do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Jumat, 27 September 2013

Tips Berbisnis Online yang Sehat

Ketika membaca judul artikel ini mungkin Anda akan jadi penasaran apa yang dimaksud dengan bisnis online yang sehat? bisnis online yang sehat adalah bisnis yang dijalankan dengan jujur. Memangnya ada bisnis online yang dijalankan dengan tidak jujur? Tentu saja ada, begini ilustrasinya. Jika Anda pernah browsing dan menemukan situs yang menawarkan sebuah bisnis yang mengaku bisa membuat Anda menjadi jutawan dalam waktu yang sangat singkat sementara tidak ada satupun produk yang dijual maka Anda perlu berhati-hati karena Anda mungkin telah menemukan situs yang menawarkan bisnis online melalui proses perputaran uang yang di-setting sedemikian rupa sehingga terkesan seperti sebuah MLM dengan membuat jaringan-jaringan afiliasi. Apakah ini tidak sehat? Ya, tentu saja! Karena bisnis yang dijalankan ini sebenarnya hanya sekadar memutar uang dari para member di bawah untuk member-member di atasnya.

Apa yang membuat bisnis online dengan model seperti ini tidak sehat?
1. Tidak ada produk yang dijual, (barang ataupun jasa)
2. Tidak ada unsur jual beli, karena memang tidak ada barang yang dijual

Banyak di antara kita mungkin masih bertanya-tanya adakah bisnis online yang benar-benar sehat? Tentu saja ada, bahkan banyak. Menurut saya dari sekian banyak bisnis online, sebenarnya perbandingan antara bisnis online yang sehat dan yang tidak sehat tetaplah didominasi oleh bisnis online yang sehat. Hanya saja masih banyak di antara kita yang kurang percaya dengan model jual beli di dunia maya karenaakut ditipu, barang tidak dikirim ataupun barang yang dikirimkan tidak sesuai dengan gambar yang ditampilkan.

Agar bisnis online Anda sehat, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan:
1. Menjadi afiliasi dengan produk yang jelas.
2. Menjadi penayang iklan atau publisher (pilihlah perusahaan yang jelas untuk menghindari terjadinya scam). Anda dapat bergabung dengan Google Adsense, ClickBank, Chitika, dan sebagainya.
3. Menjual produk-produk Anda secara online melalui blog ataupun situs jejaring sosial.
4. Pastikan Anda mencantumkan alamat yang jelas agar konsumen tidak was-was berbelanja di situs Anda. (*/dari berbagai sumber)
Posting Komentar