do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Kamis, 24 Maret 2016

MAKALAH BOLA BASKET



BAB I PENDAHULUAN

1.1. Sejarah Bola Basket
      Sejarah perkembangan Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891,   Dr. James Naismith , seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
      Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
     Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith .Basket ball(sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.
       Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya dapat berpindah melalui pass (lemparan). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan(meninju).Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola.
    Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
     Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
     Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan). Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
      Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
      Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.
     Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.
Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.
                       http://2.bp.blogspot.com/-XeBYBJBczQs/VE3t4bN3OAI/AAAAAAAAASU/Ff-KkTcrROw/s1600/index.jpg
Sejarah Masuknya Permainan Bola Basket Ke Indonesia
    Pada tahun 1920-an, gelombang perantau-perantau dari Cina masuk ke Indonesia. Mereka pun membawa permainan basket yang sudah dua dasawarsa dikembangkan di sana. Para perantau itu membentuk komunitas sendiri termasuk mendirikan sekolah Tionghoa. Akibatnya, basket cepat berkembang di sekolah-sekolah Tionghoa. Di sekolah-sekolah Tionghoa itu, bola basket menjadi salah satu olahraga wajib yang harus dimainkan oleh setiap siswa. Tidak heran jika di setiap sekolah selalu ada lapangan basket.Tidak heran juga jika pebasket-pebasket yang menonjol penampilannya berasal dari kalangan ini.Pada era 1930-an perkumpulan-perkumpulan basket mulai terbentuk.
     Kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Medan; menjadi sentral berdirinya perkumpulan basket ini.
Usai Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945, olahraga basket mulai dikenal luas di kota-kota yang menjadi basis perjuangan seperti Yogyakarta dan Solo. Pada PON (Pekan Olahraga Nasional) I (1948) di Solo, bola basket dimainkan untuk pertama kali di level nasional.
Pada tahun 1951, Maladi – salah satu tokoh olahraga nasional, meminta Tonny Wend an  Wim latumenten untuk membentuk organisasi basket di Idonesia. Jabatan Maladi waktu itu adalah sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Atas prakarsa kedua tokoh itu maka pada 23 Oktober 1995 dibentuklah organisasi dengan nama “persatuan Basket seluruh indonesia”. Pada tahun 1955, diadakan penyempurnaan nama sesuai kaidah Bahasa Indonesia.

1.2. Latar Belakang Bola Basket
                                          http://4.bp.blogspot.com/-xaQZ5WhbpNE/VE3tiYZV0PI/AAAAAAAAASM/F9HBznNgeX4/s1600/images.jpg
      Bola basket adalah suatu permainan yang dimainkan oleh dua regu dimana masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain. Inti dari permainan ini adalah berusaha mencari nilai atau angka sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke keranjang (basket) lawan. Dalam memainkan bola, pemain dapat mendorong bola, memukul bola dengan telapak tangan terbuka, melemparkan atau menggiring bola ke segala penjuru dalam arena permainan.Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.
     Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Teknik Dasar Bola Basket
A.     Passing
    Passing atau operan adalah memberikan bola ke kawan dalam permainan bola basket.
Macam – macam passing :
1.        Bounce Pass


http://1.bp.blogspot.com/-DyHSsxPIPW0/VE3umxAYp6I/AAAAAAAAASc/TEOGdMX9Vlk/s1600/chest.jpg

    Bounce artinya memantul. Maka bounce pass adalah memberikan bola ke kawan dengan cara dipantulkan ke tanah. teorinya adalah memantulkan ke tanah dengan titik pantul 2/3 jarak kita ke target kawan.
2.      Chest Pass
    Chest artinya dada. Chest pass adalah memberikan bola ke kawan dengan cara di passing tepat diarah depan dada. kelebihan chest pass adalah lebih cepat, lebih kuat untuk mencapai kawan. cocok untuk team dengan tipe quick passing.
3.      Overhead pass
      Overhead artinya diatas kepala. Overhead pass adalah memberikan passing ke kawan dengan memegang bola diatas kepala, lalu lemparkan. overhead pass biasa digunakan pada team dengan tipikal wall center. maksudnya center maupun pemain dengan badan tinggi yang memiliki matchup lawan yang lebih kecil. maka overhead pass sangat berguna.
                                                         http://3.bp.blogspot.com/-A0Q66WtuOD0/VE3u1dPKXLI/AAAAAAAAASk/TVD9DjWMjJI/s1600/over.jpg
4.   Baseball Pass
      Passing yang jika dilihat caranya mirip dengan orang melempar bola baseball ataupun bola rugby. biasanya digunakan untuk long passing dalam fastbreak.

http://3.bp.blogspot.com/-UcKoPQWI7QM/VE3vIEdY5RI/AAAAAAAAASs/JeQ3w9HlS84/s1600/base.jpg
5.      Jump Pass
      Maksudnya adalah gini, mungkin pernah lihat pemain yang seperti akan melakukan shooting jump shoot, namun tiba tiba dia memberikan passing ke kawan. teknik ini sangat tidak dianjurkan, karena biasanya akan terkena blok, tercuri, maupun salah passing yang mengakibatkan turnover. 
http://2.bp.blogspot.com/-53tnvBWGbjY/VE3x200ECuI/AAAAAAAAAS4/pXNrYD8Iy0I/s1600/jump.jpg
6.      Blind Pass
     Blind alias buta, so blind pass bisa disebut juga sebagai no look pass.
                                              http://2.bp.blogspot.com/-9zLOt07R8cY/VE3yxow14jI/AAAAAAAAATE/s4FwOSw_Vow/s1600/blind.jpg

7.      Behind the Back Pass
       Passing ke belakang. Ya sesuai namanya passing ini diberikan kepada kawan dibelakang kita tanpa kita harus memutar tubuh. Jadi passing sambil membelakangi kawan.
                                           http://3.bp.blogspot.com/-Hc3nl2uWt0o/VE3zW_HkFaI/AAAAAAAAATM/9GuezFtxhIw/s1600/behiiind.jpg
8.      Elbow Pass
    Passing tingkat sulit, memberikan passing menggunakan sikut. Biasa diperagakan dalam freestyle basketball. Namun dalam basket resmi, passing model ini sangat riskan.
                               

9.    One-hand Push/Shoulder Pass, 
            operan yang dilakukan hanya dengan menggunakan satu tangan dengan persiapan operan yang cepat. Poin utama dari operan ini adalah ketepatan tekukan siku ketika melakukan operan.
                                             http://2.bp.blogspot.com/-PmB0rplWlyM/URmcHhYRKqI/AAAAAAAAAHo/kdpUQsNofMM/s1600/elbow.JPG 



10.  Hand Off  Pass,  
            operan yang dilakukan tanpa melakukan lemparan. Pada teknik operan ini biasanya pemain langsung memberikan bola kepada penerima bola dengan melakukan blok pada lawan.
http://2.bp.blogspot.com/-CrRFj5kwMII/VE304AbiJII/AAAAAAAAATc/25AUYyDbX0Q/s1600/hand.jpg
11.  Hook Pass, 
             yaitu teknik operan yang menggunakan satu lengan si pelempar. Teknik operan seperti ini biasanya dilakukan setelah pemain melakukan lompatan dan biasanya ditujukan untuk mengubah arah serangan. 
                                               http://2.bp.blogspot.com/-VtwxJ4uZzCE/VE31gC3HiNI/AAAAAAAAATg/wwL0whbobcY/s1600/hook.jpg

12.  Underhand Pass,  
          yaitu operan yang dilakukan dari bagian bawah lawan. Sebelum melakukan operan ini biasanya pemain melakukan gerakan shooting tipuan agar lawan melakukan blok sehingga bagian bawah lawan terbuka.

B.     Dribble
Dribble dalam permainan bola basket adalah cara membawa atau menggiring bola dengan memantulkan bola ke lantai. Bola dipantulkan dengan cara telapak tangan mendorong bola ke lantai bukan memukul bola. Lengan dan Jari lemas tidak perlu kaku.
            Macam-macam dribble :
1.    Change of pace dribble
Dribble ini adalah yang paling umum dalam bola basket dan digunakan untuk membuat pemain bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo dribble.
                                              


2.    Low or control dribble
  Dribble ini dilakukan setiap kali pemain dijaga dengan ketat. Tipe dribble ini hanyalah menjaga bola agar tetap rendah dan terkontrol. Bola di- dribble di sisi tubuh, jauh dari pemain bertahan. Telapak tangan yang mendribble bola diusahakan agar tetap berada di atas bola.
                                                 

3.   High or speed dribble
Ketika pemain berada di lapangan terbuka dan harus bergerak secepatnya dengan bola, maka ia akan menggunakan dribble ini. Ketika berlari dengan cepat, pemain akan mendorong bola di depannya dan membiarkannya melambung ke atas setinggi pinggulnya. Tangan yang mendribble tidak berada di atas bola melainkan di belakang bola.
                                      
4.   Crossover dribble
Yaitu mendribble bola dengan memindahkan bola dari tangan yang satu kearah tangannya yang lain. Gerakan ini sangat bagus untuk memperdaya pemain bertahan. Namun bola bisa dicuri bila tidak dilakukan dengan baik, karena bola tidak terjaga.         
                                    
5.    Behind the back dribble
Jenis dribble ini digunakan ketika pemain mengganti arah supaya terbebas dari pemain bertahan. Bola digerakkan dari satu sisi tubuh ke sisi tubuh yang lain dengan mengayunkannya di belakang tubuh.
       http://3.bp.blogspot.com/-lsXu-ExoPzg/VE391SkY2EI/AAAAAAAAAUU/wvsEHMNIBL0/s1600/YYYYYYY.jpg
6.    Between the legs dribble
Dribble ini adalah cara yang cepat untuk memindahkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain melewati sela kaki. Digunakan ketika pen-dribble dijaga dengan ketat atau ingin mengganti arah.
7.     Reverse dribble                            
Dribble ini dikenal juga dengan nama spin dribble atau rol dribble. Dribble ini dilakukan untuk mengganti arah dan memantulkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain ketika dijaga dengan ketat. Dribble ini harus dilakukan dengan cepat saat pen-dribble mendorong bola ke lantai dan berputar mengelilingi pemain bertahan.
http://1.bp.blogspot.com/-11JUS6KBQgc/VE3-OUFHLYI/AAAAAAAAAUc/8xCxBcy4MY0/s1600/TTTTTTTTTT.jpg
C.       Shooting
       Setelah mempelajari tentang Passing dan Dribble maka pada kesempatan ini,saya ingin berbagi pengetahuan mengenai Teknik Dasar Bola Basket Shooting. Shooting dalam bola basket adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang lawan.
             Macam – macam shooting :
1.   Set-shoot
           Tembakan ini jarang dilakukan pada permainan biasa. Karena jika penembak tidak melompat maka tembakannya mudah dihalangi. Umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau bila memungkinkan untuk menembak tanpa rintangan.
                                   
2.   Lay-up shoot          
            Yaitu hal yang harus dipelajari dalam permainan bola basket. Dalam situasi persaingan, jenis tembakan ini harus bisa dilakukan pemain baik menggunakan tangan kanan ataupun kiri. Lay-up dilakukan di akhir dribble. Pada jarak beberapa langkah dari ring, penggiring bola secara serentak mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah keranjang.
                                            http://4.bp.blogspot.com/-05pFwjehA-w/VE3-sD1KPfI/AAAAAAAAAUk/CNwV5vljs2Q/s1600/layyyy.jpg
3.   Underhand shoot
          Tembakan ini adalah jenis tembakan lay-up ketika penembak melompat ke arah keranjang, mengangkat tangan ke atas untuk menjauhkan bola dari jangkauan pemain bertahan.
                                         
4.   Jump shoot
          Tembakan ini sering dilakukan saat pemain menyerang tidak bisa mendekati keranjang. Tembakan ini sangat sulit dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan vertical penembak.
                                                 
5.   Hook shoot               
          Yaitu tembakan lemah dan akurat serta merupakan gerakan low-post yang baik. Bila dilakukan dengan tepat maka tembakan ini sangat sulit untuk dihalangi, karena tangan penembak berada jauh dari jangkauan pemain bertahan. Tembakan ini selalu diawali dengan pemain memunggungi keranjang.
                                             
6.   Dunking                                  
            Tembakan dunk dulunya dianggap suatu atraksi istimewa yang dilakukan oleh pemain-pemain dengan postur tubuh yang tinggi. Tembakan dunk adalah tembakan yang mengagumkan dan dapat mengobarkan semangat tim serta menjatuhkan mental lawan dengan cepat. Dunking dapat dilakukan dengan dua atau satu tangan dari depan atau belakang. Tembakan ini hanya dapat dilakukan oleh pemain yang memiliki postur atau lompatan tinggi.
                                   
D.     Rebound
Rebound adalah suatu istilah dalam permainan bola basket dimana seorang pemain menangkap atau mendapatkan bola pantul yang tidak berhasil masuk yang ditembakkan oleh pemain lain. Pebasket yang melakukan Rebound kebanyakan adalah yang berada posisi Center (tengah) dan Power Forward. Karena rebound lebih efektif untuk orang yang bertubuh lebih tinggi dan yang lebih dekat dengan ring basket.
             
     Jenis – jenis rebound :
Rebound terbagi menjadi 2 jenis, yaitu: Offensive Rebound dan Defensive Rebound .
1.   Offensive Rebound terjadi jika pemain mendapatkan bola pantul yang tidak    masuk yang ditembak oleh teman, sedangkan
                                               

2.   Defensive Rebound terjadi jika pemain mendapatkan bola pantul yang tidak berhasil masuk yang ditembak oleh pihak lawan. Biasanya Defensive Rebound lebih banyak dibanding Offensive Rebound dalam suatu pertandingan dikarenakan pebasket itu lebih dekat dengan ring basket dibanding pihak lawan.                                                         

E.      Pivot
http://2.bp.blogspot.com/-tGEymm-LVZ0/VE3_JTR2AtI/AAAAAAAAAUo/nt-M5kuIQKo/s1600/piiiiiiiiiiiiii.jpgGerakan yang satu ini merupakan dasar dari bermain bola basket, dengan posisi bola yang masih ditangan ( mempertahankan bola ) dari lawan, dengan menggunakan gerakan badan,putaran kaki atau badan tersebut dapat diputar sampai 360 derajat, selama tidak bergeser kaki yang satunya , karena satu kaki sebagai tumpuan, atau poros, jika kedua kaki sama-sama bergerak maka akan terjadi pelanggaran.

Cara berputar (Pivot) :
Memutar badan dengan salah satu kaki menjadi as/poros putaran (setelah kita menerima bola).
§         pivot kemudian dribble (membawa bola)
§         pivot kemudian passing (melempar bola)
§         pivot kemudian shooting (menembakan bola)
http://2.bp.blogspot.com/-LEcMw8-TOi4/VE3_2iD5w9I/AAAAAAAAAUw/lG0Mge4ukyg/s1600/caraaaaaaaaaaaaa.jpg
2.2. Peraturan Bola Basket
A.     Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:
      1.      Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
       2.      Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau Kedua tangan,tetapi tidak boleh dipukul menggunakankepalan tangan (meninju).
       3.       Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus
            melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi
            diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
       4.       Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau
            anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
        5.       Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul,
              atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama
             terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua  
             akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang
             timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan
             dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai
             hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini,   
             pergantian pemain tidak diperbolehkan.
          6.      Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan    
                tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta
                melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
          7.      Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka
                kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti
                tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
           8.      Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk
                 ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak
                 menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir
                 keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut
                 tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
            9.      Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali
                 ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila
                 terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang
                 akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik
                untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih
                lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila
                 salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka
                wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
           10.    Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat
                 jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi
                 pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan
                diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang
                 tercantum dalam aturan 5.
            11.   Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila
                  bola  dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta
                  menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu
                  gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
            12.  Waktu pertandingan adalah 4 quarter (babak) masing-masing 10 menit
            13.  Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai
                  pemenang.





  B.        Peraturan Pertandingan
      Dalam suatu kompetisi tentunya harus ada peraturan yang jelas, walaupun mungkin hanya kompetisi kecil. Jelas dalam artian sesuai dengan peraturan dasar dan Technical Meeting.
1.      Sistem pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8
         tim dan akan disitribusikan ke dalam 2 (dua) group, masing-masih group terdiri
         dari 4 (empat) tim.
2.      Setiap tim terdiri dari 5 pemain inti yang bermain di lapangan dan max 7 pemain
         cadangan.
3.      Pergantian pemain inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak
         dibatasi.
4.      Pertandingan tidak akan ditunda apabila salah satu atau lebih dari satu anggota
         tim sedang bermain untuk cabang olahraga yang lain.
5.      Jumlah pemain minimum yang boleh bermain di lapangan adalah 5 orang.
6.      Apabila di lapangan terdapat kurang dari 5 orang, maka tim yang bersangkutan
         akan dianggap kalah.
7.      Setiap peserta hanya diperbolehkan membuat maksimal 4 (empat) personal fouls
         (pada personal foul ke 5 (lima), fouled out).
8.      Team foul maksimum adalah 5 (lima). Setiap foul setelah foul ke 5 (lima), maka
         tim lawan berhak mendapatkan 2 (dua) buah free throw.
9.      Team foul akan di-reset pada perpindahan babak. Namun, pada saat overtime,
         team foul tidak akan di-reset.
10.    Waktu pertandingan untuk penyisihan group adalah 2 X 20 menit kotor, dimana
          waktu tidak akan dimatikan pada saat time out dan free throw.
11.    Waktu pertandingan untuk babak semi final adalah 2 x 20 menit semi kotor,
          dimana waktu akan dimatikan pada saat time out dan free throw.
12.   Waktu pertandingan untuk babak final adalah 2 x 20 menit bersih, dimana waktu
        akan dimatikan pada saat bola mati, time out dan free throw.
13.   Waktu istirahat pergantian babak ditetapkan selama 5 menit.
14.   Waktu time out ditetapkan selama 1 (satu) menit dengan masing-masing tim
        memperoleh 1 (satu) kali time out pada setiap babak.
15.   Apabila pada akhir game, kedua tim memperoleh angka yang sama, overtime akan
        diadakan.
16.   Masa overtime berlangsung selama 1 x 5 menit (bersih).
17.   Apabila sampai dengan akhir waktu dari babak overtime, masih terdapat
         perolehan angka yang sama, maka akan dilakukan adu free-throw. Setiap tim
         diwakili oleh 2 orang dengan masing-masing orang memiliki 5 kali kesempatan.
18.      Kemenangan dalam pertandingan penyisihan mendapat nilai 1. Apabila ada dua tim atau lebih mendapat nilai sama, maka penentuan juara group dan runner up akan dilihat dari kualitas angka memasukan pada tiap-tiap pertandingan yang dimainkan.
19.    Diluar dari aturan yang tertera disini, peraturan permainan mengikuti peraturan international.
20.  Peraturan permainan yang dipergunakan juga sangat tergantung dari pada peraturan PERBASI/FIBA mana yang berlaku. Misalnya pada tahun 1984, peraturan permainan yang berlaku adalah Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984.

2.3. Pelanggaran Dalam Bola Basket
                    
                       Yaitu :
1.     Travelling adalah pelanggaran karena    membawa bola tidak di dribble, lebih dari 2 langkah.
2.     Illegal dribble adalah pelanggaran yang dilakukan karena menghentikan bola sesaat disalah satu tangan atau kedua tangan kemudian mendribbelnya kembali.
3.     Crraying the ball adalah kesalahan yang dilakukan karena mendribble dengan memutar bola.
4.     Second adalah pelanggaran yang diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas (key area) selama 3 detik.
5.     Second adalah pelanggaran yang diberikan kepada seorang pemain karena menahan bola selama 5 detik tanpa ada usaha untuk passing ataupun dribble.
6.     8 second adalah pelanggaran yang diberikan kepada team karena selama 8 detik bola tidak melewati garis tengah (tidak berpindah dari wilayah sendiri).
7.     24 second adalah pelanggaran yang dilakukan sebuah team yang menguasai bola selama 24 detik tidak ada usaha memasukkan bola ke ring lawan.
8.     Back court adalah pelanggaran karena pemain yang membawa bola kembali kedaerah pertahanan setelah melewati garis tengah.
9.     Deliberat foot ball
10.                        Out of ball

2.4. Sarana Dan Prasarana Dalam Permainan Bola Basket
            Yaitu :
     1) Lapangan
               Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang.
           Panjang = 26 meter.
           Lebar = 14 meter.
           Diameter lingkaran tengah = 3,60 meter.
           Panjang garis daerah hukuman = 1,20 meter.
                                            http://2.bp.blogspot.com/-wXhKwu0hJMQ/VE35sTyslFI/AAAAAAAAATs/buDY-ESsiTA/s1600/lapangan.jpg

      2)  ring dan papan pantul
                Ukuran papan = 1,05 × 1,8m dengan kotak kecil di tengah 45 × 59 cm.
           Jarak papan paling bawah ke lantai = 2,9 m.
           Tinggi ring dari lantai = 3,05 m.
           Diameter ring = 45 cm.
            Jarak tepi ring ke papan = 15 cm.
            Jarak baseline/endlineke papan = 1,2 m.
           Panjang jaring terjuntai = 40-45 cm.
http://4.bp.blogspot.com/-nimJSyUEhoI/VE36L88c-6I/AAAAAAAAAT0/6o98SVPH8gY/s1600/lap_basket_poster.jpghttp://1.bp.blogspot.com/-hQ_ROpbK8Gw/VE360pF3H7I/AAAAAAAAAT8/YSldKffLPIs/s1600/hpm_0000_0006_0_img0018.jpg
         3) Bola
               Bola basket berbentuk bulat, ter-buat dari karet, kulit, atau bahan
            sintetis lainnya. Lingkaran bola 74,9-78 cm dan berat 567-650 gram.
                                            
http://1.bp.blogspot.com/-lSBoR6eSfbU/VE37IPx48NI/AAAAAAAAAUE/KspBsTQHkc8/s1600/bolaaaaaaa.jpg
        4) Pemain
               Setiap regu dalam permainan bola basket terdiri atas 12 orang, namun
            hanya 5 orang yang menjadi pemain lapangan. Dalam sebua pertandingan,  
            satu regu memiliki satu orang pelatih dan asisten pelatih, serta memiliki
            satu orang kapten yang diambil dari salah seorang pemain.


BAB III PENUTUP
Kesimpulan :
       Bola basket adalah olahraga permainan bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing -  masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relative kecil.Selain itu,bola basket mudah di pelajari karena bentuk bolanya yang besar,sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Saran :
Ø Untuk pemerintah terutama pihak yang berkompeten dalam bidang olahraga pada umumnya dan pada bidang bola basket pada khususnya diharapkan mampu melakukan program – program dibawah ini :
·        Menyediakan sarana prasarana sesuai dengan standar
·        Memelihara sarana prasarana yang telah ada
·        Mempromosikan olahraga bola basket
·        Mendorong masyarakat untuk giata berolahraga
Ø  Untuk masyarakat seluruhnya tingkatkan terus jiwa olahraga




Daftar Pustaka


 1.   Atmojo Biyakto Mulyono. 2007. Tes Dan Pengukuran Dalam Olah Raga,
       Surakarta
       basket/
3.      http://aaslamdunk.blogspot.com/2010/03/teknik-bermain-bola-basket.html
4.      http://www.perbasi.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=78





















MAKALAH PENJASKES
BOLA BASKET


                        http://4.bp.blogspot.com/-xaQZ5WhbpNE/VE3tiYZV0PI/AAAAAAAAASM/F9HBznNgeX4/s1600/images.jpg
                          
NAMA : AISYAH AMINI
KELAS  : IX.5









SMP NEGERI 2 RAHA
2015 / 2016



Kata Pengantar :


      Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-nya ,saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah bola basket ini membahas agar kita dapat mengetahui hal-hal yang lebih dalam lagi mengenai olahraga bola basket.
      Saya ucapkan terima kasih, akhir kata saya mohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat banyak kesalahan
                                                                                                                     



                                                                                                                      23, Maret 2016


                                                                                                                        Aisyah Amini






Daftar Isi :

Ø Halaman Sampul
Ø Kata Pengantar
Ø Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
        1.1. Sejarah Bola Basket
        1.2.Latar Belakang Bola Basket
BAB II PEMBAHASAN
        2.1.Teknik Dasar Bola Basket
        2.2.Peraturan Bola Basket
        2.3.Pelanggaran Dalam Bola Basket
        2.4.Sarana Dan Prasarana Dalam Permainan Bola Basket
BAB III PENUTUP
Ø Kesimpulan
Ø Saran
Ø Daftar Pustaka







Posting Komentar