do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Kamis, 27 November 2014

MAKALAH INTERNAL SOSIAL




BAB I
PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG MASALAH
      Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi. Ada aksi dan ada reaksi. Pelakunya lebih dari satu. Individu vs individu. Individu vs kelompok. Kelompok vs kelompok dll. Contoh guru mengajar merupakan contoh interaksi sosial antara individu dengan kelompok. Interaksi sosial memerlukan syarat yaitu Kontak Sosial dan Komunikasi Sosial.
Kontak sosial dapat berupa kontak primer dan kontak sekunder. Sedangkan komunikasi sosial dapat secara langsung maupun tidak langsung. Interaksi sosial secara langsung apabila tanpa melalui perantara. Misalnya A dan B bercakap-cakap termasuk contoh Interaksi sosial secara langsung. Sedangkan kalau A titip salam ke C lewat B dan B meneruskan kembali ke A, ini termasuk contoh interaksi sosial tidak langsung.
Faktor yang mendasari terjadinya interaksi sosial meliputi imitasi, sugesti, identifikasi, indenifikasi, simpati dan empati Imitasi adalah interaksi sosial yang didasari oleh faktor meniru orang lain.
Setiap masyarakat manusia selama hidup pasti mengalami perubahan-perubahan. Perubahan dapat berupa perubahan yang tidak menarik dalam arti kurang mencolok. Ada pula perubahan-perubahan yang pengaruhnya terbatas maupun yang luas, serta ada pula perubahan-perubahan yang lambat sekali, akan tetapi ada juga berjalan dengan cepat.
Perubahan-perubahan hanya dapat ditemukan oleh seseorang yang sempat meneliti susunan dan kehidupan suatu masyarakat pada suatu waktu dan membandingkannya dengan susunan dan kehidupan masyarakat tersebut pada waktu yang lampau. Perubahan-perubahan masyarakat dapat mengenai nilai-nilai sosial, norma-norma sosial, pola-pola prilaku organisasi, sususnan kelembagaan masyarakat, kekuasaan dan wewenang, interaksi sosial dan sebagainya.





B. RUMUSAN MASALAH
Pembahasan kami akan merujuk pada masalah masalah sebagai berikut:
1. Apakah pengertian masyarakat dan faktor-faktor atau unsur yang terdapat didalam masyarakat?
2. Apakah pengertian interaksi sosial?
3. Apakah ciri-ciri interaksi sosial?
4. Apakah syarat terjadinya suatu interaksi sosial?
5. Apa sajakah bentuk dari interaksi sosial?
6. Apakah pengertian dari perubahan sosial?
7. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosaial?
8. Bentuk-bentuk perubahan sosial?

C. TUJUAN
Makalah ini dibuat dengan maksud untuk memenuhi tugas mata kuliah Studi Masyarakat Indosesia dan sebagai bahan bacaan untuk memperluas ilmu pengetahuan.



















BAB II
PEMBAHASAN

1.        TEORI-TEORI INTERAKSI SOSIAL
A. Teori Perbandingan Sosial.
Teori perbandingan sosial adalah proses saling mempengaruhi dalam interaksi sosial yang ditimbulkan karena adanya kebutuhan untuk menilai diri sendiri dengan membandingkan diri dengan orang lain.
Permasalahannya adalah orang seperti apa yang dijadikan standar atau pembanding? Menurut Brigham (1991), pada umumnya yang dijadikan perbandingan adalah orang yang dinilai mempunyai kasamaan atribut dengannya, misalnya sama dalam hal usia, jenis kelamin, sikap, emosi, pendapat, kemampuan atau pengalaman. Melalui perbandingan tersebut, seseorang akan memperoleh persamaan dan keunikan diri. Oleh karena itu, melalui perbandingan sosial, orang tidak hanya mendapatkan penilaian diri saja tetapi juga dapat mengembangkan pribadinya.
Konsekuensi dari perbandingan adalah adanya penilaian sesuatu lebih baik atau lebih buruk dari orang lain.Melalui perbandingan sosial kita juga dapat menyadari posisi kita di mata orang lain dan masyarakat.

B. Teori Inferensi Korespondensi.
Teori inferensi korespondensi adalah jika tingkah laku individu berhubungan dengan sikap atau karakteristik seseorang, berarti seorang individu dapat melihat individu lain berdasarkan sikap dan karakteristik individu yang di lihatnya.

C. Teori Atribusi Eksternal.
Teori atribusi eksternal adalah teori yang membahas tentang prilaku seseorang. Apakah itu di sebabkan karena faktor internal, misalnya sifat, karakter, sikap, dan sebagainya. Atau karena faktor eksternal, misalnya tekanan situasi atau keadaan tertentu yang memaksa seseorang melakukan perbuatan tertentu. Sehingga pengamat dapat mengambil kesimpulan atas prilaku yang sedang di tampilkan orang lain. Ini berarti setiap individu pada dasarnya adalah seorang ilmuan semu yang berusaha mencari sebab kenapa seseorang berbuat dengan cara tertentu.


D. Teori Penilaian Sosial.
Teori penilaian sosial adalah suatu teori yang memusatkan bagaimana kita membuat penilaian tentang opini atau pendapat yang kita dengar dengan melibatkan ego dalam pendapat tersebut. 

2.      Fenomena Kecanduan Internet Terhadap Psikologis Anak-anak
Perkembangan jaman yang semakin pesat ditambah arus globalisasi yang semakin meningkat berdampak pada perubahan teknologi yang semakin canggih membuat manusia semakin mudah dalam menjalankan aktifitas mereka, kecanggihan teknologi ini bukan hanya dirasakan oleh mereka-mereka yang sudah dewasa saja tetapi juga sudah merambah ke anak-anak  sebagai coontohnya adalah akses internet yang dulu hanya bisa kita gunakan dalam komputer saja kini sudah bisa kita akses hanya melalui genggaman tangan saja yaitu telepon pintar (HP) yang semakin memudahkan seseorang tanpa terkecuali untuk mengakses internet dengan lebih cepat dan mudah, dibalik keuntungan-keuntungannya yang ditawarkan dalam menjalankan akses internet terdapat kerugian-kerugian yang ditawarkan internet bagai pisau “bermata dua“ kerugian yang ditimbulkan pun cukup besar apalagi bagi mereka yang salah dalam menyalahgunakan keleluasaan dalam mengakses internet tersebut.
Dampak dari kerugian – kerugian kini sudah merambah ke anak-anak dimana anak sekarang bisa sangat mudah mengakses internet tanpa batasan,sebagaimana kita semua ketahui banyak konten-konten negatif yang gampang diakses oleh anak-anak melaui internet yang sebenarnya tidak pantas untuk mereka lihat seperti gambar-gambar ataupun video-video yang tidak bermoral, hal ini tentunya akan berdampak kepada psikologis seorang anak,dimana pada masa anak-anak itu mereka akan cenderung meniru apa-apa saja yang mereka lihat jika hal yang mereka lihat adalah hal-hal yang buruk maka ini sangat membahayakan bagi perkembangan anak untuk kedepanya mereka bisa saja mengalami kecanduan dalam mengakses internet serta mendownload konten-konten yang negatif yang dikhawatirkan akan berdampak pada penyimpangan-penyimpangan perilaku seksual sejak dini,bahkan bisa saja terbawa hingga mereka dewasa nanti.
Dibeberapa media tidak jarang kita dengar berita anak-anak yang dibawah umur melakukan tindakan-tindakan kekerasan bahkan sampai kepada kekerasan seksual,ini ironis mengingat anak-anak yang dulunya banyak yang menjadi korban kekerasan justru sekarang menjadi pelaku kejahatan itu sendiri. Oleh sebab itu diperlukan peran orang tua dalam mengawasi tingkah laku anak-anak mereka, serta peran aktif pemerintah dalam memblokir situs-situs yang berbau pornografi atau kekesaran,internet tidak selamanya negatif dan juga tidak selamanya positif untuk itu bijaklah dalam menggunakannya.

3.    Gejala Sosial Dalam Masyarakat
Semakin berkembangnya globalisasi sekarang ini dapat dilihat dalam masyarakat sosial sehari-hari misalnya seperti :
·           Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. 
·           Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD.
·           Semakin banyak masyarakat yang meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. 
·           adanya perilaku yang menyimpang di dalam masyarakat seperti pergaulan bebas, yang melanda tidak hanya di kota-kota besar saja, teteapi juga sudah melingkupi seluruh pelosok desa. Akibatnya banyak terjangkit penyakit seperti HIV yang banya ditemukan di Afrika. Akibat serbuan inforamasi yang mudah diakses keseluruh penjuru dunia, yang dapat mempengaruhi pikiran penonton, pada gilirannya jika sebuah tayangn yang merusak tadi mempengaruhi sebuah kelompok bangsa, maka akan menjadi sebuah budaya yang merusak, seperti merokok, narkoba, dan pergaulan bebas.














BAB III
PENUTUPAN


1.    Kesimpulan
A.    Faktor-faktor interaksi sosial antara lain
ü  Imitasi : tindakan sosial meniru sikap,tindakan,tingkah laku atau penampilan fisik seseorang secara berlebihan.
ü  Sugesti : pemberian pengaruh atau pandangan dari satu pihak kepada pihak lain.
ü  Identifikasi : kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan oranglain. Simpati : suatu proses dimana seseorang merasa tertarik dengan orang lain. Syarat-syarat interaksi sosial antara lain
ü  kontak :kata kontak berasal dari con atau cum yang artinya bersama-sama dan kata tango yang artinya menyentuh.jadi secara harfiah kontak berarti saling menyentuh. Wujud kontak sosial dibedakan menjadi tiga antara lain
ü  kontak antarindividu contoh kontak antara anak dan orang tuanya,kontak antara siswa dan siswa lainnya.
ü  kontak antar kelompok contoh kontak antara dua perusahaan dalam hubungan bisnis.
ü  Kontak antara individu dan suatu kelompok contoh kontak antara seorang calon anggota dan para anggota organisasiyang akan dimasukinya. Kontak sosial langsung dan tidak langsung anatar lain kontak primer yaitu hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung. kontak sekunder yaitu kontak sosial yang memerlukan pihak ketigasebagai media untuk melakukan hubungan timbal balik.
ü  Bentuk-bentuk Interaksi sosial (association processes)
ü  kerja sama :suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok uintuk mencapai tujuan bersama.
Bentuk kerjasama antara lain kerja sama spontan yaitu kerjasama yang terjadi secara serta-merta. kerja sama langsung yaitu kerja sama sebagai hasil dari perintah atasan kepada bawahan atau pengusaha teerhadap rakyatnya.
Kerja sama kontrak yaitu kerja sama atas dasar syarat-syarat ketetapan tertentu yang disepakati bersama.


B. Akomodasi
proses penyesuaian diri dari orang-perorangan . Bentuk akomodasi antara lain
koersi : suatu bentuk akomodasi yang terjadi melalui pemaksaan kehendak pihak tertentu terhadap pihak lain yang lebih lemah .contoh sistem pemerintahan totalitarian.
kompromi : suatu bentuk akomodasi ketika pihak-pihak yang terlibat perselisihan saling mengurangi tuntutan agar tercapai suatu penyelesaian.

C.Asimilasi
dasarnya merupakan perubahan yang dilakukan secara sukarela,yang umum pada dimulai dari penggunaan bahasa. Syarat asimilasi antara lain
terdapat sejumlah kelompok yang memiliki kebudayaan berbeda.
terjadi pergaulan antaindividu atau kelompok secara intensif dan dalam waktu yang relatif lama.
Faktor pendorong asimilasi antara lain
Toleransi di antara sesama kelompok yang berbeda kebudayaan.
kesempatan yang sama dalam bidang ekonomi.
kesediaan menghormati dan menghargai orang asing dan kebudayaan yang dibawanya.
Faktor penghalang asimilasi antara lain kelompok yang terisolasi atau tersaing (biasanya kelompok minoritas). kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan baru yang dihadapi.

D. Akulturasi
proses penerimaan dan pengolahan unsur-unsur kebudayaan asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan asing.

2.         Saran
Dalam kehidupan manusia di dunia ini tidak akan lepas dari kehidupan masyarakat, maka kita sebagai manusia yang hidup bermasyarakan harus menyadari bahwa kita hidup tidak mungkin sendirian.
Untuk itu marilah kita menjadi warga masyarakat yang baik dengan berinteraksi antar individu dengan individu lain, antar individu dengan kelompok, bahkan kelompok dengan kelompok agar terjalin persatuan dan kesatuan dalam kehidupan masyarakat.



DAFTAR PUSTAKA

v  Effendi, Ridwan dan Elly Malihah. (2007) . Pendidikan Lingkungan Sosial Budaya dan Teknologi. Bandung : Yasindo Multi Aspek
v  Hermawan, Ruswandi dan Kanda Rukandi. (2007). Perspektif Sosial Budaya. Bandung: UPI PRESS
v  Hermawan, Ruswandi dkk. (2006) . perkembangan masyarakat dan Budaya. Bandung : UPI PRESS
v  Kuswanto dan Bambang Siswanto. (2003). Sosiologi. Solo: Tiga Serangkai

























TEORI INTERAKSI SOSIAL DAN FENOMENA SOSIAL SERTA GEJALAH-GEJALAH SOSIAL


DISUSUN OLEH :

                   NAMA           : WA HANIA
                   STAMBUK    : 21115064
                   PRODI          : PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
                   JURUSAN     : SOSIOLOGI



UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
2013



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..............................................................................................i
DAFTAR ISI...........................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN..........................................................................................1
A.    Latar Belakang Masalah............................................................................1 
B.   Rumusan Masalah......................................................................................2
C.    Tujuan penulisan........................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN............................................................................................2
1.     Teori-Teori Interaksi Sosial..........................................................................3
2.     Fenomena Interaksi Sosial ..........................................................................4
3.     Gejalah Sosial Dalam Masyarakat...............................................................5

  BAB III PENUTUP................................................................................................6
1.     KESIMPULAN.............................................................................................6
2.     SARAN.......................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................8














KATA PENGANTAR


Segala Puji dan Syukur saya panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka saya boleh menyelesaikan sebuah karya tulis dengan tepat waktu.

Berikut ini penulis mempersembahkan sebuah makalah dengan judul
TEORI INTERAKSI SOSIAL DAN FENOMENA SOSIAL SERTA GEJALAH-GEJALAH SOSIAL

Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah  ini ada kekurangan dan ada tulisan yang saya buat kurang tepat atau menyinggu perasaan pembaca.

Dengan ini saya mempersembahkan makalah  ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga Allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat.



Raha,        Juli 2013


                                                                                                                  "Penulis"



                                                                                                             






Poskan Komentar