do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Jumat, 22 Juni 2012

Usaha Kerajinan Tas Rajutan

Saat Anda membeli barang kerajinan rajutan, misalnya tas, pastikan tidak salah pilih. Perhatikan baik-baik kondisi tas, jangan sampai ada satu helai benang yang putus. Sebab,ini bisa sangat memengaruhi ketahanan tas tersebut. Tas rajutan relatif mudah pemeliharaannya. Anda bisa mencuci tas dengan merendam dalam air sabun. Jangan dicuci dengan cara dikucek maupun disikat. Anda cukup mencelupkannya ke dalam air sabun, biarkan untuk beberapa waktu, maka kotoran akan hilang. Jemur barang rajutan Anda dengan cara digantung,agar barang tidak berubah bentuk.

Jika barang rajutan Anda terkena tumpahan minumanatau makanan, harus dicuci detergen.

Bagaimanapun tas rajutan tidak dibuat untuk membawa beban yang berat. Bila dipaksakan, jalinan benangnya akan melar.

Untuk tas rajutan, sebaiknya saat menyimpan. Anda memasukkan pula gumpalan busa atau kertas ke dalam tas.

Jangan menggunakan kertas koran karena tintanya bisa mengotori lapisan dalam tas.

Bisa Menimbulkan Kebosanan
Bila Anda berniat membuat usaha kerajinan, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan, yakni:
• Pelanggan adalah kekuatan dalam usaha kerajinan.
• Usahakan menyelesaikan pesanan sesuai dengan kesepakatan waktu yang telah ditentukan. Sebab keterlambatan bisa memberi citra buruk usaha Anda.
• Bisnis barang kerajinan rentan menimbulkan kebosanan sehingga untuk menekuninya Anda harus menyukai bidang ini.
• Kalau Anda tak berlatih dan mencoba membuat barang baru, pelanggan bisa bosan. Jangan berhenti berkreasi.
• Barang kerajinan mempunyai dasar pembuatan serupa.
• Anda harus terus-menerus melengkapi catatan para pelanggan. Setiap Anda membuat kerajinan baru, bisa langsung mengontak mereka dengan cepat.

Posting Komentar