan Lucy Danziger and Catherine Birndorf, MD.


1. Filter diri
Boleh jadi masa kecil atau masa remaja Anda begitu membahagiakan. Kehangatan keluarga ataupun berbagai hubungan atau peristiwa di masa lalu membuat Anda merindu masa lalu. Jika perlu Anda kembali ke masa-masa itu, karena cenderung tak menyukai keadaan saat ini. Keinginan seperti ini wajar saja muncul. Freud menyebutnya screen memories yakni bahwa kita cenderung melakukan filter atas hidup kita melalui berbagai memori di masa lalu. Berhentilah memikirkan masa lalu. Hiduplah untuk masa sekarang. Hidup Anda adalah saat ini bukan masa lalu, camkan itu agar Anda lebih bahagia.



2. Refleksi diri
Berkacalah, lihat diri Anda lebih dalam. Kenali seperti apa Anda saat ini. Minta juga pendapat orang-orang tepercaya di kehidupan Anda, tentang diri Anda. Apa yang mereka pikirkan dan rasakan, Refleksi diri mengajarkan Anda untuk mengikuti intuisi, dan bahkan mengasahnya. Kenali diri Anda dengan jujur. Kuncinya, ambil pesan positif dari diri Anda dan dari opini orang lain tentang Anda.



3. Berani berubah
Jika Anda tak menemukan bahagia dengan hubungan saat ini, atau berbagai hal seputar kehidupan Anda, pekerjaan atau apapun juga. Buatlah perubahan pada diri sendiri atau isu yang ingin Anda ubah. Jika isu menyangkut hubungan yang tak menyenangkan, cari solusinya dari diri sendiri dan hubungan tersebut. Lakukan penyesuaian, tingkatkan toleransi, perbaiki hubungan atau tinggalkan hubungan jika terasa sudah semakin tak sehat. Yang bisa Anda lakukan adalah tindakan mengubah diri sendiri dan hubungan tersebut. Artinya, Anda tak bisa membuat orang lain (dalam hubungan tersebut) berubah mengikuti cara dan keinginan Anda. Kuncinya, kebahagiaan akan Anda rasakan dengan melakukan perubahan untuk diri sendiri bukan mengubah orang.



4. Membangun hubungan, bukan menyatukan
Anda tentu sering mendengar, keberadaan Anda atau orang lain yang dikasihi, adalah saling melengkapi. Anda sebenarnya sudah lengkap, utuh sebagai seorang individu. Anda tak perlu dilengkapi oleh orang lain. Yang terjadi adalah, Anda dan orang lain yang menjalin hubungan, bisa kekasih, suami, sahabat, bertugas saling membangun hubungan. Tujuannya bukan saling melengkapi atau menyatukan perbedaan. Ibarat lingkaran, Anda dan orang lain adalah lingkaran utuh yang bertemu dan membentuk diagram venn. Anda dan suami misalnya, bukan menyatukan dua individu berbeda, namun saling membangun hubungan yang sifatnya tumpang tindih. Karakter Anda dan pasangan bisa saja saling bertabrakan, namun temukan kebahagiaan dari perbedaan ini dengan saling menghubungkan. Kuncinya, Anda dan orang lain yang membangun hubungan perlu saling menambal sulam, bukan saling melengkapi atau menyatukan. Apapun masalah yang Anda hadapi, dengan menerapkan cara ini, Anda akan merasa lebih bahagia karena mampu menerima kondisi dan mengatasinya dengan energi positif dari dalam diri.



5. Hentikan atau kurangi narsisme
Menjadikan diri sendiri sebagai pusat perhatian bisa diartikan negatif dan positif. Persepsi Anda terhadap diri sendiri tak sepenuhnya selalu benar. Terlalu percaya diri berlebihan dan berbangga dengan diri sendiri tak memudahkan Anda dalam menjalin hubungan, dengan siapa pun. Termasuk juga jika Anda terlalu keras terhadap diri sendiri. Dengan mengasihani diri, mengkritik diri sendiri atau hanya melihat kelemahan dalam diri. Emosi negatif yang berfokus pada diri sendiri ini juga tak lantas memudahkan hubungan dengan orang lain. Segeralah keluar dari perangkap narsisme negatif dan positif yang berlebihan, jika Anda benar-benar ingin merasakan kebahagiaan sebagai individu.


6. Berdamai dengan diri sendiri
Cobalah untuk memahami perbedaan, konflik atau berbagai ketidaknyamanan lain dalam berbagai relasi sosial dan lingkungan. Berdamailah dengan diri sendiri saat menghadapi masalah, konflik atau masa sulit. Toleransi adalah sikap yang bisa dipelajari. Latihlah sikap ini dan jangan pernah membiarkan konflik atau ketidaksepahaman berdampak buruk pada diri Anda. Buatlah diri Anda bahagia dengan mentoleransi masalah, menerimanya sebagai bagian perjalanan hidup yang harus Anda alami. Upayakan agar Anda tak menjadi lemah karena berbagai masalah.


7. Tak perlu bersandiwara
Bersikaplah jujur tanpa perlu bersandiwara. Jika Anda tak bisa menghadiri undangan pernikahan sahabat Anda, katakan alasan sejujurnya. Tak perlu mengarang cerita karena merasa tak enak menyampaikan berita tak menyenangkan tersebut. Atau Anda tak perlu berpura-pura tak ada masalah dengan teman padahal Anda menyimpan amarah. Yang akhirnya membuat Anda kerapkali membatalkan janji atau merancang rencana palsu, untuk menghindar darinya. Sandiwara sangat mungkin terjadi kapan saja dan selalu ada celah untuk melakukannya dalam kehidupan Anda. Terutama ketika Anda dihadapkan pada situasi yang berhubungan dengan atasan, orangtua, kakak atau siapapun yang lebih punya kuasa atas diri Anda.



8. Batasi diri
Apakah Anda termasuk tipikal individu yang senang membantu orang lain tanpa pamrih? Orang terdekat Anda bahkan sudah sangat hafal dengan sifat Anda yang terlalu baik ini. Jika Anda bertemu orang yang tepat, tak jadi soal. Justru orang yang mampu melihat sisi buruk dari imej ini akan mengingatkan Anda untuk membatasinya. Tetapi hal ini tidak akan terjadi pada orang lain yang akan memanfaatkan kebaikan tulus dari dalam diri. Jadi, Anda lah yang harus membatasi diri. Tak ada yang salah dengan sifat penolong dan baik hati, namun cobalah melatih membatasi diri. Anda memiliki batasan. Anda tak selamanya bisa menolong orang lain, meskipun Anda akan mengupayakannya. Tetap saja, jangan pernah biarkan orang lain memanfaatkan sisi baik dari dalam diri ini.



9. Buatlah keputusan
Apapun masalah yang Anda hadapi, buatlah keputusan untuk mengakhiri ketidakpastian dan menciptakan kebahagiaan. Anda berhak menunda keputusan yang juga adalah pilihan keputusan. Atau Anda bisa membuat pilihan untuk menyatakan sikap dan melanjutkan kembali perjalanan Anda. Selalu ada dua pilihan dalam hidup bukan? tentukanlah pilihan, menjalani apa yang ada sekarang ini atau berkembang dengan membuat keputusan yang membuat keadaan menjadi berbeda.


Rabu, 02 September 2009

Memilih pemimpin dengan kreteria sifat rosul


Maraknya pemilihan kepala daerah di berbagai wilayah di indonesia saat ini sungguh sangat memprihatinkan. baik pemilihan bupati,gubenur, maupun president tidak lepas dari unsur politik uang, yang hal ini bisa mempengaruhi pilihan seseorang dalam memilih pemimpin.

  Sungguh ironis memang, di jaman seperti ini kita sebagai warga masyarakat yang mendambakan seorang pemimpin yang adil, tapi disisih lain pilihan kita dipengaruhi oleh berbagai hal yang bisa mempengaruhi pilihan itu sendiri, sehingga kita tidak bisa obyektif dalam memilih pemimpin kita, oleh karena itu ada empat kreteria yang harus kita pengang dalam memilih pemimpin.
 1. Shidiq/jujur: sifat ini sebagai pondasi pertama bagi seorang pemimpin, karena sebagi seorang   pemimpin  harus selalu bersifat,bertindak dan berucap jujur dalam setiap tindak tanduknya, sehingga bisa menjadi tauladan bagi seluruh bawahannya.
 2. Amanah/bisa dipercaya: sifat ini sebagai salah satu sifat utama yang harus dimiliki seorang pemimpin, karena dengan sifat ini seorang pemimpin akan melaksanakan apa yang telah diamahkan kepadanya dan akan menjalankan tugas dengan baik.
 3. Tabligh/penyampai: dengan sifat ini seorang pemimpin akan selalu menyanpaikan tanggung jawabnya dengan Transparan dan akuntabel, dengan tidak menutup-nutupi sedikitpun apa yang telah dia kerjakan.
 4. Fatonah/cerdas: seorang pemimpin harus cerdas, sehingga bisa  menyelesaikan semua persoalaan dengan baik tanpa tanpa menyisakan persoalan-persolan lain dibelakang hari.
 Inilah empat acuan kita dalam memilih seorang pemimpin berdasarkan sifat-sifat rosul. semoga kedepan kita dapat realistis dalam memilis pemimpin tanpa dipengauhi oleh berbagai faktor terutama politik uang, sehingga apa yang kita pilih dapat melaksanakan amanah dengan baik sesuai apa yang kita inginkan.





Selasa, 01 September 2009

Benarkah Kebangkitan Negara dari Akhlak?


Bantahan atas pendapat yang menyatakan kebangkitan Negara/umat adalah bagaimana membangkitkan akhlaknya dapat diperinci sbb :
Pertama, sebenarnya konteks yang hendak dikaji adalah kebangkitan umat atau kebangkitan masyarakat, bukan kebangkitan individu. Individu berbeda dengan masyarakat dari sisi karakter maupun penyusunnya. Atas dasar itu, cara membangkitkan individu berbeda dengan cara membangkitkan masyarakat. Akhlak adalah hukum syariat yang mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Oleh karena itu, akhlak adalah salah satu variabel penting untuk membangkitkan individu. 
Berbeda dengan konteks kebangkitan masyarakat. Untuk membahas kebangkitan masyarakat, kita harus memahami unsur-unsur penyusun masyarakat dan cara untuk mengubahnya. Begitu pula jika kita hendak mengubah individu, kita mesti memahami terlebih dulu unsur-unsur penyusun individu dan bagaimana cara membangkitkannya. 


Masyarakat sendiri tersusun atas manusia, pemikiran, perasaan,dan aturan yang diberlakukan di tengah-tengah masyarakat. Benar, manusia merupakan salah satu faktor penyusun masyarakat. Namun demikian, perubahan manusia tidak secara otomatis menghasilkan perubahan masyarakat maupun warna masyarakat. Sebab, masyarakat tidak hanya tersusun dari manusia belaka, tetapi juga tersusun oleh pemikiran, perasaan, dan aturan. Selain itu, faktor yang menentukan corak dan warna masyarakat bukanlah manusia sebagai individu, melainkan pemikiran dan aturan yang diterapkan. 
Para penganut agama Budha terkenal sebagai orang-orang yang menjunjung nilai-nilai akhlak, bahkan memiliki sifat-sifat akhlak yang mulia. Namun demikian, warna masyarakat yang tersusun dari orang-orang Budha dan agama Budha adalah masyarakat kufur, bukan masyarakat Islam. Ini menunjukkan, bahwa faktor yang menentukan corak dan warna masyarakat adalah pemikiran dan aturan yang diterapkan di dalamnya, bukan akhlak individunya. 
Masyarakat di negeri-negeri yang berpenduduk mayoritas Muslim yang terkenal jujur, amanah, dan berbudi pekerti luhur, disebut masyarakat yang tidak islami jika sistem aturan yang diberlakukan di negeri-negeri Islam tersebut adalah sistem aturan kufur. 
Masyarakat Jahiliah sebelum Islam juga menjunjung nilai-nilai akhlak yang tinggi—menghargai tamu, perwira, dan sebagainya. Sifat-sifat akhlak ini tidak berubah ketika mereka berubah menjadi masyarakat Islam. Ini menunjukkan bahwa akhlak tidak berhubungan dengan perubahan warna masyarakat. 
Walhasil, perubahannya tidak boleh difokuskan hanya pada perubahan individunya belaka, namun harus difokuskan pada perubahan pemikiran dan aturan yang ada di tengah-tengah masyarakat. 



Di sisi yang lain, nilai-nilai akhlak—sebagai nilai universal—bukanlah nilai yang berdiri sendiri. Akan tetapi, ia selalu melekat pada perbuatan tertentu. Jujur adalah nilai akhlak. Namun, Anda tidak bisa mengetahui apakah seseorang itu jujur atau tidak, kecuali ketika ia melakukan suatu aktivitas tertentu. Jujur bisa melekat pada perbuatan apapun, halal maupun haram. Jujur bisa melekat pada seorang pegawai bank yang mengkonsumsi ribawi. Jujur juga bisa melekat pada anggota parlemen yang suka menelorkan aturan-aturan kufur. Namun demikian, jujur yang melekat pada perbuatan-perbuatan haram tersebut tidak memiliki nilai sama sekali. Bahkan, kita tidak boleh menyatakan bahwa orang tersebut berakhlak. Sebab, kejujurannya telah melekat pada perbuatan haram. 

Dedikasi yang tinggi, disiplin, dan amanah bisa saja melekat pada diri anggota pasukan perang yang menjadi pembela sistem kufur. Akan tetapi, kita tidak mungkin menyatakan orang-orang ini menjunjung tinggi nilai-nilai Islam. Bahkan, akhlak yang menempel pada sistem kufur semacam ini tidak memiliki arti sedikitpun dalam timbangan Islam. Yang terpenting adalah mengubah pemikiran dan sistem aturan yang berlaku di tengah-tengah masyarakat. Sedangkan akhlak hanyalah sekadar bagian dari aturan-aturan Allah Swt. yang mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Perubahan akhlak sama sekali tidak berkaitan dengan perubahan warna masyarakat.


Kedua, pernyataan di atas tidak berarti bahwa kami meremehkan akhlak, atau menganggap bahwa akhlak bukanlah perkara penting jika dibandingkan dengan perkara-perkara yang lain. Al-Quran sendiri tidak menyebut kata khuluq di banyak tempat, kecuali pada surat al-Qalam ayat 4 dan asy-Syu’ara ayat 137. Selain itu, para fuqaha hanya mengkaji masalah-masalah yang berhubungan dengan hukum syariat. Mereka tidak pernah mengkaji akhlak dalam bab fikih tersendiri. Ini menunjukkan bahwa akhlak adalah bagian dari syariat Islam yang mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri. 



Ketiga, seandainya kita mencermati bangsa-bangsa yang saat ini mengalami kemajuan, kita bisa menyimpulkan, bahwa akhlak yang dimiliki oleh kaum Muslim tetap lebih tinggi dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Namun demikian, kaum Muslim tetap saja dalam posisi mundur. Mereka tertinggal jauh dengan bangsa-bangsa yang akhlaknya lebih rendah dibandingkan dengan mereka. 



Keempat, fakta juga telah menunjukkan bahwa propaganda-propaganda yang menyerukan akhlak sama sekali tidak memberikan pengaruh bagi kebangkitan kaum kaum Muslim. Umat Islam tetap mundur dari sisi ekonomi, politik, dan hukum. Ini juga membuktikan bahwa akhlak bukanlah asas atau dasar dari perubahan masyarakat. Ia juga bukan masalah utama bagi kaum Muslim.



Penjelasan di atas tidak boleh dipahami, meremehkan akhlak atau tidak menganggap penting masalah akhlak. Namun, hanya ingin menjelaskan, bahwa akhlak bukanlah persoalan utama kaum Muslim, dan juga bukan asas dan dasar kebangkitan umat. 
Surat al-Qalam ayat 4 dan Hadis Nabi saw. sebagaimana dinukil di atas dan nash-nash yang senada pengertiannya tidak bisa dipahami bahwa asas perubahan adalah akhlak atau bahwa persoalan yang menjadi fokus perhatian utama Rasulullah saw. adalah perubahan akhlak. Para mufasir terkenal seperti Mujahid, ad-Dhahak, ath-Thabari, dan al-Qurthubi, menyatakan bahwa yang dimaksud dengan kata khulq pada surat al-Qalam ayat 4, bukan sekadar “akhlak”, tetapi bermakna “dîn” (agama). 


Selasa, 07 Juli 2009

MAKALAH KENALAKAN REMAJA

BAB  I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
Tumbuh kembang remaja pada zaman sekarang sudah tidak bisa lagi dibanggakan.Perilaku kenakalan remaja saat ini sulit diatasi. Baru-baru ini sering kita dengar beritaditelevisi maupun di radio yang disebabkan oleh kenakalan remaja diantaranya tawuran , pemerkosaan yang dilakukan oleh pelajar SMA , pemakain narkoba dan lain-lain.Kehidupan remaja pada masa kini mulai memprihatinkan. Remaja yang seharusnyamenjadi kader-kader penerus bangsa kini tidak bisa lagi menjadi jaminan untuk kemajuanBangsa dan Negara. Bahkan perilaku mereka cenderung merosot. Oleh karena itu , kamisebagai remaja yang berpendidikan sadar bahwa kenakan remaja harus segera dihilangkan, kami mengangkat permasalahan ini sebagai bahan karya tulis.

1.2 Tujuan
untuk mengetahui kenakalan remaja yang terjadi di lingkungan.
















BAB II
PEMBAHASAN


Masa kanak-kanak, remaja, dewasa, dan kemudian menjadi orangtua, tidak lebih hanyalah merupakan suatu proses wajar dalam hidup yang berkesinambungan daritahap-tahap pertumbuhan yang harus dilalui oleh seorang manusia. Setiap masa pertumbuhan memiliki ciri-ciri tersendiri. Masing-masing mempunyai kelebihandankekurangan. Demikian pula dengan masa remaja. Masa remaja sering dianggapsebagai masa yang paling rawan dalam proses kehidupan ini. Masa remaja seringmenimbulkan kekuatiran bagi para orangtua. Masa remaja sering menjadi pembahasandalam banyak seminar. Padahal bagi si remaja sendiri, masa ini adalah masa yang paling menyenangkan dalam hidupnya. Oleh karena itu, para orangtua hendaknya berkenan menerima remaja sebagaimana adanya. Jangan terlalu membesar-besarkan perbedaan. Orangtua para remaja hendaknya justru menjadi pemberi teladan di depan,di tengah membangkitkan semangat, dan di belakang mengawasi segala tindak tanduk siremaja.Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 tahunsampai dengan 18 tahun. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagaikanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa.Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun seringdilakukan melalui metoda coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan. Kesalahanyang dilakukan sering menimbulkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orangtuanya. Kesalahan yang diperbuat pararemaja hanya akan menyenangkan teman sebayanya. Hal ini karena mereka semuamemang sama-sama masih dalam masa mencari identitas. Kesalahan-kesalahan yangmenimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang seringdisebut sebagai kenakalanremaja.
2.1.Pengertian Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang darinorma-norma hokum pidana yang dilakukan oleh remaja.Perilaku tersebut akanmerugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Definisi kenakalan remaja menurut para ahli :
1.      Kartono,ilmuan sosiologiKenakalan remaja atau dalam bahasa inggris di kenal dengan istilah juveniledelinquency merupakan gejala patologis pada remaja di sebabkan oleh satu bentuk pengabaian social.

2.      Santrock “kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yangtidak dapat di terima secara social hingga terjadi tindakan criminal.”


2.2. Jenis-jenis kenakalan remaja
ü  Tidak masuk sekolah tanpa keterangan.
ü  Meninggalkan sekolah pada saat jam pelajaran.
ü  Membawa senjata tajam ketika sekolah.2.Kenakalan remaja di luar sekolah(masyarakat)Misal :
a.       Ikut balapan tiar antar geng.
b.      Ikut tawuran antar geng.
c.       Minum minuman keras.
d.      Mengkonsumsi obat-obatan terlarang seperti narkoba dan lain sebagainya.3.Kenakalan remaja di lingkungan keluargaMisal :
Ø  Tidak mendengarkan nasehat orang tua.
Ø  Tidak mentaati perintah orang tua.
Ø  Melanggar norma yang telah di sepakati bersama keluarga.

2.3. Penyebab terjadinya kenakalan remaja
Perilaku nakal remaja bias di sebabkan oleh factor dari remaja itu sendiri(internal)maupun dari luar (eksternal)

 faktor internal :
1.        Krisis identitas
Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkanterjadinya dua bentuk intregasi.pertama,terbentuknya persaan akankonsistensi dalam kehidupannya.ke dua,tercapainya identitas peran.kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masaintregasi ke dua.
2.        Kontrol diri yang lemahRemaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yangdapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku “nakal”.
• Factor eksternal :
1)KeluargaPercerain orang tua , tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga ,atau perselisian antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif padaremaja.pendidikan yang salah di keluarga juga bisa mempengaruhi sepertiterlalu memanjakan anak , tidak memberikan pendidikan agama , atua penolakan terhadap eksistensi anak , bisa menjadi penyebab terjadinyakenakalan remaja.
2)Teman sebaya yang kurang baik.
3)Komunitas / lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.


 2.4. Gejala-gajala yang dapat memperlihatkan hal-hal yang mengarah kepadakenakalan remaja
anak-anak tidak disukai oleh taman-temannya sehingga anak tersebutmenyendiri.2.Anak-anak yang saring menghindarkan diri dari tanggung jawab dirumah atau sekolah.3.Anak-anak yang sering mengeluh dalam arti bahwa mereka mengalamimasalah yang oleh dia sendiri tidak sanggup mencari permasalahannya.4.Anak-anak yang suka berbohong.5.Anak-anak yang tidak sanggup memusatkan perhatian.6.Anak-anak yang mengalami phobia dan gelisah dalam melewati batasyang berbeda dengan ketakutan anak-anak normal.7.Anak-anak yang suka menyakiti / mengganggu teman-temannyadisekolah atau dirumah

.5. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja
.1. Kegagalan yang mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisadicegah atau diatasi dengan prinsip keteladana.2.Adanya motifasi dari keluarga , guru , teman sebaya untuk melakukan point pertama.3.Kemauan orang tua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga terciptakeluarga yang harmonis , komunikatif , dan nyaman bagi remaja.4.Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orang tuamember arahan dengan siapa dan dikomunitas mana remaja harus bergaul.5.Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak terpengaruh jika ternyatateman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.




















BAB III
PENUTUP



3.1 Kesimpulan
1.      Pada dasarnya kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpangdari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilakutersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang disekitarnya.
2.      Kenakalan remaja pada zaman sekarang ini disebabkan oleh beberapa factor.Perilaku nakal remaja disebabkan oleh factor remaja itu sendiri (internal)maupun factor dari luar (eksternal).
3.      Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasayang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasilmemperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.
4.      Adanya motivasi dari keluarga , guru , teman sebaya merupakan hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja.
5.      Anak-anak yang tidak disukai oleh teman-temannya anak tersebut menyendiri.Anak yang demikian akan dapat menyebabkan kegoncangan emosi.

3.2 Saran
Ø  1)Perlu adanya tindakan-tindakan dari pemerintah untuk mengawasi tindakanremaja di Indonesia agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja.2)Perlunya penanaman nilai moral , pendidikan dan nilai religious pada diriseorang remaja.














DAFTAR PUSTAKA