do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 01 Oktober 2013

Kapan Anda Harus Berhenti Bekerja sebagai Karyawan?

Banyak motivator atau pembicara bisnis akan menasihati Anda untuk berhenti dari posisi Anda sekarang dan memulai bisnis Anda sendiri. Terjun begitu saja dalam dunia bisnis dan mulai merasakan pahit manisnya menjadi seorang wirausaha. Apa yang mereka katakan memang terdengar sangat manis tetapi tidak semua orang bisa beralih dari karyawan menuju entrepreneur dengan relatif mulus.
Lalu apa yang harus Anda lakukan? Pada dasarnya, seseorang membutuhkan 2 jenis pekerjaan. Pertama ialah pekerjaan di mana kita bisa menghasilkan uang untuk membiayai kebutuhan hidup ini dan kedua ialah pekerjaan yang tidak menghasilkan uang.

Dan jike demikian adanya, mengapa seseorang harus bekerja dalam posisi yang kedua? Sebuah pekerjaan di mana kita tidak menghasilkan uang ialah suatu pekerjaan yang dikerjakan di rumah di waktu senggang. Robert Kawasaki mengatakan alasan banyak entrepreneur menjadi berhasil ialah karena mereka mengetahuu apa yang harus dilakukan di waktu senggangnya. Saat Anda mengetahui caranya menggunakan waktu luang, Anda akan mengetahui bahwa Anda sesungguhnya bisa mendirikan sebuah bisnis pribadi yang menguntungkan.

Satu-satunya cara untuk membangun bisnis baru di waktu luang ialah saat Anda melakukan sesuatu yang Anda sangat nikmati untuk lakukan. Bisa saja hal itu adalah kegemaran Anda selama ini dan hal-hal lain yang membuat Anda merasa gembira dan kini Anda bisa menjadikannya sebagai sebuah peluang bisnis yang menguntungkan.

Alasan mengapa Anda harus terus bekerja di posisi sekarang sebagai karyawan ialah bahwa Anda harus selalu menjaga pemasukan dalam rekening bank Anda. Ini sangat penting! Tanpa adanya pemasukan dana ke keuangan Anda, Anda tidak akan mampu mengerjakan proyek bisnis pribadi Anda itu. Aliran pemasukan kas ini memberikan Anda dana meski dalam jumlah terbatas, waktu dan pemanfaatan sumber daya lainnya yang memungkinkan Anda untuk mendirikan bisnis pribadi nantinya.

Memutuskan saat yang tepat untuk berhenti sebagai karyawan adalah sesuatu yang sangat pribadi bagi setiap orang saat ia sudah merasa siap. Sebuah strategi yang akan membantu Anda mencapai keputusan tersebut ialah bahwa setelah pendapatan Anda dari bisnis pribadi sudah mulai stabil dan dapat menyokong biaya hidup sehari-hari selama setidaknya 3 bulan berturut-turut maka ini merupakan pertanda yang baik untuk berhenti bekerja sebagai pegawai. Jika belum demikian, jangan memaksa untuk mengundurkan diri. Tetaplah bekerja sebagai karyawan hingga keuangan Anda benar-benar mantap.

Lalu apa yang paling penting di sini? Anda dan keluarga Anda menjadi fokus utama. Anda harus memikirkan apa yang terbaik bagi keluarga. Bekerja sebagai pegawai dalam perusahaan akan memungkinkan Anda untuk menerima pemasukan secara teratur dan pasti, meski tidak berlimpah. Jangan menghancurkan kehidupan Anda dan keluarga hanya dengan membuat keputusan yang gegabah.

Jika Anda masih lajang, tentu ceritanya akan sama sekali lain. Namun demikian, intinya masih sama: jangan membuat diri Anda dan orang-orang yang Anda sayangi menyesal karena sudah memilih jalan berwirausaha. (*Akhlis)
Posting Komentar