do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Kamis, 26 September 2013

Agar Peringkat Situs Bisnis Anda Bangkit Kembali Pasca Google Panda

Pada tanggal 24 Februari 2011, Google merilis tambahan pada algoritme mereka yang disebut sebagai "Panda". Dampaknya terhadap usaha kecil dan pegawai yang mereka pekerjakan tidak bisa dianggap remeh. Panda mengandalkan kecerdasan buatan untuk mengevaluasi website dan membantu menentukan posisi/ rankingmereka di halaman mesin pencarian. Saat dirilis, Panda salah mendevaluasi skor-skor perusahaan-perusahaan yang tepercaya dan berkualitas tinggi sehingga secara dramatis di halaman mesin pencari hingga menjadi bertengger di halaman kesekian mesin pencarian dan membuatnya makin sulit untuk dicari.
Perusahaan-perusahaan besar hancur di Internet karena peringkat situs mereka di halaman pencarian Google menurun tajam dan banyak orang kehilangan pekerjaan karenanya. Sejak rilis awal Panda, telah dilakukan sejumlah modifikasi yang menghancurkan makin banyak perusahaan.
Di samping perusahaan-perusahaan tradisonal, polling Search Engine Roundtable menemukan bahwa karena Panda inilah, terjadi pemecatan terhadap 9,2% orang yang bekerja di bidang optimasi mesin pencarian, 6,8% mengatakan mereka dipaksa memecat karyawannya, dan 25% mengatakan mereka cemas jika akan kehilangan pekerjaan atau harus memecat karyawan.
Google mengatakan tujuan Panda ialah untuk "mengurangi peringkat situs-situs berkualitas rendah" dan "memberikan peringkat yang baik bagi situs-situs dengan kualitas baik" tetapi eksperimen Google dengan kecerdasan buatannya ini secara tidak terduga sudah merusak penghidupan banyak orang. Bersamaan dengan
para spammer yang ingin Google basmi, mereka juga menghapus perusahaa-perusahaan online mapan dan berkualitas bagus di seluruh dunia. Meskipun Panda memberikan peringkat yang lebih bagus pada perusahaan-perusahaan besar seperti Amazon, Walmart, dan target, bersamaan dengan YouTube milik Google sendiri, Google juga menyapu bersih banyak sekali situs-situs informasi dan ecommerce yang lebih kecil yang jumlahnya bisa sangat banyak. Sebagian pihak dengan situs yang berkualitas baik mampu mendapatkan perhatian media sehingga Google membawa mereka kembali ke posisi semula sebelum Panda diluncurkan namun sebagian besar perusahaan yang terkena dampaknya akan ditinggalkan dalam kondisi memprihatinkan seperti sekarang tanpa kompensasi apapun dari Google.
Jika situs bisnis Anda juga terkena dampak negatif Google Panda, jangan cemas. Google memberikan arahan agar peringkat situs Anda akan kembali seperti semula atau setidaknya lebih baik dari sekarang.
Saran umum yang diberikan Google ialah untuk terus berfokus pada pengalaman pengguna yang terbaik. Sebuah situs harus semaksimal mungkin memberikan pengalaman pengguna yang positif, artinya jangan terlalu memikirkan algoritma atau sinyal peringkat terkini Google.
Lalu seperti apa situs yang disukai Google? Berikut penjelasan singkatnya dari blog Google Web Master Central.
Situs Anda berkualitas tinggi dan berpeluang menduduki halaman terdepan jika mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan baik:
  • Seberapa tinggi kepercayaan pengunjung terhadap informasi yang ditampilkan dalam situs Anda?
  • Apakah artikel dalam situs Anda ditulis oleh seorang pakar atau pengamat yang mengetahui sebuah bidang dengan baik, atau pembahasan artikel itu hanya dangkal saja?
  • Apakah situs Anda memiliki artikel yang sama persis, saling tumpang tindih atau  berlebihan dalam topik yang sama atau serupa dengan variasi kata kunci yang sedikit berbeda?
  • Apakah pengunjung merasa nyaman dan aman saat memberikan informasi kartu kredit mereka pada situs Anda (terutama jika situs Anda jenis ecommerce)?
  • Apakah artikel di situs Anda memiliki kesalahan ejaan, gaya atau fakta?
  • Apakah topik yang disuguhkan didorong oleh minat pembaca atau apakah situs Anda membuat konten dengan hanya mencoba mendapatkan ranking teratas di Google?
  • Berapa banyak kontrol kualitas yang dilakukan terhadap konten?
  • Apakah halaman situs Anda memiliki manfaat yang nyata bagi pengunjung jika dibandingkan halaman lain di hasil pencarian?
  • Apakah artikel itu berimbang?
  • Apakah artikel itu diedit dengan baik?
  • Apakah artikel di situs Anda dibuat secara massal atau disebarkan secara outsourcing kepada sejumlah besar pembuat konten, atau tersebar di seluruh jejaring situs yang besar sehingga halaman-halaman terpisah atau situs Anda tidak banyak mendapatkan perhatian?
  • Apakah artikel itu diedit dengan baik atau apakah tampak kacau dan ditulis dengan tergesa-gesa?
  • Untuk pertanyaan yang berhubungan dengan kesehatan, apakah pengunjung akan memercayai informasi dari situs Anda?
  • Apakah artikel di situs Anda memberikan deskripsi komprehensif atau lengkap  mengenai sebuah topik?
  • Apakah halaman situs Anda mengundang orang untuk mem-bookmarknya atau membagikannya dengan teman atau merekomendasikannya pada orang lain?
  • Apakah artikel itu memiliki iklan yang terlalu banyak yang mengganggu atau bercampur aduk dengan konten yang sebenarnya?
  • Apakah artikel itu pendek, kurag substansial, atau tidak memberikan informasi yang sepsifik dan bermanfaat?
  • Apakah halaman website Anda dihasilkan dengan kecermatan tinggi atau tidak?
  • Apakah pengguna mengeluh saat mereka melihat halaman website Anda?
  • Apakah artikel  di situs Anda memiliki analisis yang membuka wawasan pembacanya atau informasi menarikyang sama sekali tidak bisa dipahami dan dipercayai validitasnya? (SSB/*Akhlis)
Posting Komentar