do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 17 Mei 2011

Memulai Bisnis? kalau mau dengan ATM bukan TTM Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/business-ideas-and-opportunities/2156520-memulai-bisnis-kalau-mau-dengan/#ixzz1vOsc3Wy3


Perkembangan UKM belakangan ini sangat luar biasa. Dimana-mana orang bicara tentang kewirausahaan skala kecil. Membuka usaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun juga tidak sesulit yang dibayangkan sehingga harus ditakuti. Apalagi ada metode ATM yang sering sekali dikumandangkan motivator pada peserta seminar atau pelatihan kewirausahaan.


ATM ini jelas bukan kependekkan Anjungan Tunai Mandiri, melainkan AMATI, TIRU, MODIFIKASI. Artinya menciptakan sebuah produk atau membangun sebuah usaha tidak harus dimulai dari suatu konsep baru yang original, tapui dapat dikembangkan dengan cara mengamati, meniru dan memodifikasi dari bisnis yang sudah ada.



Meskipun kelihatan mudah, memulai bisnis dengan ATM ada susahnya juga. Proses mengamati mudah, tapi modifikasinya itu yang susah. Padahal justru di poin modifikasi inilah, seorang pebisnis dapat mengeksploitasi ide-ide dan keunikan yang dimiliki menjadi keunggulan usaha sekaligus poin diferensiasi (pembeda) dibanding pemain lainya. Jika dikaitkan dengan falsafah Wings Group tadi, kekuatanya adalah poin nambahi yang berarti menciptakan nilai tambah.



Tanpa adanya proses modifikasi, bukanya metode ATM yang dijalankan, para pelaku usaha baru justru akan terjebak menggunakan metode TTM (Tiru Tanpa Modifikasi). 



Bisnis TTM alias latah begini biasanya sangat tergantung trend sesaat saja ketika permintaan konsumen meningkat karena keingintahuan untuk mencoba produk. Seiring dengan berlalunya tren tersebut, pengusaha yang hanya ikut-ikutan meniru akan rontok satu persatu. Sdangkan mereka yang memeng mempunyai kompetensi di bidang tersebut akan terus berinovasi memodifikasi produj atau model bisnisnya sehingga tetap hidup di pasar yang menyempit atau bahkan menciptakan pasar baru.


Untungnya masih banyak pengusaha pemula yang kreatif melakukan modifikasi dalam memulai usahamya. Contohnya adalah Imucu, usaha bantal imut-lucu yang didirikan oleh seorang mantan profesional di sebuah perusahaan consumer goods besar. Tidak mau terjebak latah membuat sandal biasa, Imucu melakukan modifikasi dengan membuat aneka model sandal yang lucu-lucu sehingga menarik pembeli dan pemakai sandal. Dengan modifikasi ini, perkembangan usaha tersebaut terbilang sukses dalam jangka waktu tidak trlau lama dari sejak perdananya.
Selamat berbisnis dengan ATM
Sumber:http://id.shvoong.com/business-management/business-ideas-and-opportunities/2156520-memulai-bisnis-kalau-mau-dengan/#ixzz1vOsQ66XA
Poskan Komentar