do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Kamis, 24 Maret 2016

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA KEL. Tn.K DENGAN IBU HAMIL YANG SERING PUSING DI DESA LABUNIA KECAMATAN WAKORUMBA SELATAN KABUPATEN MUNA TANGGAL 22-25 DESEMBER 2015



MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA KEL. Tn.K
DENGAN IBU HAMIL YANG SERING PUSING DI DESA LABUNIA
KECAMATAN WAKORUMBA SELATAN KABUPATEN MUNA
TANGGAL  22-25 DESEMBER 2015

Tanggal Pengkajian : 16 Desember 2015
Tanggal Pembinaan : 22–25 Desember 2015


I.     PENGKAJIAN KELUARGA
A.    STRUKTUR DAN SIFAT KELUARGA
1.      Struktur Keluarga
Nama                     : Tn. K
Umur                     : 46 Tahun
Suku                      : Muna
Agama                   : Islam
Pendididkan          : SD
Pekerjaan               : Petani
Penghasilan           :±Rp. 1.000.000
Pernikahan Ke       : I
Lama Menikah      : ±14 Tahun
Alamat                  : Desa Labunia

Daftar Anggota Keluarga
No
Nama Anggota Keluarga
Umur (Tahun)
Agama
Hubungan Keluarga
Pendidikan
Pekerjaan


1
Ny. R

33
Islam
Istri
Tamat SD
IRT
2
An. O
14

Islam
Anak
SMP
Pelajar
3
An. A
4,2

Islam
Anak
BS
-

2.      Sifat Keluarga
a.       Tipe Keluarga merupakan keluarga inti / nuclear family
b.      Hubungan kepala keluarga dengan istri dan anak baik

B.     POLA KEBIASAAN KELUARGA
1.      Kebiasaan Makanan
a.       Pola Makan : makanan pokok keluarga berupa nasi, sayur dan ikan
b.      Frekuensi Makan : 3x / sehari
c.       Kondisi Keluarga : semua anggota keluarga sehat
2.      Kebiasaan Istirahat / Tidur
a.       Siang hari keluarga istirahat / tidur siang setelah makan siang minimal 1-2 jam
b.      Malam hari keluarga istirahat sekitar pukul 21.00-05.00 wita
3.      Kebiasaan Rekreasi / Liburan
a.       Keluarga tidak pernah melakukan rekreasi secara khusus
b.      Saat saat santai diisi dengan menonton tv
4.      Personal Hygiene
a.       Mandi 2x / sehari menggunakan sabun mandi si kamar mandi
b.      Keramas 2x /seminggu menggunakan sampo
c.       Menggosok gigi 2x / sehari menggunakan sikat gigi dan pasta gigi
d.      Menggantikan pakaian dalam dan pakaian luar 2x / sehari setelah mandi
e.       Memotong kuku setiap kali panjang
5.      Pola Komunikasi
Pengambil keputusan jika terjadi masalah dalam keluarga adalah kepala keluarga, tetapi jika masalah keluarga yang timbul adalah masalah kecil, kepala keluarga dan istri hanya mendiamkan saja.




C.     FAKTOR SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA
1.      Penghasilan dan Pengeluaran
a.       Penghasilan kepala keluarga sebagai petani kurang lebih ±Rp. 1.000.000 /bulan dengan jam kerja 07.00-15.00 wita
b.      Penghasilan sudah dianggap cukup untuk kebutuhan sehari-hari
c.       Penentu keuangan dalam keluarga adalah suami
2.      Suku dan Agama
a.       Bapak dan ibu berasal dari suku muna
b.      Bapak dan anggota keluarga jarang melakukan ibadah shalat 5 waktu dan shalat jumat
3.      Peranan Anggota Keluarga
a.       Kepala keluarga sebagai pencari nafkah
b.      Ibu mengatur urusan rumah tangga dan keperluan sehari-hari
c.       Anak pertama
d.      Anak kedua
4.      Hubungan Keluarga dan Masyarakat
Keluarga mempunyai hubungan baik dengan tetangga dan masyarakat sekitar rumah. Saat istirahat ibu sering bercerita dengan tetangga.

D.    FAKTOR LINGKUNGAN
1.      Perumahan
a.       Keluarga menempati rumah sederhana tetapi milik sendiri dengan ukuran 7x4 meter  dengan kondisi rumah panggung.








Denah Rumah

                                                      4 m
R. Tamu
Kamar I
 






R. TV
Kamar II
7 m





R. Dapur
wc
Kamar mandi
 







b.      Ruangan dalam rumah cukup mendapat sinar matahari
c.       Pengaturan perabotan dalam rumah tangga dan kebersihan kurang terjaga
d.      Kamar mandi yang dipakai berada diluar rumah
2.      Sumber AirMinum dan Sarana Air Bersih
a.       Sumber air minum diambil dari air kran/PAM, keadaanair cukup jernih, tidak berbau dan tidak berasa tetapi saat terjadi hujan air agak keruh.
b.      Keluarga juga menggunakan air untuk keperluan lainnya didalam rumah tangga.
c.       Pengelolaan air untuk diminum dengan cara direbus sampai mendidih 5-10 menit.

3.      Tempat Pembuangan
a.       Pembuangan tinja keluarga di wc jongkok milik sendiri
b.      Sampah dikumpulkan disuatu tempat kemudian dibakar
c.       Air limbah dibuang pada saluran pembuangan yang terbuka
4.      Lingkungan Rumah
Lingkungan rumah cukup luas, tetapi perkarangannya kurang dimanfaatkan dengan baik
5.      Fasilitas Hiburan
Keluarga memiliki televisi sebagai sarana hiburan
6.      Fasilitas Sosial dan Kesehatan
Lingkungan sosial keluarga cukup baik, fasilitas kesehatan (puskemas) berjarak kurang lebih 5 km dari rumah.

E.     KEADAAN KESEHATAN
1.      Keadaan Kesehatan
a.       Kondisi kesehatan keluarga umumnya keluarga baik
b.      Bapak dalam keadaan baik namun mempunyai kebiasaan merokok
c.       Keadaan kesehatan ibu secara umum baik dan ibu dalam keadaan hamil
d.      Anak pertama dan kedua dalam keadaan sehat dengan tinggi dan berat badan sesuai dengan batas normal.

F.      PEMERIKSAAN FISIK
a.       Bapak
1)      Tidak ada kelainan dan tampak sehat
2)      Bibir tampak sedikit berwarna gelap
3)      Tanda tanda vital
Tekanan darah       : 120/80 mmHg
Nadi                      : 94x/ Menit
Suhu                      : 37 C
Pernapasan            : 20x/ Menit
4)        Bapak memiliki kebiasaan merokok

b.      Ibu
1)      Tidak ada kelainan dan tampak sehat
2)      Tanda tanda vital
Tekanan darah       : 110/70 mmHg
Nadi                      : 88x / Menit
Suhu                      : 370 C
Pernapasan            : 22x / Menit
-          BB                         : 60 Cm
-          TB                         : 155 Kg
-          LiLA                     : 29 Cm

c.       An. O
1)      Tidak ada kelainan dan tampak sehat
2)      Umur 14 Tahun
3)      Tanda tanda vital
Nadi                      : 84x/ Menit
Suhu                      : 36,5 0 C
Pernapasan            : 20x / Menit
4)      Tinggi badan         : 130 Cm
5)      Berat badan           : 35 Kg

d.      An. A
1)      Tidak ada kelainan dan tampak sehat
2)      Umur 4,2 Tahun
3)      Tanda tanda vital
Nadi                      : 80 x / menit
Suhu                      : 36,6 0 C
Pernapasan            : 20x / Menit
4)      Tinggi badan         : 90 Cm
5)      Berat badan           : 15 Kg


G.    PENGKAJIAN PSIKOLOGIS
1.      Status emosi
Tingkat emosi keluarga cukup baik, semua masalah yang terjadi didalam keluarga dapat diselesaikan
2.      Konsep diri
Bapak seorang yang pendiam, tidak banyak bicara serta bertindak sebagai pengambil keputusan, pembawaan ibu ramah dan anak anak terlihat ceria.
3.      Pola interaksi
Pola interaksi keluarga cukup baik, bahasa yang dipakai sehari-hari adalah bahasa indonesia dan bahasa muna
4.      Pola pertahanan keluarga
Bapak dan ibu saling memahami, jika ada masalah mereka dapat mengatasinya

H.    PENGKAJIAN PENGETAHUAN TERHADAP KESEHATAN
1.      Keluargasudah tahu tentang pemanfaatan fasilitas kesehatan dan akan pergi ke tempat pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan yang cukup mengkhawatirkan.
Untuk gangguan/penyakit ringan, keluarga labih memilih menggunakan pengobatan tradisional.
2.      Keluarga belum mengetahui akibat yang akan ditimbulkan dari kebiasaan buruk yang dimiliki seperti merokok
3.      Keluarga belum memiliki SPAL ( Saluran Pembuangan Air Limbah )
4.      Keluarga memiliki tempat pembuangan sampah
5.      Keluarga sudah tahu tentang PMS, CA serviks dan narkoba melalui TV


I.       HARAPAN KELUARGA TERHADAP PETUGAS KESEHATAN
Keluarga berharap pembinaanini dapat memberikan pengetahuan yang berhubungan dengan masalah-masalah:
a.       Ibu dengan sering pusing
b.      SPAL yang terbuka
c.       Kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan.

II.                ANALISIS DATA
No
DATA
ANALISIS
DIAGNOSA
1
























2












3
Subyektif :
Ibu Mengatakan :
a)      Hamil ke empat, pernah melahirkan dua kali, dan satu kali keguguran
b)      Hari pertama haid terakhir tanggal 30-10-2015
c)      Merasa pusing apabila sedang capek setelah habis bekerja

Obyektif :
-          GIV PIIAI
-          Tafsiran persalinan : 6-8-2015
-          Tanda tanda vital
a.       Tekanan darah : 110/70 mmhg
b.      Nadi : 88x/ menit
c.       Suhu : 37 C
d.      Pernapasan : 22x/ menit
-          Tinggi badan : 155 cm
-          Berat badan : 60 kg
-           LiLA : 29 cm

Subyektif :
Keluarga mengatakan belum memiliki SPAL ( Saluran Pembuangan Air Limbah)




Obyektif :
Pada kuesioner keluarga mengatakan belum memiliki SPAL

Subyektif :
Bapak mengatakan mempunyai kebiasaan buruk merokok didalam rumah 1 bungkus dalam sehari

Obyektif :
Bibir tampak berwarna gelap
Ibu hamil dengan masalah mengalami pusing






















Ketidaktahuan keluarga mengenai pentingnya lingkungan sehat dan bersih







Kebiasaan buruk merokok disebabkan kurangnya pengetahuan mengenai bahaya dan gangguan kesehatan akibat merokok
GIVPIIAI
























Keluarga tidak mengetahui manfaat dan keuntungan dari kepemilikan SPAL







Kebiasaan buruk yang merugikan kesehatn
III.   PERUMUSAN MASALAH
Berdasar hasil analisis dan pengumpulan data maka ada beberapa permasalahan yang ditemukan pada keluarga Tn. K, beberapa diantara disebabkan faktor ketidaktahuan karena informasi yang kurang. Rumusan masalahnya:
1.      Ibu dalam keadaan hamil dengan sering pusing
2.      Bapak memiliki kebiasaan merokok dengan frekuensi 1 bungkus sehari
3.      Keluarga tidak memiliki SPAL

IV.   SKALA PRIORITAS MASALAH
1.      Ibu dalam keadaan hamil dengan sering pusing

No
Kriteria
Perhitungan
Skor
Pembenaran
1







2









3





4
Sifat Masalah
-          Krisis (1)
-          Ancaman kesehatan (2)
-          Tidak / kurang sehat (3)


Kemungkinan Masalah dapat diubah
-          Dengan Mudah (2)
-          Hanya Sebagian (1)
-          Tidak dapat (0)


Potensi masalah untuk diubah
-          Tinggi (3)
-          Cukup (2)
-          Rendah (1)

Menonjolnya masalah
-          Harus segera ditangani (2)
-          Tidak perlu penanganan segera (1)
-          Tidak dirasakan (0)


























    1













0
Masalah bersifat krisis karena apabila masalah yang sering dialami ibu, tidak segera ditangani maka akan menimbulkan kegawatdaruratan pada ibu

Tergantung tingkat keadaan dari ibunya sendiri, ingin mengubah pola aktivitas ibu yang tidak teratur.





Tergantung pengetahuan ibu dan keadaan mengenai pentingnya mengatur pola ibu hamil.


Ibu dan keluarga tidak merasakan bahwa masalah yang dialami dalam keadaan gawat yang perlu penanganan segera


Jumlah
2


2.      Kebiasaan buruk yang merugikan Kesehatan
No
Kriteria
Perhitungan
Skor
Pembenaran
1







2







3




4
Sifat Masalah
-          Krisis (1)
-          Ancaman kesehatan (2)
-          Tidak / kurang sehat (3)


Kemungkinan Masalah
-    Dengan Mudah (2)
-          Hanya Sebagian (1)
-          Tidak dapat (0)


Potensi masalah
-          Tinggi (3)
-          Cukup (2)
-          Rendah (1)

Menonjolnya masalah
-          Harus segera ditangani (2)
-          Tidak perlu penanganan segera (1)
-          Tidak dirasakan (0)
























1











0
Merupakan suatu ancaman kesehatan karena kebiasaan buruk merokok dapat menyebabkan penyakit jantung, paru-paru dan hipertensi, dll.

Merubah kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan dapat diatasi dengan memberikan penyuluhan tentang bahaya dari merokok bagi kesehatan

Kebiasaan buruk dapat dirubah dengan memberikan penyuluhan pada keluarga

Kebiasaan buruk seperti merokok, tidak dianggap sebagai sebuah masalah oleh anggota keluarga


Jumlah
2


3.      Sarana Kesehatan Lingkungan Khususnya SPAL
No
Kriteria
Perhitungan
Skor
Pembenaran
1






2







3






4
Sifat Masalah
-          Ancaman kesehatan (2)
-          Krisis (1)
-          Tidak / kurang sehat (3)

Kemungkinan Masalah
-          Dengan Mudah (2)
-          Hanya Sebagian (1)
-          Tidak dapat (0)

Potensi masalah untuk diubah
-          Tinggi (3)
-          Cukup (2)
-          Rendah (1)


Menonjolnya masalah
-          Harus segera ditangani (2)
-          Tidak perlu penanganan segera (1)
-          Tidak dirasakan (0)























1







1






0
Masalah merupakan ancaman kesehatan, karena secara tidak langsung SPAL yang terbuka dapat menimbulkan penyakit

Masalah dapat diubah apabila keluarga mendapat penyuluhan mengenai pentingnya SPAL tertutup



Masalah dapat dicegah dengan memberikan penyuluhan kepada keluarga mengenai pentingnya SPAL  yang tertutup

Lingkungan sekitar yang begitu kotor tidak dianggap sebagai masalah yang berarti


Jumlah
2



V.  PRIORITAS MASALAH
Untuk mengatasi masalah keluarga Tn. K, tidak dapat dilakukan secara keseluruhan, sehingga ditetapkan priritas masalah keluarga yaitu :

1.      Ibu hamil dengan masalah sering pusing
2.      Kebiasaan buruk kepala keluarga seperti merokok
3.      Tidakadanya SPAL

VI.   RENCANA ASUHAN
A.    Tujuan:
1.      Jangka Panjang
Meningkatkan status kesehatan keluarga melalui perubahan polapikir bahkan sikap terhadap masalah kesehatan terutama tentang:
a.       Kehamilan ibu dapat berlangsung normal
b.      Kebiasaan buruk kepala keluarga yang dapat mengganggu kesehatan anggota keluarganya (merokok)
c.       Tidak adanya SPAL
2.      Jangka Pendek
a.       Pusing ibu dapat diatasi
b.      Bapak dapat mengurangi frekuensi merokoknya dengan merokok diluar rumah
c.       Keluarga memiliki SPAL yang layak digunakan
B.     Kriteria
Sebelum berakhirnya PAKK tanggal 31desember 2015, maka :
a.       Kehamilan ibu berlangsung normal
b.      Bapak mengurangi frekuensi merokok didalam rumah kurang dari 1 bungkus rokok
c.       Keluarga sudah memiliki SPAL yang tertutup
C.     Tindakan
1.      Adakan pendekatan keluarga
2.      Beritahu masalah yang ada dalam keluarga dan resiko yang dapat terjadi
3.      Bicarakan bersama keluarga tentang tindakan yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah yang terjadi dan menentukan waktu pelaksanaan kegiatan
VII.IMPLEMENTASI
1.      Adakan pendekatan kapada keluarga pada tanggal 16 Desember 2015
Hasil : keluarga menyambut dengan baik
2.      Beritahu keluarga mengenai masalah-masalah yang ada pada keluarga da resiko yang dapat terjadi pada tanggal 16 Desember 2015
Hasil : keluarga mengertidengan penjelasan dari bidan
3.      Bicarakan bersama keluarga tentang tindakan yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah yang terjadi
Hasil : Keluarga dan mahasiswa telah sepakat dengan waktu pelaksanaan kegiatan-kegiatan yaitu pada tanggal
a.       Ibu hamil dengan masalah mudah pusing
-          Pada tanggal 22 Desember 2015, menganjurkan ibu untuk berkunjung ke puskesmas atau bidan
Hasil : ibu mau berkunjung ke puskesmas atau bidan
-          Pada tanggal 22 Desember 2015, menganjurkan ibu untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi seperti sayur-sayuran hijau (misal: bayam, kelor, sawi dan sayuran hijau lainnya) serta mengonsumsi susu ibu hamil
Hasil : ibu mengerti dan mau mengikuti anjuran bidan
-          Pada tanggal 22 Desember 2015, menganjurkan ibu untuk mengurangi aktivitas yang berat
Hasil : ibu sudah mengurangi aktivitas-aktivitasnya yang berat
-          Pada tanggal 22 Desember 2015, beritahu ibu untuk istirahat yang cukup usahakan tidur siang ± 1 jam dan tidur malam ± 8 jam
Hasil : ibu mulai mengatur pola istirahatnya
b.      Kebiasan buruk yang merugikan kesehatan yaitu merokok
-          Pada tanggal 23 Desember 2015, menjelaskan pada bapak tentang resiko yang dapat terjadi dari merokok
Hasil : bapak telah mengetahui resiko yang dapat ditimbulkan dari rokok
-          Memperlihatkan gambar-gambar dari bahaya merokok pada tanggal 23 Desember 2015
Hasil : bapak mengetahui bahaya merokok dari gambar-gambar yang diperlihatkan
-          Bersama keluarga bicarakan agar frekuensi merokok dikurangi tanggal 23 Desember 2015
Hasil : bapak mau mengurangi kebiasaan merokok kurang dari 1 bungkus rokok
c.       SPAL yang terbuka
-          Pada tanggal 24 Desember 2015, memberitahu keluarga tentang bahaya dari SPAL yang terbuka
Hasil : keluarga mengetahui bahaya dari SPAL yang terbuka
-          Pada tanggal 24 Desember 2015, mendiskusikan dengan keluarga untuk membuat SPAL tertutup
Hasil : keluarga bersedia membuat SPAL tertutup
4.      Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup agar pusing yang dialami berkurang
Hasil : ibu mau mengikuti anjuran yang diberikan
5.      Memberitahukan kepala keluarga tentang resiko yang dapat ditimbulkan dari rokok
Hasil : bapak telah mengetahuinya
6.      Membicarakan kepada keluarga agar mengurangi frekuensi merokok
Hasil : bapak bersedia mengurangi kebiasaan merokoknya
7.      Memberitahu keluarga tentang akibat yang dapat ditimbulkan dari SPAL yang terbuka
Hasil : keluarga mengetahuinya
8.      Mendiskusikan dengan keluarga Tn. K untuk membuat SPAL tertutup
Hasil : keluarga bersedia membuat SPAL tertutup sederhana



EVALUASI
Tanggal 24 Desember 2015
1.         Pusing ibu sudah berkurang
Tanggal 24 Desember 2015
2.        Bapak bersedia mengurangi kebiasaan merokoknya kurang dari satu bungkus rokok dalam sehari
Tanggal 25 Desember 2015
3.         Keluarga bersedia untuk membuat SPAL tertutup sederhana


























PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS
(SOAP)

DATA SUBYEKTIF (S)
1.      Ibu mengatakan hamil ke 4, pernah melahirkan 2 kali dan 1 kali kegugran
2.      Ibu mengatakan mudah pusing jika capek setelah bekerja
3.      Bapak mengatakan mempunyai kebiasaan buruk merokok
4.      Ibu mengatakan SPAL yang terbuka

DATA OBJEKTIF (O)
1.      Keadaan umum keluarga baik
2.      Bapak merokok
3.      Keluarga belum mempunyai SPAL yang tertutup
4.      GIVPIIAI
5.      Tafsiran persalinan : 6-8-2016
6.      Tanda-tanda Vital :
-          Tekanan darah            : 110/70 mmHg
-          Nadi                           : 88x / Menit
-          Suhu                           : 37 0 C
-          Pernapasan                 : 22x / Menit
7.      Tinggi Badan        : 155 Cm
8.      Berat Badan          : 60 Kg
9.      LiLA                     : 29 Cm

ASSESMENT (A)
1.      Ibu hamil dengan masalah mudah pusing
2.      Kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan
3.      SPAL terbuka



PLANNING (P)

1.      Mengadakan pendekatan pada keluarga dimulai dari kunjungan rumah tanggal 16 Desember 2015
Hasil : telah diadakan kunjungan rumah
2.      Menjelaskan masalah yang ada dalam keluarga dan resiko yang dapat terjadi tanggal 22 Desember 2015
Hasil : keluarga mengerti dengan penjelasan yang diberikan
3.      Menganjurkan ibu untuk pergi memeriksakan kehamilannya dipuskesmas atau bidan tanggal 22-12-2015
Hasil : ibu bersedia untuk pergi ke puskesmas ayau bidan
4.      Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup agar pusing yang dialami berkurang tanggal 22 Desember 2015
Hasil : ibu mau mengikuti anjuran yang diberikan
5.      Memberitahu kepala keluarga tentang resiko yang dapat ditimbulkan dari rokok tanggal 23 Desember 2015
Hasil : bapak telah mengetahui
6.      Membicarakan kepada keluarga agar mengurangi frekuensi merokok dalam rumah tanggal 23 Desember 2015
Hasil : bapak bersedia mengurangi kebiasaan merokoknya
7.      Memberitahukan kepada keluarga tentang akibat yang ditimbulkan dari SPAL yang terbuka tanggal 24 Desember 2015
Hasil : keluarga mengetahuinya
8.      Mendiskusikan dengan keluarga untuk membuat SPAL tertutup tanggal 24 Desember 2015
Hasil : keluarga bersedia membuat SPAL tutup sederhana
Posting Komentar