do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Senin, 10 November 2014

RESEP PEMBUATAN KABUTO

MAKANAN TRADISIONAL KHAS SULAWESI TENGGARA " KABUTO"

UBI KAYU KERING YANG SUDAH DIOLAH MENJADI KABUTO
Kabuto merupakan makanan khas dari
masyarakat Kepulauan Muna Sulawesi Tenggara yang terbuat dari ubi kayu atau singkong yang telah dikeringkan
(seperti gaplek di Jawa), singkong yang telah dijemur
kering ini lalu direbus hingga cukup matang, kemudian ditiriskan agar air rebusannya hilang kemudian dicampurkan dengan kelapa parut dan bawang merah yang dicacah kemudian disantap bersama ikan asin dan sambel terasi. atau ayam masak parende dan sayur katembe/bening. 

Info Sekilas mengenai ubi kayu : Dalam bahasa latin ubi kayu dikenal dengan nama Manihot utilissima dan termasuk dalam famili Euphorbiaceae yang merupakan tanaman perdu dimana umbinya sering dimanfaatkan sebagai pengganti makanan pokok karena mengandung banyak karbohidrat. 
Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum.
Kandungan gizi singkong per 100 gram meliputi:

  • Kalori 121 kal
  • Air 62,50 gram
  • Fosfor 40,00 gram
  • Karbohidrat 34,00 gram
  • Kalsium 33,00 miligram
  • Vitamin C 30,00 miligram
  • Protein 1,20 gram
  • Besi 0,70 miligram
  • Lemak 0,30 gram
  • Vitamin B1 0,01 miligram                                                                                                              Ubi Kayu banyak sekali mengandung Insoluble Fiber atau Serat yang Tidak Larut dalam Air. Serat jenis ini berfungsi memperlancar proses buang air besar, serta mampu nyerap dan membuang toksin dalam usus, sehingga pencernaan Anda menjadi sehat.                                                              Ubi kayu ini merupakan salah satu alternatif penganan pengganti beras yang juga menyehatkan karena tidak selamanya ubi kayu atau singkong ini harus selalu langsung dimasak atau digoreng tetapi juga bisa dalam bentuk kering sehingga dapat tahan lama dan diolah menjadi makanan tradisional oleh masyarakat Muna Sulawesi Tenggaara yang dikenal dengan nama KABUTO.
 


Posting Komentar