do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Sabtu, 13 Februari 2016

NAMA - NAMA SURAT AL - FATIHAH



Tugas Mata Kuliah



                        TAFSIR TARBAWIH
JUDUL
NAMA - NAMA SURAT AL - FATIHAH







DI SUSUN OLEH

IDA RIANI



JURUSANTARBIYAH
     SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)
SYARIF MUHAMAMMAD
RAHA

2013













































Tugas Mata Kuliah



                        TAFSIR TARBAWIH
JUDUL
NAMA - NAMA SURAT AL - FATIHAH







DI SUSUN OLEH

EKI NURAMALASARI SURDJANA PUTERI
                   NIM  :



JURUSANTARBIYAH
     SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)
SYARIF MUHAMAMMAD
RAHA

2013
Tugas Mata Kuliah



                        TAFSIR TARBAWIH
JUDUL
NAMA - NAMA SURAT AL - FATIHAH







DI SUSUN OLEH

H A N A P I A
NIMKO  :



JURUSANTARBIYAH
     SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)
SYARIF MUHAMAMMAD
RAHA

2013



Bismillah.
Alhamdulillah, dalam rubrik baru ini yaitu 'Tafsir Pilihan' kami akan menyampaikan beberapa nama lain dari al-Fatihah yang disebutkan oleh para ulama.


Maka al-Hafizh Ibnu Kastirrohimahulloh di dalam tafsirnya pada tafsiran ayat pertama dari surat al-Fatihah menerangkan bahwa surat al-Fatihah memiliki beberapa nama lain selain dari pada itu, diantaranya:

1. al-Fatihah (pembuka)
Beliau katakan: 
فاتحة الكتاب يقال لها: الفاتحة، أي فاتحة الكتاب خطا
"al-Fatihah terkadang disebut dengan nama al-Fatihah, yakni sebagai pembuka al-kitab (baca: al-Quran) secara tulisan".

Mengapa beliau mengatakan: "sebagai pembuka al-Quran secara tulisan", karena sebagaimana kita ketahui bahwa ayat yang pertama kali diturunkan Alloh kepada nabi-Nya shollollohu 'alaihi wa sallam bukanlah surat al-Fatihah; akan tetapi surat al-'Alaq.

Kendati demikian, tetap saja al-Fatihah menjadi urutan pertama dalam jajaran ayat yang pertama kali turun. Karena malaikat Jibril 'alaihis salam telah memerintahkan kepada nabi kita shollollohu 'alaihi wa sallam untuk membaca surat al-'Alaq dengan basmalahterlebih dahulu sebagaimana yang diisyaratkan dalam perintah ayat dari surat al-'Alaq. 
Maka menjadi jelaslah bagi kita bahwa basmalah merupakan ayat pembuka dari semua surat; oleh karenanya al-Hafizh Ibnu Katsir rohmatulloh 'alaihi  tetap menyebutnya sebagai pembuka al-kitab.

Dan beliau mengatakan selanjutnya:
وبها تفتح القراءة في الصلاة
" Dan dengan al-Fatihah dimulainya bacaan dalam sholat".

2. Ummul kitab (induk al-kitab)
Al-Fatihah juga dikatakan oleh al-Hafizh Ibnu Katsir rohimahulloh disebut dengan namaummul kitab (induknya al-kitab), dan menurut beliau ini adalah pendapat jumhur ulama. Beliau katakan:
ويقال لها أيضا: أم الكتاب عند الجمهور
"dan al-Fatihah juga dinamakan dengan: ummul kitab menurut pendapat jumhur ahli tafsir".

Memang inilah pendapat jumhur, sekali pun di sana ada yang tidak menyetujui penamaan ini seperti Anas bin Malik dari kalangan sahabat dan juga dari kalangan tabi'in ada al-Hasan al-Bashri serta Ibnu Sirin; dimana kedua tabi'in tersebut tidak menyukai penamaan tersebut bagi al-Fatihah karena menurut mereka berdua, bahwaummul kitab hanyalah diberikan kepada al-Quran yang ada di lauhul mahfuzh (langit ke-jutuh), bahkan keduanya tidak menyukai penamaan pula pada al-Fatihah dengan nama:ummul quran.

Namun pendapat mereka berdua dinilai oleh al-Hafizh Ibnu Katsir telah menyelisihi hadits yang shahih, di mana beliau mengatakan:
وقد ثبت في الحديث الصحيح عند الترمذي وصححه عن أبي هريرة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: " الحمد لله أم القرآن وأم الكتاب والسبع المثاني والقرآن العظيم
"Dan telah benar di dalam sebuah hadits shahih yang ada pada imam at-Tirmidzi dan beliau menshahihkannya dari sahabat Abu Hurairoh beliau berkata: bersabda rosululloh shollollohu 'alaihi wa sallam, alhamdulillah adalah ummul quran (induk al-Quran) dan ummul kitab, juga tujuh ayat pujian serta al-Quranul 'Azhim".

3. al-Hamdu (pujian)
Sebagaimana disebutkan pada hadits di atas bahwa al-Fatihah disebut juga dengan nama al-hamdu.

4. as-Sholat (doa)
Penamaan ini berdasarkan sebuah hadits qudsi yang shahih dari sahabat Abu Hurairohrodhiallaohu 'anhu :
قالَ الله تَعَالى : قَسَمْتُ الصَّلاَةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي نِصْفَيْنِ وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ : فَإِذَا قَالَ الْعَبْدُ الحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِينَ قالَ الله حَمِدَنِي عَبْدِي
"Alloh ta'ala berfirman: Aku bagi sholat menjadi dua bagian antara Aku dan antara hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta; maka apabila hamba itu mengucapkan: alhamdulillahi robbil 'alamin, Alloh berkata: hamba-Ku telah memuji Aku". (HR. Muslim)

Maka dalam hadits tersebut Alloh telah menamakannya dengan sholat karena al-Fatihah telah menjadi syarat sahnya sholat.

5. as-Syifaa (penawar)
Hal ini berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan di dalam sunan ad-Darimi dari sahabat Abu Sa'id al-Khudri rodhiallohu 'anhu secara marfu', dikatakan:
فاتحة الكتاب شفاء من كل سم
"al-Fatihah sebagai penawar dari segala racun". (HR. at-Tirmidzi no.2878 dan al-Hakim dalam al-Mustadrok 2/259 dari jalan Hakim bin Jubair)

6. ar-Ruqyah (jampi)
Berdasarkan hadits dari Abu Sa'id al-Khudri rodhiallohu 'anhu yang menceritakan bahwasanya ada seorang sahabat yang meruqyah seorang dari suku salim dengan membacakan surat al-Fatihah dan kemudian diceritakan hal itu kepada nabi maka beliau pun bersabda:
وما يدريك أنها رقية؟
"dan tidak tahukah kamu bahwa al-Fatihah adalah ruqyah?" (HR. Muttafaq 'alaihi)

7. Asas al-Quran (dasar al-Quran)
Sebagaimana yang diriwayatkan oleh as-Sya'bi dari sahabat Ibnu Abbas rodhiallohu 'anhuma bahwasanya al-Fatihah adalah asasul quran, dan yang menjadi asasnya surat al-Fatihah adalah bismillahirrohmanirrohim .

8. al-Waqiyah (pelindung)
Demikianlah imam Sufyan bin 'Uyainah rohimahulloh  menamakannya, sebagaimana yang dibawakan oleh al-Hafizh Ibnu Katsir di dalam tafsirnya.

9. al-Kafiyah (yang mencukupi)
Nama ini merupakan penamaan dari imam Yahya bin Katsir rohmatullohi 'alaihi, di mana beliau berpandangan hal itu disebabkan karena al-Fatihah telah mencukupi dari yang lainnya, sedangkan lainnya masih bergantung kepadanya. Sebagaimana diterangkan dalam sebagian hadits yang mursal
أمُّ القُرْآنِ عِوَضٌ مِن غَيْرِها وليسَ غَيْرُها منها عِوضاً
"ummul Quran lah yang menjadi pengganti dari yang selainnya, sedangkan yang lainnya tidak dapat menggantikannya" (HR. Ahmad 2/284, Muslim di dalam shahihnya no.780 dll).






Menurut kitab Khazinatul-Asrar karangan al-Ustadz Muhammad Hakky an-Nazily, Surat al-Fatihah ini mempunyai 35 nama. Nama nama itu ada yang diambil dari berbagai hadits Nabi, dan ada pula nama yg ditetapkan oleh para Sahabat Nabi dan para Tabi'in. 
Nama-nama tersebut adalah: 

1. AL-FATIHAH ATAU FATIHATUL-KITAB 
Artinya: PEMBUKA'AN atau PEMBUKA KITAB. Dan nama itu terdapat didalam banyak hadits sebagai yg sudah kita sebutkan sebelum ini. 

2. UMMUL-KITAB 
Artinya: INDUK KITAB. Dan nama ini juga terdapat didalam banyak hadits sebagai kita telah sebut sebelum ini. Ummul-Kitab diartikan bahwa al-Fatihah mengandung semua persoalan yg terdapat didalam al-Qur'an, yaitu Ketuhanan, Alam, Akhirat, Ibadat, dan Sejarah sejarah. 

3. UMMUL-QUR'AN 
Artinya: IDUK al-QUR'AN. Juga nama ini terdapat dalam hadits. Berbagai pendapat kenapa dinamakan Ummul-Qur'an. Di antaranya adalah al-Fatihah ini isinya dianggap sebagai keringkasan dari isi seluruh al-Qur'an. 

4. AL-QUR'AN AL-AZHIM 
Artinya: BACA'AN AGUNG. Nama ini juga terdapat dalam hadits. Di namakan baca'an Agung karna isi al-Fatihah ini semuanya mengenai masalah masalah yg amat besar dan Agung. 

5. ASSAB'UL MATSANY 
Artinya: TUJUH YG BERULANG ULANG. Nama ini paling banyak disebut dalam hadits hadits. Dinamakan TUJUH karna memang terdiri 7 ayat, dan dikatakan berulang ulang karena memang ayat ayatnya dibaca berulang ulang, baik di luar shalat. Ada juga yg mengartikan kata kata MATSANY itu berarti DUA BAGIAN, karna sebagai tersebut didalam hadits al-Fatihah itu terbagi dua. Satu bagian untuk TUHAN dan satu bagian lagi untuk HAMBA (umat manusia). Dan ada pula yg mengartikan kata kata MATSANY itu berarti SANJUNGAN atau PUJIAN terhadap ALLAH. 

6. AL-WAFI'AH 
Artinya: MENCAKUP. Karena isinya mencakup seluruh isi al-Qur'an dan meliputi keterangan tentang ALLAH dan keterangan tentang MANUSIA. 

7. AL-WAQI'AH 
Artinya: TAMENG. Nama ini diberikan oleh Yahya bin Abu Katsir, karna al-Fatihah ini dapat menamengi (MENJAGA) orang2 yg membacanya dari berbagai BAHAYA dan PENYAKIT, karna hadits yg diriwayatkan oleh ad-Dailamy dari Imran bin Husain r.a. Telah bersabda RASULULLAH S.A.W.
"Barang siapa yg membaca al-Fatihah dan ayat al-Kursi dirumahnya, tidak dapat menimpa kepadanya penyakit 'Ain dari manusia atau jin dihari i

8. AL-KANZU 
Artinya: PEMBENDAHARA'AN. Atau tempat yg penuh dengan barang barang berharga. Nama ini diambil dari hadits: Bersabda RASULULLAH S.A.W. "Allah berfirman bahwa al-Fatihah adalah satu pembendahara'an dari pembendahara'an pembendahara'an ArasyKu."
Tentu saja karna semua isi al-Fatihah adalah ibarat barang barang yg sangat mahal harganya 


9. AL-KAFIAH 
Artinya: MEMADAI. Karena al-Fatihah ini mencakup semua ayat ayat al-Qur'an, dan ayat ayat lain tidak mencakup akan isi al-Fatihah ini. Di namai al-Kafiah berdasarkan sebuah hadits mursal: Bersabda RASULULLAH S.A.W.

"Ummul Qur'an dapat menjadi ganti lainnya, tetapi lainya tidak dapat menjadi gantinya"
10. AL-ASAS 
Artinya: SENDI atau DASAR. Di namakan dengan nama ini oleh Sufyan bin Uyainah, karna dia dianggapnya sebagai dasar dari al-Qur'an dan ayat BISMILLAHIR_RAHMAANIR_RAHIIM dianggap sebagai dasar dari al-Fatihah. 


11. FATIHATUL-QUR'AN 
Artinya: PEMBUKA AL-QUR'AN. Karna letaknya di permula'an al-Qur'an. Atau boleh juga diartikan sebagai pintu masuk ke al-Qur'an. 
12. SURATUN-NUUR 
Artinya: SURAT CAHAYA. Karna surat ini banyak membawa penerangan kepada MANUSIA. 
13. SURATUL-HAMDI 
Artinya: SURAT PUJIAN. Karna isinya penuh dengan pujian kepada ALLAH S.W.T. 
14. SURATUS-SYUKRI 
Artinya: SURAT SYUKUR. Karena isinya penuh dengan syukur kepada ALLAH S.W.T. 
15. SURATUL-HAMDI-ULA 
Artinya: SURAT PUJIAN PERTAMA. 
16. SURATUL-HAMDI-QASHWA 
Artinya: SURAT PUJIAN TERAKHIR. 
17. SURATUR-RUQYAH 
Artinya: SURAT MANTERA atau OBAT. Karena dengan surat ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti tertulis didalam hadits Abu Said al-Khudri. 
18. SURATUS-SYIFA 
Artinya: SURAT YG MENGANDUNG KESEMBUHAN. 
19. SURATUS-SYAFIYAH 
Artinya: SURAT YG MENYEMBUHKAN. 
20. SURATUS-SHALAH 
Artinya: SURAT YG DIBACA SETIAP SHALAT. 
21. SURATUD-DO'A 
Artinya: SURAT YG BERISI DOA. Tiap kita membaca surat ini berarti kita berdo'a. 
22. SURATUT-THALAB 
Artinya: SURAT BERISI TUNTUNAN (PERMINTA'AN) 
23. SURATUS-SU'AL 
Artinya: SURAT YG BERISI PERMINTA'AN. 

24. SURATU TA'LIMIL MASALAH 
Artinya: SURAT YG MENGAJARKAN CARA BERDO'A, yaitu dimulai dengan memuji dan mengenangkan kebesaran ALLAH S.W.T. 
25. SURATUL-MUNAJAH 
Artinya: SURAT YG BER'ISI BISIKAN ALLAH S.W.T. 
26. SURATUT-TAFWIDH 
Artinya: SURAT YG BERISI PENYERAHAN DIRI KEPADA ALLAH S.W.T. 


27. SURATUL-MUKAFAAH 
Artinya: SURAT IMBANGAN, YG DITURUNKAN KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W. Sebagai imbangan terhadap harta benda orang lain. 
28. AFDHALU SUWARIL-QUR'AN 
Artinya: SURAT YG TERBAIK DI DALAM AL-QUR'AN. 
29. AKHIRU SUWARI-QUR'AN. 
Artinya: SURAT PENUTUP DARI AL-QUR'AN. 
30. A'ZHAMU SUWARIL-QUR'AN. 
Artinya: SURAT TERBESAR DALAM AL-QUR'AN. Di dalam berbagai Kitab Tafsir, nama nama tersebut diatas ini ditambah dengan beberapa nama lagi, yaitu: 

31.  SURATUL-MINAH. 
Artinya: Surat yg mengandung cita cita. 
32. SURATUL-MUJZIYAH. 
Artinya: Surat yg memberi balasan. 
33. SURATUL-MUNJIYAH. 
Artinya: Surat yg dapat membebaskan manusia dari berbagai kesulitan. 
34. SURATUS-TSAQALAIN. 
Artinya: Surat Jin dan manusia. 
35. SURATU-MAJMA'IL ASMA. 
Artinya: Surat yg mengandung Nama Nama ALLAH S.W.T. 

Demikian sederetan nama yang disebutkan oleh para ulama kendati masih ada yang lainnya yang tidak disebutkan di sini, namun hal ini kami anggap sudah cukup bagi kita untuk mengetahui beberapa nama lain dari surat yang agung nan suci ini. Wallohu a'lam.


Posting Komentar