do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Kamis, 26 Mei 2011

Faktor-Faktor Pemicu Kewirausahaan


Seperti telah dibahas bahwa entrepeneurship ditentukan oleh motif achievement, optimism, value attitudes dan entrepreneurial status atau keberhasilan (by C.McClelland). Sementara itu menurut Soedjono dan Roopke, proses kewirausahaan atau tindakan kewirausahaan (PK) merupakan fungsi dari property right (PR),Competency/ability (C). Incentive (I) dan external environment (E) atau PK = f (PR,C,I,E) .

Perilaku kewirausahaan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor2 internal tsb mencakup PR, C , I , sedangkan faktor eksternalnya meliputi E.
Menurut Ibnu Soedjono, karena dalam kemampuan afektif (affective abilities) mencakup sikap, nilai2, aspirasi, perasaan dan emosi yang keseluruhanya sangat tergantung pada kondisi lingkungan yang ada, maka dimensi affective abilities dan cognitive abilities merupakan bagian dari pendekatan kemampuan kewirausahaan (enterpreneurial). Jadi kemampuan kewirausahaan (enterpreneurial) merupakan fungsi dari perilaku kewirausahaan dalam mengkombinasikan kreativitas, inovasi, kerja keras, dan keberanian menghadapi risiko untuk memperoleh peluang.

pada dasarnya peluang terhadap inovasi yang besar muncul akibat adanya ” kebutuhan proses ” yang nyata. Beberapa inovasi yang didasarkan pada kebutuhan proses , memanfaatkan ketidak serasian, sedangkan lainnya demografi, yang dalam hal ini lebih mengarah pada tugas (task focused) daripada mengarah pada situasi (situation focused).
Kebutuhan proses menyempurnakan proses yang sudah ada, merancang ulang proses lama yang sudah ada atas dasar pengetahuan baru, maupun menemukan ”mata rantai yang hilang”.

Inovasi atas dasar kebutuhan proses yang berhasil menghendaki 5 kriteria dasar,yaitu :
* Merupakan proses yang utuh
* Adanya mata rantai yang lemah atau hilang
* Memiliki sasaran yang jelas,
* Spesifikasi pemecahannya dapat ditetapkan dengan jelas
* Kesadaran yang luas bahwa ”pasti ada cara yang lebih baik”

Namun demikian berkenaan dengan hal ini ada beberapa constraint yg harus diperhatikan
1. Kebutuhan harus dapat ”dimengerti”, tidak sekedar dapat ”dirasakan”
2. Kita mungkin saja mengerti sebuah proses,tetapi masih belum mampu melaksanakan pekerjaan tsb.
3. Pemecahan harus sesuai dengan cara kerja dan keinginan dari orang2 yang mengerjakannya.

Langkah menuju keberhasilan wirausaha
Wirausaha yang sukses mempunyai karakter, diantaranya :
1. Perlu/harus memiliki ide atau visi bisnis yang jelas
2. Ada kemauan, keberanian serta kemampuan dalam menghadapi risiko dalam bentuk waktu maupun uang.
3. Mampu membuat perencanaan usaha, mengorganisasikan dan menjalankannya.
4. Mampu untuk bekerja keras dan mengembangkan hubungan dengan mitra usaha ataupun semua pihak yang terkait dengan kepentingan perusahaan.
5. Memiliki kepercayaan dan pengendalian diri pada saat mereka sedang melaksanakan pekerjaan. Mereka mampu mengatasi permasalahan dengan cepat dan gigih dalam mengejar tujuan.
6. Selalu mencari aktivitas. Mereka tidak dapat duduk menunggu aktivitas yg akan diberikan orang lain kepada mereka. Diam tanpa aktivitas bukan sifat mereka.
7. Mereka mampu mengendalikan diri. Dalam olah raga mereka lebih menyukai permaianan yg membuat otot dan otak mereka langsung berpengaruh pada hasil akhir dan kecepatan permainan. Mereka mempunyai inisiatif enerjik,dan tidak mengenal lelah dalam mencapai tujuan.
8. Mereka mengelola pekerjaan berdasar tujuan, dan mampu memahami situasi rumit yang mungkin mencakup perencanaan, pengambilan keputusan strategis dan yang mempengaruhi ide bisnis berganda secara simultan.
9. Mereka senantiasa pentingnya rincian dan secara berkesinambungan meninjau segala kemungkinan demi tercapainya tujuan perusahaan.
10. Mereka merupakan penganalisis kesempatan.Mereka akan menganalisis secara cermat setiap kesempatan/peluang sebelum dapat meyakini manfaat peluang tsb bagi dirinya.
11. Mereka pemikir yang kreatif
12. Mereka golongan orang yang mampu memecahkan persoalan. Mereka mempunyai pemahaman yang jelas tentang sesuatu yg ingin mereka capai dan dapat dengan cepat mengatasi permasalahan dengan cara yg mereka tempuh.
13. Mereka pemikir yg obyektif. Saat mereka menemukan solusi atas suatu permasalahan , mereka akan bertukar pikiran dengan orang yang kompeten untuk menghindari keputusan yang bersifatsubyektif. Mereka akan menerima modifikasi solusi yg logis dan akan merubah solusi mereka sesuai dengan alternatif yg lebih baik.


Sumber:http://id.shvoong.com/business-management/management/2281288-inilah-faktor-faktor-pemicu-kewirausahaan/#ixzz1vOoB3w7w
Poskan Komentar