do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 30 Agustus 2011

Seberapa Jauh Anda Siap Berwirausaha

Dalam memulai berwirausaha banyak orang mengatakan modal nekat dan segera bertindak. Hal tersebut ada benarnya, banyak orang berhasil dengan modal itu namun banyak pula yang tidak kunjung menemui keberhasilan. Meski secara kasat mata sama, namun berbeda orang memiliki kesiapan yang berbeda dalam memulai kegiatan wirausaha. Dan ini yang perlu dipersiapkan dan dipertanyakan pada diri kita masing-masing. Dengan begitu resiko kegagalan bisa diminimalkan dan dipersiapkan antisipasi sebelumnya.
Jiwa dan semangat wirausaha dipercaya merupakan kunci utama membangun kesejahteraan dan kemakmuran seseorang. Semangat wirausaha atau enterpreneurship tidak hanya berlaku bagi lingkungan bisnis semata tetapi juga bidang kehidupan yang lain. Misalnya saja dalam bidang Pemerintahan, Goverment enterpreneur mengelola dan memimpin sebuah lembaga pemerintahan dengan jiwa dan kecakapan seorang enterpreneur untuk kesejahteraan rakyatnya.
Social enterpreneur, merupakan orang yang mengorganisasi aktifitas sosial dengan jiwa dan keterampilan enterpreneur dan juga Academic enterpreneur. Semangat dan jiwa enterpreneur juga bisa dimiliki oleh karyawan sebuah perusahaan, meski ia orang gajian tetapi jiwa dan pola berfikirnya adalah seorang enterpreneur. Model terakhir sering diistilahkan dengan Intrapreneur.
Apapun profesi dan peran anda tidak tertutup kemungkinan untuk menjadi dan berlaku sebagai seorang pelaku wirausaha. Hal yang berbeda antara seorang pengusaha dengan seorang enterpreneur/wirausaha. Pengusaha belum tentu seorang enterpreneur. Bagi anda yang bersiap merintis usaha sendiri dan memasuki dunia wirausaha tentu ada beberapa persiapan non material yang perlu dipertanyakan pada diri anda sendiri. Hal ini penting karena jalan berwirausaha adalah jalan berliku dan mendaki, namun puncak kebahagiaan menanti.
Untuk mengukur seberapa jauh anda siap menjadi seorang enterpreneur jawablah tujuh pertanyaan dari Pak Ciputra yang disebut dengan IR CIPUTRA’S 7 QUESTION FOR NEW ENTERPRENEUR. Pertanyaan tersebut merupakan pengalaman empiris Pak Ci selama berpuluh-puluh tahun menapaki kehidupan berwirausaha.
1. Apakah Anda sangat berhasrat untuk menjadi seorang enterpreneur?
Keinginan besar menjadi modal utama dalam berwirausaha, iseng-iseng tidak cukup kuat untuk menghadapi tantangan berwirausaha yang sangat berat. Dalam berwirausaha Anda harus siap dan berani bekerja dengan waktu yang lebih panjang, mencoba hal baru,tetap berusaha meski gagal dan ditolak serta mau belajar dari kegagalan.
2.Apakah Anda melihat sebuah kesempatan besar melayani pasar secara kreatif?
Kesuksesan orang lain tidak bisa dicopikan kepada diri anda. Peluang usaha bisa datang kepada diri anda jika anda bisa lebih kreatif melihat dan menghadirkan peluang tersebut. Semakin anda memiliki kreativitas yang besar semkin banyak peluang usaha diciptakan. Iniklah pentingnya anda selalu mengasah kreatifitas.
3.Apakah anda telah menciptakan sebuah produk inovatif yang ketika anda tawarkan maka prospek anda tidak mampu mengatakan tidak?
Sebuah produk inovatif memberikan nilai tambah yang maksimum sehingga konsumen tidak bisa mengatakan tidak ketika anda tawarkan.
4.Apakah anda memiliki kapasitas untuk memenangkan persaingan secara efektif?
Kunci dalam memenagkan persaingan adalah masuk kepada sebuah pasar dengan memperhitungkan apa yang dilakukan pesaing. Pastikan bahwa pelanggan memilih Anda dan ini bisa terjadi jika anda lebih baik dan berbeda.
5.Apakah anda tahu bagaimana caranya menghasilkan produk atau jasa yang ingin anda pasarkan dengan cara yang paling efisien?
6. Apakah anda tahu bagaimana caranya mendanai keseluruhan usaha baru anda dengan biaya termurah serta resiko terendah sementara hasil terbaik tetap dapat anda dapatkan?
Mendapatkan dana atau modal bagi usaha baru anda bisa datang dari banyak kemungkinan tergantung pada kondisi dan beberapa hal lainnya. Misalnya saja pinjam modal usaha dari Bank, pinjam modal usaha dari teman, saudara dan lain sebagainya. Selain itu anda bisa mengajak orang lain untuk menanam saham atau memberikan tawaran kerjasama bisnis dengan orang lain.Pilihlah hal yang paling baik bagi anda.
7. Apakah Anda siap menghadapi tuntutan kerja keras, resiko gagal dan rugi?
Setiap rencana dan usaha yang kita lakukan selalu ada kekurangan, bersiaplah menghadapi kegagalan. Lakukan penyesuaian-penyesuaian dan kalkulasi yang matang.
Jawaban dari pertanyaan di atas merupakan kondisi anda dalam bersiap menjadi seorang wirausahawan, jika belum siap, perbaiki diri dan bersiap menyongsong kehidupan sejahtera melalui wirausaha.(Galeriukm).
Sumber:
Ciputra Quantum Leap, Enterpreneurship Mengubah Masa Depan Bangsa dan Masa Depan Anda

Poskan Komentar