do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 29 Oktober 2013

Jangan Takut Berinvestasi

Banyak cara untuk menjadi kaya. Ada orang yang kaya karena utang, ada pula yang kaya karena nilai aset bersihnya. Tentu Anda tidak ingin kaya karena utang bukan? Karena jika demikian, maka kekayaan kita tidak akan bertahan lama, atau bahkan malah akan bangkrut.

Lalu, bagaimana cara agar kita dapat memperoleh nilai aset bersih? Kemampuan secara finansial bisa didapatkan tidak hanya dengan menabung, tetapi juga dengan investasi. Investasi? Memang masih banyak orang yang berjengit dan mengerutkan dahinya begitu mendengar kata investasi. Padahal investasi bukanlah hal yang menakutkan jika Anda mengenalinya secara benar, sebaliknya, investasi akan membuat Anda sejahtera dan kaya raya.

Dalam "Cash Flow Quadrant" karya Robert T. Kiyosaki, dikatakan bahwa kita seharusnya memiliki dua kaki. Jika satu kaki kita berada di kwadran karyawan, pekerja mandiri, atau entrepreneur, maka kita harus memiliki kaki di kwadran terakhir, yaitu kwadran investor atau pemodal.

Baik karyawan dan pengusaha memiliki persoalan dasar yang sama, yaitu uang dan arus kas. Bagaimana arus pendapatan dan pengeluaran Anda harus diatur sedemikian rupa. Sudah menjadi rahasia umum bahwa gaji karyawan memang kecil, jadi jangan hanya mengeluh! Tetapi cobalah melipat gandakan gaji Anda tersebut. Hal ini berlaku pula untuk Anda para pengusaha. Malu dong, kalau status pengusaha, tapi masih saja kekurangan uang?

Jadilah seorang investor, apapun profesi Anda. Karena menjadi investor adalah kunci menjadi sejahtera. Investasi bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, berapapun jumlahnya, dan untuk alasan apapun. Investasi adalah bentuk pengelolaan kita terhadap arus kas/uang di masa depan. Dengan investasi kita dapat menyelamatkan arus kas kita di masa depan dan di masa pensiun.  Yang pastinya, Anda tidak bisa menjadi sejahtera jika Anda hanya mengandalkan gaji Anda sebagai karyawan semata. Jadi mulailah berinvestasi.
Posting Komentar