do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Sabtu, 10 Oktober 2015

CARA MEMPERCEPAT KINERJA WINDOWS 7



TUTORIAL
 WARNET  VAST RAHA



























2015



CARA MEMPERCEPAT KINERJA WINDOWS 7


Banyak faktor dari segi lambatnya memang tapi jika  anda merasa baru menginstal program atau aplikasi dan keadaan proses lambat itu terasa pada saat menghidupkan komputer, mungkin akan sangat mudah untuk langsung mengetahui dimana letak atau apa yang harus anda lakukan untuk mempercepat kinerja loading atau booting Windows saat login startup.
Yang pertama saat komputer sudah mulai normal caranya agar tidak kembali lambat saat startup berikut tahapannya:
  • Buka Run
  • Ketikan “msconfig” (tanpa tanda kutip ) Enter
  • Pilih startup (buang centang yang tidak perlu atau program yang baru saja di install)
  • Apply dan ok


 
Matikan Proses Startup Yang Tidak Perlu

Buka start menu windows, pilih Run.. dan tuliskan msconfig kemudian klik OK. Pilih tab Startup dan uncheck semua program windows yang tidak ingin anda jalankan saat proses booting seperti program chatting, media player dan e-mail client.
pilih program startup

Pastikan anda membiarkan program antivirus dan firewall untuk berjalan saat startup
Kemudian pilih tab Boot dan check "No GUI boot", klik Apply dan tutup jendela msconfig dengan OK.

Defrag Hard Disk Komputer Secara Berkala

Defragment hard drive komputer dimaksudkan untuk menata ulang file dan data yang sudah tersimpan namun belum tertata rapi. Tidak ada efek samping data hilang atau terhapus jika menjalankan program disk defragmenter pada windows.
4. Sebagai pengalaman, selanjutnya pilih tab "Services" pada menu atas dan check list "Hide all Microsoft services" di bawah. Sama seperti langkah sebelumnya, pilih hanya program yang penting berjalan pada saat dinyalakan komputer.

5. Kemudian klik Apply dan OK, selanjutnya restart komputer sesuai petunjuk.

Lamanya proses defrag hard disk tergantung banyak tidaknya file yang tersimpan dalam masing-masing drive (C, D, E). Sebelum melakukan langkah ini, sebaiknya anda menutup semua program yang sedang berjalan.

Minimal Free Space Hard Drive

Di drive mana anda menginstal sistem operasi windows 7? Pastikan drive tersebut minimal memiliki 20% free space agar proses booting tidak memakan waktu lama.
free space minimal windows 7

Contohnya, kang topjer menginstal windows 7 di drive C maka drive tersebut harus memiliki minimal 20% free space yang tidak dipakai.

Manfaatkan Disk Cleanup Windows

Disk cleanup adalah program bawaan microsoft windows yang berfungsi untuk membersihkan file sampah seperti temporary files, log files dan file yang masih ada di Recycle Bin.

File-file tersebut nantinya akan dibuang dan dihapus secara permanen dari hard disk. Efeknya tentu saja ruang kosong hard drive akan bertambah serta kinerja komputer meningkat termasuk proses booting.


Apa Saja Fitur Baru Software CCleaner V4?

Dimulai dari segi tampilan, pembaharuan ikon dan grafik aplikasi CCleaner versi 4.00 memberikan kesan fresh pada aplikasi windows dengan tugas utama membersihkan file-file sampah yang tentunya sudah tidak fresh lagi.
  1. Duplicate file finder merupakan menu tambahan yang berguna untuk mencari dan menemukan file-file dengan nama, tipe serta tanggal pembuatan sama. Menghapus duplicate file akan menambah kapasitas ruang kosong hard disk komputer anda.
  2. Dapat digunakan untuk komputer/laptop dengan sistem operasi Microsoft Windows 8, 7, Vista dan XP baik 32-bit maupun 64-bit.
  3. Sudah terintegrasi dengan program-program versi terbaru seperti antivirus Avast 8, Real Player 16 dan Photoshop CS6.
  4. Peningkatan kinerja yang lebih baik pada sisi Registry cleaner, Drive wiper serta pengaturan startup program komputer.
  5. Optimalisasi kinerja program untuk sistem operasi 64-bit pada windows 7 dan windows 8.

Lebih Jauh Mengenal Duplicate File Finder Software CCleaner

Karena Duplicate file finder merupakan fitur baru yang sebelumnya tidak ada di CCleaner versi 3.28, menu ini layak mendapat sorotan lebih.

Fitur ini berfungsi untuk mencari dan menemukan file duplicate dengan nama, ukuran, lokasi penyimpanan serta tanggal pembuatan sama yang tersimpan dalam hard disk komputer. Anda dapat membuka fitur File finder melalui menu 'Tools' pada aplikasi CCleaner versi 4.00
fitur file finder
Fitur baru aplikasi CCleaner V4 - Duplicate file finder

Proses pencarian file duplicate berlangsung sesuai banyaknya file dalam hard disk komputer yang di scan, bisa cepat bisa juga cukup lama.

Setelah ditemukan daftar file yang 'diduga' adalah duplicate file, anda dapat menghapus file tersebut untuk
menambah kapasitas ruang kosong hard disk komputer.

Berhati-hatilah dalam menghapus salah satu file tersebut, pastikan name, size dan creation date memiliki kesamaan persis.

File duplicate umumnya berasal dari sifat manusiawi yang pelupa, mengirimkan file baru yang sebenarnya sudah ada dalam hard disk. Atau karena ulah program komputer yang mampu menggandakan file.

Software CCleaner terbaru versi 4.00 sudah dapat di download melalui website
www.piriform.com dengan fitur yang lebih optimal untuk memaksimalkan kinerja komputer windows.


Optimalkan Kecepatan Windows dengan Disk Cleanup


Sebenarnya selama menggunakan komputer, ada riwayat tersendiri bagi windows dengan menyimpan "temporary files" yang telah digunakan. File yang tidak diperlukan ini tersimpan pada hard disk tanpa disadari oleh pengguna, mengambil ruang hard disk dan otomatis semakin lama semakin banyak sehingga dapat memperlambat komputer.

Disk Cleanup menghapus file-file sementara tersebut, termasuk mengosongkan Recycle Bin, menghapus berbagai file sistem dan item lain yang tidak diperlukan lagi. Ikuti petunjuk langkah-langkah berikut tentang cara melakukan Disk Cleanup.

1. Klik ikon windows, dan ketikan "disk cleanup" (tanpa tanda kutip) pada kotak search (sama seperti langkah diatas), kemudian tekan Enter , atau biasanya sudah terlihat diatasnya tinggal dipilih. Alternatif lain yaitu dengan cara Klik ikon windows - All Programs - Accessories - System Tools - Disk Cleanup.

Disk Cleanup
2. Pada langkah ini pada dasarnya dapat di check list/ dipilih semua untuk dibersihkan, tetapi bisa juga dipilih hanya sesuai keinginan, rekomendasi pilih saja semua biar bersih :D. Klik OK untuk lanjut dibersihkan. Selanjutnya ada peringatan "Delete files". Klik saja Delete files dan tunggulah beberapa saat, kecepatannya tergantung spesifikasi komputer.

Disk Cleanup
Disk Cleanup
3. Disarankan untuk restart setelah Disk Cleanup dan rasakan perbedaannya.

Defragment Hard Disk Komputer Windows


Istilahnya Fragmentasi membuat hard disk melakukan pekerjaan tambahan yang dapat memperlambat komputer. Disk Defragmenter menata kembali data, file, software yang terfragmentasi sehingga hard disk komputer dapat bekerja lebih efisien, lebih terstruktur dan lebih cepat.

Perlu diketahui Disk Defragment ini sebaiknya dinonaktifkan saja otomatisnya, karena program ini sebenarnya sudah tersetting otomatis dari pembawaan windows, namun hal ini bisa memperlambat windows tanpa disadari. Jadi sebaiknya Disk Defragment di Manual saja seperti langkah berikut.

1. Klik ikon windows, dan ketikan "disk defragmenter" (tanpa tanda kutip) pada kotak search, kemudian tekan Enter, atau biasanya sudah terlihat diatasnya. Alternatif lain yaitu dengan cara Klik ikon windows - All Programs - Accessories - System Tools - Disk Defragmenter.

defragment
2. Seperti gambar diatas ada beberapa partisi Hard Disk yang mau di defragment, pilihlah windows yang sesuai, diatas ada windows XP soalnya saya pake 2 sistem windows dalam 1 komputer :D.

3. Klik Defragment disk pada Partisi Hard Disk sesuai pilihan. Rekomendasi cukup yang sistem windowsnya saja. Tunggulah beberapa saat tergantung dari spesifikasi komputer kecepatannya.

4. Terakhir jangan lupa setting Defragment disk ini manual saja. Diatas ada tombol Turn off schedule… Hilangkanlah check list sehingga fitur ini berfungsi manual.

5. Restart lagi biar yakin.

Pengaturan Kinerja visual effects Komputer windows


Jika Windows berjalan lambat, bisa mempercepatnya dengan menonaktifkan beberapa efek visual. Ini mungkin diperlukan jika memiliki spesifikasi komputer yang biasa, tetapi jika diatur lebih baik.

1. Klik kanan pada ikon Computer dan pilih Properties.

visual windows properties
2. Pilihlah Advanced system settings sebelah kiri, selanjutnya klik settings..

visual windows properties
3. Hilangkanlah check list pada fitur yang tidak diperlukan, yang sekiranya dapat memperlambat komputer atau mungkin bisa dilihat seperti punya saya pada gambar. Kemudian klik Apply atau OK.

visual windows properties
Tampilan mungkin akan sedikit berubah, tetapi hal tersebut dapat mempercepat performa sebuah komputer - laptop dan bisa dirubah setiap saat kesemula untuk disesuaikan. Namun perlu diketahui agar komputer senantiasa terasa seperti baru, maka lakukan langkah-langkah diatas secara berkala, misalnya sebulan sekali. Selesai sudah, mudah-mudahan setelah langkah-langkah diatas dapat mempercepat komputer seperti baru lagi.

1. Beberapa Penyebab Komputer Lambat

Penyebab utama yang membuat komputer lambat adalah Software atau aplikasi yang terinstal. Hal ini dapat mempengaruhi integritas dan kinerja sistem operasi dalam berbagai cara. Dibawah ini adalah beberapa penyebab utama komputer menjadi lambat :

1.1 Fragmentasi  Hard disk

Pada hard disk yang sempurna, setiap file yang ditulis dalam satu potongan yang bersebelahan dengan tidak ada ruang kosong di depan atau di belakangnya. Dalam prakteknya, bagaimanapun, file tidak statis. Selalu ada penambahan file baru, bertambah atau berkurangnya ukuran file yang ada, atau bahkan ada file yang dihapus yang menyebabkan adanya ruang kosong diantara susunan file-file yang ada.

Fragmentasi adalah apa yang terjadi ketika file ditulis ke potongan-potongan kecil di ruang kosong di seluruh hard disk. Sistem file NTFS telah membantu mengatasi masalah ini yaitu dengan mengutamakan menyimpan data secara bersebelahan selama ruang yang cukup masih tersedia.

Tetapi walau bagaimanapun fragmentasi hardisk akan bertambah banyak seiring dengan aktifitas kita menambah, mengedit dan menghapus file-file pada hardisk tersebut. Informasi lain mengenai fragmentasi hardisk ini dapat dilihat pada postingan sebelumnya "
mengenal fragmentasi dan defragmentasi pada hardisk".


1.2 Aplikasi yang berjalan dan kapasitas RAM

Penyebab kedua yang menyebabkan komputer lambat adalah banyaknya aplikasi yang berjalan dan kecilnya kapasitas memory atau RAM yang terpasang. RAM atau Random Access Memory adalah bentuk penyimpanan data sementara untuk sistem operasi dan program yang berjalan.

Masalahnya adalah ketika jumlah RAM terbatas dan ketika lebih banyak ruang diperlukan maka Virtual Memory Manager (VMM) akan memindahkan sebagian data ke swap file pada hardisk. Proses swapping dari memori ke hard disk ini tentu saja dapat memperlambat sistem karena hard drive lebih lambat dibandingkan dengan media penyimpanan memory atau RAM tersebut.

Kesalahan lainnya adalah semakin banyak software aplikasi yang diinstal yang biasanya setiap software akan menambahkan sendiri ke Windows Auto Start dan tentu saja hal ini akan semakin membebani kinerja memory dan akhirnya bisa memperlambat sistem komputer kita..

1.3 Space yang tersisa pada Hardisk

Masalah ini berhubungan langsung dengan yang disebutkan sebelumnya yaitu VMM. Windows membutuhkan ruang untuk menyimpan data sementara pada hard drive. Ketika ruang yang tersisa pada sistem drive sangat minim, maka perangkat lunak dan seluruh sistem operasi menjadi tidak responsif atau komputer menjadi hang.

1.4 Malware


Malware adalah singkatan dari malicious software atau perangkat lunak berbahaya. Ini adalah bagian dari perangkat lunak yang biasa dikenal sebagai virus, adware, atau worm yang menginfeksi komputer dan memakan sumber daya sistem sehingga mengganggu dan dapat menurunkan kinerja sistem secara keseluruhan.

Informasi mengenai malware ini bisa dilihat pada postingan sebelumnya tentang "
pengertian dan jenis-jenis malware".

1.5 Registry Windows

Hampir setiap komponen dari sistem operasi menyimpan pengaturan dan konfigurasi informasi dalam Registry Windows . Ini termasuk driver hardware, profil pengguna, dan aplikasi atau program dari pihak ketiga, Registry Windows adalah database hirarki yang kompleks dan terus dirujuk untuk informasi tentang komputer.

Masalah dengan database adalah bahwa entri menjadi usang. Software yang dihapus, misalnya, dapat meninggalkan kunci registri yang tidak lagi memiliki fungsi apapun. Di sisi lain, proses instalasi program yang salah atau komputer yang crash dapat menyebabkan konflik atau rusaknya file registry penting. Masalah dengan registri ini akan menyebabkan komputer menjadi lambat karena kesulitan dalam menemukan informasi yang sedang dicari.

1.6 Masalah Hardware

Masalah hardware bisa bermacam-macam. Sebuah bagian dari perangkat keras dapat rusak atau mungkin ada konflik driver yang menyebabkan komputer melambat. Isu-isu ini tidak bisa ditebak dan sering kali kita sulit untuk memecahkan masalah.

1.7 Overheating

Dalam sebuah CPU komputer terdapat kipas (fan) yang berfungsi untuk mengalirkan udara untuk menjaga komponen hardware seperti CPU (Central Processing Unit), power supply, dan kartu grafis dari overheating (kepanasan). Kinerja komputer dapat menurun secara drastis jika Prosesor terlalu panas. Penyebab overheating ini biasanya karena fan Processor yang mati atau kotor.

1.8 Kartu Grafis

Sebuah kartu grafis dengan 'shared memory' biasanya memory yang onboard tidak mempunyai memori sendiri, tetapi berbagi dengan memori RAM . Jadi setiap kali komputer menjalankan suatu aplikasi yang membutuhkan visual yang bagus seperti game dan aplikasi multimedia maka share memori akan penuh sehingga apabila kapasitas RAM kecil maka akan membuat sistem lambat atau bahkan crash . Untuk menghindari hal tersebut maka disarankan untuk memakai kartu grafis yang mempunyai memori sendiri.

2. Bagaimana Caranya Mempertahankan Performa Komputer dalam Kondisi Terbaik

Hal pertama yang harus kita ketahui adalah bahwa seiring dengan berjalannya waktu, windows yang kita gunakan akan semakin melambat. Hal ini terjadi karena adanya aktifitas kita seperti browsing, update driver, menulis dan menghapus data, menginstal dan uninstal software dan lain sebaginya yang menyebabkan terjadinya fragmentai hardisk, bertambahnya file temporary yang tidak diperlukan lagi, dan sebaginya yang semuanya itu akan berpengaruh pada melambatnya performa komputer.

Namun, dengan melakukan perawatan yang tepat maka kita bisa mempertahankan agar performa komputer tetap dalam kondisi terbaik. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan itu.

2.1 Membuat Partisi Khusus untuk System dan Data 

File sistem dan data pribadi harus disimpan pada partisi terpisah dan lebih baik lagi disimpan pada hardisk yang berbeda. Ini akan menguntungkan Anda karena dua alasan yang sangat praktis. Pertama-tama, drive sistem Anda tidak akan cepat mengalami fragmentasi. Kedua, data pribadi Anda akan aman dalam kasus sistem operasi gagal booting atau perlu diinstal ulang.

Membagi hardisk menjadi 2 partisi atau lebih ini sebaiknya dilakukan pertama kali saat kita menginstal windows. Tetapi kita juga bisa membagi atau mengatur ulang besarnya partisi ini saat windows telah terinstal. Yang harus diperhatikan adalah selalu lakukan backup data terlebih dahulu sebelum melakukan pengaturan partisi hardisk.

Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mem-partisi hardisk. Ingatlah untuk memberikan ruang yang cukup pada partisi sistem, karena hal ini membantu sistem operasi untuk bekerja dengan lancar.

Untuk Windows 7 setidaknya alokasikan space hardisk untuk partisi sistem sebesar 20 GB atau lebih apabila kita berencana untuk menginstal banyak software. Pastikan partisi ini memiliki minimal 5 GB free space setiap saat. Jika kurang maka kita harus meng-uninstal program, menghapus file atau mengatur ulang besarnya partisi dengan tool bawaan Windows yaitu Disk Management Tool.

Untuk mengelola partisi hardisk pada Windows 7 caranya adalah sebagai berikut:

Klik > Start Menu, kemudian ketik : partition pada kotak  > Search Programs and files

Akan muncul jendela > Disk Managemet, disini kita bisa melihat ukuran dan berapa banyak free space yang tersisa.

Untuk menambah kapasitas partisi sistem, maka kita terlebih dahulu harus mengecilkan partisi yang lain. Sebaliknya juga apabila kita ingin menambah partisi yang lain maka partisi sistem yang harus dikecilkan terlebih dahulu.
http://1.bp.blogspot.com/-fw8Dv9W_s1A/VUH2xiZTD9I/AAAAAAAAGco/2or7Dm7tRbA/s1600/winspeed_1.jpg

Klik kanan partisi yang ingin dikecilkan, kemudian klik > Shrink Volume, tunggu sebentar sampai tool ini melakukan perhitungan besarnya space yang memungkinkan untuk dikecilkan selanjutnya kita tentukan nilainya dalam satuan MB. Setelah itu klik > Shrink to start the process.
http://3.bp.blogspot.com/-R2_BEgM7QmU/VUH28Ox9SVI/AAAAAAAAGcw/gVCf7dVhwQc/s1600/winspeed_2.jpg

Setelah berhasil maka akan muncul > Unallocated pada jendela Disk Management tersebut. Selanjutnya kita bisa menggunakan space tersebut untuk ditambahkan ke partisi yang ada atau membuat partisi baru.

Untuk menambahkan space tersebut ke partisi yang lain, tinggal klik kanan pada partisi yang akan ditambahkan, pilih > Extend Volume...

Sedangkan apablila akan membuat partisi baru dari unallocated space yang tadi, maka klik kanan dan pilih > New Simple Volume ... dan ikuti langkah-langkah selanjutnya, yaitu menentukan besarnya space yang akan dialokasikan ke partisi baru, menentukan drive letter, dan file system yang akan digunakan. Tips : Gunakanlah file system NTFS saat akan memformat partisi.
http://1.bp.blogspot.com/-6-jspXtQaRY/VUH3OE17tHI/AAAAAAAAGc4/qyJsYSj9ml4/s1600/winspeed_3.jpg


2.2 Memindahkan Semua Data Pribadi ke Partisi Data

Sekarang kita sudah memiliki dua partisi hard disk dan ruang yang cukup pada drive sistem, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa data pribadi seperti folder My Documents dan user profiles yang terdapat pada partisi system (drive C:) ikut dipindah ke partisi yang lain.

Berikut cara untuk memindahkan personal files kita secara manual ke partisi atau drive yang baru :

Klik Start Menu > Klik pada nama user (misal Admin) dan pilih > Open
Klik kanan folder yang akan dipindah, misalnya folder My Documents, klik . Properties, pilih tab > Location , pilih > Move.. pastikan nama foldernya sama dengan nama folder sebelumnya misalnya G:\My Documents

Sekarang apabila Anda menyimpan file ke folder My Document yang ada di start menu atau melakukan send to My Documents, maka otomatis akan tersimpan ke folder G:\My Documents tadi.

http://2.bp.blogspot.com/-JG8_RaPoN2g/VUH3d89jrBI/AAAAAAAAGdA/rSjvEWyfbvU/s1600/winspeed_7.jpg


2.3 Lakukan Disk Cleanup

Utilitas Disk Cleanup akan mencari file-file temporary, file yang terdapat di Recycle Bin, file kesalahan sistem, dan banyak lagi. Untuk menjalankan Disk Clenup klik > Start dan ketik> Disk Cleanup di kolom > Search programs and files. Pilih drive yang ingin dibersihkan dan klik> OK.
Windows akan menghitung berapa banyak space hardisk yang bisa dibersihkan. Pilih file yang ingin Anda hapus, klik> OK.
http://4.bp.blogspot.com/-3M0Dk-vM9mY/VUH3mmAlm-I/AAAAAAAAGdI/oZi5MUoHYmI/s1600/winspeed_8.jpg

Apabila kita menginginkan proses disk cleanup ini berjalan secara otomatis, maka ita harus memasukkannya ke Task Scheduller. Seperti biasa caranya adalah klik > Start dan ketik> Task Scheduler ke dalam kolom pencarian. Dari menu pilih> Create Basic Task ..
Masukkan nama untuk tugas, klik> Next untuk menentukan frekuensi tugas, saya sarankan mingguan, klik> Next lagi untuk memilih hari dan waktu, klik> Next untuk memilih tindakan, dalam hal ini> Mulai program, klik > Next dan> Browse ... untuk> Cleanmgr.exe dari> C: \ WINDOWS \ system32 \ folder, kemudian klik> Open untuk memilih utilitas. Sekarang Anda dapat mengubah drive di mana drive akan dieksekusi. Masukkan> / d diikuti oleh huruf drive masing-masing dan titik dua, misalnya> / d D: ke> Add argumen. Setelah selesai, klik> Berikutnya, melihat ringkasan dan klik> Finish untuk menyimpan tugas.
http://4.bp.blogspot.com/-ITDt-ovi3lI/VUH3vi7o78I/AAAAAAAAGdQ/UUyk-WS1VDA/s1600/winspeed_9.jpg

2.4 Lakukan Defrag Hardisk secara berkala

Anda harus secara teratur melakukan defragment hardisk Anda. Seberapa sering tergantung pada seberapa cepat disk Anda menjadi sangat terfragmentasi, yang tergantung pada seberapa sering Anda menambahkan dan menghapus program atau mengubah file pribadi. Semakin terfragmentasi hard drive Anda, semakin lama juga waktu untuk melakukan defragmentasi maka adalah ide yang baik untuk menjalankan defrag 20% fragmentasi.

Untuk melakukan defrag hardisk bisa menggunakan tool bawaan Windows, caranya klik > Start> All Programs> Accessories> System Tools> Disk Defragmenter atau cukup ketik> defragment ke dalam kolom pencarian di Windows 7.
Defragmentasi ini dilakukan untuk setiap partisi atau hard drive secara terpisah. Terlebih dahulu Anda harus menganalisis disk masing-masing untuk melihat jumlah hardisk yang terfragmentasi. Jika perlu, Anda dapat mulai melakukan defragmentasi.

http://3.bp.blogspot.com/-hAVDGtQ7wG4/VUH342fuy4I/AAAAAAAAGdY/jJdqPXbKo8Y/s1600/winspeed_10.jpg

Secara default pada Windows 7, proses defragmentasi telah dijadwalkan untuk semua disk. Untuk mengubah jadwal Namun, hanya dapat berjalan ketika komputer sebenarnya dihidupkan, dan selama waktu yang dijadwalkan. Untuk mengubah jadwal kapan proses
defragmentasi akan dilakukan, klik tombol > Configure schedule...
http://2.bp.blogspot.com/-zgc_wJHvWv0/VUH4J_U4NEI/AAAAAAAAGdg/d0s_mGS6YhI/s1600/winspeed_11.jpg


2.5 Bersihkan Windows Startup
Saat kita menginstal program maka biasanya program tersebut akan menambahkan diri ke menu startup Windows, saat. Meskipun saat aplikasi ini berjalan kita tidak menyadarinya, namun mungkin saja aplikasi tersebut memakan banyak RAM. Oleh karena itu startup dan menu boot Windows adalah latihan penting dalam menjaga kinerja komputer.

Tempat pertama yang harus Anda membersihkan adalah folder Startup. Klik > Start> All Programs, dan pilih> folder Startup. Hapus semua entri untuk program yang tidak kita inginkan.
http://4.bp.blogspot.com/-UygcTvcvybM/VUH4aYXRwdI/AAAAAAAAGdo/OmH-Pq0XnaM/s1600/winspeed_12.jpg

Karena tidak semua program yang melakukan booting dengan Windows tercantum dalam folder di atas, maka kita harus menggunakan utility msconfig untuk melakukan pengaturan lanjutan. caranya klik Start> ketik > msconfig ke> pada kolom kolom pencarian .

Setelah jendela System Configuration terbuka, klik tab > tab Startup. Periksa entri hati-hati dan hapus tanda centang pada program yang tidak diinginkan untuk di-load secara otomatis pada saat windows booting. Setelah selesai klik OK dan restart komputer Anda.
http://1.bp.blogspot.com/-y3dyR9gVb_E/VUH4i6xwSAI/AAAAAAAAGdw/fgz84lWlJbM/s1600/winspeed_13.jpg

2.6 Meningkatkan Virtual Memory
Seperti dijelaskan di atas, Virtual Memory digunakan apabila pemakainan RAM sudah overload. Memori yang digunakan untuk membuka program yang tidak sering digunakan akan dilimpahkan ke hardisk. Jika Anda tidak dapat meng-upgrade RAM Anda, maka peningkatan performa sistem bisa didapat dengan cara meningkatkan jumlah Virtual Memori ini, yang kita lakukan untuk meningkatkan virtual memori ini adalah dengan meningkatkan ukuran Paging File, yang mendefinisikan jumlah Virtual Memory yang dapat digunakan apabila penggunaan RAM fisik sudah habis.

Tetapi seperti telah dijelaskan sebelumnya, adalah bahwa hardisk ini lebih lambat bila dibandingkan media yang lain seperti USB Flashdisk. Oleh karena itu daripada membuat virtual pada hardisk, maka lebih baik menggunakan flashdisk. Untuk pemakaian jangka panjang tetap saja membeli RAM lebih baik daripada menggunakan cara ini, tetapi apabila untuk pemakaian jangka pendek maka tidak ada salahnya trik ini kita dicoba
Pada Windows 7 fitur ini disebut ReadyBoost dan Anda dapat langsung mengaksesnya dengan cara klik kanan pada USB Flashdisk Anda, kemudian klik kanan dan pilih > Properties.
http://4.bp.blogspot.com/-U-7QRDusy90/VUH4uhU4DNI/AAAAAAAAGd4/yhPC835BA24/s1600/winspeed_14.jpg

Beralih ke tab> ReadyBoost dan pilih opsi > Dedicate this device to ready boost. Klik>
Apply untuk menyimpan perubahan dan tunggu ReadyBoost mengkonfigurasi cache.
http://2.bp.blogspot.com/-lNbRNSnjZmo/VUH42CL_u2I/AAAAAAAAGeA/yrohSzixWZg/s1600/winspeed_15.jpg
Anda kemudian akan melihat blocked out space dibawah > Computer.
http://4.bp.blogspot.com/-lZ3rGTJM1lI/VUH5D6rCn-I/AAAAAAAAGeI/efOemMim_FE/s1600/winspeed_16.jpg

Windows 7 dapat menangani hingga delapan flash drive dan total 256 GB Virtual Memory. Namun, tidak semua flash drive memenuhi karakteristik kinerja yang diperlukan untuk bekerja dengan ReadyBoost. Jika hal ini terjadi, Anda akan diperingatkan.

2.7 upgrade RAM Anda

Ketika Anda telah kehabisan semua langkah optimasi secara software, maka Anda harus mempertimbangkan untuk upgrade hardware Anda. Untuk komputer desktop dan laptop meng-upgrade RAM adalah cara yang murah dan mudah untuk meningkatkan kinerja sistem.

Sebelum Anda pergi untuk membeli RAM baru, namun, pastikan untuk mengetahui apa yang Anda butuhkan. Ada berbagai jenis modul RAM, tidak semua akan masuk ke komputer Anda, dan modul dari produsen yang berbeda atau dengan kinerja yang berbeda tidak boleh dicampur. Selain itu, slot memori di komputer Anda terbatas, dan begitu juga jumlah maksimum RAM yang didukung oleh sistem operasi. Oleh karena itu, sebelum membeli sesuatu sebaiknya kita mencari tahu apa yang dibutuhkan.

Gunakan software
crucial system scanner untuk mengetahui jenis RAM yang diinstal pada komputer Anda.
2.8 Lindungi Sistem Anda dari Malware

Windows dilengkapi dengan beberapa tools standard yang akan melindungi komputer dari serangan malware. Untuk informasi lebih lanjut  bisa dilihat pada postingan sebelumnya tentang
Pengertian Malware dan 10 Cara Menghindari Malware.
2.10 Menggunakan Software Pihak Ketiga 

Selain menggunakan cara manual dengan tools bawaan windows, kita juga bisa menggunakan software pihak ketiga yang di desain untuk pemeliharaan dan pengoptimalan sistem komputer  diantaranya adalah :

Glary Utilities
- Menghapus data sampah dari hard drive dan memulihkan manajer ruang disk -uninstall
- Mengelola startup Windows
- Mengoptimalkan memori bebas
- Defragmentasi registry
- File shredder
- Undeleter berkas
- File duplikat dan kosong folder finder

CCleaner
- File sementara bersih, sejarah, cookie dari browser yang berbeda
- Kosong Recycle Bin Windows
- Windows file yang jelas sementara
- Menghapus file-file sementara dari banyak aplikasi pihak ketiga
- Program uninstaller
- Mengelola System Restore Points


2.11 Perawatan Hardware 

Seperti disebutkan di atas, overheating dapat menimbulkan dampak negatif pada kinerja komputer Anda. Dengan demikian Anda harus secara teratur membersihkan hardware Anda dari debu dan pastikan semua kipas (fan) bekerja secara menyeluruh.

Sebelum Anda mulai, pastikan Anda memahami aturan keselamatan berikut:

Ground-kan listrik statis Anda :
Sebuah Electro Static Discharge (ESD) atau dapat diartikan Pembuangan Listrik Statis dari tubuh kita saat menyentuh peralatan elektronik yang bisa merusak perangkat elektronik tersebut . Oleh karena itu Anda harus melepaskan listrik statis tersebut sebelum Anda bekerja pada interior komputer Anda.

Anda dapat menggunakan gelang anti-statis atau secara manual meng-groundkan tubuh Anda sendiri dengan menyentuhkan tubuh ke logam atau yang paling mudah yaitu bagian logam casing komputer Anda. Sentuhlah sesekali casing komputer untuk menetralkan listrik statis.

Matikan Komputer:
Anda harus mematikan komputer Anda sebelum Anda membuka casing kompter. Shutdown Windows terlebih dahulu dan matikan saklar ON-OFF pada power supply atau cabut kabel Power yang terhubung ke sumber listrik. Jika Anda akan bekerja pada laptop, keluarkan baterai terlebih dahulu.

2.12 Membersihkan Kipas Angin (Fan) dan Pendingin (Heat Sink)

Kipas yang paling penting adalah yang berfungsi untuk mendinginkan Processor. Kipas lainnya adalah seperti yang terdapat pada kartu grafis dan casing komputer. Semua kipas tersebut sangat penting untuk kelancaran sirkulasi udara sehingga komponen hardware tidak mengalami overheating.

Untuk membersihkan kipas ini bisa dilakukan dengan menggunakan vacuum cleaner dan koas pembersih.

2.13 Bersihkan Power Supply

Selanjutnya komponen yang harus dibersihkan adalah Power Supply, dalam power supply ini terdapat kipas internal yang biasanya mejadi tempat berkumpulnya debu. Sama seperti langkah diatas untuk membersihkannya gunakanlah vacuum cleaner.

2.14 Meningkatkan Pendinginan CPU

Untuk meningkatkan pendinginan pada Processor setidaknya ada 2 hal yang bisa kita lakukan yaitu dengan memasang kipas yang lebih baik performanya dan dengan memakai paste pendingin (grease) yang lebih baik kwalitasnya. Grease ini sangat penting karena menjadi penghubung langsung antar heatsink dan processor.

Tips: Gunakan grease secara merata dan tipis aja, tidak usah terlalu tebal..


3. Troubleshooting dan memperbaiki sistem yang tidak merespons

Sebenarnya adalah wajar apabila kita melakukan re-instal windows setiap setahun sekali atau bahkan lebih, hal ini tergantung dari banyaknya software yang sering kita instal atau uninstall. Langkah re-instal windows ini lebih efektif daripada melakukan tuning windows satu persatu yang biasanya memakan waktu berjam-jam. Sebelum di re-install jangan lupa untuk membackup file data terlebih dahulu.

Namun apabila Anda menginginkan untuk melakukan troubleshooting dan memperbaiki performa windows, maka ikutilah panduan dibawah ini:

3.1 Lakukan Perawatan Software secara Umum

Lakukan perawatan umum seperti yang telah dijelaskan diatas, Uninstal Software yang tidak diperlukan, lakukan Disk Clenup, daan defrag hardisk Anda. Bersihkan dari malware dan lakukan update driver dan update windows.

3.2 Lakukan Perawatan Hardware secara Umum

Untuk melakukan perawatan hardware ini bisa dilakukan dengan seperti yang telah diuraikan diatas, yaitu dengan terlebih dahulu membuang listrik statis tubuh kita, kemudian matikan komputer secara total, buka casing CPU dan bersihkan komponen hardware dari debu dan kotoran lainnya. Pastikan semua kipas berfungsi dengan benar.

Setelah dibersihkan cobalah untuk mencabut dan pasang kembali kabel-kabel power dan kabel data yang terpasang, pastikan sudah pas sesuai dudukannya. Cabut pasang juga komponen seperti RAM dan card grafik.

Jika Anda menduga masalahnya terdapat pada hardware, maka cobalah ganti hardware tersebut dengan yang hardware yang sudah dipastikan masih berfungsi.

3.3 Login ke Windows Safe Mode

Windows Safe Mode adalah pilihan boot yang hanya memuat sistem operasi dengan file dasar dan driver yang diperlukan saja. Hal ini umumnya digunakan untuk memecahkan masalah di Windows, karena banyak komponen, seperti driver grafis atau perangkat lunak yang secara otomatis berjalan saat windows startup, Dalam safe mode ini driver dan software tersebut tidak dimuat.
http://2.bp.blogspot.com/-Z4OPgAZeE5g/VUH5uyDeIrI/AAAAAAAAGeg/McFqHG_4DXY/s1600/winspeed_20.jpg

Untuk memulai Safe Mode Anda perlu reboot komputer Anda. tekan > tombol F8 pada saat Windows mulai boot. Akan terlihat menu > Advanced Boot Options. Gunakan tombol panah pada keyboard untuk memilih> Safe Mode dan tekan> Enter.

Jika komputer Anda tidak terasa lambat saat berada pada mode Safe Mode, maka kita dapat mengasumsikan bahwa perangkat keras dalam keadaan normal. Sumber masalah kemungkinan besar ada pada software seperti terlalu banyaknya aplikasi yang masuk ke startup windows, driver yang harus diupdate, adanya malware dan sebaginya. Untuk itu lakukan troubleshooting selanjutnya di bawah ini.
2. Non aktifkan/ Matikan aero shake.
Tips Cara mempercepat kinerja komputer windows 7

Fungsi dari Fitur aero shake ini adalah untuk meminimize window yang sedang tidak di jalankan. Misalnya anda membuka beberapa window, jika salah satu window yang aktif  itu anda gerak-gerakkan, maka secara otomatis jendela yang lainnya akan di minimize. Di bawah ini adalah cara untuk mematikan fitur aero shake:
• Anda Klik Start -> setelah itu ketik “gpedit.msc” (tidak pakai tanda petik) setelah itu tekan tombol enter.
• Jika sudah tampil jendela local group policy editor seperti di atas, Lalu Klik User Configuration -> Klik administrative template -> klik desktop -> setelah itu di window/ jendela bagian kanan anda klik dua kali di “turn off aero shake windows minimizing mouse gesture” -> Jika sudah pilih enable -> yang terakhir klik OK.

3. Yang ke tiga tentang Tips atau Cara untuk mempercepat windows 7 adalah Memtaikan firut aero snap.
Berikut ini adalah caranya:
Tips Cara mempercepat kinerja komputer windows 7

• Pertama anda Klik Start -> Kemudian Klik control panel -> Setelah itu pilih ease of acces -> lalu klik ease of acces center > klik Make the mouse easier to use.
• Kasih tanda centang di “Prevent windows from being automatically arranged when to the edge of the screen” -> Setelah itu Klik OK.

4. Pada saat startup anda matikan aplikasi yang tidak begitu diperlukan di komputer atau laptop (ketika baru menyala).
Cara untuk mematikannya yaitu sebagai berikut ini:
Tips Cara mempercepat kinerja komputer windows 7

• Pilih Start -> lalu ketik “msconfig” (hilangkan tanda petik) setelah itu tekan enter -> klik tab startup -> setelah itu hilangkan tanda centang aplikasi yang tidak begitu dibutuhkan untuk dijalankan ketika komputer sedang startup. Klik OK.

5. Yang ke 5, Cara atau Tips untuk mempercepat windows 7 yaitu menonaktifkan gadget pada windows 7.
Berikut ini adalah cara untuk mematikan gadget di windows 7 yang bisa dilakukan
• Anda kjlik Start -> Setelah itu klik Control Panel -> Pilih Programs -> Pilih Turn Windows features on or off  -> Setelah itu uncheck/ buang tanda centang pada “Windows gadget platform" -> kemudian Klik OK.

6. Pada saat booting menggunakan semua core.
Apabila anda mempunyai laptop/ komputer yang memiliki processor dengan banyak core, lebih baik anda menggunakan semua core tersebut ketika komputer melakukan booting.
Tahap-tahap untuk mengatur supaya semua core processor anda digunakan ketika komputer melakukan booting dapat anda lakukan dengan cara berikut ini:
Tips Cara mempercepat kinerja komputer windows 7

• Klik Start -> setelah itu ketik “msconfig” (tidak ada tanda petik) ->  kemudian tekan enter
• Klik pada tab -> boot > setelah itu pilih system operasi windows 7.
• Selanjutnya klik advanced options -> kasih tanda centang pada Number of processor -> lalu pilih jumlah processor -> kemudian klik OK.

7. Selanjutnya pada hardisk anda lakukan Disk Clean Up.
Apakah anda sudah tahu, jika anda melakukan browsing/ menginstall dan menguninstall aplikasi dari komputer anda akan menghasilkan registry-registry, cache, cookies yang baru yang biasanya tidak digunakan. Jika  anda tidak pernah membersihkanya, maka jumlah file akan makin banyak sehingga akan memakan banyak penggunaan Hard Disk anda. Untuk melakukan Disk Clean Up bisa anda lakukan dengan cara sebagai berikut:
• Anda klik Start -> Klik All Programs -> Klik Accesories -> Kemudian Klik System Tools -> Setelah itu Klik Disk Clean Up.
• Maka akan pilihan untuk memilih partisi Harddisk yang akan dilakukan Clean Up. (pilih drive : C) -> Setelah itu klik OK.
Tips Cara mempercepat kinerja komputer windows 7

• Berikan tanda centang pada bagian yang ingin anda Clean Up. lalu Klik OK.

8. Lakukan Defragment Disk dengan teratur.
Proses defragment pada dasarnya adalah merapikan file yang berada di harddisk sehingga komputer akan menjadi lebih mudah membacanya..
Untuk melakukan defragment Disk dapat dilakukan dengan cara berikut:
• Pilih Start -> Kemudian klik All Programs -> Selanjurnya anda klik Accesories -> Kemudian Klik System Tools -> Lalu klik Disk Defragmenter.
• Selanjutnya anda pilih Hard Drive yang ingin anda defrag lalu anda klik defragment disk.
Tips Cara mempercepat kinerja komputer windows 7

9. Nonaktifkan System Sound.
Apabila anda tidak menonaktifkan system sound makan akan membuat proses loading system menjadi cepat.
Untuk mematikan system sound adalah sebagai berikut ini:
• Anda klik Start -> Kemudian ketik "mmsys.cpl" (tanpa tanda petik) lalu tekan tombol enter.
• Anda buka tab Sound kemudian pilih No Sound
• Klik OK
10. Untuk mempercepat kinerja windows 7 anda dapat menonaktifkan Index Search di Windows 7. 
• Pilih start -> Kemudian ketik "services.msc" (tanpa tanda petik) Setelah itu tekan enter.
• Cari Windows Search lalu klik kanan kemudian nonaktifkan service tersebut.
11. Bersihkan/ Hapus isi folder “Prefecth”.
Cara yang ke-11 untuk meningkatkan kinerja komputer windows 7 yaitu dengan menghapus isi folder prefetch.
Caranya adalah sebagai berikut ini:
Buka Windows Explorer  caranya Klik kanan pada Start -> pilih Windows Explorer -> Setelah itu Drive C -> Kemudian klik Windows -> Kemudian Klik Prefetch > Hapus seluruh isi yang terdapat di dalam folder prefetch tersebut secara permanen dengun cara memakai kombinasi tombol (Shift + Del).
1. Free Up Disk Spaces
Dengan menggunakan disk Cleanup membantu kita untuk memberikan free space harddisk bertambah. Kita dapat bisa memilih file mana yang kita ingin hapus.

Tujuan dari Disk Cleanup:
  • Menghapus temporary Internet files (History Internet Files)
  • Menghapus bebrapa files program download (seperti Microsoft ActiveX controls dan Java applets)
  • Menghapus Recycle Bin
  • Menghapus files Windows temporary seperti error reports
  • Menghapus Windows Component – Optional
  • Menghapus program-program installer
  • Menghapus restore points yang tidak digunakan dan shadows copies dari system restore
Tips: biasanya, untuk File-file internet temporary mengambil paling banyak space karena menyimpan file cache pada saat surfing di internet dengan menggunakan browser.

Menggunakan Disk Cleanup:
1. Klik Start All ProgramsAccessories System ToolsDisk Cleanup.
Jika Sobat memiliki beberapa drive, Sobat mungkin akan diminta untuk menentukan drive mana yang ingin kita bersihkan. (Lihat gambar)

http://4.bp.blogspot.com/-Ndckcg_4Jhg/T_z5a8cagyI/AAAAAAAAAkE/-B_fDWRR8kU/s320/disk+cleanup.png

2. Di Disk Cleanup dialog box, kita bisa scroll kebawah memilih file-file mana yang akan kita hapus. Disk Cleanup akan menjumlahkan berapa banyak free space yang tersedia.

3. Ceklist / unceklist file-file mana yang ingin sobat hapus, kemudian klik OK

4. Ketika ada pesan konfirmasi file-file mana yang ingin sobat hapus, klik YES. Tunggu beberapa menit, setelah complete atau selesai kemudian Disk Cleanup dialog box akan close, performa PC akan lumayan lebih baik.

2. Disk Defragmentation
Fragmentasi disk mungkin bisa memperlambat kinerja keseluruhan sistem. karena ketika file terfragmentasi, komputer harus mencari di harddisk dan ketika file dibuka untuk mengembalikan potongan file-file, sehingga waktu tanggapan dapat secara signifikan lebih lama. 

Disk Defragmenter adalah utility dari bawaan windows yang mengkonsolidasikan file terfragmentasi dan folder pada harddisk komputer sobat sehingga menempati satu ruang pada harddisk sehingga file anda tersimpan atau tertata rapi tanpa fragmentasi, sehingga membaca dan menulis ke disk akan lebih cepat.

Menjalankan Disk Defragmenter:
1. Klik Start All ProgramsAccessories System ToolsDisk Defragmenter (Lihat gambar)

http://3.bp.blogspot.com/-5OnhRJHpt5M/T_z7W7Rjr7I/AAAAAAAAAkM/GbotHpCHeaE/s320/Defragment+disk+windows+7.png

2. Disk Defragmenter dialog box, klik drives yang ingin sobat defragment, Lulu klik button Analyze. Setelah disk dianalisis, kemudian dialog box akan muncul apakah harus di defragment drive dianalisis.

Tips: Sobat bisa menganilisis sebuah drive sebelum defragmenting untuk memastikan kira-kira berapa lama proses defragmentation.

3. Untuk defragment pilih drive, kemudian klik button Defragment disk. Di bagian bawah kolom proses, sobat bisa melihat proses yang sedang terjadi. Setelah defragmentation complete, Disk Defragmenter akan menampilkan hasilnya.

4. Untuk melihat detail information tentang defragmented disk atau partisi, sobat bisa klik View Report

5. Untuk menutup View Report dialog box, sobat bisa klik Close

6. Sobat juga bisa menjadwalkan Disk Defragmenter berjalan secara otomatis, dan Komputer akan setup berjalan secara default. Di bagian bawah Schedule, schedule defragmentation akan aktif, kemudian menampilkan waktu hari ini dan frekwensi defragmentation. Jika ingin menonaktifkan automatic defragmentation atau menukar waktu atau frekuensi, klik Configure Schedule (atau aktifkan Schedule, jika tidak di konfigurasi saat ini jalankan otomatis), kemudian tukar pengaturan, kemudian klik OK

7. Menutup Utility Disk Defragmenter, klik button Close.

3. Repair Disk Errors

Selain menjalankan Disk Cleanup dan Disk Defragmenter untuk mengoptimalkan kinerja komputer, sobat juga dapat memeriksa integritas file pada harddisk dengan menjalankan utility Check Disk
Disaat menggunakan hard drive, dapat menimbulkan bad sector. bad sector ini dapat memperlambat kinerja harddisk dan sulit menyimpan file. Utility repair disk error ini memeriksa kesalahan hard drive bad sector, dan scan untuk kesalahan sistem file, untuk melihat apakah file tertentu atau folder yang salah. 
Jika sobat menggunakan komputer sehari-hari, sebaiknya sobat bisa menjalankan utility ini seminggu sekali untuk membantu mencegah hilangnya data.

Menjalankan Utility Check Disk:

1. klik kanan Local Disk (C:) – Klik Properties – klik tab Tools – klik button Check Now (Lihat gambar)

http://3.bp.blogspot.com/-GtR21VFCoUo/T_z-4sex2MI/AAAAAAAAAkY/cmIdchuRYmM/s320/check+disk.png
2. Sobat bisa ceklist Automatically fix file system errors dan Scan for and attempt recovery of bad sectors untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada hardisk sobat.

4. Protect your computer against Spyware
Spyware yaitu untuk mengumpulkan informasi pribadi tanpa memberi tahu sobat dan tanpa meminta izin dari si pemilikya. Dari situs web yang anda kunjungi untuk memasukan username dan password, spyware dapat mengambil informasi rahasia pada komputer anda. Selain masalah privasi atau rahasia, spyware dapat menghambat dan memperlambat kinerja pada komputer anda. Untuk memecahkan masalah ini sobat bisa menggunakan
Microsoft Security Essential dan PC safety scan from Windows Live OneCare yang dapat sobat gunakan secara gratis.

5. ReadyBoost
Sebuah konsep baru yang ada pada Windows Vista dan Windows 7 dalam menambahkan memori untuk sistem operasi sobat, dengan menggunakan flash memory non-volatile seperti flash drive USB yaitu untuk meningkatkan kinerja tanpa harus menambah memori tambahan pada komputer sobat.

Menjalankan ReadyBoost USB:

1. klik kanan USB drive – klik Properties – Pilih Tab ReadyBoost (Lihat gambar)
http://2.bp.blogspot.com/-Ta-j1Zu4f9E/T_0BEFt-9gI/AAAAAAAAAkg/hcnXu4eebZU/s320/readyBoost+windows+7.png

2. Pilih Use this device, tentukan berapa kapasitas USB kita untuk dijadikan ReadyBoost USB.
3. Pilih Apply

 







Cara mempercepat window 7


Berikut tips dan trik mempercepat kinerja dan start up window 7.

1. Simpan font seperlunya saja

Terlalu banyak font dalam laptop atau PC ternyata mempengaruhi waktu start up dari laptop atau PC tersebut, padahal font-font tersebut biasanya tidak terpakai.
Pindahkan font-font tersebut ke dalam flashdisk agar bisa kamu simpan dan kamu kembalikan jika dibutuhkan suatu saat nanti

2. me-nonaktifkan system sound.

Mematikan system sound juga dapat mempercepat proses saat loading system, caranya;
  • Klik start, kemudian ketik mmsys.cpl pada Start Search, lalu enter.
  • Buka tab Sound dan pilih pilihan No Sound.
  • Apply atau terapkan, kemudian restart.

3. Nonaktifkan Service yg tidak penting
Berikut daftar service yang bisa di disable agar window 7 kamu tambah ngebut,
  1. Application Experience
  2. Computer Browser
  3. Desktop Window Manager Session Manager
  4. Diagnostic Policy Service
  5. Distributed Link Tracking Client
  6. IP Helper
  7. Offline Files
  8. Portable Device Enumerator Service
  9. Print Spooler
  10. Protected Storage
  11. Remote Registry (sangat penting untuk dinonaktifkan demi keamanan)
  12. Secondary Logon
  13. Security Center
  14. Server 
  15. Tablet PC Input Service
  16. TCP/IP NetBIOS Helper
  17. Themes
  18. Windows Error Reporting Service
  19. Windows Media Center Service Launcher
  20. Windows Search
  21. Windows Time

Untuk menonaktifkan proses proses tersebut, buka Control Panel, cari Administrative Tools icon, kemudian klik pada Services. Atau, kamu dapat membuka Start Menu dan ketik services.msc pada baris pencarian lalu tekan Enter, jika diminta, klik continue di UAC prompt. Kamu mungkin harus memasukkan password Administrator.
Klik kanan pada layanan yang ingin kamu stop, klik pada Properties, jangan lupa restart laptop kamu setelahnya.
4. Mengurangi loading program saat start up
Klik start, tuliskan msconfig pada Start Search lalu tekan enter, buka tab Startup, nonaktifkan start-up aplikasi yang tidak terlalu bermanfaat untuk di loading otomatis, sebaiknya hanya anti virus saja yang diload otomatis saat start up, lalu restart.



Cara 1# – Mematikan Search Index

Kebanyakan pengguna Windows 7 dapat mencari dengan cepat melalui Start Menu atau Windows Explorer, hal ini dikarenakan search index. Namun tahukah kamu kalau melakukan search index ini komputer memakan memory cukup banyak dan melakukan proses background. Cara untuk mematikan search index sangat mudah sekali berikut caranya:
1. Pertama-tama buka Windows Explorer, kemudian klik kanan pada Computer dan pilih Manage.
2. Setelah itu klik Services and Applications dan pilih Service.
3. Kemudian cari dan klik 2 kali Windows Search di Window Service tersebut.
4. Pada Startup type di tab General pilih Disabled. Terakhir klik Apply dan OK.
4. Pada Startup type di tab General pilih Disabled. Terakhir klik Apply dan OK.
Cara Mempercepat Startup Windows 7 Yang Mudah Dilakukan

Cara 7# – Menghilangkan Thumbnail pada Folder

1. Pertama-tama buka Windows Explorer dan klik Organize dan pilih Folder and search options.
2. Setelah window Folder and Search Options terbuka, centang Always show icons, never thumbnails yang berarti tidak akan menampilkan thumbnail pada folder. Terakhir klik Apply dan OK.
Cara Mempercepat Startup Windows 7 Yang Mudah Dilakukan

Cara 8# – Mengurangi Fitur Windows

1. Klik Start Menu dan ketikkan Windows Features, kemudian tekan Enter.
2. Hilangkan centang pada fitur-fitur Windows yang tidak kamu perlukan dan klik OK.
Cara Mempercepat Startup Windows 7 Yang Mudah Dilakukan


Poskan Komentar