do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Sabtu, 22 November 2014

MAKALH MEMBRAN SEL



Tugas : Patologi
Dosen: dr. Muh. Marlin


MEMBRAN SEL

                            
LOGO AKPER.jpg



Disusun Oleh:

Kelompok 1

ASAMUDIN OHA
AMAN SABARA
ANTON FAJARUDDIN
ARDAT
ARIANTO
AWALUDDIN’
AYU NINGSIH
CHARLING
DWI HARDIANTI SARTIKA D
DWI JUMLIYANTI

AKADEMI KEPERAWATAN
PEMKAB. MUNA
2011.
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur mari kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat limpahan rahmat dan karuniaNya akhirnya makalah Patologi yang berjudul “MEMBRANE SEL” dapat terselesaikan. Makalah ini dibuat dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti dengan mengikuti semua tata cara dan ketentuan-ketentuan dalam membuat sebuah karya tulis yang baik dan benar.

            Penulisan makalah ini dilakukan guna memenuhi tugas dari dosen pembimbing mata kuliah Patologi Akademi Keperawatan Pemkab. Muna yakni Bpk. dr. Muh. Marlin, yang diberikan sebagai tugas kelompok kepada kami.

            Kami selaku penyusun makalah ini mengucapkan terima kasih kepada  Dosen Pembimbing mata kuliah Patologi kami dan kepada semua pihak yang  telah banyak membantu Kami dalam menyusun tugas makalah ini, sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik.

            Kami menyadari bahwa meskipun makalah ini telah disusun dengan baik dan teliti tetapi di dalam makalah ini masih banyak terdapat kekurangan baik dari segi tulisan maupun isi. Oleh karena itu, Kami sangat mengharapkan adanya saran dan kritik dari semua pihak demi kesempurnaan makalah ini. Dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca makalah ini.

Raha,       Maret 2011.

           

Penyusun.


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………………..
DAFTAR ISI…………………………………………………………………….

BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………
A.    Latar Belakang…………………………………………………………..
B.     Tujuan…………………………………………………………………...
C.     Rumusan Masalah……………………………………………………….
D.    Manfaat………………………………………………………………….

BAB II PEMBAHASAN………………………………………………………..
A.    Pengertian Membran Sel………………………………………………...
B.     Struktur………………………………………………………………….
C.     Fungsi Membrane Sel…………………………………………………...
D.    Sistem Transpor Membrane……………………………………………..

BAB III PENTUP………………………………………………………………
A.    Kesimpulan……………………………………………………………...
B.     Saran……………………………………………………………………..

DAFTAR PUSTAKA
i
ii

1
1
1
2
2

3
3
3
5
5

7
7
7






BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Membran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma. Membran sel membungkus organel-organel dalam sel. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel. Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel.
Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak. Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yangdinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah fosfolipidprotein,oligosakaridaglikolipid, dan kolesterol. komponen muchus membran sel semipermanen di lapisan membran
Komponen utama membran sel terdiri atas fosfolipid, selain itu terdapat senyawa lipid seperti sfingomyelin, kolesterol, dan glikolipida. Fosfolipid memiliki dua bagian yaitu bagian yang bersifat hidrofilik dan bagian yang bersifat hidrofobik. Bagian hidrofobik merupakan bagian yang terdiri atas asam lemak. Sedangkan bagian hidrofilik terdiri atas gliserolfosfat, dan gugus tambahan seperti kolinserin, dan lain-lain.
          Berdasarkan penjelasan di atasa maka perlu dikethui lebih jauh lagi mengenai strukur dan fungsi dari membrane sel serta peranannya dalam sel.

B. Tujuan
            Tujuan penulisan makalah yaitu:
1.      Untuk menjelaskan mengenai pengertian membrane sel
2.      Untuk menjelaskan mengenai struktur atau bagian-bagian dari membrane sel
3.      Untuk menjelaskan fungsi dan peranan membrane dalam sel


C. Rumusan Masalah
            Berdasrkan tujuan di atas maka yang menjadi permasalahan yaitu:
a.       Apakah yang dimaksud dengan membrane sel?
b.      Bagaimana struktur dari membrane sel?
c.       Bagaimana fungsi dan peranan mebran dalam sel?

D. Manfaat
            Manfaat penulisan makalah ini yaitu dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita mengenai membrane sel, kemudian mengenai struktur dan fungsinya dan peranannya dalam sel.


BAB II
PEMBAHASAN
A. Pngertian Membrane Sel
Membran sel merupakan bagian terluar sel yang membatasi bagian dalam sel dengan lingkungan luar. Membran sel merupakan selaput selektif permeabel, artinya hanya dapat dilalui molekul-molekul tertentu seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan berbagai ion.
Berdasarkan analisis kimiawi dapat diketahui bahwa hampir seluruh membran sel terdiri atas lapisan protein dan lapisan lipid (lipoprotein). Membran plasma terdiri atas dua lapisan, yaitu berupa lapisan lipid rangkap dua (lipid bilayer). Lapisan lipid disusun oleh fosfolipid. Fosfolipid adalah lipid yang mengandung gugus fosfat dan terdiri atas bagian kepala (polar head) dan bagian ekor (nonpolar tail). Bagian kepala bersifat hidrofilik (suka air), sedangkan bagian ekorbersifat hidrofobik (tidak suka air). Lipid terdiri atas fosfolipid, glikolipid, dan sterol.
1) Fosfolipid, yaitu lipid yang mengandung gugusan fosfat.
2) Glikolipid, yaitu lipid yang mengandung karbohidrat.
3) Sterol, yaitu lipid alkohol terutama kolesterol.
Lapisan protein membran sel terdiri atas glikoprotein. Lapisan protein membentuk dua macam lapisan, yaitu lapisan protein perifer atau ekstrinsik dan lapisan protein integral atau intrinsik. Lapisan protein perifer membungkus bagian kepala (polar head) lipid rangkap dua bagian luar. Lapisan protein integral membungkus bagian kepala (polar head) lipid rangkap dua bagian dalam.
image
B. Struktur
Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak. Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yangdinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah fosfolipidprotein,oligosakaridaglikolipid, dan kolesterol. komponen muchus membran sel semipermanen di lapisan membrane

Dua lapis lipid
Komponen utama membran sel terdiri atas fosfolipid, selain itu terdapat senyawa lipid seperti sfingomyelin, kolesterol, dan glikolipida. Fosfolipid memiliki dua bagian yaitu bagian yang bersifat hidrofilik dan bagian yang bersifat hidrofobik. Bagian hidrofobik merupakan bagian yang terdiri atas asam lemak. Sedangkan bagian hidrofilik terdiri atas gliserolfosfat, dan gugus tambahan seperti kolinserin, dan lain-lain. Penamaan fosfolipid dan sifat masing-masing akan bergantung pada jenis gugus tambahan yang dimiliki oleh fosfolipid. Jenis-jenis fosfolipid penyusun membran sel antara lain adalah : fosfokolin (pc), fosfoetanolamin (pe), fosfoserin (ps), dan fosfoinositol (pi). Secara alami di alam fosfolipid akan membentuk struktur misel (struktur menyerupai bola) atau membran lipid 2 lapis. Karena strukturnya yang dinamis maka komponen fosfolipid di membran dapat melakukan pergerakan dan perpindahan posisi. Pergerakan yang terjadi antara lain adalah pergerakan secara lateral (Pergerakan molekul lipid dengan tetangganya pada monolayer membran) dan pergerakan secara flip flop (Tipe pergerakan trans bilayer).
Protein integral membran
Protein ini terintegrasi pada lapisan lipid dan menembus 2 lapisan lipid / transmembran. Protein integral memiliki domain membentang di luar sel dan di sitoplasma. Bersifat amfipatik, mempunyai sekuen helix protein, hidrofobik, menembus lapisan lipida, dan untaian asam amino hidrofilik. Banyak diantaranya merupakan glikoprotein, gugus gula pada sebelah luar sel. Di sintesis di RE, gula dimodifikasi di badan golgi

Kerangka membran
Kerangka membran atau disebut juga sitoskeleton mempunyai tiga macam jenis yaitu mikrotubulus, mikrofilamen,dan filamen intermediet.

C. Fungsi Membran Sel
Fungsi Membrane Sel adalah sebagai berikut:
·         Sebagai reseptor (penerima) rangsang dari luar, seperti hormon dan bahan kimia lain, baik dari lingkungan luar maupun dari bagian lain dalam organisme itu sendiri.
·         Melindungi agar isi sel tidak keluar meninggalkan sel.
·         Mengatur transportasi air dan zat terlarut dari luar ke dalam sel dan sebaliknya
·         Mengontrol zat-zat yang boleh masuk maupun keluar meninggalkan sel. Hal inilah yang menyebabkan membran plasma bersifat semipermeabel (selektif permeabel).
·         Sebagai tempat terjadinya kegiatan biokimiawi, seperti reaksi oksidasi dan respirasi

D. Sistem Transpor membran
Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2, O2), dan molekul polar yang sangat kecil (air, etanol). Sementara itu, molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa), ion, dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel.
Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara, yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus.

Transpor pasif
Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. Transpor pasif ini bersifat spontan. Difusiosmosis, dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif. Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya.
Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor.

Transpor aktif
Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein, serta ionophore.
Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriersATP driven pumps, dan light driven pumps. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah, yaitu simporter dan antiporter. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah, sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri. Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin.





BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Membran sel merupakan bagian terluar sel yang membatasi bagian dalam sel dengan lingkungan luar. Membran sel merupakan selaput selektif permeabel, artinya hanya dapat dilalui molekul-molekul tertentu seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan berbagai ion.
Berdasarkan analisis kimiawi dapat diketahui bahwa hampir seluruh membran sel terdiri atas lapisan protein dan lapisan lipid (lipoprotein). Membran plasma terdiri atas dua lapisan, yaitu berupa lapisan lipid rangkap dua (lipid bilayer). Lapisan lipid disusun oleh fosfolipid.
Fungsi Membrane Sel adalah sebagai berikut:
·         Sebagai reseptor (penerima) rangsang dari luar, seperti hormon dan bahan kimia lain, baik dari lingkungan luar maupun dari bagian lain dalam organisme itu sendiri.
·         Melindungi agar isi sel tidak keluar meninggalkan sel.
·         Mengatur transportasi air dan zat terlarut dari luar ke dalam sel dan sebaliknya
·         Mengontrol zat-zat yang boleh masuk maupun keluar meninggalkan sel. Hal inilah yang menyebabkan membran plasma bersifat semipermeabel (selektif permeabel).
·         Sebagai tempat terjadinya kegiatan biokimiawi, seperti reaksi oksidasi dan respirasi

B. Saran
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Olehnya itu, kami membuka diri untuk menerima kritik dan saran dari para pembaca yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini.


DAFTAR PUSTAKA
http://asnani-biology.blogspot.com/2009/04/struktur-dan-fungsi-sel.html
http://blog.unila.ac.id/imronrosadi/2010/05/25/membran-sel/



Poskan Komentar