do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Kamis, 31 Oktober 2013

Cara Dapatkan Modal Bisnis yang Belum Banyak Diketahui

Apakah Anda seorang calon entrepreneur yang ingin memulai berbisnis tetapi bingung bagaimana cara yang paling efektif untuk mendapatkan pendanaan atau modal dana segar? Anda cuma memiliki ide dan tenaga serta pikiran yang siap untuk merealisasikan ide itu hingga semaksimal mungkin.
Berikut adalah beberapa alternatif mendapatkan pendanaan yang patut dicoba tanpa harus menyerahkan kendali sepenuhnya pada pihak lain atau menyerahkan mayoritas saham dalam perusahaan Anda kelak.
1. Tim Anda sendiri: Ini bisa dilakukan jika Anda sudah memiliki tim bisnis yang solid. Anda bisa mencoba ikuti program-program semacamStartup Weekend.
2. Tabungan: Jangan ragu lakukan 3 pekerjaan sekaligus jika memungkinkan. Bersikaplah hemat dengan membatasi anggaran untuk berpesta dan jalan-jalan yang tidak banyak berfaedah bagi kemajuan startup Anda. Lakukan rekreasi yang hemat atau bahkan tanpa memakan biaya. Ganti kendaraan bermotor dengan sepeda. Singkatnya, lakukan apapun yang bisa untuk menghemat pengeluaran hingga Anda bisa menabung hingga jumlah yang diperlukan untuk mendirikan bisnis.
3. Pelanggan: Anda bisa mendapatkan pendanaan dari pelanggan dengan melaluiKickstarter, misalnya.
4. Orang tua: Jangan gengsi untuk meminta orang tua, apalagi jika orang tua Anda memang mampu dalam hal keuangan. Tapi triknya adalah hindari meminta dana besar sekaligus. Mintalah dalam jumlah yang lebih sedikit tetapi dilakukan beberapa kali. Misalnya, Anda butuh 5 juta, jangan minta sekaligus 5 juta tersebut tetapi Anda bisa meminta secara berangsur, 1 juta setiap bulan. Dengan begitu, permintaan Anda akan berpeluang lebih besar untuk dipenuhi. Anda bisa terapkan taktik serupa pada investor yang berminat. Namun, ingatlah bahwa 84% perusahaan yang memiliki pertumbuhan tinggi bisa melaju tanpa dukungan venture capital.
5. Buat prototype: Produk dalam bentuk awal mungkin terlihat kurag sempurna dan masih banyak cacatnya, tetapi itu sudah menjadi poin plus tersendiri di depan investor potensial atau konsumen. Anda memiliki sesuatu konkret untuk ditawarkan.
6. Business plan: Bisakah Anda melakukannya sendiri? Jika iya, susunlah business plan yang meyakinkan. Setelah itu, ajukan business plan pada mereka yang bersedia memberikan peluang pendanaan.
7. Gandeng orang berpengalaman: Tak punya banyak pengalaman memang menjadi kendala. Namun jangan sampai Anda berputus asa. Ajaklah orang yang sudah banyak pengalamannya dalam bidang industri yang Anda hendak terjuni. Niscaya jalan menuju wirausaha akan lebih lapang dan mulus, karena Anda bsa belajar dari mereka yang lebih berpengalaman. (*AP)
Poskan Komentar