do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Senin, 30 September 2013

Percakapan yang Dapat Selamatkan Perusahaan Anda dari Krisis

Saat sebuah perusahaan sedang menghadapi krisis yang cukup berat seperti kebangkrutan dan kemunculan para pesaing yang secara langsung atau tidak langsung mengancam keberlangsungan hidupnya, semua orang yang bernaung di dalamnya harus bertindak cepat untuk melakukan yang terbaik. Namun, penting juga untuk berhenti sejenak dan berbicara secara terbuka dengan mereka yang melakukan pekerjaan sehari-hari yang penting bagi perusahaan, yang pada gilirannya akan mampu membelokkan arah perusahaan menuju ke jalur baru yang lebih baik.
Berikut ini ialah cara menggunakan percakapan untuk merancang sebuah upaya pembalikan arah gerak perusahaan menuju yang lebih baik:
  • Berbicara apa adanya: Bersikap terbuka dan tulus adalah prasyarat utama. Jika Anda menyimpan agenda rahasia yang kurang pantas, cepat atau lambat hal itu akan diketahui juga oleh pihak lain. Initerjadi terutama saat berhubungan dengan berbagi berita buruk atau mengatasi topik-topik yang sukar dan menantang.
  • Wujudkan pembicaraan: Waktu-waktu yang penuh tekanan berat seperti itu dapat menimbulkan dorongan untuk menyendiri. Alih-alih demikian, buatlah orang untuk tergerak berinteraksi dan berdebat secara sehat dan terbuka untuk menemukan solusi yang dirasa paling tepat. Jangan pakai lagi cara komunikasi satu arah seperti memo yang membosankan dan pilihlah medium yang memungkinkan diskusi 2 arah terjadi.
  • Beri semua orang kesempatan bicara: Tak lupa, sertakan orang-orang di semua lini dan jajaran perusahaan Anda ke dalam percakapan. Ini akan membuat mereka merasa menjadi bagian penting dari perusahaan. Ini akan meningkatkan keterlibatan di antara mereka yang harus melakukan pekerjaan yang amat berat(HBR/*Akhlis)

Tidak ada komentar: