do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Senin, 04 Juni 2012

Memperbarui semangat kerja

MEMPERBARUI SEMANGAT KERJA

Pekerjaan apapun membutuhkan semangat kerja yang tinggi. Tanpa semangat suatu pekerjaan tidak akan berhasil, atau kalaupun bisa berjalan prosesnya tidak akan efektif dan efisien dan hasilnya kurang memuaskan. Sayangnya semangat kerja bisa naik dan bisa juga turun. Bagaimana cara Anda meningkatkan kembali semangat kerja Anda ketika Anda tidak bergairah?

Berikut ini adalah beberapa cara yang mungkin bisa dicoba:
1. Periksa kembali tujuan Anda, mungkin tujuan Anda selama ini salah
Tujuan yang terbaik di dalam bekerja adalah bekerja dengan niat karena Allah, jadi tujuannya untuk beribadah kepada Allah. Fokuslah untuk itu.
2. Ketika Anda memberi yang terbaik (100%), Anda akan mendapat hasil yang lebih baik daripada jika Anda member kurang dari 100%
Yakinlah bahwa semua itu adalah untuk diri Anda sendiri, jangan merasa rugi akan hal itu.
3. Refreshing
Mungkin Anda terlalu lelah karena itu Anda membutuhkan refreshing. Tinggalkanlah sejenak rutinitas Anda lalu kembalilah setelah merasa lebih baik.
4. Mengubah kebiasaan
Kelilingi diri Anda dengan hal-hal yang menyenangkan. Ubah tata letak barang-barang di ruang kerja Anda, ubah warna catnya, beri hiasan pada meja kerja Anda, beri hiasan pada dinding ruangan kerja Anda, ubah setelah padu padan antara baju atasan dan bawahan yang Anda pakai, dan lain-lain.
5. Jadilah orang yang bersih, rapi, dan disiplin
Kerjakan pekerjaan secara bertahap, jangan suka menunda-nunda untuk menyelesaikan sesuatu. Bersihkan dan rapikan meja kerja dan ruang kerja Anda, karena sesuatu yang kotor dan berantakan dapat membuat kita malas mengerjakan sesuatu. Berkas-berkas yang bertumpuk begitu tinggi dan berserakan di mana-mana membuat pekerjaan kita terlihat lebih banyak dari yang sebenarnya dan tentu saja juga membutuhka waktu yang lebih banyak (untuk mencari dan mengumpulkan berkas-berkas yang berserakan tersebut).

6. Istirahat yang cukup

Manusia tidak bisa bekerja terus-menerus, milikilah waktu istirahat di sela-sela kesibukan Anda. Hal ini dapat memperbaiki fisik, pikiran, dan mental Anda. Dengan beristirahat Anda mengumpulkan energi yang cukup untuk melaksanakan tugas berikutnya.
7. Makan makanan yang bergizi dan minum air putih yang cukup
Terkadang kita menjadi tidak semangat karena faktor makanan dan minuman. Makanan dan minuman tertentu dapat menyebabkan mood buruk (dan juga sebaliknya). Terkadang memakan pisang ketika mood buruk dapat menjadikan mood seseorang menjadi lebih baik.
Makan dan minum yang berlebihan / kurang dari yang kita butuhkan juga memiliki efek yang sama. Makan dan minum yang berlebihan dapat membuat kita malas dan cenderung ingin tidur. Makan dan minum yang kurang menyebabkan kebutuhan tubuh kita kurang tercukupi, sehingga proses metabolism tubuh menjadi terganggu. Sel-sel di dalam tubuh kita membutuhkan energi untuk bisa tetap beraktivitas secara aktif dan normal, dan energi itu berasal dari makanan dan minuman. Allah telah menetapkan bahwa segala sesuatu itu mempunyai ukuran, begitu pula dengan komposisi zat-zat di dalam tubuh kita.
8. Kreatif
Kreatif untuk mencari solusi terhadap segala permasalahan hidup yang muncul.
9. Mengendalikan kemalasan
Milikilah kemauan yang keras untuk mengendalikan kemalasan Anda.
10. Mandiri dan tidak tergantung orang lain
Ambillah dan kerjakan seluruh tugas Anda dengan penuh rasa tanggungjawab. Fokuskan terutama pada diri Anda. Jangan iri dan ikut-ikutan jika orang lain tidak bertanggungjawab terhadap pekerjaannya. Dan jadilah pribadi yang mandiri, apapun respon dari orang lain baik itu pujian maupun celaan tidak akan berpengaruh apapun terhadap hidup Anda, kecuali jika Anda menerimanya. Bekerja dengan baik dapat meningkatkan kepuasan hidup dan dapat meningkatkan kualitas hidup Anda. Tetaplah bersemangat walau orang lain tidak memuji/menghargai usaha Anda, bahkan jika menghina Anda. Anda tahu bahwa Anda telah melakukan yang terbaik dan memaafkan diri Anda atas kesalahan/kekurangan yang terjadi. Di kemudian hari Anda bisa memperbaiki diri dan mengambil pelajaran dari kesalahan/kekurangan tersebut.
11. Menjauh dari orang-orang yang semangat hidupnya rendah dan mendekati orang-orang yang semangat hidupnya tinggi.

12. Melihat sisi positif dari segala sesuatu dan bersyukur
Ada ungkapan yang menyatakan bahwa rumput tetangga lebih hijau. Setiap hal mempunyai tantangan tersendiri, setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri, dan mendapatkan ujian sendiri-sendiri dalam kadar tertentu. Semua yang terjadi di dunia ini adalah yang terbaik, oleh karena itu sikapilah segala sesuatunya dengan baik dan syukurilah segala yang Anda miliki. Segala ujian adalah agar Anda memberikan upaya yang lebih baik dan lebih maksimal di dalam hidup Anda (untuk memperbaiki kualitas hidup Anda), termasuk agar Anda lebih dekat dengan Sang Pencipta. Berusahalah untuk mengembangkan kemampuan di dalam memotivasi diri Anda sendiri maka bukan tidak mungkin jika orang lain akan termotivasi karena Anda.

Posting Komentar