do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Selasa, 23 Oktober 2012

Meraih Sukses dan Bahagia dengan Istighfar


Menuai Bahagia Dengan Istighfar

Buku yang mengupas masalah ampunan kepada Allah, dengan melafadzkan kalimat istighfar kita telah mengakui segala dosa yang dilakukan baik yang kelihatan maupun tidak, baik dosa kecil maupun dosa besar. Dengan istighfar berharap Allah akan mengampuni segal dosa yang kita lakukan. Dalam banyak ayat di Al Qur’an sering kita menjumpai perintah agar kita senantiasa beristighfar, dengan demikian kita akan selalu dekat dengan Nya, kenapa kita umat yang jauh dari zaman Nabi tidak senantiasa mengikuti beliau, sedang Nabi sendiri senantiasa selalu beristighfar kepada Allah supaya mendapat rahmat Nya.

Orang kadang malas untuk beristighfar, melakukan istighfar sebagian orang kadang menganggap bahwa istighfar hanya untuk dilakukan para orang tua, sesungguhnya tidak demikian, beristighfar dilakukan kapan saja oleh siapa saja orang tua, orang muda orang miskin atau kaya dan orang bodoh maupun orang pandai.
Sebenarnya banyak manfaat mengerjakan istighfar, seperti akan diperoleh ampunan, pahala, rahmat Nya, dan kebahagiaan di dunia tapi sebagian besar orang kita tidak memahami hal seperti itu.

Dalam buku ini pengarang mencoba menyajikan sesuatu yang lain dari manfaat beristighfar. Istighfar ternyata berimplikasi pada kehidupan sehari-hari. Orang yang melanggengkan diri beristigfar akan diberi kenikmatan di dunia, maupun di akherat. Kebahagiaan di dunia akan dilimpahkan banyak rezeki oleh Allah yang tak disangka-sangka, ketentraman dan kebahagiaan.



Posting Komentar