do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 21 Juni 2011

Membuat Business Plan

Perencanaan Bisnis atau Business Plan memegang peranan yang cukup penting dalam keberhasilan bisnis. Termasuk pula di dalamnya usaha kecil dan menengah. Salah satu hal yang umum dilakukan dalam bisnis usaha kecil adalah tidak adanya business plan atau perencanaan bisnis yang matang. Karena itu untuk memajukan usaha kecil , sudah saatnya pelaku usaha kecil memulai dengan melakukan perencanaan bisnis yang jelas dan terstruktur. Tahap perencanaan ini wirausaha pemula biasanya akan mendeskripisikan secara ringkas mengenai visi dan misi dari bisnis yang akan dijalankannya. Para wirausaha akan dihadapkan pada tujuan dari bisnisnya sendiri dan faktor apa yang akan membuat bisnis tersebut dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keuntungan.
Rencana bisnis juga memiliki peranan yang cukup penting untuk menarik pihak lembaga keuangan memberikan pinjaman modal untuk usaha yang kita jalankan. Lembaga keuangan akan mempelajari proposal bisnis yang di dalamnya terdapat busines plan dari usaha yang akan dijalankan.
Dalam bagian ini juga akan dibahas secara ringkas mengenai perencanaan keuangan dari bisnis tersebut dan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan profit. Namun yang perlu diingat adalah bahwa keuntungan itu bukanlah seberapa besar yang anda hasilkan namun banyaknya keuntungan atau uang yang dapat anda simpan didalam menjalankan bisnis tersebut.
Dalam tahap ini anda juga harus menjelaskan mengenai jenis produk apa saja yang nantinya akan ditawarkan kepada klien ataupun customer. Bagian ini dapat ditutup dengan sesuatu yang unik mengenai produk ataupun layanan yang anda tawarkan.

Deskripsi bisnis atau project

Pada bagian ini intinya adalah anda menganalisa satu persatu mengenai ringkasan yang telah anda jabarkan sebelumnya.
a. Bagian pertama mulailah menulis mengenai sejarah dan latar belakang project anda. Hal ini penting untuk mereview pekerjaan yang sedang anda lakukan. Anda dapat menjabarkan seluruh data yang berkaitan dengan bisnis anda saat ini.
b. Deskripsi mengenai manajemen merupakan bagian selanjutnya. Pada tahap ini perlu dijelaskan bagaimana nantinya bisnis anda dijalankan. Seperti apakah gaya kepemimpinan anda nantinya, bagaimana nantinya keputusan akan dibuat dan difasilitasi. Pertemuan bisnis seperti apa yang harus ditindaklanjuti untuk melancarkan bisnis anda.
c.Pada bagian ini anda perlu memutuskan mengenai struktur bisnis yang akan anda gunakan apakah berbentuk CV, PT bahkan apabila sekedar rekanan. Keputusan yang anda buat akan sangat berpengaruh pada konsekuensi pajak dan hukum lainnya. Apabila anda kurang yakin anda dapat memanfaatkan jasa konsultasi bisnis khusus untuk wirausaha kecil dan menengah.

Target market untuk produk anda

Saat ini anda pada tahapan untuk menonjolkan keunikan dari produk anda. Marketing adalah menjual dan sudah menjadi hukum alam bahwa sebuah bisnis tanpa pemasaran yang baik tak akan bertahan lama. Mendapatkan order atau klien, menjual musik anda adalah hal yang sangat penting untuk bisnis anda. Untuk bisa berkompetisi dengan sukses di bisnis musik, anda harus menerapkan setiap strategi yang dilakukan oleh wirausahawan sukses.
Berikut strategi Pemasaran yang harus dilakukan:
Kembangkan produk anda, misalnya dalam hal ini musik anda apabilanya trend yang berkembang saat ini adalah lagu bercorak melayu, melankolis dan sangat nge-pop, anda dapat mengembangkan musik indie.
Lakukan riset pasar, hal ini penting sekali untuk mengetahui target market anda dan tipikal calon pelanggan anda. Langkah selanjutnya dan merupakan tantangan terberat adalah memperkenalkan produk anda kepasar. Pada fase ini anda dihadapkan pada berbagai tehnik pemasaran, alih-alih menggunakan strategi pemasaran biasa yang notabene menghabiskan banyak biaya seperti misalnya beriklan di media, anda dapat memasarkan musik anda melalui social media seperti facebook, blog pribadi dan twitter.
Namun hal ini tidak berarti anda telah sukses dalam melakukan penjualan. Pemasaran melalui social media tak semerta-merta efektif anda tetap harus mengedepankan kreativitas anda untuk menjaring calon pelanggan.
Sekali lagi untuk menentukan target pasar dan posisi produk anda didalamnya, anda harus menemukan korelasi unik dan positif yang membuat produk anda mampu menembus pasar yang sudah jenuh. Ini merupakan proses dari riset pasar dan anda membutuhkan informasi umum dan spesifik mengenai pasar untuk produk anda.
Informasi pasar secara umum
Informasi pasar secara umum untuk seorang musisi ataupun seseorang yang berkarir di bidang musik adalah industri musik itu sendiri. Tanpa pemahaman umum mengenai konteks pasar industri musik dalam konteks lebih luas anda akan mengalami kesulitan untuk memasarkan produk dalam hal ini musik anda. Penting bagi seorang musisi saat ini untuk memiliki informasi yang memadai mengenai struktur perusahaan rekaman, kontrak rekaman, jalur distribusi, media dan konektivitas antara semua hal ini untuk menciptakan sebuah bisnis musik yang menguntungkan. Anda dapat mempelajarinya melalui buku-buku mengenai industri rekaman, majalah ataupun browsing situs-situs terkait di internet.
Informasi pasar secara spesifik
Pada tahapan ini, yang harus anda lakukan adalah mencari bagian dari industri musik yang cocok dengan anda. Dengan kata lain, anda harus menetapkan siapa calon pelanggan ataupun pendengar yang akan menyukai musik anda. Anda harus meneliti lebih jauh lagi mengenai perilaku mereka, gaya hidup, hobi bahkan tingkat konsumerisme mereka. Informasi seperti ini beperan penting pada pengembangan strategi pemasaran anda. Dalam bagian ini anda juga perlu mencantumkan kompeititor anda.
Anda harus mengumpulkan informasi sekitar dua atau tiga kompetitor yang menjual produk serupa dengan anda. Misalnya saja apabila anda seorang musisi dan musik yang anda pilih adalah R&B maka kompetitor anda adalah Juniar Arif dan Pazto. Disini anda bisa menganalisa jenis suara mereka, penampilan secara keseluruhan baik live maupun off air serta promosi dan distribusi musik yang mereka lakukan.
Sumber:
http://yea.co.id/lebih-jauh-tentang-business-plan-untuk-bisnis-musik-anda.html

Senin, 20 Juni 2011

Rencana Bisnis Sederhana Untuk Pemula

Para ahli, praktisi dan entrepreneur sepakat bahwa memulai bisnis adalah dengan membuat rencana bisnis/business plan. Sebuah rencana dapat membantu Anda bergerak maju, membuat keputusan, dan membuat bisnis Anda sukses. Namun, tidak semua rencana bisnis adalah sama, tidak setiap bisnis membutuhkan tingkat yang sama detail. Jadi pada setiap bisnis tidak selalu memiliki rencana bisnis yang rumit dan muluk-muluk. Intinya anda memiliki gambaran kedepan dan langkah-langkah riil dalam menjalankan bisnis.
Sebagai contoh, jika anda akan memulai bisnis perhiasan dan menjualnya di suatu tempat misalnya pasar. Meski ini sederhana namun anda harus memiliki gambaran apa yang anda inginkan mengenai bisnis ini, memahami apa yang pelanggan inginkan, bagaimana menemukan cara dalam mengoptimalkan bisnis, bagaimana cara menjualnya, biaya apa saja yang diperlukan dan lain sebagainya. Meski rencana bisnis dari bisnis perhiasan ini tidak detail sampai neraca keuangan, arus kas dan sebagainya namun pasti anda memiliki beragam rencana dengan bisnis ini.
Jika rencana bisnis ini hanya untuk internal anda dan tidak berkaitan dengan pihak luar (misalnya bank) maka rencana bisnis tidak memerlukan sesuatu yang rumit, namun cukup memberikan kejelasan dan arahan kemana bisnis anda.
Konsep Kick-Start, berfokus hanya pada beberapa elemen pemula. Pernyataan Misi, Kunci Sukses, Analisis Pasar, dan Analisis BEP memberikan panduan terhadap pemahaman bisnis Anda.
Berikut sebuah contoh gambarab rencana bisnis
Outline Topic Table Chart
1.0 Executive Summary Highlights
1.1 Objectives
1.2 Mission
1.3 Keys to Success
2.0 Company Summary Startup Startup
3.0 Product Description
4.1 Market Segmentation
4.2 Target Market Segment Strategy
4.3 Market Needs
5.0 Strategy and Implementation Summary
5.1 Competitive Edge
5.2 Sales Strategy Sales Forecast
6.0 Management Summary
7.0 Financial Plan
7.1 Break-even Break-even
7.2 Projected Profit and Loss
7.3 Projected Cash Flow Cash Flow Cash Flow
Meski rencana bisnis tidak harus detail seperti di atas namun cukup disesuaikan dengan kebutuhan.(Galeriukm).
Sumber:
http://articles.bplans.com/writing-a-business-plan/a-simpler-plan-for-start-ups

Minggu, 19 Juni 2011

Tips Mencapai Target Pemasaran

Pemasaran merupakan ujung tombak dari bisnis yang kita miliki. Sebagus apapun produk dari bisnis yang kita miliki, tanpa pemasaran yang baik menjadi tidak ada artinya. Pemasaran bisnis usaha kecil tidak semata-mata menjual hasil produksi, tetapi juga menciptakan image bahwa produk kita baik dan diperlukan. Tugas staff pemasaran adalah menjual sekaligus membangun image produk.
Di dalam mencapai target pemasaran ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar pemasaran dapat dilakukan dengan baik dan sesuai dengan target yang diharapkan bahkan lebih:
1. Selalu menambah pengetahuan kita dari sisi manapun akan produk yang kita tawarkansehingga kita bisa memberi pengertian kepada konsumen, apa keunggulan produk yang kita tawarkan dengan produk lain yang sejenis.
2. Tidak bosan belajar dari siapa saja agar bisa maju.
3. Selalu melebihkan target yang diberikan kepada kita. Semisal kita diberi targetmenjual 100 barang dalam sebulan maka kita harus mencatat bahwa target lebih dari 100. Tapi ingat untuk awal-awal jangan terlalu tinggi dalam melebihkannya, yang rasional saja semisalmenjadi 110 barang.
4. Selalu catat dan pantau perkembangan penjualan yang terjadi dari hari kehari,minggu ke minggu. Sehingga bila ada hambatan bisa cepat ditanggulangi.
5. Memantau dan memotivasi pasar yang sudah ada agar selalu berkembang.
6. Selalu mencari peluang pasar baru, ingat jangan hanya mengandalkan satu duasumber pendapatan, dapatkan sebanyak-banyaknya.
7. Selalu menjaga hubungan baik dengan para pelanggan kita siapapun dia, mulai dari konsumen langsung,agen sampai distributor.
8. Perhatikan bulan-bulan “paceklik ”bagi usaha anda, usahakan inovasi penuh jauh hari sebelumnya untuk mengantisipasinya.
9. Jaga kejujuran kita, kualitas produk dan pelayanan yang kita berikan.
10. Jangan lupa untuk selalu beribadah dan berdoa serta beramal.
Target pemasaran bisa dicapai jika kita melakukan upaya-upaya tersebut secara konsisten dan terus menerus. (Galeriukm).
Sumber:
Bagaimana Meraih Target Kita , Bagus Airlanto ,http://www.andriewongso.com/artikel/entrepreneur_corner/1922/Bagaimana_Meraih_Target_Kita/

Sabtu, 18 Juni 2011

Bagaimana Mengatasi Kegagalan Bisnis

Bagi sebagian kita tentu pernah merasakan kegagalan dalam hidup, entah itu kegagalan dalam skala kecil maupun kegagalan besar yang mempengaruhi kehidupan kita. Di antara kita pun ada yang pernah mengalami sebuah prestasi dan kesuksesan yang mampu mempengaruhi jalan hidup kita. Bagaimana itu bisa terjadi dalam hidup kita. Demikian juga dalam hal bisnis, kegagalan bisnis seringkali tak terhindarkan, yang bisa dilakukan adalah bagaimana mengatasi kegagalan dalam bisnis.Kegagalan biasanya akan membuat semangat melemah bahkan berhenti melangkah ke arah kesuksesan. Kesuksesan kecil biasanya menjadi pemicu untuk meraih sukses yang lebih besar. Tetapi ada kalanya kesuksesan membuat orang terlena untuk terus meraih sukses-sukses yang lain.
Secara preventif mengatasi kegagalan bisnis adalah menghindari hal-hal yang menjadi penyebab kegagalan itu sendiri yang biasa dialami oleh sebagian besar orang. dengan menghindari penyebab kegagalan-kegagalan tersebut kita sedang meniti tangga untuk menuju sukses. Kegagalan dalam satu kesempatan adalah sebuah kewajaran, tetapi kegagalan yang berulang dan pada kasus yang sama tentu perlu kita pertanyakan pada diri kita, apa yang salah? Untuk itu perlu dihindari kebiasaan atau hal-hal yang biasa dilakukan orang-orang gagal.

Penyebab Kegagalan

Agar kita selamat  dalam meniti tangga menuju kesuksesan atau terlepas dari jebakan kegagalan penting bagi kita mengetahui apa saja yang menyebabkan kegagalan dalam usaha bisnis, kegagalan dalam hidup dan kegagalan lainnya.
Pertama, Tidak tahu apa yang diinginkan/tidak tahu tujuan yang tepat.
Dalam bisnis tentu ada target-target tertentu yang harus dicapai dalam usahanya. Dengan tujuan yang pasti maka bisa dievaluasi letak kekurangan dan kelemahan selama operasional bisnis tersebut. Maka langkah pertama tentukan tujuan yang jelas.
Kedua, Tidak mendokumentasikan tujuan
Penting bagi kita untuk mencatat apa-apa yang menjadi tujuan dan sasaran dalam bisnis kita, sehebat apapun pikiran manusia tentu ada keterbatasannya. Selain itu dengan tujuan yang hanya di angan-angan lebih sulit untuk digambarkan.
Ketiga, Selalu mencari Alasan mengenai kegagalan
Lebih mudah bagi kita untuk menyalahkan orang lain dan keadaan daripada mencari kesalahan sendiri. Bisnis dan usaha mungkin dipengaruhi oleh  keadaan dan lingkungan sekitar, tetapi menyalahkan orang lain dan melarikan diri dari tanggung jawab pribadi merupakan penyebab kegagalan. Kalimat bijak mengatakan lebih baik menyalakan lentera daripada mengutuki kegelapan. Meski kita teriak-teriak dan mengumpat di saat gelap gulita tidak ada lampu, keadaan tetap gelap. Jika kita nyalakan lentera ruangan menjadi terang benderang.
Keempat, NATO (No Action Talk Only)
Kebanyakan orang gagal hanya berhenti pada pikiran-pikiran dan rencana besar tetapi lupa mengerjakan hal-hal kecil yang sesungguhnya akan memiliki pengaruh besar tehadap kesuksesan dalam hidupnya.
Kelima,Membatasi diri
Merasa diri tidak mampu untuk sukses dan terlalu kecil untuk mencapai hal-hal yang besar. Biasanya orang merasa terlalu tua untuk melakukan sesuatu, atau terlalu muda untuk sukses, tidak punya modal untuk sukses. Kita adalah apa yang kita pikirkan tentang diri kita, kalau kita berfikir kita adalah pecundang maka kita akan benar-benar menjadi pecundang, tetapi jika kita berfikir bahwa kita adalah orang yang mampu untuk sukses maka itu adalah modal dasar untuk sukses.
Keenam, Selalu mencari Jalan Pintas dan malas.
Orang malas biasanya tidak mau bersusah payah dalam mencapai sesuatu, segala sesuatu ingin diperoleh dengan cara instans dan mudah. Jalan kesuksesan merupakan jalan berliku dan penuh tantangan. Maka tidak ada jalan pintas untuk sukses. Kesuksesan yang diperoleh dengan jalan pintas adalah semu dan tidak akan berumur panjang.
Ketujuh,Berada pada lingkungan yang salah
Lingkungan dan teman adalah faktor yang cukup berpengaruh dalam cara kita berfikir dan melakukan tindakan, jika kita hidup dan bergaul dengan orang-orang yang mudah putus asa maka kita juga akan seperti itu. Maka hindarilah lingkungan yang tidfak kondusif.
Delapan,Tidak bisa mengatur waktu dan prioritas
Dalam hidup kita ada beberapa hal yang memerlukan alokasi waktu dan penanganan bagi diri kita. Beberapa hal tersebut ada yang sifatnya mendesak dan penting, mendesak dan tidak penting, tidak mendesak dan penting, tidak mendesak dan tidak penting.  Kebanyakan orang gagal selalu memberi porsi yang lebih untuk  hal-hal yang sifatnya tidak mendesak dan tidak penting atau tidak penting dan mendesak.  Kedua hal tersebut bukanlah pekerjaan yang mestinya dilakukan oleh orang sukses. Idealnya adalah kita mengerjakan hal-hal yang penting dan tidak mendesak, mengerjakan pekerjaan ini adalah pekerjaan yang selalu dalam perencanaan matang. Dalam hal-hal tertentu kita bisa memberi porsi untuk melakukan pekerjaan yang mendesak dan penting. Pekerjaan seperti ini biasanya karena kondisi-kondisi di luar rencana yang perlu penanganan segera.
Sembilan,Salah strategi atau salah mengambil tindakan
Memeilih strategi yag salah ibarat menaiki tangga yang bersandar pada dinding yang salah, sekeras apapun upaya kita menaiki tangga itu tetap tidak akan membuahkan sampai pada tujuan, karena tangga tidak disandarkan pada dinding yang benar. Hal ini sama dengan bisnis yang dijalankan dengan strategi yang tidak benar.
Sepuluh, Kurang mau mengembangkan diri
Kesuksesan adalah proses yang dinamis, lingkungan bisnis juga merupakan sesuatu yang dinamisa dan terus berkembang, jka tidak mau belajar dan beradapasi dengan lingkungan maka akan menuai kegagalan.
Sebelas,Mudah Putus asa
Kegagalan adalah hal yang wajar dalam dunia usaha, dan dalam hal apa saja. Yang terpenting adalah bagaimana bangkit dari kegagalan dan menemukan jalan keluar dari kegagalan tersebut dengan menganalisa penyebab kegagalan. Banyak orang sukses yang berawal dari kegagalan, tetapi tidak berhenti dan tetap tidak putus asa meraih kesuksesan.
Dua Belas,Kurang menggunakan Pikiran bawah Sadar
Tiga Belas, kurang membangun hubungan baik dengan orang lain.
Tidak ada orang sukses tanpa bantuan orang lain, apalagi dalam bisang usaha. Membangun hubungan dan relasi dengan setiap orang merupakan salah satu pintu memperoleh kesuksesan. Kalimat bijak mengatakan Satu Musuh Sudah terlalu Banyak, Seribu Kawan belumlah cukup. Maka kembangkan terus jalinan pertemanan dengan siapapun.
Empat Belas,Sombong dan berhenti Belajar
Merasa cukup dan berpuas diri lalu berhenti menggali ilmu dan belajar dari orang lain, lingkungan sekitar dan referensi-referensi penting hanya akan mempercepat kegagalan.
Hindari keempat belas hal tersebut untuk meraih kesuksesan dalam hidup dan bisnis. Mengatasi kegagalam bisnis dapat dilakukan dengan tindakan preventif dengan mewaspadai penyebab-penyebab kegagalan.
(Galeriukm)

Jumat, 17 Juni 2011

Bagaimana Memulai Bisnis Rumahan

Bisnis rumahan merupakan usaha sambilan yang dilakukan di rumah. Karena hanya sambilan kadang kala bisnis rumahan tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh sehingga penghasilannya ya juga sambilan. Namun jika ditekuni dan dilakukan dengan serius bisnis rumahan bisa mendatangkan penghasilan yang bahkan jauh lebih besar dari gaji menjadi pegawai.
Agar usaha rumahan bisa mendatangkan keuntungan dan penghasilan yang besar bagi anda, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Berikut langkah-langkahnya:
1. Libatkan keluarga dalam perencanaan bisnis. Pertimbangkan juga meminta pendapat dari para tetangga. Namun hati-hati, bisa saja mereka iri kemudian menjelek-jelekan produk atau jasa kita, sehingga akan memunculkan keraguan.
2. Pastikan segalanya telah siap sebelum memulai usaha. Supaya tidak lupa, alangkah baiknya membuat daftar mengenai apa saja yang harus ada sebelum sebuah usaha dimulai. Jika daftar sudah dibuat pastikan tidak ada yang tertinggal.
3. Tekan biaya seminimal mungkin. Kuncinya adalah tidak semua peralatan kerja dan sarananya harus baru.
4. Tahu secara mendalam mengenai produk atau jasa yang akan dijual. Kita harus mengetahui manis dan tidak manisnya usaha yang akan dijalankan.
5. Perlakukan semua konsumen dengan standar yang baik. Yang jelas, jika pelayanan kita ramah, minimal mereka akan mengingat kita karena kesan pertama yang sangat baik.
6. Harga jual yang masuk akal sesuai dengan target konsumen.Jika belum berpengalaman, yang paling mudah adalah melihat harga pesaing sejenis yang memiliki ciri hampir sama dengan kita.
7. Selalu siap dengan perubahan. Kita harus terus memperbaiki kualitas produk dan di sisi lain terus mencoba agar dapat berproduksi secara lebih efisien.
Jika anda telah memiliki usaha rumahan dan penghasilan masih stagnan, mungkin anda perlu melakukan pembenahan-pembenahan. Cross cek langkah-langkah yang sudah ditempuh danlakukan perubahan.(Galeriukm).
Sumber:
http://www.majalahduit.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=406:den&catid=50:cat-tips&Itemid=66

Kamis, 16 Juni 2011

Kiat Sukses Bisnis Makanan

Bisnis makanan menjadi ladang bisnis yang menarik minat banyak orang. Hal ini disebabkan Peluang Bisnis pada sektor makanan lumayan menggiurkan. Selagi manusia membutuhkan masih membutuhkan makanan maka peluang bisnis di sektor makanan sangat terbuka. Belum lagi aktivitas manusia yang tidak puas dengan memasak sendiri tetapi ingin membeli makanan yang sudah jadi.
Namun sejalan dengan Peluang Bisnis makanan yang terbuka lebar tersebut, pelaku usaha di sektor makanan juga tidak kalah banyaknya. Sebagian menuai sukses sebagian lagi akhirnya gulung tikar karena dagangan tidak laku.
Untuk dapat bertahan dan eksis pada sektor bisnis makanan ini ada beberapa kiat yang perlu ditempuh agar sukses dalam bisnis makanan, antara lain sebagai berikut:
1. Pikirkan ide bisnis makanan apa yang dipilih dan jalankan dengan kesungguhan hati.
Awali dengan analisa kemungkinan-kemungkinan bisnis makanan yang laris, kemampuan, segmen pasar,resiko dan lain-lain. Jangan lupa jika sudah yakin jalankan dengan penuh kesungguhan jangan setengah-setengah.
2. Ciptakan Sesuatu yang berbeda dan menarik perhatian dari bisnis makanan yang dijalankan.
Salah satu memenangkan persaingan bisnis kuliner adalah menciptakan sesuatu yang berbeda. Jika bisnis anda adalah bakso, buatlah bakso yang berbeda dengan bakso-bakso lainnya.
3. Ciptakan Self Belonging (Rasa Memiliki) Pada karyawan terhadap usaha kita.
Pelayanan kepada pelanggan juga memberi andil kesuksesan bisnis makanan, rasa memiliki dari karyawan mendorong mereka melakukan pekerjaan sepenuh hati dan ramah kepada pembeli.
4. Ciptakan Cita Rasa Yang enak Pada Makanan
Ini adalah faktor terpenting dalam berbisnis makanan, rasa makanan yang enak menjadi hal yang paling dicari oleh pembeli.
Apapun bentuk bisnis makanan yang dijalankan, tantangannya adalah menciptakan sesuatu yang berbeda dari bisnis makanan yang lain. Jika mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dan bernilai positif maka Insya Allah Bisnis makanan akan lancar.(Galeriukm).

Rabu, 15 Juni 2011

Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas

Di dalam bekerja atau menjalankan usaha, kita sering membuang banyak waktu dalam aktivitas sehari-hari. Sehingga setiap waktu menjadi tidak produktif. Namun ada cara sederhan untuk menjadikan aktifitas lebih produktif. Pertimbangkan lima tips berikut  untuk mendapatkan lebih banyak dilakukan dalam satu hari dan dapat meningkatkan produktivitas.
1. Bagilah pekerjaan menjadi beberapa pekerjaan kecil dan berikan tenggat waktu penyelesainnya.
Untuk melakukan cara pertama ini Anda dapat memulai dengan membuat prioritas dari pekerjaan yang harus dilakukan setiap hari. Tuliskan ” to-do list “setiap malam dan penjadwalan tugas masing-masing. Jika perlu pasang timer di sebelah meja Anda untuk memastikan Anda menjaga tenggat waktu yang Anda tetapkan.
2. Delegasikan tugas yang tidak menghasilkan pendapatan.
Pembukuan, penggajian dan copywriting tiga tugas pengusaha sering mencoba untuk menangani sendiri untuk menghemat uang. Tapi mereka sering tidak memenuhi syarat atau dilengkapi untuk menangani tugas-tugas ini dan akhirnya kehilangan waktu yang berharga yang dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan.
Outsourcing untuk kegiatan ini memungkinkan pengusaha mencurahkan lebih banyak waktu untuk menghasilkan uang.
3. Hentikan Terlalu Sering Membuka Email
Perangkat digital di satu sisi membantu aktivitas sehari-hari, sedemikian mudah dan akrabnya sengan teknologi ini membuat kita terjebak pada aktivitas yang kurang penting. Terlalu sering membuka email yang tidak terlalu penting yang masuk ke dalam inbox akan membuang-buang waktu.
4. Manfaatkan Teknologi Untuk mendukung produktivitas.
Ada banyak teknologi dan perangkat lunak yang mendukung penghematan waktu dalam bekerja. Misalnya saja Microsoft Outlook, Excel dan program perangkat lunak umum lainnya dengan built-in fitur hemat waktu. Namun banyak pemilik usaha berakhir membuang-buang waktu karena mereka tidak pernah belajar bagaimana benar menggunakan program ini – dan cara pintas.
5. Berikan Pelatihan Kepada Karyawan Secara Memadai.
Cukup menguras waktu besar bagi pemilik bisnis adalah karyawan yang terus-menerus mengajukan pertanyaan kepada anda. Jika hal ini terjadi pada Anda, masalahnya mungkin bahwa mereka tidak cukup terlatih untuk melakukan pekerjaan mereka.
Pastikan Anda memiliki sumber daya dan prosedur pelatihan di tempat terbaik untuk mempersiapkan dan mendukung karyawan dalam pekerjaan mereka. (Galeriukm).
Sumber:
http://www.entrepreneur.com/article/220081