do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Sabtu, 28 September 2013

Strategi Menangani Klien Bisnis dari Perusahaan Besar

Menangani klien besar adalah sebuah pertaruhan besar. Jika klien puas, mereka akan merekomendasikan kita ke sesamanya. Jika gagal, maka kita mungkin harus membangun kredibilitas dari awal lagi.
Kita bukanlah seorang pebisnis yang tangguh jika tidak bisa mengeksploitasi klien besar. Tapi kita juga tidak akan pernah menjadi pebisnis yang brilian jika tidak bisa mencegah risiko yang datang bersama klien besar.
Jadi, klien besar, masalah besar? Tergantung bagaimana cara kita mengantisipasi segala risikonya dan mengeksploitasi klien besar. Berikut langkah-langkah bagaimana memanfaatkan hubungan kerja sama dengan klien besar, seperti dikutip dari marketing.co.id :
Manfaatkan hubungan kerja sama. Luangkan separuh waktu untuk membangun bisnis baru dengan klien dan separuh waktu lagi untuk memanfaatkan klien dalam rangka memenangkan bisnis dengan perusahaan lain. Uang yang kita menangkan dari klien besar perlu dipotong dengan risiko dan kredibilitas yang kita dapatkan harus dimanfaatkan menjadi prospek baru.
Persiapkan sejumlah uang sebagai cadangan. Uang yang kita menangkan dari klien besar perlu dipotong dengan risiko, maksudnya potong uang untuk disimpan dalam bank sebagai uang jaga-jaga mana kala perusahaan mengalami kesulitan. Mintalah kepada akuntan kita untuk menghitung persentase potongan yang tepat.
Bagi tugas. Manfaatkan pegawai dengan bijak. Tugaskan seseorang untuk fokus dalam membangun bisnis dengan klien besar dan orang lain untuk fokus dalam membangun bisnis di luar klien. Sebagai pemilik bisnis, kita harus menjadi seseorang yang mampu mengkoordinasikan segala upaya.
Manfaatkan kesempatan. Sebisa mungkin mintalah klien kita untuk memberikan dukungan kepada perusahaan berupa rekomendasi di media sosial atau situs perusahaan selagi kondisi masih kondusif. Jika kondisi berubah ke arah negatif, misalnya di mana pengurangan biaya terjadi dan PHK dimulai, klien tentu hanya akan memikirkan diri sendiri dan kemurahan hati telah menguap. Oleh karena itu, manfaatkan waktu yang ada dengan baik.
Selagi menangani klien besar, tak ada salahnya pula menangani klien kecil selama kita bisa mengatasi segala risikonya dan menjaga kredibilitas. Selamat mencoba! 
Poskan Komentar