do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Senin, 18 Juli 2011

Memulai Bisnis Pribadi

Mengelola Bisnis Pribadi menjadi kegiatan banyak orang, tidak hanya orang yang memang menggantungkan hidupnya dari bisnis itu sendiri tetapi juga bagi orang yang sudah memiliki pekerjaan tetapi ingin meningkatkan penghasilannya. Banyak pekerja di perusaan Swasta, Pegawai Negeri, Ibu rumah tangga memiliki kegiatan bisnis pribadi yang hasilnya cukup besar, bahkan bisa lebih besar dari gaji bulanannya. Alasannya adalah untuk meningkatkan penghasilan atau sebagai usaha sampingan. Memulai bisnis pribadi atau bisnis yang dimiliki sendiri pada dasarnya dapat dilakukan oleh setiap orang, baik orang yang belum memiliki pekerjaan ataupun orang yang sudah memiliki pekerjaan.
Sama dengan bisnis lainnya bisnis pribadi menawarkan keuntungan disatu sisi tetapi juga ada kemungkinan mengalami kegagalan. Maka jika ingin memulai Bisnis pribadi harus benar-benar dipersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya. Bukan karena ini sebagai usaha sampingan lalu tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Setiap bisnis menuntut pelaksanaan yang serius dan sungguh-sungguh berorientasi kepada kualitas. Ada beberapa tips untuk memulai Bisnis Pribadi ( Bisa juga bisnis lain ) yang bisa dijalankan agar menuai kesuksesan.

Tips Memulai Bisnis Pribadi

1. Mencari Jalan dari beberapa cara yang ada, kreatif, fleksibel dan cepat tanggap terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan kita. Ide bisnis bisa datang dari hal-hal yang disenangi dan dikuasai. Hobi bisa manjadi lahan untuk memulai bisnis pribadi.
2. Rumuskan Tujuan Pribadi kita, setiap orang memiliki target dan keinginan seperti apa kita di masa depan. Pencapaian apa yang akan diinginkan setelah sekian tahun dari sekarang. Terkadang ini tidak dirumuskan dalam fikiran. Setelah seseorang memiliki tujuan yang jelas dalam hidup maka ada keinginan yang kuat untuk mewujudkan itu semua.
3. Memulai Bisnis Dari Pengalaman yang dimiliki, memulai bisnis dari pengalaman yang sudah dimiliki merupakan ide yang cukup bagus. Sebagai contoh jika kita sudah pernah bekerja di sebuah restoran maka kita bisa memulai bisnis di bidang restoran. Berbekal pengalaman menjadi pegawai restoran tersebut kita memiliki pemahaman tentang seluk beluk bisnis restoran.
4. Jangan Berfikir Untuk Kaya dengan cepat, kebanyakan orang berbisnis untuk memperoleh kekayaan dengan cepat. Bisnis pada akhirnya adalah mencari keuntungan dan kekayaan tetapi sikap berorientasi pada uang hanya akan mendukung kegagalan bisnis. Lebih baik memulai bisnis dengan berorientasi pada kualitas.
5. Lakukan Dengan sebaik-baiknya, sebagai tindak lanjut dari orientasi pada kualitas maka dalam menjalankan bisnis harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Lebih baik mendapatkan keuntungan sedikit tetapi berkualitas daripada untung besar tetapi tidak berkualitas. Hal pertama akan mendukung kelangsungan bisnis jangka panjang dan hal kedua hanya akan mengantarkan bisnis pribadi pada kegagalan. Selamat Memulai Bisnis Pribadi. (Galeriukm).

Posting Komentar