do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none;

Jumat, 19 Oktober 2012

Belajar Bijaksana cara Nabi




Bijaksana adalah keadaan dimana jiwa selalu tenang dan berpikir jernih sebelum berucap dan bertindak. Bijaksana adalah fitrah manusia, lalu bagaimana cara membangkitkan fitrah ini agar kita sukses menjalankan misi dakwah sebagaimana Rosulullah Saw. Berikut ini kiat-kiatnya :
1. Terjunkan diri dalam kegiatan dakwah bersama jamaah yang kaffah dan manhajnya. Pilar-pilar kebijaksaaan, yaitu :
a. Tafaqquh fiddin (mendalami pemahaman keagamaan).
b. Ikhlas dalam berdakwah.
c. Memahami beragam objek dakwah.
d. Menjadikan diri sebagai Quran berjalan.
e. Melakukan dakwah Fardiyah.
f. mempermudah bukan mempersulit.
2. Kenali diri sendiri, kenali apa saja kelbihan dan kekurangan kita sehingga kita bisa memperbaiki yang kurang dan mensyukuri yang lebih.
3. sadarilah bahwa pada hakikatnya kita tidak tahu apa-apa dengan demikian kita akan terus belajar dan tidak menganggap diri sudah pintar.
4. Jangan tergesa gesa mengambil keputusan sebaiknya ambillah waktu sejenak untuk berpir tentang suatu masalah demi memikirkan solusi terbaiknya.
5. jadilah pribadi yang sederhana dan ramah kepada setiap orang, bangunlah silaturahmi dengan saudara kerabat tetangga dan orang lain.
6. Bertanggung jawablah pada setiap keputusan dalam hidup kita. sebab lari dari masalah tidak akan menyelesaikan masalah itu, semakin kita masuk dan menyelesaikan masalah, Insya Allah pribadi kita semakin menjadi bijaksana.
7. Berbagilah dengan orang lain, namun jangan gengsi menerima pemberian orang lain.
8. Rawatlah kesehatan. Sebab sehat itu penting, makanlah makanan bergizi, tidur yang cukup dan berolahraga secara teratur.
9. Peliharalah rukhiyah kita, berikanalh makanan bergizi tinggipada rukhiyah kita. Dengan membaca dan mempelajari Al quran.
10. Kembangkanlah intuisi.
11. Bersifatlah fleksibel dan mampu beradaptasi.
12. Bersedialah menunda keinginan.



Poskan Komentar