do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Jumat, 09 September 2011

Agar Tetap Terfokus Dalam Bekerja


1. Menegaskan Kehendak atas Tujuan yang Hendak di Capai

Kita harus mampu untuk membendakan mana yang prioritas, mana yang menghasilkan kebaikan mana yang tidak. Pastikan bahwa tujuan yang Kita susun adalah suatu hal yang benar-benar Kita inginkan

2. Sikap Hati yang Jujur

Milikilah sikap hati yang jujur ! Jangan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Umumkan perang pada tindakan-tidakan yang salah, licik dan tidak halal, sebab hal tersebut hanya membuat kita terus berada  pada lingkaran hitam dan tidak dapat keluar dari banyaknya masalah yang akan terus ditimbulkan dari kerugian-kerugian pihak lain yang telah kita buat.

Milikilah sikap hati yang jujur dan berbuat baiklah sebab dari hal tersebut akan memunculkan harapan. Harapan itulah yang memunculkan motivasi, Bagi seorang yang memiliki motivasi dan semangat juang yg tinggi maka inilah yang akan terjadi bahwa tidak ada satu rintanganpun yang mampu menghalangi untuk memperoleh tujuan karena :
(a). Segala masalah yang muncul nampaknya akan dapat diatasi,
(b). Segala macam sasaran nampaknya akan dapat dicapai
(c). Rintangan tidak lebih sebagai batu loncatan yang akan membawa keberhasilan.

3. Mengubah Pikiran Kita

Berubahlah dalam cara berpikir kita, berpikirlah positif, Kita sering menemukan kesulitan dan permasalahan dalam pekerjaan-pekerjaan kita, namun jangan biarkan pengaruh-pengaruh buruk yang menentukan sudut pandang Kita, sehingga kita berfikiran negative. Karena pikiran buruk akan mempengaruhi perilaku dan karakter Kita. Apabila ada perintah, tugas, tanggung jawab dalam pekerjaan kita, maka pikiran negative akan membuat kita mengerjakan suatu pekerjaan dengan tidak segenap hati, ke nety-an akan menjadi kita seorang yang bersungut-sungut, gampang mengeluh, gampang kecewa, tidak semangat, tidak optimis, gampang menyerah, menyalahkan orang lain serta keadaan, kita terbentuk menjadi orang yang yang pemalas, lamban yang ditimbulkan dari ke pikiran negative kita dan  kita menjadi seorang tidak mau bekerja keras serta tidak tulus, akibatnya kegagalan hiduplah yang menjadi bagian kita.

4. Setia, Sabar serta Tekun.

Setia, Sabar serta Tekun adalah suatu kata yang mengacu kepada sifat internal yang pantang menyerah kepada keadaan-keadaan.
Jika kita melihat kesulitan-kesulitan kita, masalah kita, tugas pekerjaan kita, serta tantangan-tantangan kita sebagai suatu yang membuat kita menjadi dongkol, mengeluh atau menjadi marah, maka kita akan terjerumus kedalam keputuasaan. Namun sebaliknya jika kita mau tetap setia, sabar dan tekun maka hal tersebut akan membawa kita pada produktivitas, pertumbuhan serta kedewasaan yang tinggi.

Poskan Komentar