do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Kamis, 27 Agustus 2015

MAKALAH INTERNET



BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang
Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi semakin hari semakin berkembang, tidak menutup kemungkinan setiap jam dan menit teknologi baru muncul dengan kelebihan dan keunggulan yang berbeda satu sama lain atau mungkin saling melengkapi dan menutupi kekurangan yang ada. Dengan adanya internet merupakan salah satu bentuk teknologi yang seharusnya dapat memotivasi sekaligus memberikan inspirasi untuk menghasilkan kreasi yang bermanfaat. Setiap informasi yang dibutuhkan (yang terkait) dapat dengan cepat diperoleh hanya dengan mengetikan kata kuncinya dengan tepat. Permintaan informasi dari client kepada server langsung disajikan dengan data-data yang terkait pada database yang ada. Apakah sebenarnya itu internet dan bagaimana prosesnya ?. Inilah hal yang sering dilupakan oleh para peselancar dunia maya   ( Internet ).

1.2  Maksud dan tujuan
1.      Memberikan gambaran pengertian internet dan intranet
2.      Memperlihatkan contoh layanan internet
3.      Menjelaskan manfaat internet serta kekurangannya
4.      Menjelaskan tata-tertib dan undang-undang internet

















BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Internet
Internet (kependekan dari interconnection-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP). Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.


B. Sejarah Internet
                 Tahun 1957 awal dari internet melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA), Amerika Serikat mengembangkan jaringan komunikasi terintegrasi yang saling menghubungkan komunitas sains dan keperluan militer. Hal ini dilatarbelakangi oleh terjadinya perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet (tahun 1957 Soviet meluncurkan sputnik). jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba komunikasi dan menukar informasi melalui jaringan komputer.

                 Penemuan ARPA pada packet switching pada tahun 1960 menjadi awal landasan terbentuknya internet. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat dipecah dalam paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui berbagai alternatif jalur jika salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi, berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika Serikat pada 1969, packet switching  digunakan secara menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit
switching yang digunakan pada sambungan telepon publik. pada tahun 1969 ketika itu Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik.
            Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
                 ARPANET kemudian merancang sebuah jaringan dengan kehandalan teknologi informasi yang dapat memindahkan data dalam jumlah besar dan dalam waktu yang singkat, dan ditetapkan sebagai sebuah standar pembangunan protokol baru yang saat ini dikenal TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan disinilah awal dari segala sejarah internet yang dikenal luas sampai saat ini. Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
                  Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
                  Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. pengembangan lapisan protokol jaringan yang terkenal karena paling banyak digunakan sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). Protokol adalah suatu kumpulan aturan untuk berhubungan antarjaringan. Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974. Dengan protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka jaringan lokal yang tersebar di berbagai tempat dapat saling terhubung membentuk jaringan raksasa bahkan sekarang ini menjangkau seluruh dunia. Jaringan dengan menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut sebagai jaringan internet.
                  Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link. Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET. Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Jaringan ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh pihak swasta pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini.
                      Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
                  Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.
                Perkembangan besar Internet ketiga adalah terbangunnya aplikasi World Wide Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket.
          Tahun 1989, Timothy Berners-Lee, ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam internet. Karena penemuan inilah internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangatbervariasi.

C. Kejaidian Penting Pada Sejarah Internet
Kejadian penting seputar internet

1957    Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958    Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar             angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat,        Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat         mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu      sasarannya adalah teknologi komputer.
1962  J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-      komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap    komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun     ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer         terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
1960-an     Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
            Pertengahan 1960-an     ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan         “Cooperative Networking of Time-sharing Computers”, dengan hanya empat buah host   komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute,         University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan            University of Utah.
1965    Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968    Jaringan Tymnet dibuat.
1971    Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri      atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972   Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group           (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat           standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet.           Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai            “Bapak Internet”
1972-1974       Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The                                 New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET                              melalui jaringan dial-up.
1973   ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi    dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College         of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974  Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection”.
1974   Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi     komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan    paket data publik pertama.
1977    Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978   Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan          Internet Protocol (TCP/IP).
1979   Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin,         alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah        itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.  Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie. Awal 1980-an. Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup      manusia.
            Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
            Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e- mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
            CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan      dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington,   RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation             (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada           para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982    Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol    universal untuk jaringan tersebut.
Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat           terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
            Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
1986    Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS(Domain Name   System)yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan            komputer.
1972    Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang   lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi   populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai        dikembangkan ke luar Amerika Serikat.
            Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar    Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli   komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang           lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk             pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

1988    Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau            Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan           kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini       membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika          Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antar            satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program       inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
1992    komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta      komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet
1994    situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya         virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang      sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.
            Internet saat ini
1989    Timothy Berners-Lee, ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu       semacam program yang memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam             internet. Karena penemuan inilah internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat          bervariasi. Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu dan dengan             komponen tertentu saja. Tetapi saat ini orang yang berada dirumah pun bisa terhubung ke   internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon. Selain itu, Internet banyak     digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, lembaga militer        di seluruh dunia untuk memberikan informasi kepada masyarakat.
            Di samping manfaat-manfaat di atas, internet juga memiliki efek negatif dikarenakan         terlalu bebasnya informasi yang ada di internet. Sehingga memungkinkan anak-anak melihat berbagai hal yang tidak pantas untuk dilihat ataupun dibaca.

Cara mengakses ke internet
Bila di rumah kita tidak mempunyai komputer yang terhubung dengan internet, kita bisa memanfaatkan warnet (warung internet) atau mungkin di laboratorium komputer sekolah yang sudah terhubung ke internet untuk mencari informasi. Untuk mencari informasi atau data kamu bisa klik/tekan shortcut/gambar jika kamu menggunakan browser Internet Explorer. Kemudian isi alamat situs yang dituju pada Address. Untuk mencari informasi secara cepat, gunakanlah situs pencari seperti : yahoo.com, google.com, e-smartschool.com atau yang lainnya. Setelah masuk ke situs pencari tersebut, masukkan
keyword
(kata kunci) yang dicari
Internet Sekarang Sudah Bisa Diakses di Luar Angkasa
Untuk pertama kalinya, di tempat yang sangat tinggi, para astronot akhirnya bisa mendapatkan akses internet.
Timothy Creamer, salah satu astronot penghuni Internasional Space Station (ISS), telah bekerja keras menghadirkan akses internet di luar angkasa. Creamer lalu mencoba memposting pesan
Twitter
atau tweet secara langsung dari luar angkasa pada Jumat 22 Januari 2010 waktu setempat.
“Halo Twitterverse! Kami sekarang bisa mengirim tweet dari ISS. Ini adalah tweet pertama yang dikirim langsung dari luar angkasa,” tulis Creamer dalam tweetnya.
Ini memang bukan pertama kalinya para astronot yang tengah bertugas di luar angkasa mengirim tweet ke Bumi. Namun sebelumnya, update Twitter terlebih dahulu harus dikirim melalui email ke bagian pengendali misi di Houston, barulah kemudian bagian pengendali misi memposting tweet tersebut. Demikian keterangan yang dikutip dari Associated Press, Sabtu (23/1/2010).
Kini setelah tersedia akses internet di ISS, kru astronot disana bisa menggunakan laptop on-board untuk mencapai komputer yang ada di pengendali misi, lalu melakukan browsing internet. Akses internet jarak jauh ini bisa tersedia kapanpun selama ada solid high-speed communication link.
“Para astronot telah berkomitmen menghabiskan waktu yang sangat lama jauh dari keluarga dan kerabat. Selama bertugas, mereka berada di sebuah tempat yang terisolasi dari masyarakat,” kata juru bicara NASA Kelly Humphries.
“Kami harap, ketersediaan akses internet jarak jauh ini dapat membantu mereka selalu terhubung dengan orang yang mereka sayangi sehingga membuat mereka lebih semangat dan produktif saat bekerjadi ISS,” tandasnya.

D. Perkembangan Internet di Indonesia
                   RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.

Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul “Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio” di akhir tahun 1990 dan awal tahun 1991. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.

Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amateur Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986. Bermodal pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) bersama Onno W. Purbo, berguru pada para senior radio amatir seperti Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV), di band 40m. Robby Soebiakto merupakan pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian didorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994. Robby Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000, AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list

Di tahun 1986-1987 yang merupakan awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku radio amatir Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengkaitkan banyak “server” BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990, komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan radio amatir di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan radio amatir. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik radio amatir kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan radio amatir ini.

RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam) merupakan motor dibalik operasional Internet di UI. RMS Ibrahim pernah menjadi operator yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di Indonesia UNINET. Protokol UUCP yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail & newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai IDNIC.

Muhammad Ihsan adalah staff peneliti di LAPAN Ranca Bungur tidak jauh dari Bogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh pimpinannya Ibu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm & 2m. Jaringan tersebut dikenal sebagai JASIPAKTA dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas protokol AX.25 pada infrastruktur packet radio. Muhammad Ihsan mengoperasikan relay penghubung antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT di tahun 1993-1998.

Firman Siregar merupakan salah seorang motor di BPPT yang mengoperasikan gateway radio paket bekerja pada band 70cm di tahun 1993-1998-an. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet masih menggunakan protokol X.25 melalui jaringan Sistem Komunikasi Data Paket (SKDP) terkait pada gateway di DLR Jerman.

Putu sebuah nama yang melekat dengan perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Bapak Menteri Tungki Ariwibowo menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id. Di masa awal perkembangannya BBS Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki yang “maniak” IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.
Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amateur Radio Club (ARC) ITB seperti Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin di dukung oleh Adi Indrayanto untuk mencoba mengembangkan gateway radio paket di ITB. Berawal semangat & bermodalkan PC 286 bekas barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem radio paket berupa Terminal Node Controller (TNC) merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.

Berawal dari teknologi radio paket 1200bps, ITB kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting.
 

























BAB III
PENUTUP



Kesimpulan
               Dalam makalah ini saya sapat menyimpulkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari Teknologi sangat di butuhkan untuk kehidupan manusia di masa depan. Begitu pula dengan adanya  internet yang seharusnya dapat memberikan inspirasi untuk menghasilkan kreasi yang bermanfaat. Setiap informasi yang dibutuhkan (yang terkait) dapat dengan cepat diperoleh hanya dengan mengetikan kata kuncinya dengan tepat.Jadi internet ini sangat berguna untuk mencari informasi yang cepat dan memiliki beragam kelebihan dan kekurangan

     
























DAFTAR PUSAKA




  •       blogwilanjaya.blogspot.com










Posting Komentar