do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 22 Maret 2011

Mengenali dan Mengukur Peluang bisnis


Cermat dalam mengamati peluang tentu akan membawa langkah anda menjadi seorang wirausaha. Semakin cermat mengamati lingkungan, akan semakin besar pula terbuka peluang bagi anda untuk memilih ide usaha. Untuk bisa meraih peluang, bagaimana cara mengenali dan mengukurnya?.
Teknik Menggali Gagasan sebagai sumber peluang.
Ada 2 cara mudah untuk mendapatkan ide yaitu :
  1. Anda dapat menciptakan ide-ide bisnis sesuai dengan keinginan anda atau mengembangkan ide orang lain.
  2. Anda bisa menciptakan ide baru atau melakukan pengembangan ide yang anda petik dari konsep bisnis keberhasilan pengusaha yang sudah sukses menjalakan usahanya.
Untuk menciptakan ide bisnis ada 5 (lima) sumber peluang yang penting untuk anda ketahui :
  1. Lewat iklan. Melalui media iklan, anda bisa mencari peluang, agen perantara atau mengamati kegiatan bisnis yang sudah ada dan sesuai dengan tujuan yang anda inginkan.
  2. Dengan cara meniru bisnis orang lain.
  3. Mengenal kebutuhan msyarakat/tetangga di sekitar kita.
  4. Mengenali tren peluang usaha yang ada di pasaran.
  5. Melakukan identifikasi celah pasar yang ada.

Teknik yang membantu anda untuk menciptakan ide, yaitu :
  1. Membentuk Visualisasi, pada cara ini anda harus “bermimpi”. Hal ini merupakan alat untuk membantu anda memvisualisasikan gambaran masa depan usaha dan memperjelas tujuan jangka panjang, penyusunan ide, dan evaluasi ide peluang yang anda pilih.
  2. Menggunakan Brainstorming, yaitu mengembangkan kemampuan otak kanan anda untuk mengasah kemampuan daya berpikir anda menjadi lebih optimal, untuk menganalisis ide peluang yang tepat.
  3. Menggunakan Analisis Morfologi, yaitu cara anda memisahkan antara masalah-masalah yang kompleks menjadi lebih sederhana. Pada tahap ini sebuah ide dapat terpecahkan menjadi beberapa bagian. Misalnya, anda tertarik dengan ide membuat usaha makanan, berupa kacang. Untuk segmen pasarnya anda bisa memasuki semua jenis usia. Dan untuk variasi makanan dari bahan baku kacang(anda dapat membuat selai kacang,kacang kulit dsb). Dari jenis produk kacang ini anda bisa memiliki beragam bentuk produk olahan kacang.
  4. Merumuskan ide peluang merupakan langkah anda mengumpulkan sebanyak-banyaknya daftar ide peluang dan mereferensi ide peluang dari berbagai jenis usaha orang lain.
Umumnya, keberhasilan yang diraih oleh para pengusaha yang telah sukses adalah ketika mereka berhasil dengan tepat merumuskan ide hingga proses pencarian ide dengan cara-cara tradisional.
Teknik Menyusun Daftar Peluang
Berikut ini formula daftar peluang yang berjasil disusun oleh McGrath dan MacMillan sebagai berikut :
  1. Rancanglah Konsep Bisnis sebagai gambaran singkat dari ide/gagasan yang anda inginkan.
  2. Buat Tipe Peluang, yaitu tipe peluang seperti apa yang anda inginkan.
  3. Buatlah Penetapan Waktu sebagai pertimbangan kapan anda akan memulai usaha sendiri. Hal ini bisa anda jadikan sebagai penentu langkah awal anda dalam memulai sebuah usaha sendiri.
  4. Data Kunci. Buatlah sebuah catatan khusus dari berbagai peluang yang telah anda rancang. Hal ini untuk memudahkan anda memilih dan menentukan peluang mana yang layak dan pas untuk anda tekuni.
  5. Catatan Halangan & Rintangan apa yang dapat merintangi jalannya usaha anda. Apakah masalah teknologi yang tidak anda kuasai? Masalah pasar? Atau peraturan bisnis yang masih belum anda kuasai?
  6. Sumber Daya. Gunakanlah sumber daya yang professional untuk menunjang keberhasilan anda.
  7. Kompetisi. Catat siapa saja pesaing anda. Berhati-hatilah jangan sampai ide atau peluang anda yang menarik ini disambar orang lain karena kelengahan anda.
  8. Tren. Kenali gejala bisnis yang sedang ramai di pasaran. Hal ini bisa anda jadikan masukan untuk mengenali konsep yang potensial yang dapat anda tiru dan terapkan guna mendapatkan ide peluang yang menarik perhatian pasar.
Menetapkan Sasaran Peluang
Setelah menyusun daftar peluang, anda juga harus bisa menetapkan gagasan. Ide yang terbaik menurut kemampuan. Hal ini penting anda lakukan untuk menghindari melebarkannya bentuk usaha yang akan anda lakukan. Beberapa  sasaran peluang yang mesti anda perjelas, antara lain :
  1. Tentukan ide usaha/gagasan usaha yang anda inginkan.
  2. Beri penilaian terhadap kelayakan ide usaha tersebut (apakah ide itu layak anda lakukan di sekitar rumah anda? Dilihat dari beberapa factor : lingkungan, selera pasar, dan target pasar)
  3. Pilihlah ide usaha yang rasional disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
Hal yang perlu diingat sebagai pengusaha bahwa sebagai seorang pengusaha, anda tidak sekedar “menemukan peluang”. Akan tetapi, anda harus bisa menciptakan sebuah organisasi usaha yang mampu menjalankan ide peluang tersebut, yang kelak menjadi penopang kelembagaan usaha anda.
Menangkap Peluang Dengan Tepat
Cara menangkap peluang dengan tepat dengan cara memperbanyak melatih diri untuk belajar dan kumpulkan sebanyak-banyaknya informasi penting dari orang lain di sekitar anda sehingga anda mampu menjaring sebuah ide cemerlang. Sebuah ide dapat anda jadikan sebagai peluang yang layak dan berpotensi melalui informasi yang bisa anda jaring dari teman, tetangga, atau keluarga anda. Setelah berhasil mengumpulkan peluang usaha, pastikanlah bahwa ide peluang itu memang benar-benar dibutuhkan, dan memiliki prospek pasar yang menjanjikan bagi keberhasilan usaha anda.
MEMILIH DAN MENGOLAH PELUANG
A. Mendefinisikan Peluang Usaha yang Dipilih
Beberapa macam definisi peluang usaha dapat anda pilih melalui beberapa cara antara lain :
1. Peluang yang Muncul Kapan Saja
Peluang itu ada kapan dan dimana saja. Namun, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menemukan pintu peluang usaha yang ccok dengan diri mereka. Bahkan karena terlalu bersemangat mencari peluang dan tidak juga menemukannya, semangat dan tekad untuk menjadi wirausaha kerap menguap. Padahal, jika saja anda jeli dalam melihat setiap kesempatan yang lewat di depan mata anda dan cermat mengamati kebutuhan yang lewat di depan mata anda dan cermat mengamati kebutuhan barang/jasa apapun bisa menjadi peluang usaha. Karena itu, tidak perlu meneropong jauh-jauh peluang di seberang mata anda. Sebab di sekitar anda banyak sekali peluang yang bisa anda asah sebagai ide usaha.
2. Peluang yang Muncul saat Krisis
Agar anda berhasil mengelola peluang, kuncinya hanya satu, yaitu jangan cepat putus asa atau mudah menyerah/. Untuk menjadi pebisnis andal dibutuhkan keberanian. Pada dasarnya, setiap manusia memiliki kemampuan luar biasa, bahkan di luar batas kemampuannya. Namun, tidak semua orang mengenali kemampuan yang ada pada dirinya. Kemampuan luar biaa itu justru muncul saat ia sedang kepepet atau mengalami suatu masalah. Kemampuan potensial itu hanya muncul jika seseorang”mau berusaha” dan “tidak mau menyerah”. Motivasi untuk ” menyelamatkan diri” menjadi pemicu munculnya kemampuan potensial berupa keberanian luar biasa itu.
Kemampuan luar biasa ini juga kerap dialami beberapa pengusaha. Sebagian besar pengusaha yang sukses mengaku mengawali usaha justru pada saat mereka mengalami kondisi ekonomi yang tersudur. Misalnya saat kondisi moneter. Jadi perlu di catat dalam situasi apapun peluang selalu ada.
3. Peluang yang Muncul lewat Hobi
Jika anda jeli, hobi pun bisa menjadi lading rejeki bagi anda. Oleh karena itu, tidak ada salahnya anda mengolah hobi anda menjadi sebuah peluang usaha. Jika saja anda cermat membaca pintu peluang, sebenarnya hobi bisa menjadi alternatif untuk membuka pintu peluang usaha bagi diri anda. Syaratnya, anda bisa menangkap dan mengolah hobi itu menjadi uang.
4. Peluang yang Muncul lewat Kegagalan
Untuk mencapai puncak kesuksesan kadang harus dilalui oleh seseorang lewat jalan terjal dan berliku. Dan, hanya mereka yang berhasil mengubah kegagalan menjadi kesuksesan itulah pemenangnya. Banyak pengusaha yang pintar mencari “peluang” tetapi “gagal” dalam mengembangkan usahanya. Kegagalan mempertahankan bisnis biasanya disebabkan oeh sikap putus asa. Untuk mencapai sukses, sikap pantang putus asa dan kerja keras harus anda miliki. Sebab, tidak semua orang memiliki keberuntungan yang sama. Oleh karena itu, dalam dunia bisnis antara peluang dan kegagalan berjalan seiring. Semakin sering menghadapi kegagalan, maka akan membuat kita memiliki segudang ilmu untuk mencapai tangga kesuksesan.

Poskan Komentar