do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 23 Oktober 2012

Aspek-aspek Kreativitas


Setiap orang pada dasarnya mempunyai bakat kreatif dan kemampuanuntuk mengungkapkan dirinya secara kreatif, meskipun masing-masing dalambidang dan kadar yang berbeda-beda. Yang paling penting dalam duniapendidikan ialah bahwa bakat tersebut dapat dan perlu dikembangkan danditingkatkan.Sehubungan dengan pengembangan kreativitas, maka perlu bagi kitauntuk meninjau 4 aspek dari kreativitas terlebih dahulu, antara lain adalah:a) PribadiKreativitas adalah ungkapan dari keunikan individu dalam interaksidengan lingkungannya. Dari ungkapan pribadi yang unik inilah dapatdiharapkan timbulnya ide-ide baru dan produk-produk yang inovatif. Oleh karena itu, pendidik hendaknya dapat menghargai keunikan pribadi danbakat-bakat siswanya dan jangan mengharapkan semua melakukan danmenghasilkan hal-hal yang sama. Guru hendaknya membantu siswamenemukan bakat-bakatnya dan menghargainya.b) PendorongUntuk perwujudan bakat kreatif siswa diperlukan dorongan dandukungan dari lingkungan (motivasi eksternal) yang berupa apresiasi,dukungan, pemberian penghargaan, pujian, insentif dan lain-lainnya sertadorongan kuat dalam diri siswa itu sendiri (motivasi internal) untukmenghasilkan sesuatu.Bakat kreatif dapat berkembang dalam lingkungan yang mendukung,tetapi dapat pula dihambat dalam lingkungan yang tidak menunjangpengembangan bakat itu. Didalam keluarga, disekolah maupun didalammasyarakat harus ada penghargaan dan dukungan terhadap sikap danperilaku kreatif individu. Banyak orangtua yang kurang menghargaikegiatan kreatif anak mereka yang lebih memprioritaskan pencapaianprestasi akademis yang tinggi dan memperoleh "ranking" yang tinggi puladidalam kelas. Demikian pula beberapa guru meskipun menyadaripentingnya pengembangan kreativitas, tetapi dengan kurikulum yang ketatdan kelas-kelas dengan jumlah murid yang banyak, maka "tidak ada waktuuntuk kreativitas" menjadi lebih dikedepankan. Padahal kesibukan kreativitas memperkaya hidup anak dan tidak sampai merugikan prestasiakademis, justru sebaliknya, karena anak merasa senang dan puas bahwabakat dan minatnya dapat dikembangkan, ia menjadi lebih semangat lagiuntuk belajar.Dorongan internal dan eksternal sama-sama diperlukan dan pendidikharus berupaya untuk dapat memupuk dan meningkatkan doronganinternal dan eksternal anak, namun pendidik perlu berhati-hati pula jangansampai dorongan eksternal yang berlebih atau yang tidak pada tempatnyajustru dapat melemahkan dorongan internal (minat dan kebutuhan anak).
c) ProsesUntuk mengembangkan kreativitas anak, ia perlu diberi kesempatanuntuk bersibuk diri secara kreatif. Pendidik hendaknya dapat merangsanganak untuk melibatkan dirinya dalam berbagai kegiatan kreatif. Dalam halini yang penting adalah memberikan kebebasan pada anak untukmengekspresikan dirinya secara kreatif, misalnya dalam gambar dansebagainya dengan persyaratan tidak merugikan orang lain ataulingkungan. Pertama-tama yang perlu adalah proses bersibuk diri secarakreatif tanpa perlu selalu atau terlalau cepat menuntut dihasilkannyaproduk-produk kreatif yang bermakna. Produk yang kreatif akan munculdengan sendirinya dengan iklim yang menunjang, menerima danmenghargai anak. Perlu pula diingat bahwa kurikulum sekolah yangterlalu padat sehingga tidak ada peluang untuk kegiatan kreatif dan jenispenugasan yang monoton tidak menunjang pengembangan kreativitassiswa. Hendaknya orangtua dan guru menyadari bahwa waktu luangseyogyanya digunakan untuk melakukan kegiatan konstruktif dan diminatianak dan tidak belajar semata-mata atau melakukan kegiatan yang pasif.d) ProdukKondisi yang memungkinkan seseorang untuk menciptakan produkkreatif yang bermakna dalah kondisi pribadi dan lingkungan, yaitu sejauhmana keduanya mendorong seseorang melibatkan dirinya dalam proses(kesibukan atau kegiatan) kreatif. Dengan mengenali bakat dan ciri-ciripribadi kreatif peserta didik dan dorongan (motivasi eksternal maupuninternal) untuk bersibuk diri secara kreatif dengan menyediakan waktudan sarana-prasarana yang menggugah minat anak meskipun tidak perlumahal, maka produk-produk kreativitas anak dipastikan akan timbul.Dalam hal ini yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa pendidikmanghargai produk kreativitas anak dan mengkomunikasikannya kepadaorang lain. Inilah yang akan menggugah minat anak untuk berkreasi.



Poskan Komentar