do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Senin, 06 Juni 2011

Strategi Pemasaran Melalui Kemasan

Kemasan atau tampilan luar biasanya mampu menarik pembeli untuk memilihnya. Dalam sebuah Iklan ” Kesan Pertama Begitu Menggoda, Selanjutnya Terserah Anda”, mungkin anda cukup familiar dengan kalimat tersebut. Kesan pertama apabila kita bertemu dengan orang, melihat sebuah benda atau sebuah produk adalah pada sisi luarnya. Pada tahap selanjutnya baru kita bisa mengenal lebih jauh sisi dalamnya. Demikian pula dengan sebuah produk barang, pertama kali yang dilihat adalah bentuk kemasan prosuk tersebut. Jika kemasan membuat orang tertarik ini adalah angkah awal produk bisa sukses di pasaran. Karena itu membuat kemasan yang menarik merupakan satu bentuk strategi pemasaran yang perlu diterapkan.
Jika kita berkunjung ke pasar swalayan kita menjumpai banyak produk sabun cuci dengan berbagai merek dan kemasan. Jika semua merek itu belum dikenal oleh customer, yang akan dinilai pertama adalah kemasanya. Jika pembeli tidak berkesempatan mencoba samplenya maka yang dipilih adalah yang memilki kemasan paling bagus dan menarik. Dengan kualitas barang yang sama orang akan cenderung kembali membeli barang yang memiliki kemasan barang yang bagus. Karena itu penting mempertimbangkan strategi pemasaran dengan Merek dan kemasan produk yang baik. Dengan merek orang akan lebih mudah membedakan barang kita dibanding produk lain.
Melalui kemasan produk tersebut kesan (image) produk juga dapat dibentuk misalnya image sebagai produk yang kokoh, awet, mewah atau tahan lama. Sehingga konsumen akan memilih produk tersebut karena sesuai dengan syarat yang akan dibeli misalnya produk yang tahan lama, tidak mudah rusak dan terjaga kualitasnya.
Jika anda ingin menjalankan strategi pemasaran melalui kemasan ini , ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ciri-ciri desain kemasan produk yang bisa menjual yaitu :
1. Bisa menimbulkan daya tarik bagi konsumen karena bentuknya yang berbeda.
Tidak perlu membuat desain kemasan produk yang mahal , yang penting kemasan anda dapat menimbulkan rangsangan bagi konsumen untuk membuat pertimbangan membeli produk anda.
2. Langsung mengenai persepsi pembeli.
Artinya desain kemasan produk yang dibuat harus langsung dapat ditangkap maksudnya oleh konsumen tanpa harus berpikir terlalu lama. Misalnya jika produk tersebut adalah kecap, maka isi kecap harus tampak menonjol pada desain kemasan produknya. Sehingga begitu konsumen lihat produk tersebut, mereka langsung mengenali bahwa produk tersebut adalah kecap, bukan jamu. (Galeriukm).
Sumber:
1. HU Kedaulatan Rakyat
2. http://www.dokterbisnis.net/2010/03/18/alasan-mengapa-desain-kemasan-sebuah-produk-harus-menjual/

Poskan Komentar