do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 01 Oktober 2013

4 Prinsip Manajemen Etis yang Perlu Entrepreneur Ketahui

Dalam manajemen perusahaan, seorang entrepreneur dapat memilih satu dari berbagai pendekatan yang lazim ditemukan di dunia bisnis. Salah satunya yakni pendekatan holistik, yang menyiratkan makna adanya cakupan etika dalam perspektif bisnis manajemen sebuah usaha. Pendekatan holistik ini bisa diaplikasikan dengan mengembangkan sejumlah prinsip yang akan membantu entrepreneur mengambil langkah yang tepat seiring dengan perkembangan perusahaan. Berikut ialah 4 prinsip manajemen etis menurut pakar wirausahaDonald F. Kuratko:

Prinsip 1: Pekerjakan orang yang tepat. Orang yang cenderung bersikap dan bertindak etis adalah jaminan tersendiri bagi perusahaan Anda. Mereka mungkin sandaran satu-satunya bagi bisnis Anda. Carilah orang yang memiliki prinsip. Biarkan mereka tahu bahwa semua prinsip itu merupakan bagian inti dari kualifikasi pekerjaan Anda.

Prinsip 2: Tetapkan standar, bukan aturan. Anda tidak bisa menulis serangkaian aturan atau tata laku yang ketat untuk mengatur setiap kegiatan dalam perusahaan. Seseorang yang cenderung menipu atau melakukan pelanggaran tidak akan mau tunduk dengan aturan Anda. Jangan buang waktu dengan menyusun regulasi yang terlalu detil. Alih-alih, jelaslah dalam menetapkan standar kerja. Beritahukan pada mereka tingkat kinerja yang Anda harapkan dan bahwa etika sudah tak bisa ditawar-tawar lagi.

Prinsip 3: Jangan biarkan Anda terisolasi. Anda sudah mengetahui bahwa para manajer bisa kehilangan jejak tentang apa yang terjadi dalam operasionalisasi perusahaannya. Anda bertanggung jawab terhadap apapun yang terjadi dalam kantor atau departemen Anda, apakah Anda tahu atau tidak.

Prinsip 4: Prinsip terpenting ialah berikan teladan etika dalam diri Anda. Ini bukan hanya tentang bagaimana Anda bertindak dalam akunting, kompetisi, atau hubungan interpersonal. Waspadalah juga dengan sinyal-sinyal yang Anda kirimkan pada mereka di sekitar Anda. (*Akhlis)
Posting Komentar