do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Sabtu, 16 Januari 2016

KHASIAT TERSEMBUNYI JAMBU METE



KHASIAT TERSEMBUNYI JAMBU METE

Jambu mete merupakan tumbuhan khas tropical. Ketinggiannya sekitar 5 meter dan bisa tumbuh di daerah tandus dengan tingkat keasaman 4,3 hingga 8,7. Warna bunganya kuning kemerah jambuan dengan bentuk daun oval. Sedangkan buahnya berwarna campuran kuning, merah dan orange.
Di beberapa daerah jambu mete biasa di buat juce. Meski demikian, buah jambunya sendiri kalah popular disbanding biji (kacang) metenya. Rasanya yang gurih menyebabkan orang banyak mengkonsumsikannya sebagai makanan ringan.
Sudah sejak lama pohon jambu mete atau dikenal dengan nama jambu monyet digunakan untuk pengobatan. Di antaranya untuk mengatasi diare. Kulit pohon jambu mente direbus   lalu airnya diminum sebagai jamu untuk mengusir penyakit diare. Tak hanya itu Anacardol dan anacardic, getah tumbuhan ini, juga bisa mengobati carsinasarcoma.
            Kini kegunakan jambu mente bertambah. Penelitian yang dilakukanoleh tim mahasiswa fakultas kedokteran gigi Universitas Trisakti menunjukanjambu mete bisa digunakan sebagai zat adiktif ( bahan perekat) untuk mencegah gigi berlubang. Bahan pokok CNSL yakni dari kulit biji jambu mete, setelah dilepas dari bijinya, kulit jambu mete dipotong kecil-kecil. Irisan ini lalu dilarutkan dalam larutan dietil eter selama dua hari dalam botol bertutup. Sifat larutan yang cepat menguap membantu mengeluarkan minyak dari irisan tersebut. Minyak ini disebut minyak laka. Setelah dua hari tutup botol di buka, diuapkan lalu diambil residunya. Residu ini adalah minyak laka tadi atau CNSL murni.
            Tahap berikutnya adalah pembuatan resin CNSL. Resin ini memungkinkan CNSL untuk diaplikasikan pada gigi. Caranya mencampurkan CNSL dengan larutan formaldehida. Ditambah cairan NAOH sebagai katalisator basa terbentuklah resin CNSL formaldehida. Terakhir campuran-campuran ini dilewatkan diatas api. Setelah tahap ini, CNSL siap digunakan jelas wahyu Prabowo, anggota tim peneliti.
            CNSL Memungkinkan pencegahan gigi berlubang buat masyarakat awam. Diprediksikan dalam jumlah yang sama, harga CNSL hanya sebesar Rp. 10.000 ujarnya. Sebab bahan alami yang digunakan, jambu mete mudah di dapat dan murah. Diharapkan, CNSL dapat menggantikan fungsi fissure sealant lainnya. Sebab, selama ini resin composite atau GIC mesti didatangkan dari luar negeri. Hamid mengungkapkan, hingga kini belum ada alat-alat detal yang tidak di impor dari luar Negeri


Dari dirst rsearch ini, diharapkan CNSL bisa diaplikasikan untuk public dalam waktu dekat. Kekurangannya CNSL belum bisa memenuhi aspek estetis. Sebab warnanya yang coklat muda tidak serupa dengan warna gigi. Oleh karena itu perlu ada kerja sama dengan laboratorium kimia polymer untuk pengembangan.
            Hasil penelitian mereka telah memenangkan research Campotition Densply Student Clinician Award, 20 Agustus 2002. Tim itu sendiri dari hamid Nurrohman, istiqamah, yusuf dan wahyu prabowo. Tim ini telah menguji cobakan CNSL pada Sembilan ekor tikus Winstar. Hasilnya terbukti CNSL memiliki efektivitas, baik dalam penetrasi maupun dalam ketahannya . di banding fusure sealant lainnya resin composite dan Glass lonomer Cement (GLC) – CNSL memilik “daya jelajah” lebih tinggi.
            Penetrasinya bisa menembus hingga lapisan kedua gigi (endantine) sedalam tiga mm. sehingga bahan perekat ini bisa menutupi seluruh rongga gigi. Dengan demikian tidak ada lagi tempat bagi sisa makanan, terutama di daerah yang tidak terjangkau sikat gigi. Ini berarti, gigi terbebas dari kuman sisa-sisa makanan.
            Selain itu CNSL memiliki ketahanan yang tinggi (shear strength). Pengujian dengan alat universal instrong testing Machina pada kecepatan 0,5 mm / min, menunjukan CNSL memiliki ketahanan layak untuk diaplikasikan pada gigi. Secara umum, tidak ada perbedaan signifikan (p = 0,634) antara CNSL dengan resin composite atau GIC. Bahkan CNSL memiliki kelebihan dibandingkan GIC dan resin composite, CNSL mempunyai bahan anti biotic, annacardaticid. Zat ini ampuh membasmi bakteri streptococcus mutuas penyebab gigi bolong (caries), jelas Hamid Nurrohman.
Menurut hamid, CNSL diyakini bisa menjadi fissure sealant dewngan harga relative murah. Selama ini bahan pokok pencegahan gigi berlubang menggunakan resin composite atau GIC yang terhitung mahal. Jelasnya.  Satu botol kecil resin composite atau GIC mencapai harga Rp. 600.000. jumlah tersebut hanya cukup untuk mengobati 10 orang pasien saja. Dengan bahan itu, ia menaksir ongkos pengobatan satu buah gigi mencapai Rp. 200 ribu. Karenanya, jelas hamid, pengobatan gigi berlubang hanya konsumsi orang-orang kaya. Ia menjelaskan pencegahan gigi berlubang (preventive) berbeda dengan pengobatan gigi yang sudah bolong. CNSL memingkinkan pencegahan gigiberlubang buat masyarakat awam diprediksikan, dalam jumlah yang sama, hanya CNSL sebesar Rp. 10.000, ujarnya sebab bahan alami yang digunakan, jambu mete mudah di dapat dan murah.
            Diharapkan, CNSL dapat menggantikan fungsi fissure sealant lainnya. Sebab selama ini resin composite atau GIC mesti didatangkan dari luar negeri. Hamid mengungkapkan hingga kini belum ada alat-alat dental yang tidak di impor dari luar negeri.

Khasiat tersembunyi jambu mete :
1.             Jambu mete merupakan tumbuhan khas tropical
2.             Selain buahnya untuk juice dan bijinya untuk makanan ringan, jambu mete atau jambu monyet digunakan untuk pengobatan.
3.             Kulit jambu mete sebagai obat diare, getahnya dapat mengobati carsinosar coma, untuk mencegah gigi berlubang dan kulit bijinya sebagai bahan pokok CNSL
4.             Setelah melalui beberapa  tahap CNSL siap untuk digunakan untuk mencegah gigi berlubang
5.             Kekurangan CNSL yaitu belum bisa memenuhi aspek estetis.
6.             Kelebihan CNSL yaitu daya jelajahnya lebih tinggi, mempunyai bahan anti biotic annacardaticid dan harganya murah karena jambu mete mudah di dapat dan murah.
7.             Diharapkan CNSL dapat menggantikan fungsi fissure sealant lainnya yang mahal yang dikonsumsi orang-orang kaya sehingga juga dapat dikonsumsi oleh masyarakat awam.
8.             Hingga kini belum ada alat-alat dental yang tidak di impor dari luar negeri.    

Tidak ada komentar: