do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Rabu, 04 November 2009

menjadi orang yang kreatif


Pada masa sekarang ini, tempat-tempat bekerjasenantiasa menuntut karyawannya atau pekerjanya untuk dapat memunculkaninovasi. Inovasi atau ide-ide baru yang berguna meningkatkan kualitaspekerjaan. Mau tidak mau seorang pekerja akhirnya dituntut untuk memilikikreatifitas. Akar dari inovasi adalah kreatifitas. Lebih lanjut juga dikatakanbahwa bila kita terjun ke dunia bisnis, maka kita juga bergulat dengankreatifitas. Bisnis adalah kegiatan kreatifitas. Robert Epstein, Ph.D, seorang psikolog mengatakanbahwa sebetulnya setiap manusia memiliki kemampuan kreatifitas. Dengan demikiantidak ada alasan kita mengatakan Saya bukan orang yang kreatif,yang ada hanyalah belum mengasah potensi kreatifitas yang dimilikinya. Semakinsering kita mengikuti pelatihan yang mengasah kreatifitas, semakin baik potensikreatifitas yang dimiliki. Salah satu ciri dari orang yang kreatif adalah bahwaia mampu memunculkan beragam alternatif dari permasalahan yang dihadapinya.Pada umumnya orang dewasa mampu memikirkan 3-6 alternatif pada setiap situasiyang membutuhkan pemecahan masalah. Sedangkan anak-anak mampu memikirkansekitar 60 alternatif. Apa Itu Kreatifitas ? Sebenarnya belum ada kesepakatan bersama mengenaidefinisi kreatifitas yang baku.Tetapi setidaknya kreatifitas dapat diartikan sebagai kemampuan untukmenempatkan sejumlah objek-objek yang ada dan mengkombinasikannya menjadibentuk yang berbeda untuk tujuan-tujuan yang baru. Kreatifitas meliputi 3 hal : 1. Kreatifitas merupakan Kemampuan (Ability) Yaitu suatu kemampuan untuk membayangkan ataumenemukan suatu hal yang baru 2. Kreatifitas merupakan Sikap (Attitude) Yaitu kemampuan untuk menerima perubahan dan sesuatuyang baru 3. Kreatifitas merupakan sebuah Proses (Process) Orang yang kreatif merupakan orang yangterus-menerus membuat perubahan dan perbaikan secara bertahap pada pekerjaanmereka. Keuntungan yang Diperoleh Dari Menjadi Orang yangKreatif 1. Dapat mengembangkan potensi kita diluar batasaninteligensi 2. Adanya pertumbuhan kompetisi yang cepat dalambisnis dan industri 3. Penggunaan sumber daya manusia yang efektif 4. Menemukan cara yang baru dan lebih baik untukmemecahkan masalah 5. Perkembangan masyarakat 6. Dapat meningkatkan pengetahuan 7. Merupakan aspek penting dari kesehatan mental 8. Mempengaruhi kepemimpinan yang efektif 9. Meningkatkan proses belajar Mitos yang Menghambat Diri Menjadi Orang yangKreatif 1. Orang yang kreatif hanyalah orang-orang yangmemang tipe kreatif Pada kenyataannya, hampir semua penelitianmenyatakan bahwa orang yang memiliki tingkat kecerdasan intelektual yangrata-rata mampu untuk melakukan pekerjaan dengan tingkat kreatifitas tertentu. 2. Uang adalah pendorong munculnya kreatifitas Seringkali orang beranggapan kreatifitas muncul bilaada uang atau ketersediaan dana.

Penelitian tentang kreatifitas menunjukkanbahwa uang bukanlah segalanya. Orang-orang yang kreatif mengatakan bahwakreatifitas mereka bukan berdasarkan uang yang diberikan. 3. Kreatifitas muncul karena adanya tekanan deadline Penelitian mengatakan bahwa ketika orang bekerja dibawah tekanan, maka kreatifitas akan terpendam tidak hanya pada hari itu tetapijuga 2 hari sesudahnya. Tekanan waktu justru menghambat kreatifitas karenaorang tidak dapat berkonsentrasi dengan masalah yang dihadapinya. Kreatifitasmembutuhkan masa inkubasi yaitu waktu untuk orang dapat menganalisa msalah yangada dan membiarkan ide-idenya muncul. 4. Kompetisi memunculkan kreatifitas Dalam dunia finance dan industri high tech, adakeyakinan yang mengatakan bahwa kompetisi memunculkan inovasi. Padakenyataannya survey mengatakan bahwa tim yang kreatif adalah tim yang merasanyaman untuk membagikan ide-idenya dan mendiskusikan ide-idenya tersebut. Ketikaorang berkompetisi untuk mendapatkan pengakuan, mereka akan berhenti untuksaling bertukar inforamsi sehingga tidak dapat berkolaborasi dan akhirnya tidakmemunculkan kreatifitas. Sikap yang Dapat Meningkatkan Kreatifitas 1. Berani mengambil resiko. Scott Adams (The DilbertPrinciple) mengatakan bahwa, "Creativity is allowing oneself to make amistake". 2. Mempercayai gagasan diri sendiri. Meyakini bahwakita mampu untuk mengadakan perubahan. Jauhkan dari rasa iri hati terhadapkemajuan orang lain. 3. Secara aktif terlibat dalam pengembangan gagasanyang muncul. Miliki keinginan untuk berbagi informasi atau gagasan dengan oranglain. 4. Antusias 5. Bebas 6. Tidak cepat puas 7. Meyakini bahwa ide yang aneh sekalipun bukanlahide yang jelek. Fokuskan diri pada berkreasi, jangan dikacaukan denganbagaimana melakukan kreasi tersebut. Jabarkan dulu semua ide-ide yang Andamiliki. 8. Berkolaborasilah. Jangan ragu untuk memintabantuan atau dukungan orang lain terhadap ide atau proyek yang sedang Anda kerjakan.Kreatifitas biasa terjadi karena kita mencobasesuatu dengan sengaja. Dari sengaja kita mampu untuk mengerjakannya danakhirnya terbiasa. Jadi kreatifitas dapat muncul karena kita terbiasa untukberkreasi. Pada akhirnya biasakanlah diri sendiri untuk memiliki sikap-sikapseperti yang diuraikan di atas.

Selasa, 03 November 2009

7 Hambatan untuk Menjadi Kreatif


Dikehidupan, ada banyak hambatan untuk menjadi kreatif, baik hambatan dalam keluarga, diri sendiri, lingkungan atau hambatan lain yang berada disekitar kita. Diantara semua hambatan tersebut ada 7 yang harus kita kenali lalu kita ambil strategi dan tindakan untuk mengasah kembali daya kreatifitas kita.Hambatan 1: Rasa TakutRasa takut banyak ragamnya, takut akan kegagalan, takut karena kesalahan, takut dimarahi atau dihukum, dan rasa takut lainnya sering menghambat seseorang untuk berfikir kreatif."Abraham Lincoln sebelum menjadi presiden, berkali-kali kalah dalam pemilihan sebagai senator dan juga presiden"Hambatan 2: Rasa PuasYang menjadi hambatan ternyata bukan hanya berasal dari masalah saja, kepuasan, kesuksesan, kepandaian dan kenyamananpun bisa jadi hambatan. Orang yang sudah puas akan prestasi yang diraihnya, serta telah merasa nyaman dengan kondisi yang dijalaninya seringkali terbutakan oleh rasa bangga dan rasa puas tersebut sehingga orang tersebut tidak terdorong untuk menjadi kreatif mencoba yang baru, belajar sesuatu yang baru, ataupun menciptakan sesuatu yang baru.Hambatan 3: Rutinitas TinggiRutinitas pekerjaan yang tinggi merupakan salah satu dari hambatan untuk berpikir kreatif.Hambatan 4: Kemalasan MentalKemalasan mental yang merupakan hambatan untuk berpikir kreatif biasanya disebabkan karena seseorang tidak pernah mau mencoba atau memikirkan sesuatu yang baru selain dari tugasnya.Hambatan 5: BirokrasiProses pengambilan keputusan yang lama atau proses birokrasi yang terlalu berliku-liku sering mematahkan semangat orang untuk berkreasi ataupun menyampaikan ide dan usulan perbaikan.

Biasanya semakin besar organisasi, semakin panjang proses birokrasi, sehingga masalah yang terjadi di lapangan tidak bisa langsung terdeteksi oleh top management karena harus melewati rantai birokrasi yang panjang.Hambatan 6: Terpaku Pada MasalahMasalah seperti kegagalan, kesulitan, kekalahan, kerugian memang menyakitkan. Tetapi bukan berarti usaha kita untuk memperbaiki ataupun mengatasi masalah tersebut harus terhenti. Justru dengan adanya masalah, kita merasa terdorong untuk memacu kreativitas agar dapat menemukan cara lain yang lebih baik, lebih cepat, lebih efektif.Hambatan 7: "Stereotyping"Lingkungan dan budaya sekitar kita yang membentuk opini atau pendapat umum terhadap sesuatu (stereotyping) bisa juga menjadi hambatan dalam berpikir kreatif.Kreativitas memang masih harus ditunjang dengan senjata sukses lainnya. Tetapi, orang yang memiliki dan bisa mengoptimalkan kreativitas mereka bisa menggeser mereka yang tidak memanfaatkan kreativitas mereka. Lalu, bagaimana jika Anda mengalami hambatan untuk mengoptimalkan kreativitas Anda? Tidak perlu panik. Kenali hambatannya, atasi, dan ambiltindakan untuk mengasah kembali kreativitas Anda. Kreativitas itu ibarat sebuah intan, semakin diasah semakin berkilau. Jadi sudah siapkah Anda untuk membuat kreativitas Anda agar semakin berkilau?


Senin, 02 November 2009

Pengangguran Yang Kreatif


* Apakah saat ini Teman-teman lagi NGANGGUR ?

* Apakh Teman-teman Baru Saja Di PHK ?



Nah Kebetulan saat ini Dava_Line09 Sedang Mengalamin keduanya,heheheee,..

mungkin Bte jga ya Kalo kita terlalu Lama Menganggur dan Akhirnya untuk Mencari LOWONGAN KERJA Pun Malas Ya Seperti Dava ini,Yang Malas untuk mencari LOWONGAN KERJA,sebenarnya Bukan Malas Sih Tapi Dava Menikmati Jadi pengangguran Juga,Hehehee,..
ya walau terkadang Risih juga dengan keadaan menganggur,tapi apa boleh buat....
Pengen Tau Ga Gimana Cara-cara agar bisamenikmati masa-masa nganggur itu menjadi Enjoy Dan menghasilkan Uang,Ya Walau Sedikit Tapi Sangat Bermanfaat bagi pengangguran Seperti Dava,Heheheee,..
Mari kita ikuti Tips_tips Selama Nganggur Ala Dava_line09,..



1. Kita Harus Mengisi kesibukan Kita Sehari-Hari

2. Berolah raga Di Pagi Hari,Mungkin Itu Bisa Membuat Sebuah Inspirasi Baru Buat Teman-teman
3. mencoba menggali Skil Or kemampuan kita Di bidang Apakah kita Cocock bekerja
4. mencoba menawarkan jasa kepada teman-teman kita
5. Gali Terus Potensi yang Ada Dalam diri kita siapa Tau Kita menemukan Apa Yang Kita Cari...



Mungkin Hanya Ini Yang Bisa Dava Kasih Buat teman Teman Semua Semoga Berguna dan bermanfaat,Amien,..



Minggu, 01 November 2009

Berpikir Kreatif dan Kemampuan Berpikir Kreatif


The (dalam Siwono) memberikan batasan bahwa berpikir kreatif

adalah suatu rangkaian tindakan yang dilakukan orang dengan menggunakan
akal budinya untuk menciptakan buah pikiran baru dari kumpulan ingatan
yang berisi berbagai ide, keterangan, konsep, pengalaman maupun
pengetahuan yang ada dalam pikirannya. Sedangkan Siswono berpendapat 
bahwa berpikir kreatif merupakan suatu aktivitas mental yang memperhatikan
keaslian dan wawasan (ide).
Selain itu menurut Johnson berpikir kreatif adalah sebuah kebiasaan
dari pikiran yang dilatih dengan memperhatikan intuisi, menghidupkan
imajinasi, mengungkapkan kemungkinan-kemungkinan baru, membuka sudut
pandang yang menakjubkan dan membangkitkan ide-ide yang tidak terduga.
Berpikir kreatif yang membutuhkan ketekunan, disiplin diri, dan perhatian
penuh, meliputi aktivitas mental seperti:
a. Mengajukan pertanyaan
b. Mempertimbangkan informasi baru dan ide yang tidak lazim dengan
pikiran terbuka
c. Membangun keterkaitan, khususnya diantara hal-hal yang berbeda
d. Menghubung-hubungkan berbagai hal dengan bebas
e. Menerapkan imajinasi pada setiap situasi untuk menghasilkan hal baru dan


berbeda
f. Mendengarkan intuisi.
Berdasarkan beberapa pendapat tersebut, peneliti menyimpulkan
bahwa berpikir kreatif adalah suatu aktivitas mental yang merupakan
kebiasaan dari pemikiran yang tajam dengan memperhatikan intuisi,
menghidupkan imajinasi, mengungkapkan kemungkinan-kemungkinan baru, 
membuka sudut pandang yang menakjubkan, dan membangkitkan ide-ide
yang tidak terduga sehingga mendatangkan suatu ide baru. Sehingga dapat
didefinisikan juga bahwa kemampuan berpikir kreatif adalah keberdayaan
melakukan aktivitas mental yang merupakan kebiasaan dari pemikiran yang
tajam dengan memperhatikan intuisi, menghidupkan imajinasi,
mengungkapkan kemungkinan-kemungkinan baru, membuka sudut pandang
yang menakjubkan, dan membangkitkan ide-ide yang tidak terduga sehingga
mendatangkan suatu ide baru.

Senin, 05 Oktober 2009

pemulihan ekonomi

Pendahuluan
Latar Belakang
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sangat pesat belakangan ini menyebabkan terlenanya para pelaku ekonomi dan institusi pemegang kebijkan. Kesuksesan ini menimbulkan suatu optimism yang berlebihan dan dipihak lain terjadi keteledoran yang ditunjukkan oleh kegiatan-kegiatan ekonomi dari pelaku tanpa pengawasan dan lepas kendali.
Untuk mengatasinya, pemerintah mengambil tindakan-tindakan penyehatan, seperti injeksi modal, upaya-upaya rekapitulasi, dan suatu pemberdayaan yang bermanfaat untuk memperbaiki ekonomi Indonesia. Sektor tradisional yang selama ini dianggap sebagai sektor yang kurang penting dan dianggap sebagai penghambat pertumbuhan ekonomi, ternyata dapat berperan sebagai pengganti beberapa sektor modern yang belakangan ini ambruk.
Strategi pemberdayaan ekonomi rakyat dalam rangka pemulihan ekonomi Indonesia diantaranya mengembangkan ekonomi rakyat yang berlandaskan sistem ekonomi pancasila dengan melakukan pendekatan institusional. Dalam hal ini pemerintah menciptkan iklim usaha yang kondusif, dengan membangung sinergi yang saling menguntukan antara ekonomi rakyat dengan swasta ataupun nasional dalam hal pemodalan, teknologi, pemasaran, dan pengembangan sumber daya manusia.
Inti Permasalahan
Melihat generasi saat ini banyak pelaku ekonomi yang telah sukses tumbang, maka diperlukan pula pembinaan kader-kader pelaku ekonomi generasi baru menggantikan generasi pelaku ekonomi yang sudah tumbang
Permasalahannya adalah bagaimana membentuk generasi baru sebagai pelaku ekonomi selanjutnya? Dan bagaimana cara menstabilkan perekonomian yang belakangan ini mengalaim penurunan? Serta bagaimana sikap yang seharusnya dilakukan agar tidak terjadi sika keterlalu optimisan yang melekat dalam sektor ekonomi tersebut. Sikap itu sebenarnya memang sangat bagus, tapi akibat dari sikap tersebut adalah ketika seseorang sedang berleyeh-leyeh menganggap semua itu bisa teratasi tapi realitanya jauh dari perkiraan, dalam artian bad. Dan realita seperti apa pemberdayaan ekonomi disekitarmu?
Inti Penyelesaian
Pemberdayaan ekonomi rakyat merupakan suatu cara yang harus dilakukan untuk memulihkan ekonomi nasional. Jatuhnya ekonomi nasional dan pembenahan kembali disebabkan oleh sumbangan yang besar dari ekonomi rakyat. Pulihnya ekonomi tersebut disebabkan oleh faktor kepercayaan pada program pemerintah, dalam kerja sama seperti pemberdayaan ekonomi
Ekonomi rakyat itu sendiri adalah satuan ragam perekonomian rakyat. Dengan mengelompokan perekonomian rakyat dapat mendominasi struktur dunia usaha. Pemberdayaan ekonomi yang dimaskud adalah untuk menstabilkan perekonomian dalam ruang lingkup kecil adalahpengembangan kegiatan simpan pinjam dan lembaga keuangan mikro (LKM) dan pengembangan usaha kecil mikro (UKM). Kedua fokus adalah salah satu pemberdayaan ekonomi yang banyak dilakukan dibanyak daerah. Sekarang ini, pemberdayaan ekonomi yang seperti ini saling terkait dan mendukung satu sama lainnya. Simpan pinjam merupakan kegiatan pintu masuk yang dipilih dalam pemberdayaan Pekka. Oleh karena itu, semua kelompok Peka yang dibentuk, dimotivasi untuk memulai kegiatan dengan simpan pinjam dengan menerapkan sistem koperasi. Pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan usaha kecil mikro bagi kelompok Pekka dilakukan dengan berbagai cara termasuk pendampingan dan pelatihan usaha.
Sikap yang harus dibangun adalah sikap kerja keras dan pantang menyerah sehingga apa yang kita kerjakan membuahkan hasil. Karena jerih payah seseorang tidak akan terbuang bagitu saja, melainkan pasti ada hasil yang dicapai. Selain itu menanamkan kembali sikap saling percaya, itu adalah modal awal untuk menjalankan suatu usaha. Contoh saja simpan pinjam, bila tidak ada sikap saling percaya, apakah program tersebut bisa jalan? Lalu, menjalin kerjasama. Dengan begitu usaha akan berkembang pesat.

Minggu, 04 Oktober 2009

cara pembuatan gula pasir dari tebu

Persiapan bahan baku pembuatan gula tebu
Tebu adalah tanaman yang ditanam untuk bahan baku gula. Tebu ini termasuk jenis rumput-rumputan. Tanaman tebu dapat tumbuh hingga 3 meter di kawasan yang mendukung. Umur tanaman sejak ditanam sampai bisa dipanen mencapai kurang lebih 1 tahun.

Tebu dapat dipanen dengan cara manual atau menggunakan mesin-mesin pemotong tebu. Daun kemudian dipisahkan dari batang tebu, kemudian baru dibawa kepabrik untuk diproses menjadi gula.

Tahapan-tahapan dalam proses pembuatan gula dimulai dari penanaman tebu, proses ektrasi, pembersihan kotoran, penguapan, kritalisasi, afinasi, karbonasi, penghilangan warna, dan sampai proses pengepakan sehingga sampai ketangan konsumen.

Ekstraksi
Tahap pertama pembuatan gula tebu adalah ekstraksi jus atau sari tebu. Caranya dengan menghancurkan tebu dengan mesin penggiling untuk memisahkan ampas tebu dengan cairannya. Cairan tebu kemudian dipanaskan dengan boiler. Jus yang dihasilkan masih berupa cairan yang kotor: sisa-sisa tanah dari lahan, serat-serat berukuran kecil dan ekstrak dari daun dan kulit tanaman, semuanya bercampur di dalam gula.
Jus dari hasil ekstraksi mengandung sekitar 50 % air, 15% gula dan serat residu, dinamakan bagasse, yang mengandung 1 hingga 2% gula. Dan juga kotoran seperti pasir dan batu-batu kecil dari lahan yang disebut sebagai “abu”.

Pengendapan kotoran dengan kapur (Liming)
Jus tebu dibersihkan dengan menggunakan semacam kapur (slaked lime) yang akan mengendapkan sebanyak mungkin kotoran , kemudian kotoran ini dapat dikirim kembali ke lahan. Proses ini dinamakan liming.
Jus hasil ekstraksi dipanaskan sebelum dilakukan liming untuk mengoptimalkan proses penjernihan. Kapur berupa kalsium hidroksida atau Ca(OH)2 dicampurkan ke dalam jus dengan perbandingan yang diinginkan dan jus yang sudah diberi kapur ini kemudian dimasukkan ke dalam tangki pengendap gravitasi: sebuah tangki penjernih (clarifier). Jus mengalir melalui clarifier dengan kelajuan yang rendah sehingga padatan dapat mengendap dan jus yang keluar merupakan jus yang jernih.
Kotoran berupa lumpur dari clarifier masih mengandung sejumlah gula sehingga biasanya dilakukan penyaringan dalam penyaring vakum putar (rotasi) dimana jus residu diekstraksi dan lumpur tersebut dapat dibersihkan sebelum dikeluarkan, dan hasilnya berupa cairan yang manis. Jus dan cairan manis ini kemudian dikembalikan ke proses.

Penguapan (Evaporasi)Setelah mengalami proses liming, proses evaporasi dilakukan untuk mengentalkan jus menjadi sirup dengan cara menguapkan air menggunakan uap panas (steam). Terkadang sirup dibersihkan lagi tetapi lebih sering langsung menuju ke tahap pembuatan kristal tanpa adanya pembersihan lagi.
Jus yang sudah jernih mungkin hanya mengandung 15% gula tetapi cairan (liquor) gula jenuh (yaitu cairan yang diperlukan dalam proses kristalisasi) memiliki kandungan gula hingga 80%. Evaporasi dalam ‘evaporator majemuk' (multiple effect evaporator) yang dipanaskan dengan steam merupakan cara yang terbaik untuk bisa mendapatkan kondisi mendekati kejenuhan (saturasi).

Pendidihan/ KristalisasiPada tahap akhir pengolahan, sirup ditempatkan ke dalam wadah yang sangat besar untuk dididihkan. Di dalam wadah ini air diuapkan sehingga kondisi untuk pertumbuhan kristal gula tercapai. Pembentukan kristal diawali dengan mencampurkan sejumlah kristal ke dalam sirup. Sekali kristal terbentuk, kristal campur yang dihasilkan dan larutan induk (mother liquor) diputar di dalam alat sentrifugasi untuk memisahkan keduanya, bisa diumpamakan seperti pada proses mencuci dengan menggunakan pengering berputar. Kristal-kristal tersebut kemudian dikeringkan dengan udara panas sebelum disimpan.

Larutan induk hasil pemisahan dengan sentrifugasi masih mengandung sejumlah gula sehingga biasanya kristalisasi diulang beberapa kali. Sayangnya, materi-materi non gula yang ada di dalamnya dapat menghambat kristalisasi. Hal ini terutama terjadi karena keberadaan gula-gula lain seperti glukosa dan fruktosa yang merupakan hasil pecahan sukrosa. Olah karena itu, tahapan-tahapan berikutnya menjadi semakin sulit, sampai kemudian sampai pada suatu tahap di mana kristalisasi tidak mungkin lagi dilanjutkan.

Sebagai tambahan, karena gula dalam jus tidak dapat diekstrak semuanya, maka terbuatlah produk samping (byproduct) yang manis: molasses. Produk ini biasanya diolah lebih lanjut menjadi pakan ternak atau ke industri penyulingan untuk dibuat alkohol (etanol) . Belakangan ini molases dari tebu di olah menjadi bahan energi alternatif dengan meningkatkan kandungan etanol sampai 99,5%.

Penyimpanan
Gula kasar yang dihasilkan akan membentuk gunungan coklat lengket selama penyimpanan dan terlihat lebih menyerupai gula coklat lunak yang sering dijumpai di dapur-dapur rumah tangga. Gula ini sebenarnya sudah dapat digunakan, tetapi karena kotor dalam penyimpanan dan memiliki rasa yang berbeda maka gula ini biasanya tidak diinginkan orang. Oleh karena itu gula kasar biasanya dimurnikan lebih lanjut ketika sampai di negara pengguna.

Afinasi (Affination)
Tahap pertama pemurnian gula yang masih kasar adalah pelunakan dan pembersihan lapisan cairan induk yang melapisi permukaan kristal dengan proses yang dinamakan dengan “afinasi”. Gula kasar dicampur dengan sirup kental (konsentrat) hangat dengan kemurnian sedikit lebih tinggi dibandingkan lapisan sirup sehingga tidak akan melarutkan kristal, tetapi hanya sekeliling cairan (coklat). Campuran hasil (‘magma') di-sentrifugasi untuk memisahkan kristal dari sirup sehingga kotoran dapat dipisahkan dari gula dan dihasilkan kristal yang siap untuk dilarutkan sebelum proses karbonatasi.

Cairan yang dihasilkan dari pelarutan kristal yang telah dicuci mengandung berbagai zat warna, partikel-partikel halus, gum dan resin dan substansi bukan gula lainnya. Bahan-bahan ini semua dikeluarkan dari proses.

Karbonatasi
Tahap pertama pengolahan cairan (liquor) gula berikutnya bertujuan untuk membersihkan cairan dari berbagai padatan yang menyebabkan cairan gula keruh. Pada tahap ini beberapa komponen warna juga akan ikut hilang.

Salah satu dari dua teknik pengolahan umum dinamakan dengan karbonatasi. Karbonatasi dapat diperoleh dengan menambahkan kapur/ lime [kalsium hidroksida, Ca(OH)2] ke dalam cairan dan mengalirkan gelembung gas karbondioksida ke dalam campuran tersebut.

Gas karbondioksida ini akan bereaksi dengan lime membentuk partikel-partikel kristal halus berupa kalsium karbonat yang menggabungkan berbagai padatan supaya mudah untuk dipisahkan. Supaya gabungan-gabungan padatan tersebut stabil, perlu dilakukan pengawasan yang ketat terhadap kondisi-kondisi reaksi.
Gumpalan-gumpalan yang terbentuk tersebut akan mengumpulkan sebanyak mungkin materi-materi non gula, sehingga dengan menyaring kapur keluar maka substansi-substansi non gula ini dapat juga ikut dikeluarkan. Setelah proses ini dilakukan, cairan gula siap untuk proses selanjutnya berupa penghilangan warna.
Selain karbonatasi, t eknik yang lain berupa fosfatasi. Secara kimiawi teknik ini sama dengan karbonatasi tetapi yang terjadi adalah pembentukan fosfat dan bukan karbonat. Fosfatasi merupakan proses yang sedikit lebih kompleks, dan dapat dicapai dengan menambahkan asam fosfat ke cairan setelah liming seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Penghilangan warna
Ada dua metoda umum untuk menghilangkan warna dari sirup gula, keduanya mengandalkan pada teknik penyerapan melalui pemompaan cairan melalui kolom-kolom medium. Salah satunya dengan menggunakan karbon teraktivasi granular [granular activated carbon, GAC] yang mampu menghilangkan hampir seluruh zat warna. GAC merupakan cara modern setingkat “bone char”, sebuah granula karbon yang terbuat dari tulang-tulang hewan.

Karbon pada saat ini terbuat dari pengolahan karbon mineral yang diolah secara khusus untuk menghasilkan granula yang tidak hanya sangat aktif tetapi juga sangat kuat. Karbon dibuat dalam sebuah oven panas dimana warna akan terbakar keluar dari karbon.

Cara yang lain adalah dengan menggunakan resin penukar ion yang menghilangkan lebih sedikit warna daripada GAC tetapi juga menghilangkan beberapa garam yang ada. Resin dibuat secara kimiawi yang meningkatkan jumlah cairan yang tidak diharapkan.
Cairan jernih dan hampir tak berwarna ini selanjutnya siap untuk dikristalisasi kecuali jika jumlahnya sangat sedikit dibandingkan dengan konsumsi energi optimum di dalam pemurnian. Oleh karenanya cairan tersebut diuapkan sebelum diolah di panci kristalisasi.

Pendidihan
Sejumlah air diuapkan di dalam panci sampai pada keadaan yang tepat untuk tumbuhnya kristal gula. Sejumlah bubuk gula ditambahkan ke dalam cairan untuk mengawali/memicu pembentukan kristal. Ketika kristal sudah tumbuh campuran dari kristal-kristal dan cairan induk yang dihasilkan diputar dalam sentrifugasi untuk memisahkan keduanya.

Proses ini dapat diumpamakan dengan tahap pengeringan pakaian dalam mesin cuci yang berputar. Kristal-kristal tersebut kemudian dikeringkan dengan udara panas sebelum dikemas dan/ atau disimpan siap untuk didistribusikan.

Sabtu, 03 Oktober 2009

cara untuk menabung

1. CATAT KEBIASAAN ANDA DALAM SEBULAN
Sebenarnya menabung itu sangat mudah, selama pengeluaran Anda lebih kecil dari pendapatan. Sebelum itu, Anda harus tahu bagaimana kebiasaan Anda dalam mengeluarkan uang setiap bulannya. Cobalah untuk mencatat pengeluaran harian, mingguan dan bulanan. Kemudian tentukan mana yang perlu dikurangi.. :)

2. SISIHKAN UANG UNTUK ANDA PRIBADI
Kunci kesuksesan menabung adalah untuk menyisihkan uang di awal, sebelum pembayaran hal-hal lain seperti membayar listrik, air dan cicilan. Tentukan tujuan jangka panjang dan secara reguler tabunglah uang Anda dalam tabungan ataupun investasi.
Karena jika Anda terbiasa untuk berbelanja dan baru berusaha menabung setelah ada sisa uang di akhir bulan, maka umumnya sisa uang yang ada di rekening Anda tidak banyak.

3. TENTUKAN TANGGAL
Jika Anda mendapat gaji bulanan maka tidak akan bermasalah untuk menentukan tanggal untuk menyisihkan dana, tapi bagi Anda yang menerima upah/gaji tiap dua minggu, maka tentukan satu dari dua tanggal tersebut untuk menyisihkan dana yang akan ditabung. Jika Anda wirausahawan, tentukan tanggal di tengah bulan di saat Anda tidak membayar tagihan-tagihan.

4. BAYARLAH UTANG ANDA
Segera melunasi utang adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat Anda dalam menabung. Hal ini disebabkan karena bunga pinjaman lebih tinggi dari bunga tabungan.

5. JAGA TERUS DISIPLIN ANDA
Setelah utang terbayar, maka teruslah sisihkan dana setiap bulannya ke tabungan, bahkan lebih baik lagi jika tersedia penarikan otomatis untuk dimasukkan ke investasi.

6. MOTIVASI DIRI ANDA UNTUK MENCAPAI HASIL YANG BESAR
Tentukan apa yang Anda inginkan dan ketahui berapa jumlah dana yang dibutuhkan, kemudian tentukan cara yang realistis seperti menabung reguler selama enam bulan.

Letakkan gambar yang menunjukkan apa yang Anda impikan di meja kerja, kamar ataupun dompet agar Anda selalu ingat tujuan Anda menabung. Jadi tiap kali ada godaan diskon ataupun Obral Pakaian di mal, Anda tidak mudah tergoda.

7. BUKA REKENING YANG TIDAK BISA ANDA SENTUH
Untuk pembelian dengan jumlah yang lebih besar, menabunglah perlahan dengan memanfaatkan deposito. Rekening ini umumnya memiliki tingkat bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa, dan jangka waktu yang periodenya telah ditentukan. Dengan demikian Anda tidak dapat menyentuhnya saat ada godaan untuk berbelanja, namun tetap dapat dicairkan saat terjadi keadaan darurat.

8. GUNAKAN CELENGAN ATAU TOPLES UNTUK KOIN ANDA
Uang dalam bentuk koin sering dianggap tidak penting, padahal jika dikumpulkan sesuai dengan pepatah “sedikit sedikit lama lama menjadi bukit” Di saat toples atau celengan penuh bisa menambah jumlah tabungan Anda atau dapat digunakan untuk kebutuhan yang lainnya.

9. KANTONGI BONUS & KEJUTAN LAINNYA
Setiap kali Anda menerima bonus atau hadiah dalam bentuk tunai, langsung masukkan ke rekening tabungan. Uang ini bukan bagian dari penghasilan reguler Anda, sehingga jangan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari Anda dan simpanlah. Jika Anda memiliki utang, gunakanlah dana ini untuk melunasi utang Anda.

10. BIASAKAN HIDUP HEMAT
Terdapat banyak cara untuk berhemat tanpa harus menderita. Bawalah makanan dan air minum dari rumah, gunakan transportasi umum, berhenti merokok, berlibur di saat yang tidak padat (low season), manfaatkan diskon agar memperoleh barang yang Anda “butuhkan” dengan lebih murah, dan masih banyak lagi.