do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Sabtu, 13 Februari 2016

MAKALAH LINGKUNGAN KERJA



MAKALAH SOSIOLOGI
“lingkungan kerja”










            
DISUSUN OLEH :

1.    Razak bawazier
2.    Gusti ngurah surya
3.    Muhammad zul iman shofyan
4.    Elsa manora
5.    Waode suhuria
6.    Sitti aisyah suhadirin







DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
BAB. 1. Pendahuluan ........................................................................................................ 1
Ø  Latar belakang.................................................................................................. 1.1
Ø  Tujuan.............................................................................................................. 1.2
Ø  Rumusan masalah............................................................................................  1.3  
BAB. 2.pembahasan.......................................................................................................... 2
BAB.3.penutup.................................................................................................................. 4
Ø  Kesimpulan....................................................................................................... 4.1
Ø  Saran................................................................................................................ 4.2
DAFTAR PUSTAKA
         













KATA PENGANTAR

             Puji syukur kita panjatkan kehadirat allah swt karena atas berkahan limpahan rahmat dan karunianya sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan lancar dan tampa terkendala sedikit pun. Sebagai manusia biasa tentunya kami tidak terlepas dari kesalahan dan kehilafan sehigga kami meminta saran dari teman –teman dan bapak guru apabila terdapat kekurangan pada makalah ini, agar makalah ini dapat kami sempurnakan lagi. Terimakasih atas segala perhatiannya dan partisipasinya
                                                                           
                                                                                                                Raha 10, maret, 2014

                                                                           
                                                                                                                    Kelompok penyusun                   
                                                 


    











BAB 1. PENDAHULUAN

1.1          LATAR BELAKANG

Agen sosiologi termaksud juga didalamnya linkungan kerja yang menunjukan tempat pegawai / kariawan melakukan pekerjaannya sehari-hari oleh karena itu setiap orang yang berkerja harus dapat berinteraksi di lingkungan kerja yang akan menentukan ahlak dan sikap seseorang baik maupun buruk sikap dan ahlak  orang-orang di lingkungan kerja tersebut sesuai diri sendiri  yang menentukan  apakah dia mau mengikuti sikap yanag baik dan buruk terhadap orang-orang dilingkungan kerjanya
Lingkungan mencangkup hubungan yang terbentuk antar sesama  pegawai atau kariawan dan pimpinan. Di lingkungan kerja seseorang saling berinteraksi untuk bersama- sama memahami nilai norma dan peran yang harus di jalankan, seseorang yang telah memasuki dunia kerja harus mampu menyesuiakan diri dan memilih perilaku yang buruk maupun yang baik dilingkungan kerjanya danmampu meyesuaika perannya dengan suasana kerja, beban kerja,pola kepemimpinan dan tuntutan pekerjaan                                                                                                 


1.2     RUMUSAN MASALAH


1   Mengapa lingkungan kerja termaksud dalam agen sosiologi?
Jawab : karena sosiologi dapat mempengaruhi sikap seseorang melalui orang- orang atau teman kerjanya
2.  Apa yang harus dilakukan seseorang ketika memasuki dunia kerja?
Jawab: orang itu harus mampu meyesuaikan perannya dengan suasana kerja, beban kerja, pola kepemimpinan dan tuntutan kerja
               
1.2          TUJUAN

1.       Dengan adanya makalah ini maka pondi-pundi pengetahuan kita akan bertamba terutama dalam bidang sosiologi
2.       Untuk mengetahui salah satu dari agen sosilisasi yaitu lingkungan kerja dalam bentuk, tipe dan pola sosialisasi
                                                    1

BAB.2 PEMBAHASAN


A. Pengertian Agen Sosialisasi
         
                    Agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi. Ada lima agen sosialisasi yang utama, yaitu keluarga, kelompok bermain, media massa, lembaga pendidikan sekolahdan lingkungan kerja. Pesan-pesan yang disampaikan oleh agen sosialisasi satu sama lain berlainan dan tidak leluasa mempelajarinya dari teman-teman sebaya atau media massa.
Proses sosialisasi akan berjalan selamanya sejalan. Apa yang diajarkan keluarga mungkin saja berbeda dan bisa jadi bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh agen sosialisasi lain. Misalnya, di sekolah anak-anak diajarkan untuk tidak merokok, meminum minman keras dan menggunakan obat-obatan terlarang (narkoba), tetapi mereka dengan lancar apabila pesan-pesan yang disampaikan oleh agen-agen sosialisasi itu tidak bertentangan atau selayaknya saling mendukung satu sama lain. Akan tetapi, di masyarakat, sosialisasi dijalani oleh individu dalam situasi konflik pribadi karena dikacaukan oleh agen sosialisasi yang berlainan. Dimakala ini kami membahas salah satu dari agen sosialisai yaitu lingkungan kerja

Di lingkungan kerja, seseorang akan berinteraksi dengan teman sekerja, pimpinan, dan relasi bisnis. Dalam melakukan interaksi di lingkungan kerja, setiap orang harus menjalankan peranan sesuai dengan kedudukannya. Misalnya, sebagai seorang pemimpin, ia menjalankan peranannya untuk mengelola atau mengarahkan para karyawannya, sedangkan sebagai pekerja ia melaksanakan perintah pemimpin dan tugas sesuai dengan kedudukannya.
          Nilai dan norma pergaulan sehari-hari tidak dapat diterapkan pada lingkungan kerja karena posisi atau jabatan seseorang sangat memengaruhi hubungan yang harus dijalankannya. Seorang pemimpin suatu perusahaan walaupun umurnya lebih muda tetap harus dipatuhi dan dihormati oleh bawahannya yang mungkin umurnya lebih tua. Jadi, lingkungan kerja telah melahirkan peranan seseorang sesuai dengan jabatan atau kedudukannya yang memengaruhi tindakannya sebagai anggota masyarakat.
          Lingkungan kerja juga mempunyai pengaruh yang besar dalam pembentukan kepribadian seseorang. Di lingkungan kerja, seseorang akan berinteraksi dengan teman sekerja, pimpinan dan relasi bisnis. Dalam proses interaksi akan terjadi proses saling mempengaruhi. Pengaruh-pengaruh itu akan menjadi bagian dari dirinya.
           Dalam melakukan interaksi di lingkungan kerja, setiap orang harus menjalankan peranan sesuai dengan kedudukannya. Nilai dan norma pergaulan sehari-hari tidak dapat diterapkan pada lingkungan kerja karena posisi atau jabatan seseorang sangat memengaruhi hubungan yang harus dijalankannya. Seorang pemimpin suatu perusahaan walaupun umurnya lebih muda tetap harus dipatuhi dan dihormati oleh bawahannya yang mungkin umurnya lebih tua. Jadi, lingkungan kerja telah melahirkan peranan seseorang sesuai dengan jabatan atau kedudukannya yang memengaruhi tindakannya sebagai anggota masyarakat.
2

Dampak positif dan negatif dari lingkungan kerja
Ø  Dampak positif
1.       Seseorang dapat mengenal lebih jauh bagaimana kehidupam di luar
2.       Seseoramg dapat berfikir logis dan bijak sana untuk menentukan sesuatu
3.       Seseorang dapat bekerja sama untuk meyelesaikan masalah yang susah di dalam pekerjaan
Ø  Dampak negatif
1.       Banyak pergaulan-pergaulan yang tidak bagus dalam suatu lingkungan kerja
2.       Dapat cepat terpengaruh oleh seseorang untuk melakukan perbuatan yang jahat
3.       Susah menentukan ahlak seseorang yang baik maupun yang jahat

B      Sosialisasi berdasarkan kebutuhan

Ada dua yaitu:
a.      Sosialisasi primer
Menunjuk pada suatu proses melaluinya seorang manusia mempelajari atau menerima pengethuan, sikap, nilai, norma, perilaku esensial, dan harapan agar mampu berpartisipasi efektif dalam masyarakat dan atau menjadi anggota masyarakat. Sosialisasi ini terjadi semenjak usia dini anak-anak agar terhindar dari kelumpuhan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
b.      Sosialisasi sekunder
Setiap proses selanjutnya yang mengimbas individu yang telah disosialisasikan itu ke dalam sektor-sektor baru dari dunia obyektif masyarakatnya.
Sosialisasi sekunder disebut pula resosialisasi (sosialisasi kembali), yaitu suatu proses mempelajari norma, nilai, sikap, dan perilaku baru agar sepadan dengan situasi baru yang mereka hadapi dalam kehidupan. Resosialisasi terjadi bagi orang yang akan memainkan peran baru. Contohnya, orang yang bersalah dan dimasukkan dalam penjara, setelah bebas, ini dikatakan sebagai proses resosialisasi yang berasal dari proses pencabutan diri (desosialisasi)





    
3
BAB. 3  PENUTUP

4.1 KESIMPULAN
1.       Linkungan kerja menjadi saah satu agen sosialisasi karena dapat menubah perilaku dan ahlak seseorang
2.       Dalam agen sosialisasi ada 5 faktor yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang yaitu 1. Keluarga 2. Teman 3. Sekolah 4. Media massa 5. Linkungan kerja
3.       Seseorang yang telah masuk di dunia pekerjaan harus pandai memilih menilai siapa yang baik dan buruk sikap seseorang  di lingkungan kerjanya
4.       Sosialisasi berdasarkan kebuthannya ada  yaitu sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder
5.       Di dalam agen sosialisasi yang pastinya ada dampak positif dan negatifnya

   4.2 SARAN                                                                                                                                                                                                                                 
         Apa bila ada kesalahan pada makalah ini kami mahon kritikan serta saran dari guru bidang stady dan kawan-kawanagr makalah kami dapat menjadi lebih baik lagi
                                                                                                                                                                                    

                                                                                                                                                                                                                        








4
DAFTAR PUSTAKA

Fakih, mansour. 2oo1, penjelasan tentang agen sosialisasi.yokyakarta:insst press dan pustaka                pelajar
Kartono, kartini,2007, pengertian linkungan kerja dalam agen sosialisassi, jakarta:raja garsindo persada
Susilo, m joko, 2007 , sosiolosi menurut kebutuhannya,yogyakarta: pinus
Sunarto,kamanto,2004, dampak positif dan negatif dalam lingkungan kerja, jakarta: lembaga penrbitFE UI
                  














 
          


Posting Komentar