do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Jumat, 28 Agustus 2015

KUMPULAN DOA DALAM ISLAM








السلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Sebagai ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT karena ANDA telah mendapatkan eBook Kumpulan Doa ini secara gratis, ada baiknya kalau anda menginfaqkan sebagian rizqi ANDA kepada siapapun yang ANDA sukai…

Infaqkan sesuai dengan kelapangan rizqi ANDA meskipun mungkin hanya  5000 atau 10000  rupiah ke Pembangunan Masjid, Musholla, Faqir Miskin, Anak Yatim, Guru ANDA, Orang tua, Istri , Anak ANDA atau kemanapun yang anda suka…

Semoga Allah selalu melapangkan rizqi ANDA anda senantiasa menambahkan ni’matNya kepada ANDA.

Amien Ya Allah Ya Robbal ‘Aalamien















Do'a adalah senjata mukminin

Sebagai seorang mukmin, marilah kita gunakan senjata kita (do'a) dengan semaksimal mungkin. Manusia adalah suatu makhluk yang mempunyai kekuatan yang sangat terbatas dan pasti butuh akan suatu yang lebih kuat dan lebih berkuasa. Sangat disayangkan kalau banyak diantara saudara kita yang keliru memilih panjatan dalam memenuhi kebutuhannya akan sesuatu yang lebih. Ada yang memilih batu mustika, ada yan memilih keris, ada yang pergi ke kuburan-kuburan tua atau bahkan ada yang datang kedukun-dukun untuk meminta jampi-jampi. Astaghfirullohal ‘Adziem
 Padalah ada suatu Dzat yang Maha Berkuasa dan Maha Perkasa yang siap membantu kita, yang telah berfirman dalam Alqur’an Surat AlMu'min ayat 60.  yang artinya

"dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam Keadaan hina dina".

Nah tunggu apalagi, kalau Dia telah berjanji dan menyediakan Diri untuk menjadi penolong kita, apakah kita masih butuh pada keris, batu para dukun dan lain sebagainya?
 Tentu saja tidak, karena kalau Allah berjanji maka sesungguhnya Dia tidak akan mengingkari janjiNya.
 Berdo’a adalah salah satu ibadah yang sangat disukai oleh Allah SWT. Dengan memanjatkan berdo’a kita merasa butuh akan Allah, kita langsung mengungkapkan permasalahan kita kepadaNya, kemudian dalam do’a juga terkandung dzikir (ingat) Allah dan harapan akan pertolongan Allah.


Supaya do’a kita cepat terkabul, hendaklah menjalankan adab-adabnya (tata cara berdo’a yang baik). Sebagian adab-adab berdo’a ialah:

Lakukan dalam keadaan suci dari hadats sambil menghadap qiblat. Jangan bosan-bosan mengulanginya sampai do’a kita dikabulkan.

Carilah waktu-waktu yang mustajab untuk memanjatkan do’a, misalnya sehabis melakukan sholat lima waktu, sehabis melakukan kebajikan (sodaqoh umpamanya), sepertiga malam yang terakhir, malam jum’at dan hari jum’at, diantar adzan dan iqomat, waktu turun hujan lebat dan masih banyak waktu yang lain yang bisa dicari di hadits-hadits Rosululloh SAW.
 Ada juga tempat-tempat mustajab untuk berdo’a semisal Multazam, Hijjir Isma’il, di Maqom Ibrohim, Roudhoh dan lain sebagainya.

Memulai do’a dengan pujian kepada Allah, baik dengan nama-nama Allah ataupun sifat-sifat Nya, bisa juga denagn menyebut karunia-Nya yang sangat banyak. Lanjutkan dengan bershalawat untuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sesudah itu barulah menyebutkan permintaannya. Kemudian tutuplah dengan membaca shalawat untuk Rasulullah kembali dan memuji kepada Allah Ta’ala.

Dari Abu Hurairah RA. Katanya:
 Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seseorang kamu berdo’a, janganlah dia mengucapkan: “Ya Allah ! Ampunilah dosaku, kalau Engkau mau!” Melainkan hendaklah dia meminta dengan sesungguh hati dan memperkuat keinginannya, karena sesungguhnya Allah tidak akan memberikan sesuatu yang tidak dianggap besar (berharga)

Perlu diingat bahwa makanan yang halal juga sangat berpengaruh pada kemustajaban do’a yang kita panjatkan. Oleh karena itu hendaklah mengisi perut kita hanya dengan makan yang baik dan halal.

Daftar isi Kumpulan Do'a sehari-hari dari berbagai sumber:
  • Do'a Ketika Bangun Tidur
  • Do’a Ketika Mengenakan Pakaian
  • Do’a Masuk WC
  • Do’a Keluar Dari W.C
  • Bacaan Ketika Keluar Rumah
  • Bacaan Apabila Masuk Rumah
  • Doa untuk kebahagiaan dunia dan akhirat
  • Doa mohon ketakwaan, kesehatan dan kekayaan harta dan hati
  • Do’a Berlindung dari Bahaya Perbuatan Sendiri
  • Do’a Agar Dapat Melunasi Hutang
  • Doa mohon perlindungan dari ilmu yang tidak bermanfaat dan hati yang tidak khusyu
  • Doa terbebas dari jeratan masalah
  • Do’a Jika Terbangun Pada Malam Hari
  • Do’a Apabila Ada Yang Menakutkan Dalam Tidur
  • Doa pembuka hati
  • Doa mohon petunjuk
  • Doa Minta Kemuliaan Keluarga
  • Do’a Setelah Berwudhu
  • Do’a Sholat Istikharah
  • Do’a Setelah Sholat Safar (akan bepergian)
  • Do’a Musafir Kepada Orang Yang di Tinggalkan
  • Do’a bagi Orang Yang Akan Bepergian (Musafir)
  • Do’a Naik Kendaraan
  • Do’a Bepergian
  • Do’a Apabila ada anggota rombongan musafir yang membawa anjing atau lonceng
  • Do’a memasuki desa atau kota
  • Do’a singgah disuatu tempat
  • Do’a jika merasa takut akan sesuatu (orang atau lainnya)
  • Do’a tertimpa kesusahan
  • Do’a kemalaman dalam perjalanan
  • Do’a naik kapal
  • Do'a Pulang dari Bepergian
  • Do’a Ketika Berbuka Puasa
  • Do’a Apabila Berbuka Puasa di Rumah Orang Lain
  • Do’a Orang Yang Berpuasa Apabila Diajak Makan
  • Ucapan Orang Yang Berpuasa Bila DiHina
  • Do’a Memohon Keluarga Yang Mulia
  • Do’a Ketika Ditimpa Kesedihan Yang Mendalam
  • Do’a Supaya Dimudahkan Urusan
  • Do’a Untuk dibaca Pada Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan
  • Do’a Mohon Pengampunan Dosa
  • Do’a Sholat Tahajjud
  • Do’a Mohon Perbaikan Agama, Dunia dan Akherat
  • Do’a Sholat Dhuha
  • Do’a Sebelum Bersetubuh
  • Do’a Supaya Memperoleh Cahaya Terang
  • Do’a Penawar Hati Yang Duka
  • Doa Ketika Tertimpa Musibah
  • Do'a memotong binatang qurban
  • Do'a Menjenguk Orang Sakit


Do’a Ketika Bangun Tidur

الْحَمْدُ لِلَّھِ الَّذِي أَحْیَاناَ بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَیْھِ النُّشُوْرِ

“Segala puji bagi Allah Yang membangunkan kami
setelah ditidurkan-Nya dan kepada-Nya kami
dibangkitkan”


اَلْحَمْدُ لِلَّھِ الَّذِيْ كَسَانِيْ ھَذَا )الثَّوْبَ ( وَرَزَقَنِیْھِ مِن غَیْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلاَ قُوَّةٍ.

“Segala puji bagi Allah Yang telah memberikan
pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-pada-Nya
tanpa daya dan kekuatan dari-ku.”

DO’A MASUK WC

)بِسْمِ الله(ِ اَللَّھُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ.

“Dengan nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya
aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki
dan perempuan”
DO’A KELUAR DARI W.C

 غُفْرَانَكَ.
“Aku minta ampun kepada-Mu”.

BACAAN KETIKA KELUAR RUMAH

بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ.

“Dengan nama Allah (aku keluar). Aku
bertawakkal kepada-Nya, dan tiada daya dan
kekuatan kecuali karena pertolongan Allah”.

اَللَّھُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ، أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ، أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ، أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْھَلَ، أَوْ یُجْھَلَ عَلَيَّ.

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung
kepada-Mu, jangan sampai aku sesat atau disesatkan
(setan atau orang yang berwatak setan), berbuat
kesalahan atau disalahi, menganiaya atau dianiaya
(orang), dan berbuat bodoh atau dibodohi”
BACAAN APABILA MASUK RUMAH

 بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا، وَعَلَى رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا، ثُمَّ لِیُسَلِّمْ عَلَى أَھْلِھِ.

“Dengan nama Allah, kami masuk (ke rumah),
dengan nama Allah, kami keluar (darinya) dan kepada
Tuhan kami, kami bertawakkal”. Kemudian
mengucapkan salam kepada keluarga-nya.


Doa untuk kebahagiaan dunia dan akhirat

رَبَّنَااَتِنَافِى الدُّنْيَاحَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَاالنَّارِ

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan
kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari
siksa neraka".


اَللّهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

"Ya Alloh, kami memohon keselamatan agama, dan kesejahteraan
badan, dan penambahan ilmu, berkat rizki
serta taubat sebelum mati, dan rahmat di waktu mati,
dan ampunan setelah mati.”

Doa mohon ketakwaan, kesehatan dan kekayaan harta dan hati

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

”Ya Allah ! Sesungguhnya aku memohon petunjuk, ketaqwaan, kesehatan dan kekayaan.”

Doa agar meninggal dalam keadaan khusnul khotimah


اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ

"Ya Alloh, akhirilah hidup kami dengan islam, akhirilah
hidup kami dengan membawa iman, akhirilah hidup
kami dengan husnul khotimah”


Do’a Berlindung dari Bahaya Perbuatan Sendiri

اَللّهُمَّ إِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَاعَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَالَمْ اَعْمَلْ

Ya Allah! Aku berlindung kepadaMu dari bahaya pekerjaan yang telah aku kerjakan dan dari bahaya pekerjaan yang belum aku kerjakan

Do’a Agar Dapat Melunasi Hutang

اللَّھُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِني بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.

“Ya Allah, cukupilah aku dengan (rezeki)-Mu
yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram.
Kayakanlah aku dengan kenikmatan-Mu bukan dari selain-Mu“

اللھُم إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْھَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّیْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.

 “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung
kepada-Mu dari keluh kesah dan kesedihan, dari
kelemahan dan kemalasan, dari sifat bakhil dan
penakut, dari cengkraman hutang dan laki-laki yang
menindas-(ku)“.

Ucapan Orang Yang Melakukan dosa

 مَا مِنْ عَبْدٍ یُذْنِبُ ذَنْباً فَیُحْسِنُ الطُّھُوْرَ، ثُمَّ یَقُوْمُ فَیُصَلِّي رَكْعَتَیْنِ، ثُمَّ یَسْتَغْفِرُ اللهَ إِلاَّ غَفَرَ اللهُ لَھُ.

 "Setiap hamba yang melakukan perbuatan
dosa, kemudian dia bersuci, lalu shalat dua raka'at,
kemudian dia beristighfar, niscaya Allah mengampuni
dosanya"

Doa mohon perlindungan dari ilmu yang tidak
bermanfaat dan hati yang tidak khusyu’

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ وَقَلْبٍ لاَيَخْشَعُ وَدُعَاءٍ لاَيُسْمَعُ وَنَفْسٍ لاَتَثْبَعُ

"Wahai Alloh, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang
tidak bermanfaat, dan hati yang tidak khusyuk, dan doa
yang tidak diterima, dan nafsu yang tidak kenyang (puas)”


Doa terbebas dari jeratan masalah

اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ وَاِلَيْكَ الْمُشْتَكَى وَاَنْتَ الْمُسْتَعَانُ

"Ya Alloh, segala puji bagi-Mu, kepada-Mu lah tempat
mengadu dan Engkau adalah Dzat Yang Maha Penolong”

Do’a Jika Terbangun Pada Malam Hari

لاَ إِلَھَ إِلاَّ اللهُ الْوَاحِدُ القَھَّارُ، رَبُّ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَا بَیْنَھُمَا الْعَزِیْزُ الْغَفَّارُ

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain
Allah, Yang Maha Esa, Yang Maha Perkasa, Tuhan
langit dan bumi dan di antara keduanya, yang Maha
Mulia lagi Maha Pengampun“.

Do’a Apabila Ada Yang Menakutkan Dalam Tidur

أََعُوْذُبِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّّاتِ مِنْ غَضَبِھِ وَعِقَابِھِ، وَشَرِّعِبَادِهِ، وَمِنْ ھَمَزَاتِ الشَّیَاطِیْنِ وَأَنْ یَحْضُرُوْنِِ

“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang
sempurna dari kemarahan, siksaan dan kejahatan
hamba-hamba-Nya dan dari godaan setan serta
jangan sampai setan mendatangiku”

Doa pembuka hati

رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ وَيَسِّرْلِي اَمْرِيْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ

“Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah
pekerjaanku dan lancarkanlah lidahku, agar mereka faham
pembicaraanku”

Doa mohon petunjuk


اَللّهُمَّ اَلْهِمْنِى رُشْدِيْ وَقِنِى شَرَّ نَفْسِى

"Wahai Alloh, berilah saya petunjuk dan peliharalah
saya dari kejahatan diri saya”

Doa Minta Kemuliaan Keluarga

رَبَّنَاهَبْلَنَامِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah bagi kami istri-istri dan
keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah
kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa"
(QS. Al-Furqon : 74)

Do’a Setelah Berwudhu

أَشْھَدُ أَنْ لاَ إِلَھَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِیْكَ لَھُ وَأَشْھَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُھُ.

“Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang haq
kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-
Nya. Aku bersaksi, bahwa Muhammad adalah hamba
dan utusan-Nya”

اَللَّھُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِیْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَھِّرِیْنَ.

“Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang
yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orangorang
(yang senang) bersuci”

سُبْحَانَكَ اللَّھُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْھَدُ أَنْ لاَ إِلَھَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَیْكَ.

“Maha Suci Engkau, ya Allah, aku memuji
kepada-Mu. Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang
haq di sembah selain Engkau, aku minta ampun dan
bertaubat kepada-Mu”

















Do’a Sholat Istikharah

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أََسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِك وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلََمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَْمْرِ -…….-ِ خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ،اَللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّهُ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِِّنِيْ بِهِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku minta pilihan yang
tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu, dan
aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi
persoalanku) dengan ke-Maha Kuasaan-Mu. Aku
mohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu yang
Maha Agung, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa,
sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang
aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha
Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah apabila Engkau
mengetahui bahwa urusan ini (disebutkan
masalahnya) lebih baik dalam agamaku, dan
akibatnya terhadap diriku di
dunia atau di akhirat maka  takdirkanlah untukku,
mudahkan-lah jalannya, kemudian berilah berkah.
Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa
persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama,
perekonomian dan akibatnya kepada diriku di dunia dan akhirat, maka singkirkanlah persoalan tersebut dan jauhkan aku
daripadanya, takdirkan kebaikan untukku dimana
saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-
Mu kepadaku “

Do’a Setelah Sholat Safar (akan bepergian)

Tatkala bangun dari duduk setelah sholat safar, maka bacalah do’a ini:

اَللّهُمَّ اِلَيْكَ تَوَجَّهْتُ وَبِكَ اِعْتَصََمْتُ اَللّهُمَّ اَكْفِنِي مَا اَهَمَّنِي وَمَا لَمْ اَهْتَمُّ بِهِ اَللّهُمَّ زَوِّدْنِي التَقْوَى وَاغْفِرْلِي ذَنْبِي

“Ya Allah hanya kepadaMU lah aku menghadapkan wajahku dan hanya kepadaMU lah aku berpegang teguh (berlindung). Ya Allah cukupkanlah bagiku perkara yang menyusahkanku dan yang tidak menyusahkanku. Ya Allah bekalilah aku dengan ketaqwaan dan ampunilah dosaku.”

Do’a Musafir Kepada Orang Yang di Tinggalkan

أَسْتَوْدِعُكُمُ اللهَ الَّذِيْ لاَ تَضِیْعُ وَدَائِعُھُ

“Aku menitipkan kalian kepada Allah yang
tidak akan hilang titipan-Nya.”

Do’a bagi Orang Yang Akan Bepergian (Musafir)

أَسْتَوْدَعُ اللهَ لِدِيْنِك وَأَمَانَتِك وَخَوَاتِيْمِ عَمَلِك زَوَّدَك اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَذَنْبَك وَيَسَّرَلَك الْخَيْرَ حَيْثُ كُنْت

“Aku memasrahkan agamamu, kepercayaanmu dan kesudahan amalmu kepada Allah. Mudah-mudahan Allah membekalimu dengan ketaqwaan, mengampuni dosamu dan memudahkan kebaikan bagimu dimanapun kamu berada”

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَیَسَّرَ لَكَ الْخَیْرَ حَیْثُ مَا كُنْتَ

“Semoga Allah memberi bekal taqwa
kepadamu, mengampuni dosamu dan memudahkan
kebaikan kepadamu di mana saja engkau berada.”

Do’a Naik Kendaraan

بِسْمِ اللهِ اَلْحَمْدُ لِلّهِ سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، الْحَمْدُ لِلهِ الْحَمْدُ لِلهِ الْحَمْدُ لِلهِ، اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ
“Dengan menyebut nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami. Segala puji bagi Allah (3 kali), Allah Maha Besar (3 kali), Maha Suci Engkau ya Allah. Sesungguhnya aku telah mendzalimi diriku sendiri maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau.”





Do’a Bepergian

اَللّهُمَّ إِنَّانَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَذَاالْبِرَّوَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَاتُحِبُّ وَتَرْضَى، اَللّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا، وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ. اَللّهُمََّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِيْ السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُ فِيْ الأَهْلِ وَالْمَالِ. اَللّهُمَّ إِنَّانَعُوْذُبِكَ مِنْ وَعْثَاءِالسَّفَرِوَكَآبَةِالْمُنْقَلَبِ وَسُوْءِالْمَنْظَرِفِيْ الأهْلِ وَالْمَالِ وَالْوَلَدِ
Ya Allah! Sesungguhnya kami memohon kebaikan dan taqwa dalam bepergian ini, kami mohon perbuatan yang Engkau sukai dan Engkau ridhoi. Ya Allah! Permudahlah perjalanan kami ini, dan dekatkan jaraknya bagi kami. Ya Allah! Engkaulah teman dalam bepergian dan yang mengurusi keluarga dan harta (ku). Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, tempat kembali yang menyedihkan dan pemandangan yang jelek dalam keluarga, harta dan anak.

Do’a Apabila ada anggota rombongan musafir yang membawa anjing atau lonceng

اَللّهُمَّ اِنِّى أَبْرَأُ اِلَيْكَ مِمَّا فَعَلَهُ هَؤُلآءِ فَلاَ تَحْرِمْنِى ثَمَرَةَ صُحْبَةِمَلَكٍ

“Ya Allah sesungguhnya aku membebaskan diri kepada Mu dari perbuatan mereka, maka janganlah Engkau mengharamkanku dari ditemani malaikat”

Do’a memasuki desa atau kota

اَللّهُمَّ اِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ اَهْلِهَا وَخَيْرَمَا فِيْهَا،وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ اَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا

Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan desa ini, kebaikan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan desa ini, kejelekan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya.

Do’a singgah disuatu tempat

اَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan makhluk-Nya.”





Do’a jika merasa takut akan sesuatu (orang atau lainnya)

اَللّهُمَّ اِنَّانَجْعَلُكَ فِيْ نُحُوْرِهِمْ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ شُرُوْرِهِمْ

Ya Allah sesungguhnya kami menyerahkan leher mereka kepada (kekuasaan)-Mu dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan-kejahatan mereka

Do’a tertimpa kesusahan

لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ الْعَظِيْمُ الَحَلِيْمُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

Tiada Tuhan melainkan Allah yang maha agung lagi maha pemurah, Tiada Tuhan melainkan Allah yang merajai ‘Arasy yang agung, Tiada tuhan melainkan Allah yang merajai langit, bumi dan ‘Arasy yang mulya

Atau membaca

يآحَيُّ يآ قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ
Ya Allah yang Hidup dan Maha Kuasa, aku memohon pertolongan dengan kasih sayang-Mu


Do’a kemalaman dalam perjalanan

يآاَرْضُ رَبِّي وَرَبُّكِ اللهُ ، اَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّمَا فِيْكِ وَشَرِّمَاخَلَقَ فِيْكِ وَشَرِّمَا يَدُبُّ عَلَيْكِ.اَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ اَسَدٍ وَاَسْوَدَ، وَالْحَيَّةِ وَالْعَقْرَبِ وَمِنْ سَاكِنَ الْبَلَدِ وَمِنْ وَالِدٍ وَمَاوَلَدَ

Hei bumi Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, Aku berlindung kepada Allah dari kejelekanmu dan kejelekan barang yang ada didalammu dan kejelekan makhluq didalammu dan yang melata diatasmu. Aku berlindung kepada Allah dari harimau dan seseorang, dari ular, kalajengking, jin, iblis dan syetan.

Do’a naik kapal

بِسْمِ اللهِ مَجْريهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُوْرٌرَحِيْمٌ

Dengan menyebut nama Allah diwaktu berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Doa Pulang Dari Bepergian
Bertakbir tiga kali, di atas tempat yang tinggi, kemudian membaca:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ. لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ. صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ. وَنَصَرَ عَبْدَهُ. وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allôh Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Kami kembali dengan bertaubat, beribadah dan memuji kepa-da Tuhan kami. Allôh telah menepati janjiNya, membela hambaNya (Muham-mad) dan mengalahkan golongan mu-suh dengan sendirian”.

Do’a Ketika Berbuka Puasa

 ذَھَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ.

“Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah
basah serta pahala akan tetap, insya Allah.”


 اَللَّھُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَلِيْ.

“Ya Allah!, Sesungguhnya aku me-mohon
kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala
sesuatu, supaya memberi ampunan atasku.”

Do’a Apabila Berbuka di Rumah Orang Lain

 أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ، وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ اْلأَبْرَارُ، وَصَلَّتْ عَلَیْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ

“Semoga orang-orang yang berpuasa berbuka
di sisimu dan orang-orang yang baik makan
makananmu, serta malaikat mendo’akan.”

Do’a Orang Yang Berpuasa Apabila Diajak Makan

إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ فَلْیُجِبْ، فَإِنْ كَانَ صَائِمًا فَلْیُصَلِّ وَإِنْ كَانَ مُفْطِرًا فَلْیَطْعَمْ

“Apabila seseorang di antara kamu diundang
(makan) dipenuhilah. Apabila puasa, hendaklah
mendo’akan (orang yang mengundang). Apabila tidak
puasa, hendaklah ia makan.”
Ucapan Orang Yang Berpuasa Bila DiHina

 إِنِّيْ صَائِمٌ، إِنِّيْ صَائِمٌ
Sesungguhnya aku sedang berpuasa.
Sesungguhnya aku sedang berpuasa”.


Doa penjaga diri

اَللّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِى وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ اَنْتَ اَخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا اِنَّ رَبِّى عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ

“ Ya Allah, Saya berlindung kepada-Mu dari kejelekan
diri saya dan dari kejahatan tiap-tiap makhluk yang Engkau
adalah pengendalinya. Sesungguhnya Tuhanku
atas jalan yang lurus”

Do’a Memohon Keluarga Yang Mulia

رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah bagi kami istri-istri dan
keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah
kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa"
(QS. Al-Furqon : 74)

Do’a Ketika Ditimpa Kesedihan Yang Mendalam

لاَ إِلَھَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِیْمُ الْحَلِیْمُ، لاَ إِلَھَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِیْمِ، لاَ إِلَھَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِیْمِ

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain
Allah, Yang Maha Agung dan Maha Lembut, Tiada
Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Tuhan
‘Arasy yang agung. Tiada Tuhan yang berhak
disembah selain Allah, Tuhan langit dan bumi dan
Tuhan ‘Arasy yang mulia”


اللَّھُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَیْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِي كُلَّھُ، لاَ إِلَھَ إِلاَّ أَنْتَ

 “Ya Allah, rahmat-Mu aku harapkan,
janganlah Engkau serahkan (segala urusanku) kepada
diriku walau sekejap mata, perbaikilah segala
urusanku, tiada Tuhan yang berhak disembah selain
Engkau
 لاَ إِلَھَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِیْنَ

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain
Allah, Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah
termasuk orang-orang yang dzalim“


اللهُ اللهُ رَبِّي لاَ أُشْرِكُ بِھِ شَیْئاً
 “Allah, Allah adalah Tuhan-ku, aku sedikitpun
tidak menyekutukan-Nya”

Do’a Supaya Dimudahkan Urusannya

اللَّھُمَّ لاَ سَھْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَھُ سَھْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَھْلاً

“Ya Allah, tidak ada yang mudah kecuali apa
yang Engkau mudahkan dan tidak ada yang sulit jika
Engkau menghendakinya kemudahan".


Do’a Untuk dibaca Pada Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

اَللّهُمَّ اِنَّكَ عَفُوًّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى


“Ya Allah , Sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Banyak Memberi Maaf dan Menyukai memberi maaf, maka Maafkanlah aku."

Do’a Mohon Pengampunan Dosa

اَللّهُمَّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى ظُلْمًا كَبِيْرًا وَلاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ أَنْتَ فَاغْفِرْلِى مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِى إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُالرَّحِيْمُ

"Ya Allah ! Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri (bersalah) dengan aniaya (kesalahan) yang besar dan tiada yang mengampuni dosa selain Engkau, maka ampunilah dosaku dengan ampunan dari sisiMu dan berilah aku rahmat, karena sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى خَطِيْئَتِى وَجَهْلِى وَاِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَاأَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِ وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى مَاقَدَّمْتُ وَمَاأَخَّرْتُ وَمَااَسْرَرْتُ وَمَاأَعْلَنْتُ وَمَاأَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Ya Allah ! Ampunilah kesalahanku, kebodohanku, kelewat batas dalam urusanku dan apa yang yang Engkau lebih tahu dari aku tentangnya. Ya Allah ! Ampunilah kesalahanku yang diperbuat dengan kesadaran, dengan cara bermain-main, kekhilafan dan perbuatan yang disengaja. Semua itu datang dariku. Ya Allah ! Ampunilah dosaku yang telah terdahulu dan yang kemudian, yang kurahasiakan dan kulahirkan dan yang Engkau lebih tahu dari aku tentang itu. Engkau yang mendahulukan dan Engkau yang mengakhirkan dan Engkau Berkuasa atas segala sesuatu.”
Do’a Sholat Tahajjud

اَللَّھُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِیْھِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَیِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِیْھِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِیْھِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِیْھِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ،  وَالْجَنَّھُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِیُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللَّھُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَیْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَیْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَیْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلَھَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلَھِيْ لاَ إِلَھَ إِلاَّ أَنْتَ
“Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji,
Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-
Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan
bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau
Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya.
Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan
bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau
benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu
dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka
adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah
benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-
Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah,
kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal,
kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali
(bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat
(kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan
ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu,
ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan
datang. Engkaulah yang mendahulukan dan
mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah
kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada
Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.


Do’a Mohon Perbaikan Agama, Dunia dan Akherat

اَللّهُمَّ اَصْلِحْ لِى دِيْنِى الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَاَصْلِحْ لِى دُنْيَايَ الَّتِى فِيْهَا مَعَاشِى وَاَصْلِحْ لِى اَخِرَتِى الَّتِى فِيْهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ

"Ya Allah ! Perbaikilah agamaku yang menjadi pegangan segala urusanku. Perbaikilah duniaku yang disitu penghidupanku. Perbaikilah akhiratku yang disitu tempat kembaliku. Jadikanlah hidupku sebagai penambah segala kebaikan untukku dan Jadikanlah kematianku sebagai pemberhentian segala kejahatan.”

Do’a Sholat Dhuha

اَللّهُمَّ  اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ اَتِنِى مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
"Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha adalah waktu  dhuhaMu
dan keagungan adalah keagunganMU,
dan keindahan  adalah keindahanMU,
dan kekuatan  adalah kekuatanMU,
dan kekuasaan adalah kekuasaanMU,
dan  perlindungan adalah  perlindunganMU,
Ya Allah, jika rizkiku ada di atas langit, maka turunkanlah,
jika ada di dalam bumi, maka keluarkanlah,
jika masih sukar, maka mudahkanlah,
jika (ternyata) haram, maka sucikanlah,
jika jauh, maka dekatkanlah,
dengan berkat waktu dhuhaMU, keagunganMU, keindahanMU, kekuatanMU dan kekuasaanMU,
limpahkanlah kepadaku segala yang telah Engkau limpahkan kepada
hamba-hambaMU yang sholeh.”


DO’A SEBELUM BERSETUBUH

 بِسْمِ اللهِ اَللَّھُمَّ جَنِّبْنَا الشَّیْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّیْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

“Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami
dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa
yang Engkau rezekikan kepada kami.”

Do’a Supaya Memperoleh Cahaya Terang

اَللّهُمَّ اجْعَلْ فِى قَلْبِى نُوْرًا وَفِى لِسَانِى نُوْرًا وَاجْعَلْ فِى سَمْعِى نُوْرًا وَاجْعَلْ فِى بَصَرِى نُوْرًا وَاجْعَلْ مِنْ خَلْفِى نُوْرًا وَمِنْ اَمَامِى نُوْرًا وَمِنْ فَوْقِى نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِى نُوْرًا اَللّهُمَّ اَعْطِنِى نُوْرًا

“Ya Allah ! Jadikanlah cahaya didalam hatiku dan di lidahku, jadikanlah cahaya dalam pendengaranku, jadikanlah cahaya dalam penglihatanku, jadikan cahaya dari belakangku , dari  hadapanku dari atasku dan dari bawahku! Ya Allah berilah aku cahaya!”

Do’a ini biasa dibaca Rasulullah SAW pada saat berangkat ke masjid pada waktu adzan shubuh setelah menjalankan sholat malam yang diakhiri witir

Do’a Penawar Hati Yang Duka
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ.
 “Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.”
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.
“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.”

Do’a Ketika Tertimpa Musibah
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اَللَّهُمَّ أُجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا
“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami akan kembali (di hari Kiamat). Ya Allah! Berilah pahala kepadaku dan gantilah untukku dengan yang lebih baik (dari musibahku).”
Do’a memotong binatang qurban

Do’a menyembelih qurban milik sendiri

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ اَكْبَرْ. اَللهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَاِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّى

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar. Ya Allah qurban ini adalah dariMu dan untukMu, maka terimalah qurban dariku.

Do’a menyembelih qurban milik orang lain

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ اَكْبَرْ. اَللهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَاِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ ......
(sebutkan nama orang yang qurban)

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar. Ya Allah qurban ini adalah dariMu dan untukMu, maka terimalah qurban dari…. ( sebutkan nama orang yang qurban)


Do'a Menjenguk Orang Sakit

أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِِيْمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِِيَكَ

Aku mohon kepada Allah yang Maha Mulia pemilik ‘Arasy Yang Agung, agar Dia menyembuhkanmu".

Alhamdulillah Ebook materi Kumpulan Do’a versi 1.0 ini selesai kami buat pada hari Jum’at tanggal 30 Jumadil Awal 1431 H atau bertepatan dengan tanggal 14 Mei 2010 M.
Ebook Ini adalah versi pertama yang Insya Allah akan kami update sesuia dengan postingan Kumpulan Do’a pada http://mromi.wordpress.com/.
Kritik dan Saran sangat kami harapkan dari anda semua. Mohon maaf atas segala kekurangan dan semoga bermanfaat bagi kita semua

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Anda ingin menyampaikan kritik dan saran, Silakan email kami di m4romi@gmail.com

Poskan Komentar