do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Sabtu, 19 Maret 2011

Pertanyaan yang Muncul Ketika Ingin Memiliki Usaha Sendiri



A) Apa motovasi dan tujuan anda ingin memiliki bisnis sendiri?
Sebaiknya  anda perjelas terlebih dahulu apa mitivasi dan tujuan anda ingin memiliki bisnis usaha sendiri? Apa yang anda inginkan dan mengapa anda tertarik pada dunia usaha? Apakah anda sudah siap memiliki usaha sendiri? Karena, jika memiliki usaha sendiri, anda tidak akan lagi memiliki jam untuk santai. Andai harus bekerja keras dari awal. Jangan abaikan pertanyaan-pertanyaan ini, sebaiknya anda perjelas terlebih dahulu apa tujuan anda ketika anda memutuskan tertarik ingin merintis usaha sendiri. Ada baiknya anda mempertimbangkan hal ini terlebih dahulu sebelum anda melangkah lebih jauh lagi. Apabila sudah muncul adanya ketertarikan yang luar biasa pada suatu bidang yang anda lihat dan ditambah dengan pengetahuan, hal itu akan memudahkan anda dalam mewujudkan mimpi untuk memiliki usaha sendiri. Keinginan yang kuat di dalam diri anda untuk mewujudkan keinginan memiliki usaha sendiri. Adanya motivasi dan tujuan yang jelas inilah yang akan mendorong seorang pengusaha untuk mampu berkompetisi dan mengembangkan bisnis yang diinginkannya itu.
B) Kenapa ingin memiliki usaha sendiri?
banyak alasan orang ingin memiliki usaha sendiri diantaranya ingin cepat kaya, ingin memiliki kebebasan dalam bekerja, sebagai persiapan pensiun, dsb. Semua alasan ini hanyalah salah satu faktor yang menggerakan seseorang memiliki pemikiran ingin memiliki usaha sendiri.
C) Usaha apa yang bisa saya tekuni?
Pertanyaan itu wajar karena ketidak tahuan anda tentang ragam usaha apa yang kiranya dapat anda lakukan.agar tidak tersesat, perhatikan petunjuk berikut.
  • Untuk meimiliki usaha sendiri sebaiknya anda punya pengetahuan dan knowhow yang memadai. Jangan sampai, anda membuka usaha karena faktor ikut-ikutan, tergiur mengikuti jejak sukses orang lain tapi tidak memiliki bekal pengetahuan.
  • Jangan berpikir bisnis itu murah, mudah dan gampang.
  • Yang paling penting sebelum anda mulai membuka usaha adalah kejelian anda dalam mencari peluang/gagasan/ide usaha yang potensial dan belum pernah dilakukan oleh orang lain. Dengan demikian, usaha anda kelak bisa memiliki prospek keberhasilan dan pilihkan usaha yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan diri kita sendiri.
D) Sudah siapkah memiliki usaha sendiri?
Umumnya sikap keraguan itu muncul terkait dengan bidang usaha yang anda pilih dan keraguan terdapat modal (uang) yang anda miliki, perlu anda ingat, modal uang bukan faktor penentu keberhasilan anda. Banyak pengusaha yang sukses, modal awalnya bukannya”uang” tetapi modal awalnya adalah keberanian.
E) Bagaimana jika usaha saya gagal?
Tak jarang muncul keragu-raguan karena di bayangi ketakutan akan munculnya kegagalan jika membuka usaha sendiri. Untuk menepisnya baiknya anda meyakinkan diri anda terlebih dahulu dalam menghadapi tahun-tahun pertaman usaha yang penuh dengan tantangan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari resiko kegagalan:
  1. Persiapkan diri anda dengan pengetahuan yang cukup untuk mengelola usaha.
  2. Jangan terlalu yakin bahwa bisnis anda akan member keberhasilan.
  3. Persiapkan diri anda untuk menghadapi risiko kegagalan karena dalam dunia bisnis ada keberhasilan, ada kegagalan. Ini resiko yang harus anda terima dengan besar hati.
  4. Persiapkan manajemen SDM secara professional.
  5. Kenali aturan main dalam bisnis.
  6. Buatlah produk anda sebagai sesuatu yang unik dan berbeda sehingga mudah diterima pasar.
  7. Luncurkan produk anda tepat waktu di saat konsumen benar-benar membutuhkannya.
  8. Rancang strategi distribusi dan pemasaran sebara tepat.
  9. Definisikan usaha secara tepat agar usaha anda tidak melenceng dari bentuk usahanya.
  10. Yakinlah bahwa kekuatan SDM dan kekompakan tim akan mendukung keberhasilan usaha anda.
  11. Canangkan anggaran untuk menghadapi masa-masa sulit.

Poskan Komentar