do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Sabtu, 02 November 2013

MAKALAH POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT 3

BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
Kesehatan adalah aset masa depan dan merupakan modal untuk mencapai hidup yang sejahtera. Banyak faktor yang menunjang agar hidup kita dapat sehat. Salah satunya adalah lingkungan yang bersih. Kalau mau sehat maka harus bersih dan jika mau bersih maka akan sehat. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah awal yang dapat dilakukan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi setiap orang. Kondisi sehat tidak langsung terjadi, tetapi harus melalui berbagai upaya, dari yang tidak sehat menjadi sehat serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Upaya ini tidaklah mudah, harus mulai menanamkan pola pikir sehat yang menjadi tanggung jawab kita bersama, dan upaya ini bisa dimulai dari diri sendiri. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan derajat kesehatan manusia yang setinggi – tingginya sebagai pondasi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif. Dalam mengupayakan hal ini diperlukan komitmen bersama saling mendukung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya derajat kesehatan untuk diri sendiri. Sehingga ketika derajat kesehatan diri sendiri tercapai maka derajat kesehatan yang lain akan bisa dicapai.

1.2    Rumusan masalah
Berdasarkan judul makalah ini maka rumusan masalahnya adalah indikator perilaku / pola yang digunakan dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,tatanan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta bidang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.






1.3 Tujuan
Untuk mengetahui bagaimana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam masyarakat serta hal yang berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan sehat

1.4 Manfaat
Manfaat dari penulisan ini adalah:
1.      Agar mahasiswa mengetahui apa arti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
2.      Agar mahasiswa mengetahui hal – hal yang berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (Pengertian,Tatanan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Bidang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,manfaat perilaku hidup bersih dan sehat)




















BAB II
PEMBAHASAN

2.1    Pengertian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan,keluarga,kelompok dan masyarakat dengan membuka jalan komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku. Agar dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dalam rangka menjaga, memelihara dan meningkatkan kesehatan

2.2    Tatanan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Tatanan adalah tempat dimana sekumpulan orang hidup, bekerja, bermain, berinteraksi dan lain-lain. Terdapat lima tahapan PHBS yaitu rumah tangga, sekolah, tempat kerja, sarana kesehatan dan tempat – tempat umum.
a.    PHBS Rumah Tangga
PHBS di rumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktikan perilaku hidup sehat dan bersih serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat.
Ada beberapa indicator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS rumah tangga yaitu:
1.    Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan.
2.    Member ASI eksklusif
3.    Menimbang balita setiap bulan
4.    Menggunakan air bersih
5.    Menggunakan jamban sehat
6.    Makan buah dan sayur setiap hari
7.    Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun
8.    Memberantas jentik dirumah sekali seminggu
9.    Tidak merokok di dalam rumah
10.    Melakukan aktifitas fisik setiap hari
b.    PHBS di sekolah
Adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikan peserta didik, guru dan masyarakat, lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara  mandiri, mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat.
Beberapa indicator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS disekolah :
1.    Mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir
2.    Mengkonsumsi jajanan sehat di sekolah
3.    Menggunakan jamban yang bersih dan sehat
4.    Olah raga teratur dan terukur
5.    Tidak merokok disekolah
6.    Menimbang BB dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan.
7.    Membuang sampah pada tempatnya
8.    Memberantas jentik nyamuk.

c.    PHBS di tempat kerja
Ialah upaya untuk memberdayakan para pekerja agar tahu, mau, dan mampu mempraktikan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam mewujudkan tempat kerja sehat.
Ada beberapa indicator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di tempat kerja:
1.    Tidak merokok di tempat kerja
2.    Melakukan olah raga secara teratur / aktifitas fisik
3.    Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun sebelum makan dan sesudah buang air besar dan air kecil.
4.    Membeli dan mengkonsumsi makanan dari tempat kerja
5.    Menggunakan air bersih
6.    Menggunakan jamban saat buang air kecil dan besar
7.    Membuang sampah pada tempatnya
8.    Menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai jenis pekerjaan
9.    Memberantas jentik nyamuk
d.    PHBS di Institusi Kesehatan
PHBS di institusi kesehatan adalah upaya untuk memberdayakan pasien, masyarakat, pengunjung dan petugas agar tahu, mau dan mampu untuk mempraktikan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam mewujudkan institusi kesehatan sehat dan mencegah penularan penyakit di institusi kesehatan
Bebrapa indicator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS institusi kesehatan yaitu:
1.    Menggunakan air bersih
2.    Menggunakan jamban
3.    Membuang sampah pada tempatnya
4.    Tidak merokok di institusi kesehatan
5.    Tidak meludah sembarangan
6.    Memberantas jentik nyamuk

e.    PHBS di tempat umum
PHBS di tempat umum maksudnya adalah upaya untuk memperdayakan masyarakat, pengunjung dan pengelola tempat-tempat umum agar tahu, mau dan mampu mempraktikan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan tempat – tempat umum yang sehat.
Bebrapa indicator yang dipakai sebagai ukuran untukmenilai PHBS di tempat umum yaitu:
1.    Menggunakan air bersih
2.    Menggunakan jamban
3.    Membuang smpah pada tempatnya
4.    Tidak meludah sembarangan
5.    Tidak merokok di tempat umum
6.    Memberantas jentik nyamuk



2.3    Bidang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Bidang PHBS adalah:
•    Bidang kebersihan perorangan, seperti cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan menggunakan sabun, mandi minimal 2x sehari, dll.
•    Bidang gizi, seperti makan buah dan sayur tiap hari, mengkonsumsi garam beryodium, menimbang BB dan TB setiap bulan, dll
•    Bidang Kesling seperti membuang sampah pada tempatnya, menggunakan jamban, memberantas jentik, dll.

2.4    Manfaat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
A.    Manfaat bagi rumah tangga
    Setiap anggota keluarga menjadi lebih sehat dan tidak mudah sakit
    Anak-anak akan tumbuh sehat dan cerdas, sehingga kualitas generasi penerus lebih bermutu
    Anggota keluarga lebih giat bekerja, berarti produktifitas kerja bisa ditingkatkan
    Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gizi keluarga,pendidikan dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga.

B.    Manfaat bagi masyarakat
    Masyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat secara mandiri dan menyeluruh
    Masyarakat mampu mencegah dan menanggulangu masalah-masalah kesehatan disekitarnya
    Masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada
    Masyarakat mampu mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat, ex:posyandu,tabungan ibu bersalin,ambulans desa,arisan jambanž




C.    Manfaat di sekolah
    Terciptanya sekolah yang bersih dan sehat sehingga siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah terlindungi dari berbagai gangguan dan ancaman penyakit
    Meningkatnya semangat proses belajar mengajar yang berdampak pada prestasi belajar siswa
    Citra sekolah sebagai institusi pendidikan semakin meningkat sehingga mampu menarik minat orang tua
    Meningkatkan citra pemerintah daerah di bidang pendidikan
    Menjadi contoh sekolah sehat bagi daerah lain

D.    Manfaat bagi institusi kesehatan
    Mencegah terjadinya penularan penyakit di institusi kesehatan
    Meningkatkan citra institusi kesehatan yang baik sebagai tempat untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan kesehatan bagi masyarakat

E.    Manfaat bagi lingkungan kerja
·                     Bagi pekerja
    Sesama karyawan menjadi lebih sehat dan tidak mudah sakit
    Produktivitas pekerja meningkat yang berdampak pada peningkatan penghasilan pekerja dan ekonomi keluarga
    Pengeluaran biaya rumah tangga hanya ditujukan untuk peningkatan taraf hidup bukan untuk biaya pengobatan

·                     Bagi masyarakat sekitar
    Tetap mempunyai lingkungan yang sehat walaupun berada di sekitar tempat kerja
    Dapat menjadi contoh perilaku hidup bersih dan sehat yang diterapkan oleh tempat kerja setempat


BAB III
PENUTUP

A.    Simpulan
PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga keluarga beserta semua yang ada di dalamnya dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. PHBS upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan pimpinan (Advokasi), bina suasana (Social Support) dan pemberdayaan masyarakat (Empowerment). Dengan demikian masyarakat dapat mengenali dan mengatasi masalahnya sendiri, terutama dalam tatanan masing-masing, dan masyarakat/dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dengan menjaga, memelihara dan meningkatkan kesehatannya.
                                                          
B.     Saran
Sebagai Mahasiswa Kebidanan  yang akan memberi asuhan langsung ke masayarakat baik sebagai mahasiswa kesehatan maupun sebagai staff pemberi pelayananan nantinya,  sebaiknya lebih membekali diri dengan konsep-konsep keperawatan komunitas, khususnya upaya promosi kesehatan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, agar nantinya kita sebagai mahasiswa mempunyai bekal konsep komunitas yang kuat saat menghadapi masyarakat. Selain itu, mahasiswa maupun pemberi pelayanan kesehatan di pusat pelayanan kesehatan perlu diberi informasi mengenai pentingnya menerapakan Perilaku Hidup bersih dan sehat secara komperhensif dan berkesinambungan.



  
DAFTAR PUSTAKA


Departemen Kesehatan RI,. 2004. Kebijakan Nasional Promosi Kesehatan, Pusat Promosi  Kesehatan .Departemen Kesehatan RI Tahun 2004

Departemen Kesehatan RI. 2005.  Pedoman Pelaksanaan Promosi Kesehatan Daerah, Pusat   Promosi Kesehatan Departemen Kesehatan RI Tahun 2005

Departemen Kesehatan RI, 2000. Buku Pedoman Pembinaan Program Perilaku Hidup Bersih      dan      Sehat di Tatanan Rumah Tangga, Pusat Penyuluhan. Kesehatan Masyarakat  Tahun 2000/2001

DepKes RI. 2007. Buku Saku Rumah Tangga Sehat dengan PHBS, Pusat Promosi Kesehatan.    Jakarta: Depkes RI .

Mukono. 2000. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan. Surabaya
Soemirat, Juli.2004. Kesehatan Lingkungan.Yogyakarta : Gajah Mada University Pres












KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan karunia nya serta kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah Pola Hidup Bersih Sehat  ini tepat pada waktunya. Adapun judul yang di bahas penulis pada makalah ini adalah mengenai ‘’Pola Hidup Bersih dan Sehat’’.

Makalah ini merupakan tugas Individu. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Dosen serta semua pihak yang ikut membantu dalam pembuatan makalah ini, sehingga akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Penulis menyadari tidak ada gading yang tak retak’’ penulis mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam pembuatan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan kita semua. Penulis juga mohon kritik dan saran dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.


Raha,    Oktober 2013
                                                           


                                                                                              Penulis










DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................ i
DAFTAR ISI .......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang.................................................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah.............................................................................................. 1
1.3  Tujuan............................................................................................................... 2
1.4  Manfaat............................................................................................................. 2

BAB II PEMBAHASAN
           2.1 Pengertian PHBS.................................................................................... 3
           2.2 Tatanan PHBS........................................................................................ 3
           2.3 Bidang PHBS......................................................................................... 6
           2.4 Manfaat PHBS........................................................................................6
BAB III PENUTUP
           3.1Kesimpulan.............................................................................................. 8
           3.2 Saran....................................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................9














TUGAS            : KOMPUTER DAN SEARCING INTERNET
DOSEN            : LA ODE AMSIR,S.Kom.M.Si

MAKALAH
POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT

DI SUSUN OLEH:
NAMA           : AYU FITRIANI
                        TINGKAT    : IB
                        NIM               : 2013.1B.0058


AKADEMI KEBIDANAN PARAMATA RAHA
KABUPATEN MUNA
2013/2014

Poskan Komentar