do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Rabu, 02 Oktober 2013

Bereaksilah pada Masa Depan, Bukan Masa Lalu

Saat seseorang berteriak pada Anda, reaksi nyali Anda mungkin adalah dengan membalas meneriaki kembali. Namun, mengikuti kemauan nyali bisa membawa masalah bagi Anda dan dalam kasus ini, mungkin membawa putusnya hubungan bisnis yang sudah dijalin sebelumnya.
Alih-alih demikian, cobalah memberikan tanggapan terhadap hasil yang sudah dicapai. Saat sebuah peristiwa yang tidak diinginkan terjadi, berhenti dan tanyakan pada diri Anda sendiri: Hasil akhir apa yang hendak saya capai?

Daripada Anda memberikan tanggapan yang tidak perlu terhadap peristiwa yang terjadi, bertindaklah sesuai dengan hasil yang hendak Anda capai, yang tentunya Anda lebih harapkan.

Anda perlu memikirkan apakah Anda akan memperbaiki hubungan yang sudah ada dengan mereka yang berteriak pada Anda atau apakah Anda ingin membuatnya merasa seburuk yang Anda rasakan? Jika hasil akhirnya yang Anda inginkan adalah yang kedua, silakan saja dan lakukan pembalasan. Namun jika pilihan Anda adalah yang pertama, berikan empati dengan rasa marah Anda dan berikan tanggapan terhadap masalah yang menjadi akarnya dengan sikap yang tenang dan terkendali. Semuanya tergantung pada Anda. (HBR/ *Akhlis)
Posting Komentar