do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 29 Oktober 2013

Menentukan Gaji Seorang Entrepreneur

Sebagai entrepreneur, Anda memiliki kekuasaan yang lebih besar terhadap bisnis dan anggaran Anda daripada orang lain, yang artinya Anda bisa sepenuhnya menentukan jumlah gaji Anda sendiri. Namun, meski kebebasan menentukan jumlah gaji Anda terdengar sangat menggiurkan secara teoretis, dalam kenyataannya sebagian besar pemilik bisnis/ entrepreneur merasa sukar untuk melakukannya.
Apakah Anda harus membayar pengeluaran Anda sendiri? Apa saja yang bisa dicover oleh perusahaan Anda? Gaji yang Anda tidak ambil untuk mendirikan bisnis baru Anda?
Penentuan besaran gaji Anda haruslah  ikut mempertimbangkan berbagai faktor seperti besarnya jumlah pengeluaran hidup Anda, kondisi keuangan dan tingkat kenyamanan dengan digunakannya pula tabungan pribadi Anda.
Langkah pertama dalam merencanakan jumlah gaji Anda ialah dengan mendaftar jenis pengeluaran yang Anda miliki secara mendetil. Saat Anda menghitung pengeluaran pribadi tahunan, bagilah dengan angka 12 untuk mendapatkan besaran gaji per bulan dan Anda akan mendapatkan jumlah uang yang harus Anda terima agar Anda tidak terus menerus merogoh kocek pribadi untuk menjalankan bisnis.
Kemudian, Anda harus menghitung gaji Anda berdasarkan pengetahuan dan ketrampilan, banyaknya waktu yang dihabiskan untuk itu dan pekerjaan yang Anda harus lakukan.
Terdapat 2 metode yang sama-sama valid yang bisa digunakan untuk menghitung besaran gaji yang layak untuk entrepreneur.
  • Nilai pasar terbuka: Dengan mempertimbangkan tingkat pengalaman dan ketrampilan Anda, Anda bisa mengetahui besarnya gaji mereka yang bekerja dengan pengalaman dan ketrampilan setara Anda dan menjadikannya sebagai patokan awal. Meskipun jumlah gaji ini tidak memperhitungkan besarnya tenaga, pikiran dan waktu yang Anda habiskan untuk membangun bisnis tersebut, pendapatan yang Anda korbankan untuk memulai bisnis Anda menjadi benchmark yang bermanfaat dalam menentukan gaji Anda.
  • Perusahaan-perusahaan yang setara: Carilah data mengenai gaji yang dibayarkan oleh perusahaan-perusahaan yang besarnya kurang lebih setara untuk para CEO atau pendiri mereka. Jumlah tersebut bisa digunakan sebagai pembanding umum yang berguna. Jika masih ragu, Anda bisa mencari datanya di lembaga atau institusi yang memiliki data sejenis, seperti Kamar Dagang, badan pengelola pajak, dan sebagainya.
Kedua metode ini belum memasukkan jerih payah Anda saat mendirikan dari nol, atau risiko yang harus dihadapi saat mendirikan usaha. Sebagian entrepreneur memberikan tambahan sekitar 3-5% dari besaran gaji yang rata-rata dimiliki pendiri perusahaan lain untuk mengkompensasi risiko dan tanggung jawab. Sementara yang lain lebih mengutamakan keuntungan jangka panjang dalam memiliki perusahaan sukses. (Ent/*Akhlis)
Posting Komentar