do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 08 Maret 2016

KISAH NABI SYU’AIB



KISAH NABI SYU’AIB


            Nabi syu’aib adalah keturunan dari nabi luth. Beliau di utus oleh Allah SWT berdakwa ke negeri Madyan. Penduduk negeri Madyan selain menyembah berhala, mereka juga suka menipu dan mengurang takaran dan timbangan. Selain itu, mereka juga mencuru,merampokk, dan melakukan perbuatan maksiat lainnya. Oleh karena itulah Nabi Syu’aib diutus,yaitu untuk menyeru dan mengajak kaumnya kembali ke jalan yang benar, jalan yang diridhoi Allah SWT.
          Sekalipun banyak tantangan yang dihadapi dalam berdakwah,Nabi Syu’aib tidak perna putus asa. Siang dan malam, tanpa kenal lelah beliau terus berusaha mengajak kaumnya untuk menyembah Allah SWT dan meninggalkanperbuatan buruk yang biasa dilakukan mereka, “hai kaumku! Sembahlah Allah , janganlah kalian mengurangi takaran dan timbangan serta berlaku adillah dan janganlah kalian berbuat kerusakan dibumi. Allahlah yang memberi kalian rezeki yang berlimpah ini,” seru Nabi Syu’aib.
          Nabi Syuaib juga menemui para pemimpin kaum Madyan seraya berkata,”wahai tuan-tuan, kasihanillah kaum miskin yang tertindas. Bantulah rakyat kalian yang kelaparan. Hukumlah para pedagang yang telah berbuat curang dengan mengurangi takaran dan timbangan. Jika kalian lakukan itu semua , niscaya Allah akan memberikan rahamat dan kasihsayangnya kepada kalian semua”. Dengan penuh amarah para pemimpin kaum Madyan itu lalu berkata , “hai Syu’aib! hentikalah omong kosongmu itu, jika tidak, akan kami usir engkau dan pengikutmu dari negeri ini”.
          Tingkah laku kaum Madyan semakin hari semakin buruk. Mereka semakain berani menaykiti pengikut Syu ‘aib. Harta benda mereka dirampas dan dipakasa untuk menyembah berhala. Hal ini membuat Nabi Syu’aib kecewa dan marah. Beliau mencoba memperingatkan mereka lagi,” wahai kaum Madyan! Hentikan perbuatan keji kalian, kelak kalian akan ditimpa malapetaka,minta ampunnlah kepada Allah, karena sesungguhnya Allha maha pengasih dan maha penyayang”.tapi bukannya bertaubat,kaum Madyan malah kembali menentang Nabi Syu’aib,”ha i Syu’aib! Datangkanlah azab tuhanmu itu,kami ingin merasakannya”.
          Sebelum azab yang diminta datang, Allah SWT memerintahan Nabi Syu’aib dan pengikutnya untuk meninggalkan negeri Madyan dan pindah ke negeri lain. Tidak lama kemudian, awan hitam menyelimuti negeri dan suara guntur terdengar mengerikan disertai kilattan petir yang mengeluarkan api dan ,enyambar mereka beserta rumah mereka. Seluruh kaum Madyan yang durhaka tewas seketika dan tidak ada seorang pun yang tersisa, negeri Madyan akhirnya hancur lebur sekejap.

Tidak ada komentar: