do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Kamis, 24 Maret 2016

Sistem Ekonomi di Indonesia



Sistem Ekonomi di Indonesia

Indonesia menganut Sistem Ekonomi Campuran yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 yang biasa disebut sebagai Sistem Demokrasi Ekonomi Pancasila. Dalam sistem ini masyarakat merupakan pelaku kegiatan perekonomian dengan pemerintah berperan sebagai pengarah dan pembimbing guna menciptakan suasana kestabilan ekonomi yang menunjang.

Ciri-ciri Positif:
  • Perekonomian disusun berdasarkan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan
  • cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara
  • Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
  • Hak milik perseorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat
  • Potensi, inisiatif, dan daya kreasi dapat berkembang sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak mengikat kepentingan umum
  • fakir miskin dan anak terlantar terpelihara oleh Negara
Ciri-ciri Negatif:
  • free fight liberalism, mampu menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain
  • sistem etatisme, Negara serta aparatur ekonomi bersifat dominan, mendesak, dan mematikan potensi dan daya kreasi unit ekonomi di luar sektor Negara
  • monopoli, pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok

Posting Komentar