do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Rabu, 25 Februari 2015

SATPEL TRAUMA TUMPUL



SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Pokok Bahasan                   : Trauma Tumpul
Sasaran                                : Tn. S
Waktu                                 : ± 15   menit
Hari/Tanggal                       : Selasa,
Tempat                                : RSUD KAB. MUNA
Ruang                                 : Kamboja


A.      Tujuan Umum :
Setelah mengikuti penyuluhan tentang Trauma Tumpul selama 15 menit klien dan keluarga dapat memahami tentang perawatan perineum.

B.        Tujuan Khusus : 
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan  klien dan keluarga dapat :
1.      Menyebutkan Pengertia Trauma Tumpul
2.      Menyebutkan Etiologi / faktor penyebab Trauma Tumpul
3.      Menyebutkan Klasifikasi Trauma Tumpul
4.      Menyebutkan Tanda dan gejalah Trauma Tumpul
5.      Menyebutkan Komplikasi Trauma Tumpul
6.       Menyebutkan Penatalaksanaan Trauma Tumpul
7.      Menyebutkan Pencegahan Trauma Tumpul

C.      Materi
A.    Pengertia Trauma Tumpul
B.     Etiologi / faktor penyebab Trauma Tumpul
C.     Klasifikasi Trauma Tumpul
D.    Tanda dan gejalah Trauma Tumpul
E.     Komplikasi Trauma Tumpul
F.       Penatalaksanaan Trauma Tumpul
G.    Pencegahan Trauma Tumpul

D.      Metode
1.      Ceramah
2.      Tanya jawab
E.       Media
Leaflet
F.       Kegiatan Penyuluhan

No.

Kegiatan Penyuluhan

Kegiatan Peserta

Waktu

1.

Pembukaan :
a.    Membuka kegiatan dengan mengucapkan salam
b.   Memperkenalkan diri
c.    Menyebutkan materi yang akan diberikan
d.   Menjelaskan tujuan dari penyuluhan


a.       Menjawab salam

b.      Mendengarkan
c.       Memperhatikan

d.      Memperhatikan
  
 



3 menit

2.

Pelaksanaan :
a.         Menjelaskan tentang Perawatan Trauma Tumpul
b.        Memberi kesempatan pada keluarga  untuk mengajukan pertanyaan kemudian didiskusikan bersama dan menjawab pertanyaan


a.       Memperhatikan

b.      Bertanya




10 menit

3.

Penutup :
a.         Mengakhiri pertemuan & mengucapkan terima kasih atas partisipasi dalam kegiatan penyuluhan
b.        Mengucapkan salam


·      Mendengarkan



·      Menjawab salam


2 menit
MATERI PENYULUHAN


A.  PENGERTIA TRAUMA TUMPUL
Trauma Tumpul adalah pukulan / benturan langsung pada rongga abdomen yang mengakibatkan cidera tekanan/tindasan pada isi rongga abdomen, terutama organ padat (hati, pancreas, ginjal, limpa) atau berongga (lambung, usus halus, usus besar, pembuluh – pembuluh darah abdominal) dan mengakibatkan ruptur abdomen.

B.  ETIOLOGI / FAKTOR PENYEBAB
Kecelakaan lalu lintas, penganiayaan, kecelakaan olahraga dan terjatuh dari ketinggian.

C. KLASIFIKASI
Berdasarkan mekanismenya cedera pipi dibagi atas :
1.      Cedera pipi tumpul ; biasanya berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas, jatuh atau pukulan benda tajam
2.      Cedera tembus ; disebabkan oleh luka tembak ataupun tusukan

D. TANDA DAN GEJALAH
o    Hilangnya kesadaran kurang dari 30 menit atau lebih
o    Kebingungan
o    Muntah
o    Pucat
o    Mual dan muntah
o    Pusing pipi
o    Terdapat hematoma
o    Kecemasan
o    Sukar untuk dibangunkan
o    Keluarnya  cairan atau darah dari hidung (rhinorrhea) dan telinga (otorrhea)





E.            KOMPLIKASI
o  Perdarahan
o  Infeksi
o  Pembengkakan

F.             PENATALAKSANAAN :
1.      Jangan di berikan air minum kepada orang yang terjatuh dengan benturan Pipi , kecuali jika dalam waktu lebih dari 15 menit tidak ada muntah dan mual baru berikan air minum
2.      Pertahankan jalan nafas dengan membersihkan hidung
3.      Atur posisi klien pipi jangan tertekuk
4.      Jika klien mengalami patah tulang, bagian yang patah harus disangga bagian atas dan bawah dari tempat yang patah
5.      Pada penderita dengan cedera pipi ringan, dapat diatasi dengan cara memberikan es atau handuk dingin pada daerah yang mengalami trauma untuk membantu mengurangi bengkak
6.      Jika terdapat luka, tutup dengan perban bersih dan tekan selama 5 menit
7.      Jika terjadi cedera pipi berat, maka segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan

G.           PENCEGAHAN
a.         Untuk mencegah terjadinya cedera pipi, sangat dibutuhkan kesadaran dari diri sendiri untuk menjaga kesehatan terutama keselamatan kita dalam melakukan suatu aktivitas
b.        Selain itu perlu diperhatikan keselamatan kita saat di jalan raya, karena dari epidemiologi di atas, kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab 48%-53% dari insiden cedera pipi, 20%-28% lainnya karena jatuh dan 3%-9% lainnya disebabkan tindak kekerasan, kegiatan olahraga
c.         Menurunkan kecepatan saat berkendaraan
d.        Menggunakan sabuk keselamatan dan pelindung bahu saat mengemudi mobil
e.         Menggunakan helm untuk pengendara motor dan sepeda
f.         Program pendidikan langsung untuk mencegah berkendaraan sambil mabuk
g.        Mencegah jatuh menggunakan alat-alat pelindung dan tehnik latihan


SATPEL
TRAUMA TUMPUL



DISUSUN OLEH :
NAMA      : AMAL
                                      NIM            : 12.12.952
                               







AKADEMI KEPERAWATAN
PEMERINTAH KABUPATEN MUNA
2015


Posting Komentar